4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Work from Home”, Antara Harapan dan Kenyataan

Penulis Cerita Katagori Umum by Penulis Cerita Katagori Umum
March 28, 2020
in Esai
“Work from Home”, Antara Harapan dan Kenyataan

Meja kerja penulis di rumah

Oleh: Komang Trisnadewi — Batubulan, Gianyar


Work from home, begitulah kata yang diserukan oleh pemerintah bagi para pekerja setelah merebaknya virus corona di Indonesia. Dilihat dari makna katanya, bekerja yang dulunya dilakukan di kantor sekarang harus berpindah ke rumah. Apakah itu artinya semua peralatan kantor juga dipindahkan ke rumah? Yah, itu sih tergantung. Jika memang dibutuhkan tentu saja hal tersebut dapat dilakukan. Tapi apa iya kita membawa mesin photo copy kantorke rumah, bagaimana kira-kira? Hihihi.

Bagi sebagian orang yang sehari-harinya bekerja di kantor dan tiba-tiba diminta untuk bekerja di rumah, aku pikir bukan hal yang mudah untuk dilakukan terlebih bagi para ibu yang memiliki anak usia balita. Ini merupakan sebuah tantangan besar, tapi ketika tantangan berhasil ditaklukkan, ini menjadi sebuah kebanggaan dan kebahagiaan yang tiada tara, bagaikan mendapatkan hadiah utama sebuah undian berhadiah. Mungkin agak sedikit berlebihan, tapi ya begitulah kira-kira jika diungkapkan dengan kata-kata.

“Apa susahnya sih bekerja di rumah? Kan malah enak bisa dekat dengan keluarga, dekat dengan anak”. Orang-orang mungkin berkata seperti itu atau mungkin kamu yang sedang membaca tulisan ini adalah salah satu dari mereka. Inginku juga begitu. Bekerja didampingi oleh keluarga di rumah dan tidak perlu meninggalkan mereka. Namun, hal tersebut tidak semudah yang dibayangkan orang. Ketika anak sedang bermain kita diharapkan bisa mengerjakan tugas. Atau begini, ketika anak sedang tidur kita mengerjakan tugas kantor. Well, akan kuberitahu kenyataannya. Entah mengapa ketika para ibu sedang berada di rumah, anak-anak mereka yang tadinya anteng dijaga oleh mertua ataupun baby sitter tiba-tiba mengeluarkan level manja tertinggi pada ibunya. Semua yang dilakukannya harus dengan ibunya. Mulai dari makan, mandi, bermain, sampai buang air besar dan kecil pun harus ditemani ibunya.

Di satu sisi, pastinya seorang ibu akan sangat merasa senang karena ada orang yang begitu bergantung kepada dirinya. Tapi ketika mengingat kembali kata work from home, rasa-rasanya jam berjalan sangat cepat bahkan tidak masuk akal. Ketika akhirnya ibu menyerah untuk tidak mengerjakan tugas kantor di saat anak- anak sedang terjaga dan memilih untuk mengerjakan tugas di kala mereka sudah terlelap, maka giliran sang ibu yang mulai kehabisan energi. Bagaimanapun juga ibu memiliki batas energinya masing-masing. Para ibu mulai berkompromi dengan memberikan waktu bagi sang badan untuk beristirahat sejenak dan memintanya bangun setelah rasa lelah terbayarkan. Malangnya, ibu biasanya baru terjaga setelah jam alarm berbunyi keesokan harinya.

Satu cerita tentang pengalamanku yang tidak semulus harapanku saat bekerja di rumah. Kebetulan aku adalah seorang dosen dan tentunya tugas utamaku adalah mengajar. Ketika ada mahasiswa yang tidak mengerti akan materi yang kuberikan, disanalah aku harus mencari cara agar mereka mengerti. Akhirnya aku memutuskan untuk mengadakan kelas online melalui video agar mereka dapat bertanya langsung padaku. Sebelumnya, aku sudah menyampaikan kepada anak-anakku bahwa aku akan bekerja sebentar dan meminta mereka untuk tidak mengganggu dan mereka pun menyanggupinya. Sedikit ragu, tapi ya sudahlah harus dicoba. Sekedar informasi, aku memiliki dua anak, usianya 4,5 tahun dan 2,5 tahun.

Singkat cerita kelas online akhirnya terjadi dan aku pun menjelaskan materi kepada mahasiswaku. Semua berjalan baik-baik saja sampai akhirnya tiba-tiba anakku datang dan berkata “Mama, siapa yang kentut?”. Aku terdiam dan melihat reaksi mahasiswaku. Sesuai dengan dugaanku, mereka tersenyum. Pastinya tertawa terbahak-bahak dalam hatinya. Mereka pasti mengira aku kentut. Oke terserahlah. Kentut itu alamiah. Tapi jujur aku tidak kentut kala itu. Aku curiga anakku yang kentut dan dia ingin aku mengatakan namanya saat dia bertanya. Ya, kami memang sering melakukan permainan itu. Siapa yang melakukan dia yang bertanya. Tapi aku tidak marah pada anakku. Malahan aku tertawa seusai melakukan kelas online dan menganggap itu adalah sebuah joke di tengah-tengah keseriusan bekerja.

Kelucuan serupa mungkin pernah terjadi padamu, istrimu, keluargamu, temanmu atau tetanggmu. Yang pasti itu terjadi pada diriku. Bekerja dari rumah adalah tantangan yang besar, tapi at least, I did it. Kelas online berhasil aku selesaikan dan mahasiswaku pun mengerti. Kamu tahu bagaimana rasanya setelah berhasil melakukannya? Para ibu pasti tahu. Suasana bekerja di rumah memang berbeda dengan suasana bekerja di kantor. Orang-orangnya dan lingkungannya jelas berbeda. Aku menikmatinya walauapun terkadang kenyataan tidak sesuai harapan. Meja kerja adalah tempat favorit bagiku dan anak-anakku saat ini.

Aku bisa bekerja sekaligus bermain dengan anak-anakku. Kini, meja kerjaku bukan hanya milikku saja. Aku berbagi dengan anak-anakku. Aku berbagi tempat untuk meletakkan barang-barang yang menunjang pekerjaanku dengan barang-barang yang tidak kalah berharga bagi mereka. Bagaimanapun juga waktuku adalah milik anak-anakku juga. Aku harus bisa berbagi.

Aku yakin ketika tempat bekerja kembali ke kantor, aku pasti akan merindukan masa-masa ini. When life gives you lemons, make lemonade.  Kita berpacu dengan waktu, maka kita harus bisa berstrategi untuk memanfaatkan waktu. Lakukanlah semuanya dengan pikiran positif, ikhlas, dan bahagia. Niscaya kita akan memperoleh apa yang sepatutnya. Tapi, dari lubuk hatiku yang terdalam aku sungguh ingin keberadaan virus ini segera teratasi. [T]

Tags: Lomba Menulis Cerita Dari Rumah Tentang Rumah
Share10TweetSendShareSend
Previous Post

Lempar “Bom” Benih, Mempraktikkan Cara Hidup Ekologis di Nusa Penida

Next Post

Tiga Puisi Mas Ruscitadewi buat Ayuninghati

Penulis Cerita Katagori Umum

Penulis Cerita Katagori Umum

Cerita-cerita ini ditulis para peserta lomba menulis cerita Dari Rumah Tentang Rumah yang diselenggarakan tatkala.co untuk katagori umum

Related Posts

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

Read moreDetails

Penyair Kelas Teri

by Arief Rahzen
October 4, 2026
0
Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

Read moreDetails

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails
Next Post
Tiga Puisi Mas Ruscitadewi buat Ayuninghati

Tiga Puisi Mas Ruscitadewi buat Ayuninghati

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co