5 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Selamat Ulang Tahun ke-40 Gianluigi Buffon, Kau Superman yang Loyal

Ida Bagus Pandit Parastu by Ida Bagus Pandit Parastu
February 2, 2018
in Esai
Selamat Ulang Tahun ke-40 Gianluigi Buffon, Kau Superman yang Loyal

Gianluigi Buffon/ Lukisan: Ida Bagus Pandit Parastu

BUFFON! Setiap mendengar nama ini, ada dua hal yang terbayang di benak; passion dan kesetiaan. Sebagai fans Juventus sejak awal milenium, selain Alex Del Piero, tentu saja saya menganggap Gigi – sapaan akrab Buffon- sebagai pemain yang paling spesial. Statusnya hampir sama dengan Del Piero, di mana mereka berdua bukanlah pemain hasil akademi Juventus, melainkan mulai berkembang di klub lain.

Del Piero mulai terlihat bakatnya di klub semenjana Italia, Padova, sementara sinar Buffon mulai benderang ketika memperkuat klub tradisional Serie-A yang pada era 90-an begitu disegani, yakni AC Parma. Buffon kemudian ditebus Juve dengan status kiper termahal dunia pada 2001.

Bagi saya, Buffon adalah kiper luar biasa, yang senantiasa disegani kawan maupun lawan. Ada sangat banyak kiper hebat yang terang-terangan mengaku begitu terinspirasi dari suksesor Del Piero sebagai kapten Juve ini, termasuk kiper yang dianggap rival abadi Buffon, Iker Cassillas.

Tak hanya sebatas kehebatan memblok bola, namun sikapnya yang selalu penuh semangat tanpa mengabaikan wibawa dan etika sebagai seorang profesional. Gigi selalu bermain penuh passion, tak henti-hentinya memotivasi rekannya baik dalam situasi unggul maupun tertinggal, begitu piawai membangkitkan semangat tim.

Ia merupakan langganan kiper terbaik di berbagai kompetisi. Dirinya juga merengkuh trofi paling bergengsi, Piala Dunia bersama tim nasional Italia pada 2006. Bersama Juventus, Buffon meraih semua gelar di Italia.

Sayang memang, prestasi Juve dengan Buffon-nya di kompetisi Eropa tak semulus di Liga. Tentu, semua orang tahu kisah memilukan seorang Buffon; gagal juara Liga Champions bersama Juventus di tiga edisi final. Kalah adu penalti dari Milan di 2003, ditekuk Barcelona 3-1 pada 2015, dan hancur 1-4 oleh Real Madrid musim lalu.

Selain kekalahan atas El Real tersebut, satu laga yang paling disesali Buffon adalah kekalahan 0-4 timnas Italia dari Spanyol di final Piala Eropa 2012. Saya lalu membayangkan, jika Juventus berhasil lolos ke final Liga Champions tahun ini lalu kalah lagi, maka Buffon akan mencetak rekor bertema tragedi yang epik; 4 kali final, semuanya kandas!

Daripada begitu, saya memilih berdoa Juventus tak usah lolos ke final saja. Saya sampai menangis dengan sunyi ketika Juventus kalah dari Real Madrid laga pamungkas Liga Champions musim lalu, mengingat itu adalah momen emas Buffon bisa meraih gelar Liga Champions Eropa.

Dan ketika Italia dipastikan tidak lolos ke Piala Dunia tahun ini, lantas melihat Buffon tak kuasa membendung air mata, maka getir mana lagi yang kau dustakan! Namun kemudian Buffon menyadari tak semua ekspektasi bisa tercapai. Ia dan Daniele De Rossi serta Andrea Barzagli memutuskan pensiun di timnas demi memulai era baru dan regenerasi Gli Azzuri.

Tak usah ditanya lagi, berkali-kali Buffon disodori tawaran mewah untuk bermain di klub wahid Eropa, semisal Barcelona dan Manchester United. Jawabannya tetap sama; TIDAK! Bahkan ketika badai terbesar datang menghempas Juventus, yakni terjerembab ke Serie-B akibat Calciopoli pada 2006, Buffon adalah satu dari beberapa pemain yang memilih setia, meski karirnya kemungkinan hancur.

Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, Patrick Vieira, Gianluca Zambrotta serta Zlatan Ibrahimovic berbondong-bondong menyelamatkan karir dengan terbang ke klub lain. Satu hal yang wajar saja, namun tidak dengan Buffon. Segala tawaran pindah tak ubahnya seperti bangkai undur-undur yang mati akibat menabrak mata pengendara motor. Tidak ada artinya.

Juventus, bagi Buffon, sudah seperti roh dan jiwa, terbang tenggelam akan selalu ia peluk sepenuh hati. Dan Tuhan agaknya tersentuh juga pada kesetiaan Buffon. Setahun berlaga di kasta kedua, Juventus kembali ke Serie-A setahun kemudian dan kembali berjaya hingga saat ini.

Ketika bermain bola di sawah semasa kanak-kanak, saya sering didapuk menjadi penjaga gawang yang tiangnya memakai bambu. Maka jadilah saya membayangkan diri sendiri menjelma Buffon yang hebat. Saking semangatnya terbang menghalau bola, kepala lantas terbentur bambu gawang yang kekar. Hasilnya sudah jelas, kepala benjol lalu tak masuk sekolah selama dua hari. Begitu menginspirasinya kiper legendaris berjuluk ‘Superman’ itu, hingga nyaris tak punya haters, seperti halnya Andrea Pirlo atau Ronaldinho.

Minggu, 28 Januari kemarin, Buffon resmi berusia 40 tahun. Ia mengindikasikan akan gantung sarung tangan akhir musim ini, meski belum pasti. Jika memang pensiun di usia 40, ia bukanlah yang tertua dalam mengakhiri karir. Mantan kiper Lazio, Marco Balotta bahkan pensiun di usia hampir 43 tahun. Di pertandingan terakhir melawan Atalanta tengah pekan ini yang merupakan debut Buffon setelah cedera dan absen di beberapa laga, ia malah tampil heroik dengan berhasil menggagalkan tendangan penalti lawan sehingga Juve berhasil mempertahankan keunggulan.

Hal itu menandakan bahwa usia tak berpengaruh apapun baginya. Rasa-rasanya, baik Juventus ataupun timnas Italia belum bisa dibilang mempunyai calon suksesor Buffon. Sebutlah Gigio Donnarumma atau Mattia Perin. Meski sudah mempunyai beberapa caps di level timnas dan tampil konsisten di klub, saya rasa belum bisa menyamai Buffon muda sekalipun.

Buffon adalah representasi sebuah loyalitas sejati. Ketika ditanya perihal kemungkinan mencoba mencicipi bermain di klub atau liga lain sebelum pensiun, dengan senyum mantap yang mengingatkan kita pada wajah aktor Bollywood Akshay Kumar, ia menjawab: “Juventus atau tidak sama sekali”.

Ah, kurang setia apalagi coba! Buffon adalah idola dan inspirasi mutlak. Menurut saya terlepas dari embel-embel fans Juventus, Buffon adalah kiper terbaik sepanjang sejarah sepakbola, melebihi Schmeichel, Dino Zoff atau Lev Yashin. Cassillas meraih segala jenis gelar, namun Buffon lebih teruji di segala situasi. (T)

Tags: ItaliaLIga Championsepakbola
Share13TweetSendShareSend
Previous Post

Lawan Korupsi, Bisa Mulai dari Ruang Kelas

Next Post

Jangan Jadi Petani di Bali, Berat…

Ida Bagus Pandit Parastu

Ida Bagus Pandit Parastu

Pelukis agak gila tapi sangat gila sepakbola. Sedang pacaran. Salah satu ilustrator tetap di tatkala.co ini tinggal di Jembrana

Related Posts

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

Read moreDetails

Penyair Kelas Teri

by Arief Rahzen
October 4, 2026
0
Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

Read moreDetails

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails
Next Post
Jangan Jadi Petani di Bali, Berat…

Jangan Jadi Petani di Bali, Berat…

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co