2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Porseni FOK Undiksha Sportif & Seru – Coba Bandingkan dengan LI & SEA Games

Julio Saputra by Julio Saputra
February 2, 2018
in Feature

Foto-foto: Julio Saputra

 

Sebuah ajakan:

“Prik, ayo datang ke acara fakultasku.” kata seorang teman saya saat saya sedang serius membicarakan strategi jitu menikung pacar seseorang. Kata teman saya yang menjadi mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha, Singaraja, itu, dari tanggal 20 hingga 26 November 2017 fakultasnya akan mengadakan Porseni Mahasiswa FOK, sebuah acara besar tahunan yang diadakan dalam rangka ulang tahun fakultasnya.

Hhhhmmm, ini aneh, kenapa teman saya itu mengajak saya datang ke acara fakultasnya? Saya bukan mahasiswa FOK, bukan juga orang-orang penting seperti ketua BEM dan MPM yang memang sering diundang, bukan juga artis tanah air. Saya bukan siapa-siapa atuh, Mas, Mbak. Cuma seorang mahasiswa bahasa yang tak pernah berhasil mengkomunikasikan cintanya kepada seseorang. Ah lupakan. Saya bergumam dalam hati, “Datang nggak ya?”

Mendengar kata ‘porseni’, pikiran saya sudah jauh membayangkan berbagai kompetisi olahraga dan kesenian. Lalu, apa istimewanya? Saya yakin tidak akan ada bedanya dengan porseni-porseni lain yang pernah diadakan, kecuali status ‘mahasiswa’ sebagai pemainnya. Saya bergumam lagi, “Datang atau nggak nih?”

Saya berdikusi dengan diri saya, melapalkan mantra dan doa-doa memohon petunjuk kepada Tuhan menanyakan jalan mana yang harus saya tempuh, dan akhirnya, untuk menjaga hubungan baik dengan teman yang saya kenal saat KKN itu, saya mengangguk-angguk pelan. “Ya, aku pasti datang.” kata saya sambil tersenyum manis. Tak usah dibayangkan manisnya, nanti malah senyum-senyum sendiri.

Selasa, 21 November 2017, jam 1 siang, saya melesat menuju Kampus FOK Jinengdalem. Awalnya saya berniat untuk datang di hari sebelumnya, saat acara pembukaan Porseni Mahasiswa FOK, karena hari itu katanya ada parade budaya, ada atraksi-atraksi, ada penampilan dan lain-lain. Sayang sekali, yang namanya kuliah tak bisa ditinggalkan rupanya. Jadilah hari Selasa itu saya berangkat, sendirian, tanpa ditemani pacar saya. Eh, ngomong-ngomong pacar saya siapa ya? Lupa atuh.

Sampai di sana, saya langsung menuju GOR FOK Jinengdalem. Saat itu ada pertandingan volley, siapa lawan siapa saya tidak peduli. Segera saya menemui teman saya di tribun penonton. Teman saya itu, sebutlah namanya Andhy, nampak senang dengan kehadiran saya yang bukan siapa-siapa ini. Sebenarnya di sana ada lagi teman saya, seorang atlet volley yang mumpuni, namun karena ia akan bertugas menjadi wasit, saya memutuskan untuk tidak menghampirinya, dan “prrriiitttt” ternyata pertandingan dimulai, Bung.

Sportifitas Mahasiswa FOK

Nah, saat pertandingan volley itulah, saya mau tidak mau harus manampik segala penilaian saya terhadap Porseni Mahasiswa FOK Undiksha. Lho, memangnya kenapa? Meskipun mereka (mahasiswa FOK) bertanding di tengah-tengah GOR yang tidak sempurna alias belum selesai dibangun, mereka dapat menghidupkan suasana yang tak kalah greget dengan suasa saat pertandingan volley dalam kejuaran nasional. Merekalah yang memberikan nuansa olahraga bagi GOR yang tidak sempurna itu.

Kedua tim bermain sportif juga sengit. Tentu saja para pemainnya memiliki mental dan fisik yang kuat, dan sepertinya kebanyakan mahasiswa FOK memang seperti itu. Menurut saya lagi, yang bermain di sana adalah pemain pilihan dan andalan, dan sudah pasti mereka mengetahui peraturan bola volley resmi dan bersedia dengan senang hati menaatinya.

Nah, yang saya suka, mereka benar-benar menunjukan rasa hormat, ramah, semangat, jujur kepada sesama kawan, lawan, wasit dan penonton. Tidak ada keberpihakan dari wasit. Tidak ada “skandal” semacam yang biasa terjadi di SEA Games belum lama ini.

Tidak ada tiba-tiba pemotongan atau penambahan poin atau score yang bikin eneg seperti di Liga Indonesia (LI) belum lama ini. Setelah pertandingan usai pun, mereka tidak ada dendam satu sama lain (menurut saya, dalamnya hati siapa tahu), tapi saya yakin dari raut muka para pemain. Tak peduli kalah, tak peduli menang, mereka tetap senang. Mereka tetap semangat memeriahkan acara fakultas mereka.

Jadi, jangan bandingkan dengan SEA Games atau Liga Indonesia. Jelas Porseni Mahasiswa FOK ini tak sebanding. Tapi, bagi saya, Porseni ini jauh lebih sportif dan seruuuu.

Di Porseni ini, selain pemain, para penonton dan supporter juga membuat suasana menjadi lebih kompetitif. Mereka mendukung tim mereka dengan suara lantang. Teman saya, si Andhy ini, bahkan terlalu semangat dalam mendukung teman-temannya. Saking semangatnya sampai-sampai sakit tenggorokan, berujung pada batuk-batuk yang belum terobati hingga sekarang.

Penonton yang lain juga tak kalah semangat. Ada yang mengibar bendera, ada juga yang membawa kain atau spanduk yang menyala-nyala, dan pasti di antara mereka ada yang melapalkan mantra mendoakan tim mereka menang. Sebagian ada juga yang mengambil snapgram teman, sahabat, dan bisa jadi juga pacar mereka yang sedang bertanding.

Mereka ada untuk teman-teman mereka, dengan kata lain mereka ada untuk FOK. Tambahan, meski saya hanya menonton pertandingan volley, saya yakin suasana dan sportifitas yang sama dapat dirasakan di pertandingan cabang olahraga lainnya.

Rasa Memiliki

Rasa salut saya kepada FOK ini masih berlanjut ketika saya tahu bahwa bukan hanya mahasiswa yang bertanding dalam porseni tersebut. Alumni FOK, dosen, peserta PPG juga ikut berpartisipasi dalam porseni, khususnya dalam pertandingan cabang olahraga futsal. Sangat sesuai dengan tema kegiatannya “Satu Langkah untuk FOK Jaya”.

Itu benar-benar menunjukan bahwa semua warga FOK, baik mahasiswa, dosen maupun alumni benar-benar mempunyai ‘rasa memiliki’ yang patut diancungi jempol. Terutama bagi para dosen. Jarang sekali saya melihat dosen yang mau benar-benar berpartisipasi dalam kegiatan fakultas. Paling hanya datang saat ceremony kemudian hilang tanpa kabar. Hanya beberapa saja benar-benar mau berdedikasi. Tapi di FOK itu, hampir semua dosennya coy. Tak heran jika banyak mahasiswa yang mengatakan fakultas terkompak adalah FOK.

Saya mulai mengira-ngira, barangkali ‘rasa memiliki’ yang mereka punya lahir karena adanya rasa kebersamaan. Nah, rasa kebersamaan ini tentu saja ada karena sportifitas yang selalu mereka kedepankan dalam kegiatan Porseni Mahasiswa FOK. Bertanding dengan suasana gembira dan penuh sukacita juga semangat yang tinggi tentu akan mempererat tali persaudaraan di antara mereka.

Bisa jadi, kebersamaan mereka akan menjadikan FOK sebagai fakultas unggulan di Undiksha. “Kami terus berupaya bagaimana FOK ke depan menjadi kebanggaan Undiksha,” begitulah kata Dekan FOK, I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.O.

Tentang Porseni Mahasiswa FOK

Porseni Mahasiswa FOK tahun ini merupakan kegiatan peringatan ulang tahun FOK yang ke-11. Porseni Mahasiswa FOK (POMFOK) juga menjadi momentum untuk menggali lebih dalam prestasi-prestadi yang dimiliki mahasiswa FOK.

Diadakan dari tanggal 20 s/d 26 Desember 2017, POMFOK diisi dengan berbagai kegiatan, seperti pertandingan futsal, basket 3 on 3, bola voli, bulu tangkis, karaoke, dan jalan santai. Adapun juara pada POMFOK tahun ini.

  • Juara Umum 1 – Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga
  • Juara Umum 2 – Alumni
  • Juara Umum 3 – Penjaskesrek 7A
Tags: mahasiswaolahragaUndiksha
Share89TweetSendShareSend
Previous Post

Misteri Besar Tidur Gus Dur dan Sedikit Tentang Tidur Novanto

Next Post

Kabar Rupa dari Beijing: Estetika di Balik Budaya Dua Bangsa

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Es Waneng Tabanan dan Rasa Manis yang Bertahan Sejak 1938

by Wahyu Mahaputra
September 28, 2026
0
Es Waneng Tabanan dan Rasa Manis yang Bertahan Sejak 1938

CUKUP dengan uang tiga ribu rupiah saja, segelas penuh minuman es santan yang creamy dan menyegarkan sudah bisa mengalir di...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails
Next Post

Kabar Rupa dari Beijing: Estetika di Balik Budaya Dua Bangsa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co