26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Selamat Ulang Tahun ke-40 Gianluigi Buffon, Kau Superman yang Loyal

Ida Bagus Pandit Parastu by Ida Bagus Pandit Parastu
February 2, 2018
in Esai
Selamat Ulang Tahun ke-40 Gianluigi Buffon, Kau Superman yang Loyal

Gianluigi Buffon/ Lukisan: Ida Bagus Pandit Parastu

BUFFON! Setiap mendengar nama ini, ada dua hal yang terbayang di benak; passion dan kesetiaan. Sebagai fans Juventus sejak awal milenium, selain Alex Del Piero, tentu saja saya menganggap Gigi – sapaan akrab Buffon- sebagai pemain yang paling spesial. Statusnya hampir sama dengan Del Piero, di mana mereka berdua bukanlah pemain hasil akademi Juventus, melainkan mulai berkembang di klub lain.

Del Piero mulai terlihat bakatnya di klub semenjana Italia, Padova, sementara sinar Buffon mulai benderang ketika memperkuat klub tradisional Serie-A yang pada era 90-an begitu disegani, yakni AC Parma. Buffon kemudian ditebus Juve dengan status kiper termahal dunia pada 2001.

Bagi saya, Buffon adalah kiper luar biasa, yang senantiasa disegani kawan maupun lawan. Ada sangat banyak kiper hebat yang terang-terangan mengaku begitu terinspirasi dari suksesor Del Piero sebagai kapten Juve ini, termasuk kiper yang dianggap rival abadi Buffon, Iker Cassillas.

Tak hanya sebatas kehebatan memblok bola, namun sikapnya yang selalu penuh semangat tanpa mengabaikan wibawa dan etika sebagai seorang profesional. Gigi selalu bermain penuh passion, tak henti-hentinya memotivasi rekannya baik dalam situasi unggul maupun tertinggal, begitu piawai membangkitkan semangat tim.

Ia merupakan langganan kiper terbaik di berbagai kompetisi. Dirinya juga merengkuh trofi paling bergengsi, Piala Dunia bersama tim nasional Italia pada 2006. Bersama Juventus, Buffon meraih semua gelar di Italia.

Sayang memang, prestasi Juve dengan Buffon-nya di kompetisi Eropa tak semulus di Liga. Tentu, semua orang tahu kisah memilukan seorang Buffon; gagal juara Liga Champions bersama Juventus di tiga edisi final. Kalah adu penalti dari Milan di 2003, ditekuk Barcelona 3-1 pada 2015, dan hancur 1-4 oleh Real Madrid musim lalu.

Selain kekalahan atas El Real tersebut, satu laga yang paling disesali Buffon adalah kekalahan 0-4 timnas Italia dari Spanyol di final Piala Eropa 2012. Saya lalu membayangkan, jika Juventus berhasil lolos ke final Liga Champions tahun ini lalu kalah lagi, maka Buffon akan mencetak rekor bertema tragedi yang epik; 4 kali final, semuanya kandas!

Daripada begitu, saya memilih berdoa Juventus tak usah lolos ke final saja. Saya sampai menangis dengan sunyi ketika Juventus kalah dari Real Madrid laga pamungkas Liga Champions musim lalu, mengingat itu adalah momen emas Buffon bisa meraih gelar Liga Champions Eropa.

Dan ketika Italia dipastikan tidak lolos ke Piala Dunia tahun ini, lantas melihat Buffon tak kuasa membendung air mata, maka getir mana lagi yang kau dustakan! Namun kemudian Buffon menyadari tak semua ekspektasi bisa tercapai. Ia dan Daniele De Rossi serta Andrea Barzagli memutuskan pensiun di timnas demi memulai era baru dan regenerasi Gli Azzuri.

Tak usah ditanya lagi, berkali-kali Buffon disodori tawaran mewah untuk bermain di klub wahid Eropa, semisal Barcelona dan Manchester United. Jawabannya tetap sama; TIDAK! Bahkan ketika badai terbesar datang menghempas Juventus, yakni terjerembab ke Serie-B akibat Calciopoli pada 2006, Buffon adalah satu dari beberapa pemain yang memilih setia, meski karirnya kemungkinan hancur.

Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, Patrick Vieira, Gianluca Zambrotta serta Zlatan Ibrahimovic berbondong-bondong menyelamatkan karir dengan terbang ke klub lain. Satu hal yang wajar saja, namun tidak dengan Buffon. Segala tawaran pindah tak ubahnya seperti bangkai undur-undur yang mati akibat menabrak mata pengendara motor. Tidak ada artinya.

Juventus, bagi Buffon, sudah seperti roh dan jiwa, terbang tenggelam akan selalu ia peluk sepenuh hati. Dan Tuhan agaknya tersentuh juga pada kesetiaan Buffon. Setahun berlaga di kasta kedua, Juventus kembali ke Serie-A setahun kemudian dan kembali berjaya hingga saat ini.

Ketika bermain bola di sawah semasa kanak-kanak, saya sering didapuk menjadi penjaga gawang yang tiangnya memakai bambu. Maka jadilah saya membayangkan diri sendiri menjelma Buffon yang hebat. Saking semangatnya terbang menghalau bola, kepala lantas terbentur bambu gawang yang kekar. Hasilnya sudah jelas, kepala benjol lalu tak masuk sekolah selama dua hari. Begitu menginspirasinya kiper legendaris berjuluk ‘Superman’ itu, hingga nyaris tak punya haters, seperti halnya Andrea Pirlo atau Ronaldinho.

Minggu, 28 Januari kemarin, Buffon resmi berusia 40 tahun. Ia mengindikasikan akan gantung sarung tangan akhir musim ini, meski belum pasti. Jika memang pensiun di usia 40, ia bukanlah yang tertua dalam mengakhiri karir. Mantan kiper Lazio, Marco Balotta bahkan pensiun di usia hampir 43 tahun. Di pertandingan terakhir melawan Atalanta tengah pekan ini yang merupakan debut Buffon setelah cedera dan absen di beberapa laga, ia malah tampil heroik dengan berhasil menggagalkan tendangan penalti lawan sehingga Juve berhasil mempertahankan keunggulan.

Hal itu menandakan bahwa usia tak berpengaruh apapun baginya. Rasa-rasanya, baik Juventus ataupun timnas Italia belum bisa dibilang mempunyai calon suksesor Buffon. Sebutlah Gigio Donnarumma atau Mattia Perin. Meski sudah mempunyai beberapa caps di level timnas dan tampil konsisten di klub, saya rasa belum bisa menyamai Buffon muda sekalipun.

Buffon adalah representasi sebuah loyalitas sejati. Ketika ditanya perihal kemungkinan mencoba mencicipi bermain di klub atau liga lain sebelum pensiun, dengan senyum mantap yang mengingatkan kita pada wajah aktor Bollywood Akshay Kumar, ia menjawab: “Juventus atau tidak sama sekali”.

Ah, kurang setia apalagi coba! Buffon adalah idola dan inspirasi mutlak. Menurut saya terlepas dari embel-embel fans Juventus, Buffon adalah kiper terbaik sepanjang sejarah sepakbola, melebihi Schmeichel, Dino Zoff atau Lev Yashin. Cassillas meraih segala jenis gelar, namun Buffon lebih teruji di segala situasi. (T)

Tags: ItaliaLIga Championsepakbola
Share13TweetSendShareSend
Previous Post

Lawan Korupsi, Bisa Mulai dari Ruang Kelas

Next Post

Jangan Jadi Petani di Bali, Berat…

Ida Bagus Pandit Parastu

Ida Bagus Pandit Parastu

Pelukis agak gila tapi sangat gila sepakbola. Sedang pacaran. Salah satu ilustrator tetap di tatkala.co ini tinggal di Jembrana

Related Posts

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
0
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

Read moreDetails

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

Read moreDetails

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
0
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

Read moreDetails

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails
Next Post
Jangan Jadi Petani di Bali, Berat…

Jangan Jadi Petani di Bali, Berat…

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital
Liputan Khusus

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital

TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...

by Jaswanto
October 26, 2026
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
Esai

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”
Bahasa

Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”

ADA seorang guru sekaligus penulis senior asal Bali yang bernama Nyoman Tingkat. Suatu ketika, dengan permainan kata yang cerdas dan menggelitik, melalui unggahan...

by I Made Sudiana
October 26, 2026
Belajar dari Senat, Menyapa Semeru
Tualang

Belajar dari Senat, Menyapa Semeru

ADA perjalanan yang kita tempuh karena tugas. Ada perjalanan yang kita jalani karena kewajiban. Namun, sering kali justru di balik...

by Ahmad Sihabudin
October 26, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026
Olahraga

Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026

SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026....

by Nyoman Budarsana
October 26, 2026
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan
Esai

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026
Khas

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co