12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Porseni FOK Undiksha Sportif & Seru – Coba Bandingkan dengan LI & SEA Games

Julio Saputra by Julio Saputra
February 2, 2018
in Feature

Foto-foto: Julio Saputra

 

Sebuah ajakan:

“Prik, ayo datang ke acara fakultasku.” kata seorang teman saya saat saya sedang serius membicarakan strategi jitu menikung pacar seseorang. Kata teman saya yang menjadi mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha, Singaraja, itu, dari tanggal 20 hingga 26 November 2017 fakultasnya akan mengadakan Porseni Mahasiswa FOK, sebuah acara besar tahunan yang diadakan dalam rangka ulang tahun fakultasnya.

Hhhhmmm, ini aneh, kenapa teman saya itu mengajak saya datang ke acara fakultasnya? Saya bukan mahasiswa FOK, bukan juga orang-orang penting seperti ketua BEM dan MPM yang memang sering diundang, bukan juga artis tanah air. Saya bukan siapa-siapa atuh, Mas, Mbak. Cuma seorang mahasiswa bahasa yang tak pernah berhasil mengkomunikasikan cintanya kepada seseorang. Ah lupakan. Saya bergumam dalam hati, “Datang nggak ya?”

Mendengar kata ‘porseni’, pikiran saya sudah jauh membayangkan berbagai kompetisi olahraga dan kesenian. Lalu, apa istimewanya? Saya yakin tidak akan ada bedanya dengan porseni-porseni lain yang pernah diadakan, kecuali status ‘mahasiswa’ sebagai pemainnya. Saya bergumam lagi, “Datang atau nggak nih?”

Saya berdikusi dengan diri saya, melapalkan mantra dan doa-doa memohon petunjuk kepada Tuhan menanyakan jalan mana yang harus saya tempuh, dan akhirnya, untuk menjaga hubungan baik dengan teman yang saya kenal saat KKN itu, saya mengangguk-angguk pelan. “Ya, aku pasti datang.” kata saya sambil tersenyum manis. Tak usah dibayangkan manisnya, nanti malah senyum-senyum sendiri.

Selasa, 21 November 2017, jam 1 siang, saya melesat menuju Kampus FOK Jinengdalem. Awalnya saya berniat untuk datang di hari sebelumnya, saat acara pembukaan Porseni Mahasiswa FOK, karena hari itu katanya ada parade budaya, ada atraksi-atraksi, ada penampilan dan lain-lain. Sayang sekali, yang namanya kuliah tak bisa ditinggalkan rupanya. Jadilah hari Selasa itu saya berangkat, sendirian, tanpa ditemani pacar saya. Eh, ngomong-ngomong pacar saya siapa ya? Lupa atuh.

Sampai di sana, saya langsung menuju GOR FOK Jinengdalem. Saat itu ada pertandingan volley, siapa lawan siapa saya tidak peduli. Segera saya menemui teman saya di tribun penonton. Teman saya itu, sebutlah namanya Andhy, nampak senang dengan kehadiran saya yang bukan siapa-siapa ini. Sebenarnya di sana ada lagi teman saya, seorang atlet volley yang mumpuni, namun karena ia akan bertugas menjadi wasit, saya memutuskan untuk tidak menghampirinya, dan “prrriiitttt” ternyata pertandingan dimulai, Bung.

Sportifitas Mahasiswa FOK

Nah, saat pertandingan volley itulah, saya mau tidak mau harus manampik segala penilaian saya terhadap Porseni Mahasiswa FOK Undiksha. Lho, memangnya kenapa? Meskipun mereka (mahasiswa FOK) bertanding di tengah-tengah GOR yang tidak sempurna alias belum selesai dibangun, mereka dapat menghidupkan suasana yang tak kalah greget dengan suasa saat pertandingan volley dalam kejuaran nasional. Merekalah yang memberikan nuansa olahraga bagi GOR yang tidak sempurna itu.

Kedua tim bermain sportif juga sengit. Tentu saja para pemainnya memiliki mental dan fisik yang kuat, dan sepertinya kebanyakan mahasiswa FOK memang seperti itu. Menurut saya lagi, yang bermain di sana adalah pemain pilihan dan andalan, dan sudah pasti mereka mengetahui peraturan bola volley resmi dan bersedia dengan senang hati menaatinya.

Nah, yang saya suka, mereka benar-benar menunjukan rasa hormat, ramah, semangat, jujur kepada sesama kawan, lawan, wasit dan penonton. Tidak ada keberpihakan dari wasit. Tidak ada “skandal” semacam yang biasa terjadi di SEA Games belum lama ini.

Tidak ada tiba-tiba pemotongan atau penambahan poin atau score yang bikin eneg seperti di Liga Indonesia (LI) belum lama ini. Setelah pertandingan usai pun, mereka tidak ada dendam satu sama lain (menurut saya, dalamnya hati siapa tahu), tapi saya yakin dari raut muka para pemain. Tak peduli kalah, tak peduli menang, mereka tetap senang. Mereka tetap semangat memeriahkan acara fakultas mereka.

Jadi, jangan bandingkan dengan SEA Games atau Liga Indonesia. Jelas Porseni Mahasiswa FOK ini tak sebanding. Tapi, bagi saya, Porseni ini jauh lebih sportif dan seruuuu.

Di Porseni ini, selain pemain, para penonton dan supporter juga membuat suasana menjadi lebih kompetitif. Mereka mendukung tim mereka dengan suara lantang. Teman saya, si Andhy ini, bahkan terlalu semangat dalam mendukung teman-temannya. Saking semangatnya sampai-sampai sakit tenggorokan, berujung pada batuk-batuk yang belum terobati hingga sekarang.

Penonton yang lain juga tak kalah semangat. Ada yang mengibar bendera, ada juga yang membawa kain atau spanduk yang menyala-nyala, dan pasti di antara mereka ada yang melapalkan mantra mendoakan tim mereka menang. Sebagian ada juga yang mengambil snapgram teman, sahabat, dan bisa jadi juga pacar mereka yang sedang bertanding.

Mereka ada untuk teman-teman mereka, dengan kata lain mereka ada untuk FOK. Tambahan, meski saya hanya menonton pertandingan volley, saya yakin suasana dan sportifitas yang sama dapat dirasakan di pertandingan cabang olahraga lainnya.

Rasa Memiliki

Rasa salut saya kepada FOK ini masih berlanjut ketika saya tahu bahwa bukan hanya mahasiswa yang bertanding dalam porseni tersebut. Alumni FOK, dosen, peserta PPG juga ikut berpartisipasi dalam porseni, khususnya dalam pertandingan cabang olahraga futsal. Sangat sesuai dengan tema kegiatannya “Satu Langkah untuk FOK Jaya”.

Itu benar-benar menunjukan bahwa semua warga FOK, baik mahasiswa, dosen maupun alumni benar-benar mempunyai ‘rasa memiliki’ yang patut diancungi jempol. Terutama bagi para dosen. Jarang sekali saya melihat dosen yang mau benar-benar berpartisipasi dalam kegiatan fakultas. Paling hanya datang saat ceremony kemudian hilang tanpa kabar. Hanya beberapa saja benar-benar mau berdedikasi. Tapi di FOK itu, hampir semua dosennya coy. Tak heran jika banyak mahasiswa yang mengatakan fakultas terkompak adalah FOK.

Saya mulai mengira-ngira, barangkali ‘rasa memiliki’ yang mereka punya lahir karena adanya rasa kebersamaan. Nah, rasa kebersamaan ini tentu saja ada karena sportifitas yang selalu mereka kedepankan dalam kegiatan Porseni Mahasiswa FOK. Bertanding dengan suasana gembira dan penuh sukacita juga semangat yang tinggi tentu akan mempererat tali persaudaraan di antara mereka.

Bisa jadi, kebersamaan mereka akan menjadikan FOK sebagai fakultas unggulan di Undiksha. “Kami terus berupaya bagaimana FOK ke depan menjadi kebanggaan Undiksha,” begitulah kata Dekan FOK, I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.O.

Tentang Porseni Mahasiswa FOK

Porseni Mahasiswa FOK tahun ini merupakan kegiatan peringatan ulang tahun FOK yang ke-11. Porseni Mahasiswa FOK (POMFOK) juga menjadi momentum untuk menggali lebih dalam prestasi-prestadi yang dimiliki mahasiswa FOK.

Diadakan dari tanggal 20 s/d 26 Desember 2017, POMFOK diisi dengan berbagai kegiatan, seperti pertandingan futsal, basket 3 on 3, bola voli, bulu tangkis, karaoke, dan jalan santai. Adapun juara pada POMFOK tahun ini.

  • Juara Umum 1 – Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga
  • Juara Umum 2 – Alumni
  • Juara Umum 3 – Penjaskesrek 7A
Tags: mahasiswaolahragaUndiksha
Share89TweetSendShareSend
Previous Post

Misteri Besar Tidur Gus Dur dan Sedikit Tentang Tidur Novanto

Next Post

Kabar Rupa dari Beijing: Estetika di Balik Budaya Dua Bangsa

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

by tatkala
September 11, 2026
0
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

Read moreDetails

Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
0
Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

BELANTIKA musik Bali kembali mendapat warna baru. Kali ini datang dari Satria N Band, grup musik yang mencoba membawa pop-punk...

Read moreDetails
Next Post

Kabar Rupa dari Beijing: Estetika di Balik Budaya Dua Bangsa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co