23 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Siap-siap ke Lovina Festival 2026

Komang Puja Savitri by Komang Puja Savitri
July 24, 2026
in Panggung
Siap-siap ke Lovina Festival 2026

Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra saat jumpa pers Lovina Festival 2026

“Hari ini kesiapan sudah seratus persen,” ucap Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra membuka jumpa pers di Spice Dive Beach Club, Kamis (23/7). Kalimat itu menjadi penanda bahwa pesisir utara Bali kembali bersolek.

“Lovina mulai hidup kembali,” lanjutnya.

Ucapan itu terdengar sederhana. Namun, perubahan di Pantai Lovina kini mudah terlihat. Sejak jalur pedestrian selesai ditata, kawasan pesisir itu menghadirkan wajah baru. Laut tetap tenang, perahu-perahu nelayan melaut seperti biasa, sementara angin pantai berembus melintasi Tasikmadu. Dalam beberapa hari ke depan, pesisir itu akan dipenuhi beragam pertunjukan seni tradisional, seni modern, serta berbagai side event yang meramaikan Pantai Lovina.

Suasana itulah yang akan mewarnai Lovina Festival 2026 pada 24–28 Juli. Memasuki penyelenggaraan ke-12, festival mengusung tema Theatre of Dolphins, yang menggambarkan Lovina sebagai panggung alam tempat laut, lumba-lumba hidup berdampingan bebas dengan masyarakat, budaya, dan kearifan lokal.

Beragam agenda disiapkan untuk mempromosikan destinasi kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Pemerintah Kabupaten Buleleng menargetkan sekitar 25 ribu kunjungan selama lima hari penyelenggaraan. Salah satu indikatornya terlihat pada lomba perahu layar mini yang mencatat 1.230 peserta, hampir dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Peserta datang dari berbagai daerah di Bali, bahkan Banyuwangi turut mengirimkan wakilnya.

Menurut Sutjidra, meningkatnya jumlah peserta menunjukkan bahwa Lovina Festival semakin dikenal wisatawan dari luar daerah.

“Kalau peserta datang dari luar daerah, mereka tentu menginap, makan di warung, menikmati wisata lumba-lumba, berbelanja di UMKM, lalu mengunjungi destinasi lain di sekitar Lovina. Pergerakan seperti itu yang kami harapkan terus tumbuh,” ujarnya.

Laut menjadi ruang pertama yang menyambut pengunjung festival.

Di atas perairan yang setiap pagi menjadi habitat lumba-lumba, ribuan perahu layar mini akan bergerak mengikuti arah angin. Seluruh perahu dibuat sendiri oleh para peserta, lengkap dengan tiang dan layar yang mengandalkan hembusan angin sebagai tenaga penggerak.

Tradisi ini telah lama hidup di tengah masyarakat pesisir Bali Utara. Bermula dari permainan sederhana, perahu layar mini kemudian berkembang menjadi atraksi yang selalu dinantikan setiap kali Lovina Festival digelar.

Tahun ini perlombaan berlangsung selama dua hari dengan sistem gugur. Sepuluh perahu dilepas dalam setiap putaran, kemudian dua tercepat melaju ke babak berikutnya hingga menyisakan para finalis.

Tokoh pariwisata Buleleng, Nyoman Arya Astawa atau yang akrab disapa Mang Dauh, menilai lonjakan jumlah peserta menjadi pertanda bahwa gaung Lovina Festival semakin luas.

“Bahkan teman saya tidak bisa mendapatkan hotel di kawasan Lovina karena sudah penuh,” katanya.

Menurut Mang Dauh, sebagian besar peserta datang bersama keluarga maupun kerabat. Mereka menghabiskan waktu beberapa hari di Lovina, menikmati wisata lumba-lumba, mencicipi kuliner lokal, hingga berbelanja di kios-kios masyarakat.

“Kalau mereka tinggal lebih lama, perputaran ekonomi ikut bergerak,” ujarnya.

Dari pesisir, festival berlanjut menuju desa.

Di Desa Kaliasem, lomba sapi gerumbungan kembali digelar sebagai bagian dari identitas agraris Bali Utara. Sebanyak 14 pasangan sapi akan memasuki arena dengan balutan hiasan berwarna-warni, menampilkan kekompakan langkah yang selama puluhan tahun menjadi kebanggaan para peternak.

Tradisi tersebut lahir dari kehidupan masyarakat pedesaan. Seiring waktu, sapi gerumbungan berkembang menjadi pertunjukan yang memperlihatkan keterampilan joki, keindahan tata rias, sekaligus hubungan masyarakat dengan dunia pertanian.

Melalui festival ini, wisatawan diajak mengenal sisi lain Bali Utara yang tumbuh dari sawah, ladang, dan desa-desa di sekitar kawasan pesisir.

Panitia juga memperkenalkan Lovina Cross Country, lintasan lari sejauh delapan kilometer yang melintasi Tasikmadu, Kalibukbuk, Kaliasem, hingga Temukus sebelum kembali ke garis akhir.

Sekitar 250 pelari telah mendaftarkan diri.

Rute tersebut dirancang agar peserta menyusuri bentang alam Bali Utara melalui jalan-jalan desa, hamparan sawah, kawasan perbukitan, lalu kembali bertemu laut. Di sejumlah titik, masyarakat akan menyambut para pelari dengan baleganjur dan kesenian tradisional sehingga menghadirkan pengalaman yang lekat dengan kehidupan masyarakat setempat.

Di tengah berbagai pertunjukan dan perlombaan, festival juga menyediakan ruang untuk membaca kembali sejarah Lovina.

Panitia menghadirkan bedah buku Bunga Rampai Anak Agung Pandji Tisna yang disusun Anak Agung Ngurah Ugrasena. Agenda tersebut mengajak publik menelusuri kembali pemikiran Anak Agung Pandji Tisna, sastrawan sekaligus tokoh yang memperkenalkan nama Lovina kepada dunia.

Melalui buku itu, perjalanan Pandji Tisna dibaca dari berbagai sudut pandang, mulai dari kebudayaan, masyarakat Bali Utara, hingga pandangannya terhadap laut utara Bali sebagai ruang hidup yang terus berkembang.

Penanggung jawab Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni, menjelaskan bahwa tema Theatre of Dolphins dipilih untuk menggambarkan Lovina sebagai panggung alam tempat lumba-lumba, manusia, seni, budaya, dan kehidupan pesisir saling bertemu.

Festival tahun ini berlangsung di dua kawasan. Tasikmadu menjadi pusat kegiatan pada 24–26 Juli, kemudian rangkaian acara berlanjut di Pantai Binaria hingga 28 Juli. Selama lima hari, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan seni tradisional dan modern, Gerakan Gemar Makan Ikan, diskusi ekonomi kreatif, workshop, pameran UMKM, serta berbagai kegiatan komunitas.

Sebanyak 250 seniman dan pengisi acara, 82 pelaku UMKM, serta 44 komunitas terlibat dalam festival yang menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Menjelang matahari tenggelam, Lovina kembali memperlihatkan denyut kehidupan yang akrab bagi masyarakat pesisir.

Anak-anak berlari di sepanjang pedestrian. Wisatawan berhenti memotret laut yang mulai berubah warna. Pedagang sibuk menata dagangan. Di kejauhan, panggung-panggung telah berdiri menunggu pertunjukan dimulai.

Dalam beberapa hari ke depan, ribuan perahu layar mini akan kembali memenuhi laut. Sapi gerumbungan memasuki arena. Para pelari melintasi sawah dan jalan-jalan desa. Seniman bergantian tampil di atas panggung. Pembaca berkumpul membicarakan Pandji Tisna.

Semua peristiwa itu akan berlangsung di pesisir utara Bali, tempat laut, tradisi, kesenian, literasi, dan kehidupan masyarakat bertemu dalam satu perayaan. Melalui Lovina Festival 2026, kawasan ini kembali menunjukkan wajahnya sebagai ruang yang terus hidup, dirawat oleh warganya, dan terbuka bagi siapa saja yang ingin mengenalnya lebih dekat.[T]

Reporter/Penulis: Puja Savitri
Editor: Jaswanto

Tags: Festival LovinaLovinaPemkab Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika Negara Kehilangan Hak untuk Dipercaya

Next Post

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

Komang Puja Savitri

Komang Puja Savitri

Mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails
Next Post
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

Kesetiaan Itu Mahal ------Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia
Budaya

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

by tatkala
September 23, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Mengantisipasi Mafia Tanah di Indonesia

 Land and investment. Nowadays, it not only has a social function, but has become an economic and political commodity. Mendengar...

by I Made Pria Dharsana
September 23, 2026
Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian
Politik

Tut Karben Raih Suara Terbanyak di Pilkel Guwang, Gagasan Kini Menanti Pembuktian

PEMILIHAN Perbekel Desa Guwang 2026 telah usai. I Ketut Karben Wardana meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara yang berlangsung pada...

by Dede Putra Wiguna
September 23, 2026
Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif
Ulas Rupa

Sari Pati yang Tinggal di Kanvas, Ketika Perempuan Membawa Semesta di Dalam Dirinya —Membaca Dunia Imajinasi, Alam, Ingatan, dan Spiritualitas dalam Lukisan Surealisme Dekoratif

Datang Setelah Riuh Saya datang ketika riuh telah selesai. Pameran telah usai dibuka, sebagian pengunjung mulai beranjak, percakapan telah menemukan...

by Emi Suy
September 23, 2026
Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik
Esai

Antara “Mindfulness” dan Kebutuhan Dasar: Menakar Sensitivitas Sosial Figur Publik

KONTEN mindfulness dari Maudy Ayunda yang mengajak masyarakat menata respons emosional di tengah maraknya berita buruk memicu gelombang kritik netizen....

by Gema Pertiwi
September 22, 2026
Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”
Pop

Jelang Album “Raja Pasir”, Jangar Lepas “K3” dan “Waktu”

SETELAH merilis single “Air Keras”, Jangar melanjutkan perjalanan menuju album penuh kedua mereka, Raja Pasir, dengan melepas dua lagu sekaligus,...

by Dede Putra Wiguna
September 22, 2026
Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga
Esai

Membaca Tanda: Kijang Berkelana di Tengah Kebun Kopi Warga

SUASANA pagi hari di kebun di Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Buleleng diwarnai oleh suara burung, embun yang masih menggantung di...

by I Ketut Suar Adnyana
September 22, 2026
Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati
Esai

Merenungkan Kembali Suka-Duka-Lara-Pati

SEJAK menjalani pengobatan kanker kelenjar getah bening, rumah sakit menjadi tempat yang lebih sering saya datangi. Saya duduk di ruang...

by Angga Wijaya
September 22, 2026
Guci Nasib di Titik Nol Kota
Ulas Rupa

Guci Nasib di Titik Nol Kota

”….dalam labirin, aku mencari guci nasibku, yang tersimpan dalam kabut kebuntuan, membentur dalam setiap sudut dinding, tak tahu jalan pulang,...

by I Wayan Westa
September 22, 2026
Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi
Ulas Film

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi

ENIGMA adalah program kompilasi film pendek dalam ajang Minikino Film Week 12 (MFW12) yang mengusung subjudul What Goes Around Comes...

by Arya Dhamma Nanda
September 21, 2026
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir
Lingkungan

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

by tatkala
September 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Bahasa Penjilat: Komunikasi dan Relasi Kuasa dalam Politik

KOMUNIKASI semestinya mampu menjadi jembatan untuk menyampaikan kebenaran. Namun dalam politik, komunikasi kerap berubah fungsi. Ia bukan lagi sarana untuk...

by Chusmeru
September 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co