24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ini yang Terjadi di Jembrana Bila Tol Gilimanuk-Tabanan Terealisasi

Eka Prasetya by Eka Prasetya
January 23, 2020
in Esai
Ini yang Terjadi di Jembrana Bila Tol Gilimanuk-Tabanan Terealisasi

Foto diolah dari sumber Google

SEPANJANG hari ini, kawan-kawan saya yang mukim di Jembrana, sibuk membagikan tautan berita tentang pembangunan jalan tol. Konon ruas Gilimanuk-Tabanan akan masuk dalam jaringan Tol Trans Jawa.

Sebenarnya pembangunan jalan tol yang melintasi Jembrana ini bukan ide baru. Ide ini sudah sempat dibahas belasan tahun lalu. Dibahas oleh Bupati Jembrana I Gede Winasa.

Barangkali bila Pak Winasa membaca berita pembangunan jalan tol ini dari balik jeruji besi Rutan Negara, ia akan menganggap berita ini basi. Sebab ia sudah memikirkannya sejak belasan tahun lalu.

Bila saya tak salah mengingatnya, ide pembangunan jalan tol di Jembrana, sudah dibahas sejak 2015 silam. Hasil studi dan kajian kelayakannya, sudah sempat dipresentasikan pada tahun 2016. Saya sempat menyaksikan presentasi tersebut.

Presentasi itu dilakukan di sebuah ruang pertemuan yang ada di sisi timur areal Kantor Bupati Jembrana. Ruangan itu terletak di lantai dua. Dulunya bangunan ini digunakan oleh sejumlah instansi. Lantai satu difungsikan untuk pelayanan umum, humas, perhubungan, kominfo, dan data. Lantai dua untuk Kesbang, Pol PP, dan Perpustakaan daerah.

Saat itu studi pembangunan jalan tol, disusun bersamaan dengan ambisi Bupati Winasa membangun bandara internasional di Bali Barat. Lokasi yang dipilih ialah lahan tidur yang dikelola Perusda Bali. Lahan itu berada di Kecamatan Pekutatan.

Bila saya tak salah mengingat pula, jalan tol yang dirancang itu, membentang dari Kecamatan Pekutatan hingga wilayah Canggu. Saat itu, Canggu belum setenar kini.

Sepanjang jalan itu, hanya ada dua titik keluar masuk. Pintu masuk jalan tol (seingat saya) ada di Desa Pangyangan. Tak jauh dari SMPN 1 Pekutatan. Jalur itu terus membentang ke timur.

Titik exit toll pertama ada di daerah Soka, Tabanan. Kemudian exit toll kedua di sekitar Kerambitan (saya lupa nama desanya). Titik terakhir ada di Canggu.

Belakangan kabar jalan tol Gilimanuk-Tabanan, kembali merebak. Kabar ini disambut suka cita. Barangkali oleh sebagian besar masyarakat di Jembrana. Tapi bagi saya, kabar ini sangat menggelisahkan.

Keberadaan jalan tol Gilimanuk-Tabanan, tidak serta merta memicu pertumbuhan ekonomi di Jembrana. Terutama Kota Negara. Alih-alih pertumbuhan ekonomi bergerak maju, saya justru yakin perekonomian di Jembrana akan melambat.

Selama ini urat nadi perekonomian Jembrana tumbuh dan berkembang dari bisnis transportasi. Entah itu angkutan umum macam bus antar kota antar provinsi atau angkutan barang macam truk antar kota antar provinsi.

Warung makan dan warung kopi, tumbuh di sepanjang Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk. Begitu pula dengan bengkel-bengkel di sepanjang jalan ini. Mereka mengandalkan pendapatan dari para sopir truk dan travel yang melintas.

Saat membaca berita wacana pembangunan jalan tol Gilimanuk-Tabanan terealisasi, grand design jalan tol langsung tergambar di pikiran saya.

Kemungkinan besar, jalan tol akan dibangun setelah kawasan Taman Nasional Bali Barat. Melakukan pembangunan di kawasan hutan nasional, merupakan perkara rumit, njelimet, tidak bisa selesai dalam waktu singkat.

Kalau toh jalan tol bisa dibangun dengan memanfaatkan areal taman nasional, kemungkinan besar jalan itu akan dibangun di sebelah timur Monumen Lintas Laut. Sebab sebelum titik itu, ada simpang tiga menuju Buleleng yang tidak bisa diabaikan.

Kelak setelah jalan tol rampung, maka truk, bus, dan kendaraan travel, akan melintasi jalan tol. Jalan ini lebih lancar, meski harus membayar tiket yang relatif mahal. Setidaknya, bisa terhindar dari kemacetan.

Kelak bila jalan tol tuntas, kendaraan-kendaraan yang selama ini berkontribusi bagi perekonomian di Jembrana akan hilang. Karena mereka akan beprindah ke jalan tol.

Kemungkinan, pengendara hanya akan melancong di Gilimanuk sambil menikmati ayam betutu yang tersohor.

Tidak ada lagi kendaraan yang berhenti hanya untuk sekadar melempar kacang memberi pakan monyet. Tidak ada lagi, kendaraan yang berhenti untuk sekadar membeli buah di tepi jalan.

Tidak ada lagi kendaraan yang berhenti di toko waralaba untuk sekadar membeli makanan dan minuman ringan. Tidak ada lagi kendaraan yang berhenti di SPBU untuk sekadar membeli bahan bakar. Tidak ada lagi kendaraan yang berhenti di bengkel untuk sekadar mengisi angin atau menembel ban.

Kondisi ini jelas akan berdampak sistemik bagi perekonomian Jembrana. Kelak, usaha-usaha akan gulung tikar. Perbankan berdampak, karena ada tidak ada lagi yang menabung apalagi meminjam uang. Apalagi koperasi, besar kemungkinan mereka kehilangan nasabah.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa pembangunan jalan tol akan berdampak negatif bagi perekonomian suatu wilayah. Silahkan cek perkembangan ekonomi kawasan Pantura Jawa setelah Tol Trans Jawa tuntas.

Bagi saya, jalan tol Gilimanuk-Tabanan bukan jawaban bagi Jembrana. Pembangunan jalan by pass Gilimanuk-Tabanan, jauh lebih masuk akal dan berdampak positif. [T]

Tags: Gilimanukjalan toljembranatabananTol Trans Jawa
Share310TweetSendShareSend
Previous Post

Keluarga Saya di Desa Kayuputih Punya Tradisi Merayakan Imlek – Inilah Penyebabnya…

Next Post

Gagasan Terpinggir Siwaratrikalpa

Eka Prasetya

Eka Prasetya

Menjadi wartawan sejak SMA. Suka menulis berita kisah di dunia olahraga dan kebudayaan. Tinggal di Singaraja, indekost di Denpasar

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Gagasan Terpinggir Siwaratrikalpa

Gagasan Terpinggir Siwaratrikalpa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co