2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Rumahku Sekolahku

I Kadek Darsika Aryanta by I Kadek Darsika Aryanta
April 20, 2020
in Esai
Korona, Belajar di Rumah, dan Matinya Belajar Hapalan

Ilustrasi tatkala.co/Nana Partha

Pagi ini terasa lebih cerah dari biasanya. Langit terasa lebih biru, matahari pagi menyinari bumi ini ditemani dengan suara burung yang nyaring. Udara bersih yang terhirup pagi ini merupakan anugerah dari Tuhan yang tak terkira harganya. Suara gending dipagi ini menambah kesejukan hati. Semua yang ada dipagi ini terasa lebih nikmat dengan adanya secangkir teh hangat yang menemani beserta pisang goreng dengan pemandangan burung-burung yang beterbangan di halaman rumah. Pagi ini tidak seperti pagi biasanya semua terasa tenang semua terasa sepi walaupun ini bukan hari raya Nyepi, semua aktivitas manusia kebnyakan berada dirumah. Tak terasa hampir satu bulan lamanya kegiatan ini saya lakukan setiap hari.

Hiruk pikuk dan juga rutinitas yang biasanya kita lakukan selama ini perlahan mulai ditransformasi menjadi ketenangan dan juga kesenyapan yang dibalut menjadi aktivitas di dalam rumah. Inilah saat yang tepat bagi kita untuk melakukan berbenah diri, menengok ke dalam, bahwa sesungguhnya semua ini tidaklah kekal, kontemplasi diri saat pandemi merupakan momentum bagi kita untuk kembali menuju penyadaran yang hakiki dalam diri.

Pada masa pandemi ini, kebanyakan kegiatan diluar rumah dikerjakan di dalam rumah. Salah satunya adalah bekerja di rumah. Segala aktivitas yang dilakukan bagi kaum pekerja dan juga teman-teman yang terbiasa melakukan aktivitasnya di luar rumah sekarang ini ternyata harus dilakukan di dalam rumah. Tak terkecuali dalam dunia pendidikan, kegiatan-kegiatan yang selama ini dilaksanakan di sekolah sekarang hampir semuanya harus dikerjakan di rumah masing-masing.

Pergeseran paradigma belajar sangat dirasakan selama masa pandemi ini berlangsung.  Dahulu, sekolah atau tempat bimbel dijadikan tempat kebanyakan siswa  untuk belajar.Namun sekarang, rumah merupakan tempat segalanya bagi kita. Rumah bisa dijadikan sebagai tempat belajar untuk siswa dan juga guru untuk bekerja. Tempat yang dahulu hanya dijadikan sebagai tempat untuk beristirahat dan berkumpul dengan keluarga, sekarang bisa menjadi suatu alternatif untuk menjadi tempat bekerja. Transformasi ini menuntut kita harus lebih beradaptasi kembali kepada tempat ataupun ruang rumah kita untuk bekerja ataupun di sekolah untuk belajar.

Bagi siswa yang sebelumnya belajar hanya dilakukan di sekolah saja sekarang sudah bergeser ke rumah. Jadi siswa diharapkan mampu menyesuaikan diri agar menganggap rumah tersebut merupakan tempat atau ruang yang nyaman untuk belajar. Pastikan bahwa ruangan adik-adik siswa nyaman untuk belajar jangan sampai di ganggu oleh hal-hal yang tidak diinginkan. Agar belajar menjadi lebih nyaman jangan sampai menciptakan ruangan yang biasa-biasa saja, memajang foto pasangan di ruang belajar juga bisa dijadikan sebagai alternatif untuk menambah motivasi belajar adik-adik. Bagi yang jomblo, jangan mau kalah. Kalian bisa saja memajang foto-foto idola kalian, foto-foto pria K-Pop bisa jadi sebagai alternatif ampuh bagi jomblowati. Pada intinya buatlah kenyamanan yang terbaik di rumah adik-adik agar mampu tetap fokus pada pembelajaran.

Selain itu, rumah juga bisa dijadikan sebagai tempat alternatif khusus untuk berkreasi dan juga beljar bisa menjadi lebih kontekstual dengan memanfaatkan lingkungan di sekitar. Dengan belajar dari rumah siswa belajar menjadi lebih mandiri. Siswa tidak disuapi dan tidak di tuntun lagi secara secara rinci. Esensi dari kemerdekaan belajar akan diterapkan di sini dimana dalam belajar di rumah, siswa lebih banyak bebas untuk belajar sesuai dengan gaya belajar masing-masing.

Dari sisi saya sendiri sebagai guru, belajar di rumah merupakan hal yang baru dan perlu penyesuaian. Pada awal-awal bekerja di rumah saya merasa belum terbiasa bekerja di dampingi oleh keluarga. Kebiasaan kita adalah kalau bekerja selalu bersama dengan rekan kerja sedangkan sekarang bekerja didampingi oleh keluarga. Namun pada ertengahan bulan sudah bisa mengatur diri untuk bisa mengerjakan tugas-tugas yang perlu diselesaiakn terlebih dahulu nyambi mengurus keperluan rumah tangga.

Fenomena menarik bekerja dari rumah adalah adanya penyatuan antara kehidupan rumah tangga dan pekerjaan di rumah. Sebagai seorang guru saya merasa ada berbagai macam perubahan dalam diri saya untuk bekerja di dalam rumah dimana pembagian waktu antara kita bekerja dan mengurus rumah tangga bisa terjadi dalam waktu yang bersamaan. Hal ini saya yakini terjadi di kehidupan guru-guru yang lain.

Batas-batas formalitas ekstrinsik dapat ditembus dengan baik bila kita bekerja dari rumah. Dahulu guru yang dalam pembelajarannya di kelas menggunakan baju formal dengan bekerja di rumah guru bisa menggunakan baju yang lebih bebas. Kadang guru melakukan teleconference juga menggunakan pakaian biasa, memeriksa ulangan siswa sambil mengurus anak, kadang kala guru cukup rebahan saja di kasur lalu melayani pertanyaan-pertanyaan wa grup kelas. Tentu saja dalam pembelajaran online ini proses bekerja di rumah bisa menjadi lebih efektif apabila guru bisa memanajemen waktu dengan baik dengan menyelesaikan target-target yang ditentukan oleh sekolah.

Kehadiran seorang guru mutlah diperlukan oleh siswa. Kehadiran yang dimaksud tidak harus dilaksanakan dengan tatap muka saja. Kehadiran online pun bisa dilakukan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa tanpa kehadiran seorang guru tanpa bimbingan seorang guru, proses pembelajaran tentu tidak akan terarah dengan baik oleh karena itu maka posisi penting guru disini adalah untuk membimbing , mengarahkan, dan memotivasi anak-anak untuk terus menjaga kesehatan dan juga bagaimana mereka harus tetap bisa belajar sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan sekarang ini.

Pembelajaran yang dilakukan dari rumah selama masa pandemi ini merupakan pelajaran bagi kita bersama baik guru maupun siswa bahwa kemandirian dalam belajar mutlak dimiliki oleh setiap individu. Penanaman belajar sebagai suatu kebutuhan hidup harus terus digallakkan oleh pendidik. Pengalaman belajar yang diciptakan di rumah akan jauh menjadi lebih bermakna dan kontekstual daripada ruang 8 m x 8 m jika individunya tidak bisa memaknai apa yang dipelajarinya karena sekolah yang paling bermakna adalah rumah itu sendiri. [T]

Tags: PendidikanRumahsekolah
Share110TweetSendShareSend
Previous Post

I Gde Nyana Kesuma; Puisi-puisi di Masa Pandemi

Next Post

Mendukung Pendirian Stiti Loka LPD Bali

I Kadek Darsika Aryanta

I Kadek Darsika Aryanta

Guru Fisika di SMAN Bali Mandara. Sudah menulis artikel yang disiarkan di berbagai media

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
LPD, Pahlawan Kaum Marjinal

Mendukung Pendirian Stiti Loka LPD Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co