14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Statistik, Napasnya Sang Ekonom

I Nengah Suarmanayasa by I Nengah Suarmanayasa
August 14, 2019
in Esai
Statistik, Napasnya Sang Ekonom

Ilustrasi diambil dari http://www.lpmarcom.com

Ada kalimat bijak yang patut direnungkan “bicaralah dengan data”. Kalimat tersebut menjadi kalimat yang mendadak rajin menyapa kalangan mahasiswa saat proses bimbingan dan ujian skripsi (bagi mahasiswa S1). Dosen selalu menyarankan agar mahasiswa menyertakan data (data yang valid dan reliabel) saat memunculkan fenomena ataupun menunjukkan titik kritis suatu permasalahan di lapangan. Data menjadi sesuatu yang wajib sekali lagi wajib untuk disajikan saat pembicaraan dan pembahasan. Karena dengan data maka pembicaraan dan pembahasan menunjukkan kelasnya tersendiri.

Vitalnya peranan data sebagai bahan baku informasi sangat dirasakan bagi semua profesi, seperti akuntan, dokter, arsitek, pilot, sampai tukang parkir pun memerlukan data yang valid untuk menunjang kelancaran tugasnya yang pada akhirnya bermuara pada kelancaran rejeki keluarga. Begitu strategisnya fungsi data membuat sang ekonom pun harus mengakui bahwa statistik adalah nafasnya. Tanpa statistik maka sang ekonom akan mengalami kegelapan. Gelap mencerminkan keputusasaan dan ketidakberdayaan dan disaat seperti itu sang ekonom hanya bisa menunggu malaikat untuk mengajaknya pulang ke peristirahatan abadi.

Ilmu statistik memegang peranan yang sangat penting dalam mengumpulkan data, dan mentransformasikan data tersebut menjadi informasi mengenai berbagai fenomena perekonomian di dunia ini.  Berbagai metode statistik yang dilakukan memungkinkan ekonom melihat dengan jernih peristiwa kekinian seperti tingkat produksi nasional, perkembangan jumlah penduduk, perkembangan angka kemiskinan,  jenis-jenis pengangguran, dan perkembangan tingkat harga-harga.  Yang lebih penting lagi, ilmu statistik memberikan sumbangan yang maha penting dalam analisis untuk kebijakan ekonomi makro. 

Membedah Fenomena

Banyak fenomena yang terjadi dalam aktivitas ekonomi, baik mikro maupun makro. Banyak pula orang yang ingin mengetahui fenomena tersebut, sebagai contoh, mengenai tingkat kenaikan harga-harga. Harga berbagai jenis barang mengalami perubahan yang berbeda dari waktu ke waktu.  Ada yang mengalami kenaikan dengan cepat, ada yang mengalami kenaikan dengan lambat dan ada pula yang tidak mengalami kenaikan harga atau bisa juga mengalami penurunan harga (ini terjadi pada kasus tertentu).

Oleh karena itu sangat sulit untuk mengetahui, misalnya, berapakah tingkat kenaikan harga barang-barang tersebut (barang konsumsi) dalam satu tahun tertentu. Untuk menjawab permasalahan tersebut, statistik hadir untuk membedah hal tersebut dengan angka indeks.  Angka indeks didefinisikan sebagai angka yang menunjukkan perubahan rata-rata sekumpulan data tertentu dari waktu ke waktu.

Indeks harga menunjukkan besarnya perubahan rata-rata harga sekumpulan barang dari suatu waktu ke waktu lainnya.  Untuk menunjukkan besarnya perubahan tersebut diperlukan suatu masa/tahun yang akan dijadikan sebagai titik tolak dalam melihat besarnya perubahan harga yang berlaku.  Masa tersebut dinamakan tahun dasar (best year). 

Untuk tahun dasar itu angka indeksnya diberi nilai 100.  Angka indeks pada tahun-tahun lainnya, sebelumnya atau sesudahnya, dihitung berdasarkan keadaan perubahan harga-harga yang berlaku jika dibandingkan dengan tahun dasar.  Dimisalkan angka indeks harga pada satu tahun tertentu adalah 110.  Angka ini memiliki makna bahwa secara rata-rata tingkat harga di tahun tersebut mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibandingkan dengan harga-harga pada tahun dasar (tahun sebelumnya).

Peranan lain ilmu statistik dalam analisis ekonomi adalah untuk menguji kebenaran atas fenomena dan apabila fenomena tersebut terbukti benar, ilmu statistik dapat pula digunakan untuk menyatakan dengan lebih spesifik (dengan angka-angka) sifat hubungan antara variabel-variabel yang terlibat. 

Sebagai contoh, berdasarkan observasi dilapangan ditemukan fenomena kalau pendapatan seseorang (gaji aparatur sipil negara) naik, maka pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan konsumsi akan ikut naik.  Disini, ilmu statistik hadir sebagai kompas untuk menuntun sang pembelajar bersikap skeptis akan temuan tersebut. Ilmu statistik pertama-tama dapat digunakan untuk melihat apakah pernyataan itu benar atau salah. 

Seterusnya, apabila pernyataan itu memang terbukti benar, maka ilmu statistik dapat pula digunakan untuk mengetahui lebih spesifik atas peristiwa tersebut. Misalnya, kalau pendapatan seseorang (ASN) mengalami kenaikan sebesar persentase tertentu, misalnya sebesar 10 persen, berapa persenkah kenaikan pengeluaran untuk tambahan konsumsi?

Andaikata data yang dikumpulkan di lapangan memang menunjukkan kecenderungan bahwa kalau pendapatan meningkat maka pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan konsumsi juga meningkat, maka fenomena tersebut dianggap benar karena sesuai dengan teori ekonomi.  Selanjutnya,  analisis statistik dapat digunakan untuk menentukan dengan lebih spesifik sifat hubungan antara pendapatan dan pengeluaran rumah tangga.  Tujuan itu dapat dicapai dengan melakukan analisis regresi sederhana.  Analisis regresi adalah metode statistik yang dapat digunakan menaksir sifat hubungan fungsional antara pendapatan dan pengeluaran rumah tangga.

Angka-angka yang dimunculkan pada kasus sebelumnya akan sangat penting bagi pemerintah terkait, seperti bagi Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID). Jangan sampai tujuan awal pemerintah untuk memotivasi ASN dengan memberikan peningkatan gaji sebesar 10 persen malah menimbulkan inflasi yang tidak bisa dikendalikan. Hal ini akan sangat merugikan kestabilan nasional. Sehingga, perhitungan statistik tersebut akan menentukan kebijakan pemerintah. [T]

Tags: Badan Pusat StatistikekonomiPendidikanstatistik
Share12TweetSendShareSend
Previous Post

Merdeka dalam Ekspresi dan Ekspresi Kemerdekaan – [Pameran 30 Pelukis]

Next Post

Tak Ada Baridin-Ratminah di Jalan Kota #2 – [Catatan dari Cirebon]

I Nengah Suarmanayasa

I Nengah Suarmanayasa

Staf pengajar di FE Undiksha-Singaraja

Related Posts

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails
Next Post
Tak Ada Baridin-Ratminah di Jalan Kota #2 – [Catatan dari Cirebon]

Tak Ada Baridin-Ratminah di Jalan Kota #2 – [Catatan dari Cirebon]

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co