5 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Fajar Ramadan# Puisi-puisi: Kereta Waktu, Setelah Dunia Selesai

Fajar Ramadan by Fajar Ramadan
February 2, 2018
in Puisi

Pameran Shadow Nyoman Erawan di Bentara BUdaya Bali (2017)

.
KERETA WAKTU

Dalam kereta waktu
Adakah yang lebih menyakitkan
Dari badai dan pohon-pohon yang pergi
Rel-rel hanya tawarkan setasion demi setasion kematian

Sementara aku bersiap menemuimu
Dengan dada apa adanya;
Daratan dan dataran yang kau temu
Bila laut rasa-rasaku kering karena matamu

Kan kemana ini kereta berangkat
Menggaris bumi nelangsakah
Di mana tiap luka ditetaskan waktu
menjelma mawar mekar

Dalam kereta waktu
Pertobatan selalu tawarkan jasa
Untuk pertemuan yang biasa saja
Antara aku dan hampir dirimu

2017

UPACARA PENERIMAAN
Rites Of Initiation – Mal Waldron

Kulempar sebutir atom jiwaku
Ke hampa ruang matamu
Lalu meledak

Begitukah semesta semestinya dicipta
Sayang-sayangku

2017

Shadow, Nyoman Erawan

HAL-HAL BIASA DALAM UPACARA

Memekar bunga-bunga terdengar
dari sebutir waktu dan keheningan
Seperti jerit-jerit manusia
Ketika aku dalam melayang
: Akar dari tiap keindahan

Di legam jiwaku
Binatang-binatang hitam tengah dipersiap
Untuk alam raya
Perlahan-perlahan cahaya menerobos
Serupa ganih melengkapi tubuhku
: Batang dari tiap keindahan

Sebelum waktu menetas
Tubuhku dewasa ini
Dipilah jarum jam
Dijelmakannya hal-hal janggal:
Cinta dan pengembaraan
Yang akhirnya muncul sebagai buah
Dipetik tuhan
Busuk atau hampir busuk

2017

SETELAH DUNIA SELESAI
You – Mal Waldron

Pada hari keenam, katanya
Tapi, seluruh dirimu telah mengitari cerlang mataku
Semenjak kau ledakkan jiwa di sana
Semesta mulai bekerja

Tahun-tahun hanya menjaga gaung
Selama kita bersepakat
Aku semesta dan kau penghuninya
Baru kali ini kau sebebas itu

Kau milih bumi—jiwaku,
Seperti turunan Adam
Kau cerabuti rumput dan pohon menjulang
Kau keruk tubuh gunung lalu menengelamkannya ke laut

Akhirnya petang tak berjangkrik
Malam matang tak berlolong anjing
Pagi gigil tanpa burung becericit
Siang gersang tanpa apel di tanah

Sementara kebisuanku
Ingin katakan telah kuberi segala nikmat padamu
Tapi apa yang berharga dari semua itu
Meski kau tengah ada di dalam mataku—jiwaku

2017

KESENDIRIAN
The Seagulls Of Kristiansund- Mal Waldron

Kesendirian
Tiba untuk tumbuhkan sayap-sayapku lagi
Karenakepergianmu dan tempo lamban
Lagu kesukaanmu berangsur dikultuskan tuhan

Aku tiba di atas laut lepas yang badai
Kulihat diriku penuh bulu putih yang kuyup
Dan tubuhku tak pernah tahu
kali ini mesti melayang
Ketika aku tak tahu cara mengepak
Hanya tahu membentang sayap
Dan menahan lapar luar biasa

Setiap ingin kusebut namamu
Angin yang risau senantiasa membuatku goyah
Setiap aku hampir menyebut seluruh namamu
Tubuh ini tenggelam dan hampir tengggelam
Di lahap laut, terjerembab badai aduhai

Saat aku hampir mati di tubuh laut
Selalu kubayangkan diriku ini camar
Melayang melewati laut berbadai
Menuju kekediamanmu yang rahasia itu
Sekedar menyebut namamu
Dan utarakan pertobatan
Meski perasa-perasaku mati duluan

2017

MUSIK UNTUK HARI ITU
Walzt for Marianne

Kuajak kau ke taman
Dengan musik alam
Yang dimainkan waktu
Kugadaikan seluruh tubuhku
Pada nada dan temponya

Tiba tubuhku berbulu putih
Dan kakiku bercakar
Tiba tubuhmu berbulu hitam
Mirip angsa semisal diriku kini

Kulingkarkan leherku pada lehermu
Lalu kutumpaki punggungmu
Kau menjerit girang.

Namun, setelah diri kita
Melepas kebahagian itu
Aku merasa seperti pohon
Menanggalkan daunnya

Tak ada lagi harga
Dari semua itu
Kita bertatapan merasa
Ada yang merabas dari mata

Kita begitu nelangsa bukan
Seperti lagu alam ini
Yang hilang pendengarnya
Selamanya

2017

LADANG KAPAS
In the Land of Clusters – Mal Waldron

Angin berlari kencang
Dan kita yang beridiri di ini ladang
Menatap kapas matang berjatuhan
Semacam hujan yang lembut.

Aku dan hampir kamu
Berkata
Itukah jiwa kita
Yang pergi
Banyak dan sakit.

2017

SETELAH SENDIRI
All Alone – Mal Waldron

Ada jerit pertobatan di tengah kota mati
Penyair dan penari itu tenggak banyak kesedih
Berserah pada lagu yang didengungkan tuhan
Mereka gerakkan tubuh kasar dan lembutnya
Mereka menulis kata dan menyalakkannya
Semisal anjing najis menentang langit yang merah

Tapi, ketika semua selesai
Lihat di hati kita
Siapa yang mati dan hampir mati
Siapa yang mengantar tubuhmu
Dan memakamkannya di dada
Kita sendiri lagi

2017

Tags: Puisi
Share17TweetSendShareSend
Previous Post

Bersiap Mendengar Indonesia dari Antrabez, “Anak Terali Besi” Lapas Kerobokan

Next Post

Film Newton, Komedi Satir Menertawakan Demokrasi

Fajar Ramadan

Fajar Ramadan

Mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sekaligus sebagai pengurus Komunitas Apresiasi Sastra (ASAS) di kampus itu.

Related Posts

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

Read moreDetails

Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

by Andi Wirambara
June 27, 2026
0
Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

by Chusmeru
June 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Sajak Purnatugas

Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026
0
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

Read moreDetails

Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

by IRZI
June 13, 2026
0
Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

by Selendang Sulaiman
June 7, 2026
0
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

sore di gerbang tim. jam tiga sore, matahari pucat di belakang mendung,angin kencang menyapu sisa pohonan di cikini.aku duduk di...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

by Angga Wijaya
June 6, 2026
0
Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

DOA UNTUK TETANGGA Di beranda kos, aku kerap duduk sendiri. Dalam hatimengucap doa. Aku berdoa, semoga semua tetanggadiberi rezeki yang...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ama Gaspar

by Ama Gaspar
June 5, 2026
0
Puisi-puisi Ama Gaspar

Sajak Tentang Air IDari perut bumi, riwayat meambat di selasar masa;menjelma buih, pecik, riak, arus, dan air. Dari kulit tanah,...

Read moreDetails
Next Post

Film Newton, Komedi Satir Menertawakan Demokrasi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  
Khas

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

SAYA bersyukur  menjadi Panyarikan Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Kuta Selatan merangkap sebagai Kepala Sekolah yang membina  remaja SMA. Posisi...

by I Nyoman Tingkat
August 4, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

ADA banyak sambutan positif dan keceriaan di tengah peresmian tugu Nol Kilometer di depan Kantor Bupati Buleleng. Titik yang dibenahi...

by Sugi Lanus
August 4, 2026
Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita
Ulas Pentas

Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

Di Ambang Dualitas Eksistensial Dalam ruang pertunjukan yang temaram, pendar cahaya proyektor perlahan menghidupkan bidang panggung. Karya pertunjukan bertajuk DWI...

by Dewa Made Ari Kurniawan
August 4, 2026
Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia
Khas

Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang diketuai oleh Ashlikhatul Fuaddah, pada Sabtu, 25 Juli 2026 menyelenggarakan kegiatan...

by Ashlikhatul Fuaddah
August 4, 2026
SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co