25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Statistik, Napasnya Sang Ekonom

I Nengah Suarmanayasa by I Nengah Suarmanayasa
August 14, 2019
in Esai
Statistik, Napasnya Sang Ekonom

Ilustrasi diambil dari http://www.lpmarcom.com

Ada kalimat bijak yang patut direnungkan “bicaralah dengan data”. Kalimat tersebut menjadi kalimat yang mendadak rajin menyapa kalangan mahasiswa saat proses bimbingan dan ujian skripsi (bagi mahasiswa S1). Dosen selalu menyarankan agar mahasiswa menyertakan data (data yang valid dan reliabel) saat memunculkan fenomena ataupun menunjukkan titik kritis suatu permasalahan di lapangan. Data menjadi sesuatu yang wajib sekali lagi wajib untuk disajikan saat pembicaraan dan pembahasan. Karena dengan data maka pembicaraan dan pembahasan menunjukkan kelasnya tersendiri.

Vitalnya peranan data sebagai bahan baku informasi sangat dirasakan bagi semua profesi, seperti akuntan, dokter, arsitek, pilot, sampai tukang parkir pun memerlukan data yang valid untuk menunjang kelancaran tugasnya yang pada akhirnya bermuara pada kelancaran rejeki keluarga. Begitu strategisnya fungsi data membuat sang ekonom pun harus mengakui bahwa statistik adalah nafasnya. Tanpa statistik maka sang ekonom akan mengalami kegelapan. Gelap mencerminkan keputusasaan dan ketidakberdayaan dan disaat seperti itu sang ekonom hanya bisa menunggu malaikat untuk mengajaknya pulang ke peristirahatan abadi.

Ilmu statistik memegang peranan yang sangat penting dalam mengumpulkan data, dan mentransformasikan data tersebut menjadi informasi mengenai berbagai fenomena perekonomian di dunia ini.  Berbagai metode statistik yang dilakukan memungkinkan ekonom melihat dengan jernih peristiwa kekinian seperti tingkat produksi nasional, perkembangan jumlah penduduk, perkembangan angka kemiskinan,  jenis-jenis pengangguran, dan perkembangan tingkat harga-harga.  Yang lebih penting lagi, ilmu statistik memberikan sumbangan yang maha penting dalam analisis untuk kebijakan ekonomi makro. 

Membedah Fenomena

Banyak fenomena yang terjadi dalam aktivitas ekonomi, baik mikro maupun makro. Banyak pula orang yang ingin mengetahui fenomena tersebut, sebagai contoh, mengenai tingkat kenaikan harga-harga. Harga berbagai jenis barang mengalami perubahan yang berbeda dari waktu ke waktu.  Ada yang mengalami kenaikan dengan cepat, ada yang mengalami kenaikan dengan lambat dan ada pula yang tidak mengalami kenaikan harga atau bisa juga mengalami penurunan harga (ini terjadi pada kasus tertentu).

Oleh karena itu sangat sulit untuk mengetahui, misalnya, berapakah tingkat kenaikan harga barang-barang tersebut (barang konsumsi) dalam satu tahun tertentu. Untuk menjawab permasalahan tersebut, statistik hadir untuk membedah hal tersebut dengan angka indeks.  Angka indeks didefinisikan sebagai angka yang menunjukkan perubahan rata-rata sekumpulan data tertentu dari waktu ke waktu.

Indeks harga menunjukkan besarnya perubahan rata-rata harga sekumpulan barang dari suatu waktu ke waktu lainnya.  Untuk menunjukkan besarnya perubahan tersebut diperlukan suatu masa/tahun yang akan dijadikan sebagai titik tolak dalam melihat besarnya perubahan harga yang berlaku.  Masa tersebut dinamakan tahun dasar (best year). 

Untuk tahun dasar itu angka indeksnya diberi nilai 100.  Angka indeks pada tahun-tahun lainnya, sebelumnya atau sesudahnya, dihitung berdasarkan keadaan perubahan harga-harga yang berlaku jika dibandingkan dengan tahun dasar.  Dimisalkan angka indeks harga pada satu tahun tertentu adalah 110.  Angka ini memiliki makna bahwa secara rata-rata tingkat harga di tahun tersebut mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibandingkan dengan harga-harga pada tahun dasar (tahun sebelumnya).

Peranan lain ilmu statistik dalam analisis ekonomi adalah untuk menguji kebenaran atas fenomena dan apabila fenomena tersebut terbukti benar, ilmu statistik dapat pula digunakan untuk menyatakan dengan lebih spesifik (dengan angka-angka) sifat hubungan antara variabel-variabel yang terlibat. 

Sebagai contoh, berdasarkan observasi dilapangan ditemukan fenomena kalau pendapatan seseorang (gaji aparatur sipil negara) naik, maka pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan konsumsi akan ikut naik.  Disini, ilmu statistik hadir sebagai kompas untuk menuntun sang pembelajar bersikap skeptis akan temuan tersebut. Ilmu statistik pertama-tama dapat digunakan untuk melihat apakah pernyataan itu benar atau salah. 

Seterusnya, apabila pernyataan itu memang terbukti benar, maka ilmu statistik dapat pula digunakan untuk mengetahui lebih spesifik atas peristiwa tersebut. Misalnya, kalau pendapatan seseorang (ASN) mengalami kenaikan sebesar persentase tertentu, misalnya sebesar 10 persen, berapa persenkah kenaikan pengeluaran untuk tambahan konsumsi?

Andaikata data yang dikumpulkan di lapangan memang menunjukkan kecenderungan bahwa kalau pendapatan meningkat maka pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan konsumsi juga meningkat, maka fenomena tersebut dianggap benar karena sesuai dengan teori ekonomi.  Selanjutnya,  analisis statistik dapat digunakan untuk menentukan dengan lebih spesifik sifat hubungan antara pendapatan dan pengeluaran rumah tangga.  Tujuan itu dapat dicapai dengan melakukan analisis regresi sederhana.  Analisis regresi adalah metode statistik yang dapat digunakan menaksir sifat hubungan fungsional antara pendapatan dan pengeluaran rumah tangga.

Angka-angka yang dimunculkan pada kasus sebelumnya akan sangat penting bagi pemerintah terkait, seperti bagi Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID). Jangan sampai tujuan awal pemerintah untuk memotivasi ASN dengan memberikan peningkatan gaji sebesar 10 persen malah menimbulkan inflasi yang tidak bisa dikendalikan. Hal ini akan sangat merugikan kestabilan nasional. Sehingga, perhitungan statistik tersebut akan menentukan kebijakan pemerintah. [T]

Tags: Badan Pusat StatistikekonomiPendidikanstatistik
Share12TweetSendShareSend
Previous Post

Merdeka dalam Ekspresi dan Ekspresi Kemerdekaan – [Pameran 30 Pelukis]

Next Post

Tak Ada Baridin-Ratminah di Jalan Kota #2 – [Catatan dari Cirebon]

I Nengah Suarmanayasa

I Nengah Suarmanayasa

Staf pengajar di FE Undiksha-Singaraja

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Tak Ada Baridin-Ratminah di Jalan Kota #2 – [Catatan dari Cirebon]

Tak Ada Baridin-Ratminah di Jalan Kota #2 – [Catatan dari Cirebon]

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co