23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Oi, Band Kosong Satu, Dengarkan Iwan Fals tentang Fanatisme Panjang-Lebar

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
February 2, 2018
in Esai

Foto: Istimewa

SAYA melihat melalui laman facebook, sejumlah teman saya dari Singaraja sedang berada di Lampung. Dari foto-foto yang saya lihat saya yakin mereka sedang berbahagia. Mereka tersenyum dan wajahnya menunjukkan mereka sedang bersiap memperjuangkan sesuatu yang penting, mungkin perjuangan untuk Nusa dan Bangsa, mungkin juga dibarengi dengan tujuan pengembangan diri mereka sendiri.

Penting? Tentu saja. Mereka sedang mengikuti Musyarawarah Nasional (Munas) Oi VI, 21-23 April 2017. Apa itu Oi? Jangan cerewet. Tak baik jadi orang cerewet saat melihat orang lain sedang bergembira, bersemangat dan tentu saja berbahagia.

Oi memang sebuah ormas nasional yang pengurus dan anggotanya sebagian besar (untuk tidak menyebut semuanya) adalah penggemar penyayi dan tokoh nasional Iwan Fals. Tapi saya tahu, para penggemar Iwan Fals yang kumpul di Lampung itu bukan sedang memuja-muja Iwan Fals, bukan juga sedang memperjuangkan Iwan Fals, misalnya untuk menjadi Presiden. Bukan.

Awalnya, memang, mereka disatukan oleh naluri fanatisme terhadap lagu-lagu Iwan Fals, lalu dikuatkan lagi oleh ketokohan Iwan Fals, namun kemudian mereka direkatkan oleh hal-hal yang  jauh lebih panjang dan lebih lebar dari sekadar urusan musik dan senang-senang, yakni niat bersama memperbaiki Indonesia melalui aksi sosial, perbaikan lingkungan dan penyebaran nilai-nilai kemanusiaan.

Saya menyebutkan dengan istilah fanatisme panjang-lebar, tentu untuk membedakan dengan istilah fanatisme sempit. Fanatisme sempit, kita tahu, sering digunakan untuk memberi cap pada seseorang yang mengidolakan selebritis atau tokoh tertentu secara membabi-buta. Si selebritis pakai cukuran cepak, sang fans ikutan cepak. Si selebritis pakai lipstick ungu karena dia janda, eh, si penggemar ikut, padahal masih perawan ting-ting. Di sisi lain banyak juga selebritis yang menikmati “kesetiaan” para penggemarnya dengan menunjukkan fanatisme semacam itu.

Fans Iwan Fals jauh dari kesan seperti itu. Meski pun mereka memiliki fanatisme yang kuat terhadap Iwan, namun jangkauannya tidaklah sesempit urusan lipstick atau model cukuran rambut. Fanatisme mereka melebar ke urusan yang lebih besar. Bukan lagi urusan mode dan trend terhadap tubuh, melainkan jauh kepada urusan kemanusiaan.

Tentu saja karakter penggemar semacam itu tidak tercipta dengan sendirinya. Iwan Fals bersama istrinya, Rosana, turut serta membentuk karakter penggemar dengan fanatisme panjang-lebar seperti itu. Iwan dan sang istri membentuk Oi. Programnya, salah satu, memang menularkan semangat berkarya di bidang musik. Tapi program lain jauh lebih dianggap penting, yakni menularkan obsesi-obsesi luhur Iwan Fals terhadap perbaikan alam dan lingkungan, perjuangan sosial, dan peningkatan sumber daya manusia.

Band Kosong Satu

Oktober 2016, Iwan Fals menularkan secara nyata obsesi luhurnya kepada anggota Oi Bali di Kota Singaraja. Dalam rangkaian acara Tour Silaturahmi Oi, Iwan bersama pasukan BPP Oi menggelar berbagai kegiatan bertajuk Jaga Bumi, mulai dari bersih-bersih pantai, ngobrol bareng, hingga konser musik.

Iwan membagi pemikirannya secara alami dengan ngobrol di warung, duduk bersama penggemar di mana saja, sekaligus ikut melakukan apa yang dilakukan pengemarnya.

Di tengah guyub itulah Iwan mendengar ada Band Oi di Singaraja yang selama ini pentas dengan membawakan lagu-lagu Iwan Fals. Sebagai selebritis Iwan tentu senang, namun sebagai seorang tokoh yang bukan sekadar selebritis, ia kemudian memberi pengertian: bahwa Ormas Oi dibentuk untuk mengembangkan sedalam-dalamnya potensi diri dari masing-masing anggota Oi. Jadi, anggota Oi tidak harus meniru Iwan Fals. Tak harus membawakan lagu-lagu Iwan Fals. Jika itu dilakukan, maka kreativitas akan mandeg, dan potensi diri anggota Oi tak akan berkembang.

Sikap Iwan Fals itu sebagai satu bukti penting betapa ia adalah tokoh yang tak egois, tak suka memanfaatkan penggemarnya sendiri, dan sekaligus tak berjarak dengan penggemar. Ia punya visi jauh ke depan untuk mengembangkan potensi dan karakter masing-masing orang-orang. Tujuannya sudah pasti, Iwan ingin melihat anggota Oi berkembang melebihi dirinya sendiri.

Dengan begitu, Band Oi akhirnya berubah menjadi Band Kosong Satu atau Kosong Satu Band. Nama Kosong Satu tentu merupakan reinkarnasi dari Oi. Jika diangkakan, 01 tentu saja masih bisa dibaca seperti kata Oi.

Petuah Iwan Fals sungguh dicerna dengan baik. Band Kosong Satu, meski sesekali masih membawakan lagu Iwan Fals (misalnya karena diminta oleh penggemarnya), kini band  yang mengusung tema Pop Rock itu menunjukkan karakter matang, mandiri, dan punya keinginan terus untuk berubah menjadi lebih baik.

Band ini digawangi lima personil yang terdiri dari Andik (vokal), Angga Pratangga (gitar), Agung Indrayana (gitar), Dedy Yastika(bass) dan Ojes (Drum). Dan mereka sepakat mengusung lagu berbahasa Bali dengan tetap mempertahankan cirri-ciri modern dan kontemporer dalam musiknya.

Band ini punya potensi besar untuk maju dan mengembangkan diri sebagaimana spirit yang ditular Iwan Fals. Apalagi personil band ini sudah cukup lama berkecimpung dalam dunia musik, seperti Angga yang merupakan gitaris blues yang pernah melanglang dalam hiruk-pikuk dan lalu-lintas permusikan di ibukota, bahkan pernah bergabung dalam manajemen dengan label nasional ternama di Jakarta.

Single perdana Kosong Satu berjudul “Jak Mekejang Menyama” yang menceritakan tentang pesan kekompakan sebagai mahkluk sosial untuk menciptakan hidup yang harmonis. Diharapkan dengan karya-karya yang mereka gagas dapat memberikan warna serta meramaikan belantika Musik di Bali.

Dengan pengalaman dan semangat yang terus hidup, Kosong Satu bisa jadi akan melanglang sebagai band dengan karakter yang kuat.

Jika suatu kali Iwan Fals sempat menonton Kosong Satu, ia pasti senang. Karena ia akan melihat betapa visi Oi sudah dijalankan dengan benar, yakni visi untuk mengembangkan kebudayaan daerah (bahasa Bali), sekaligus visi untuk mengembangkan musik nasional, sekaligus juga visi untuk mengembangkan potensi emas di masing-masing anggota Oi.

Selamat, Kosong Satu. Selamat bermunas teman-teman Oi di Lampung. (T)

Tags: baliIwan FalsmusikSingaraja
Share73TweetSendShareSend
Previous Post

Uang Baru Bikin Mata Biru, Uang Kuno Bikin Hati Tergetar

Next Post

Arnata Pakangraras# Kota Ini Hanya Cahaya

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails

‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

by Pande Susan
June 18, 2026
0
‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

SAAT matahari mulai menuju satu garis lurus di atas kepala, derau ritmis mengisi ruang di bawah atap Bale Daja rumahku...

Read moreDetails
Next Post

Arnata Pakangraras# Kota Ini Hanya Cahaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026
Lubang | Cerpen Asmaran Dani
Cerpen

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

by Asmaran Dani
June 21, 2026
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi
Puisi

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

by Mahesa Putra
June 21, 2026
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045
Esai

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

by Dewa Rhadea
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co