2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Rumahku Sekolahku

I Kadek Darsika Aryanta by I Kadek Darsika Aryanta
April 20, 2020
in Esai
Korona, Belajar di Rumah, dan Matinya Belajar Hapalan

Ilustrasi tatkala.co/Nana Partha

Pagi ini terasa lebih cerah dari biasanya. Langit terasa lebih biru, matahari pagi menyinari bumi ini ditemani dengan suara burung yang nyaring. Udara bersih yang terhirup pagi ini merupakan anugerah dari Tuhan yang tak terkira harganya. Suara gending dipagi ini menambah kesejukan hati. Semua yang ada dipagi ini terasa lebih nikmat dengan adanya secangkir teh hangat yang menemani beserta pisang goreng dengan pemandangan burung-burung yang beterbangan di halaman rumah. Pagi ini tidak seperti pagi biasanya semua terasa tenang semua terasa sepi walaupun ini bukan hari raya Nyepi, semua aktivitas manusia kebnyakan berada dirumah. Tak terasa hampir satu bulan lamanya kegiatan ini saya lakukan setiap hari.

Hiruk pikuk dan juga rutinitas yang biasanya kita lakukan selama ini perlahan mulai ditransformasi menjadi ketenangan dan juga kesenyapan yang dibalut menjadi aktivitas di dalam rumah. Inilah saat yang tepat bagi kita untuk melakukan berbenah diri, menengok ke dalam, bahwa sesungguhnya semua ini tidaklah kekal, kontemplasi diri saat pandemi merupakan momentum bagi kita untuk kembali menuju penyadaran yang hakiki dalam diri.

Pada masa pandemi ini, kebanyakan kegiatan diluar rumah dikerjakan di dalam rumah. Salah satunya adalah bekerja di rumah. Segala aktivitas yang dilakukan bagi kaum pekerja dan juga teman-teman yang terbiasa melakukan aktivitasnya di luar rumah sekarang ini ternyata harus dilakukan di dalam rumah. Tak terkecuali dalam dunia pendidikan, kegiatan-kegiatan yang selama ini dilaksanakan di sekolah sekarang hampir semuanya harus dikerjakan di rumah masing-masing.

Pergeseran paradigma belajar sangat dirasakan selama masa pandemi ini berlangsung.  Dahulu, sekolah atau tempat bimbel dijadikan tempat kebanyakan siswa  untuk belajar.Namun sekarang, rumah merupakan tempat segalanya bagi kita. Rumah bisa dijadikan sebagai tempat belajar untuk siswa dan juga guru untuk bekerja. Tempat yang dahulu hanya dijadikan sebagai tempat untuk beristirahat dan berkumpul dengan keluarga, sekarang bisa menjadi suatu alternatif untuk menjadi tempat bekerja. Transformasi ini menuntut kita harus lebih beradaptasi kembali kepada tempat ataupun ruang rumah kita untuk bekerja ataupun di sekolah untuk belajar.

Bagi siswa yang sebelumnya belajar hanya dilakukan di sekolah saja sekarang sudah bergeser ke rumah. Jadi siswa diharapkan mampu menyesuaikan diri agar menganggap rumah tersebut merupakan tempat atau ruang yang nyaman untuk belajar. Pastikan bahwa ruangan adik-adik siswa nyaman untuk belajar jangan sampai di ganggu oleh hal-hal yang tidak diinginkan. Agar belajar menjadi lebih nyaman jangan sampai menciptakan ruangan yang biasa-biasa saja, memajang foto pasangan di ruang belajar juga bisa dijadikan sebagai alternatif untuk menambah motivasi belajar adik-adik. Bagi yang jomblo, jangan mau kalah. Kalian bisa saja memajang foto-foto idola kalian, foto-foto pria K-Pop bisa jadi sebagai alternatif ampuh bagi jomblowati. Pada intinya buatlah kenyamanan yang terbaik di rumah adik-adik agar mampu tetap fokus pada pembelajaran.

Selain itu, rumah juga bisa dijadikan sebagai tempat alternatif khusus untuk berkreasi dan juga beljar bisa menjadi lebih kontekstual dengan memanfaatkan lingkungan di sekitar. Dengan belajar dari rumah siswa belajar menjadi lebih mandiri. Siswa tidak disuapi dan tidak di tuntun lagi secara secara rinci. Esensi dari kemerdekaan belajar akan diterapkan di sini dimana dalam belajar di rumah, siswa lebih banyak bebas untuk belajar sesuai dengan gaya belajar masing-masing.

Dari sisi saya sendiri sebagai guru, belajar di rumah merupakan hal yang baru dan perlu penyesuaian. Pada awal-awal bekerja di rumah saya merasa belum terbiasa bekerja di dampingi oleh keluarga. Kebiasaan kita adalah kalau bekerja selalu bersama dengan rekan kerja sedangkan sekarang bekerja didampingi oleh keluarga. Namun pada ertengahan bulan sudah bisa mengatur diri untuk bisa mengerjakan tugas-tugas yang perlu diselesaiakn terlebih dahulu nyambi mengurus keperluan rumah tangga.

Fenomena menarik bekerja dari rumah adalah adanya penyatuan antara kehidupan rumah tangga dan pekerjaan di rumah. Sebagai seorang guru saya merasa ada berbagai macam perubahan dalam diri saya untuk bekerja di dalam rumah dimana pembagian waktu antara kita bekerja dan mengurus rumah tangga bisa terjadi dalam waktu yang bersamaan. Hal ini saya yakini terjadi di kehidupan guru-guru yang lain.

Batas-batas formalitas ekstrinsik dapat ditembus dengan baik bila kita bekerja dari rumah. Dahulu guru yang dalam pembelajarannya di kelas menggunakan baju formal dengan bekerja di rumah guru bisa menggunakan baju yang lebih bebas. Kadang guru melakukan teleconference juga menggunakan pakaian biasa, memeriksa ulangan siswa sambil mengurus anak, kadang kala guru cukup rebahan saja di kasur lalu melayani pertanyaan-pertanyaan wa grup kelas. Tentu saja dalam pembelajaran online ini proses bekerja di rumah bisa menjadi lebih efektif apabila guru bisa memanajemen waktu dengan baik dengan menyelesaikan target-target yang ditentukan oleh sekolah.

Kehadiran seorang guru mutlah diperlukan oleh siswa. Kehadiran yang dimaksud tidak harus dilaksanakan dengan tatap muka saja. Kehadiran online pun bisa dilakukan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa tanpa kehadiran seorang guru tanpa bimbingan seorang guru, proses pembelajaran tentu tidak akan terarah dengan baik oleh karena itu maka posisi penting guru disini adalah untuk membimbing , mengarahkan, dan memotivasi anak-anak untuk terus menjaga kesehatan dan juga bagaimana mereka harus tetap bisa belajar sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan sekarang ini.

Pembelajaran yang dilakukan dari rumah selama masa pandemi ini merupakan pelajaran bagi kita bersama baik guru maupun siswa bahwa kemandirian dalam belajar mutlak dimiliki oleh setiap individu. Penanaman belajar sebagai suatu kebutuhan hidup harus terus digallakkan oleh pendidik. Pengalaman belajar yang diciptakan di rumah akan jauh menjadi lebih bermakna dan kontekstual daripada ruang 8 m x 8 m jika individunya tidak bisa memaknai apa yang dipelajarinya karena sekolah yang paling bermakna adalah rumah itu sendiri. [T]

Tags: PendidikanRumahsekolah
Share110TweetSendShareSend
Previous Post

I Gde Nyana Kesuma; Puisi-puisi di Masa Pandemi

Next Post

Mendukung Pendirian Stiti Loka LPD Bali

I Kadek Darsika Aryanta

I Kadek Darsika Aryanta

Guru Fisika di SMAN Bali Mandara. Sudah menulis artikel yang disiarkan di berbagai media

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
LPD, Pahlawan Kaum Marjinal

Mendukung Pendirian Stiti Loka LPD Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co