11 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama

I Gede Joni Suhartawan by I Gede Joni Suhartawan
May 8, 2026
in Esai
Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama

Ilustrasi tatkala.co | Canva

DATA BPS Februari 2026 membuat kita harus berhenti pura-pura tidak hirau: tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK  8.62%..! Tertinggi dari semua jenjang Pendidikan. Kalahkan SMA 6.93%, dan S1 5,89%.

Saya ulang lagi biar telinga kita semua bangun tidur: Sekolah Menengah Kejuruan, sekolah yang katanya, “lulus langsung kerja”, justru penyumbang pengangguran terbesar di negeri ini!

Ini bukan lagi anomali. Ini ironi sistemik. Tamparank eras buat tata kelola Pendidikan, industry dan ketengakerjaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalau soal tata kelola, mari kita curigai hal sebagai berikut:

Lulusan SMK Gagal terserap karena 3 Kementerian jalan sendiri-sendiri!

Mari jujur. Masalahnya bukan pada anak-anak SMK-nya. Anak-anak kit aitu rajin dan semangat penuh harapan. Mereka praktek sampai berpeluh. Orang tuanya penuh harap. Masalah tidak di mereka. Masalah jelas: Kementerian tidak nyambung sesamanya, terutam tiga Kementerian paling bertanggung jawab soal pengangguran:

  1. Kemendikbudristek, sepertinya Kementerian ini asyik urusan cetak mencetak  lulusan TKJ, otomotif, tata boga.
  2. Kemenperin, kita tahu konsentrasinya mendorong industry yang membutuhkan operator mesin CNC, teknisi EV, ahli data.
  3. Kemnaker, memegang data lowongan kerja, tapi data ini tidak pernah jadi kurikulum yang konsisten di sekolah.

Apa hasilnya? Tidak terjadi link and match antara kebutuhan, kurikulum dan data lowongan kerja! Anak SMK lulus bawa ijazah Teknik Kendaraan Ringan (“otomotif”), tetapi sementara itu bengkel sudah tidak ada berganti jadi kendaraan Listrik. Anak lulus TKJ jago install Windows, tapi industry butuh anak yang ngerti cloud dan cyber security. Ini sekadar contoh nyaplir itu.

Ini namanya gagal napas koordinasi : Tiga Menteri satu cabinet, tapi urus anak bangsa seperti tiga negara beda benua.

DPR punya Komisi, Tapi Mana Pengawasab dan Kordinasinya?

Saya tidak mau cuma “menggugat” eksekutif tersebut. DPR yang terhormat juga harus mengaca. Kita punya Komisi X urus Pendidikan, Komisi VI urus industry dan Komisi IX urus ketenagakerjaan. Pertanyaannya, selama 2 tahun angka pengangguran SMK selalu tertinggi, apa yang telah wakil-wakil terhormat ini lakukan?

Sudahkah Komisi X panggil Mendikbud bertanya kenapa 60% alat praktek SMK sudah usang? Berapa kali Komisi VI panggil Menperin tanya kenapa industri “ogah” terima anak magang dari SMK? Berapa kali Komisi IX evaluasi kenapa Balai Latihan Kerja sepi, sementara anak SMK nganggur?

Kalau fungsi pengawasan tidak serius, buat apa ada Komisi itu di DPR? Rapat dengar pendapat janganlah lagi  cuma selesai jadi drama panggung marah-marah di depan kamera.

 

Industri Juga Jangan Cuci Tangan

Tentu, kita tidak bela pemerintah saja. Pengusaha juga harus ikut bertanggung jawab. Tiap tahun mereka teriak “kekurangan tenaga kerja terampil” tetapi giliran SMK minta tempat magang, dijawab “belum butuh”. Giliran diminta membantu kurikulum, berkelit “sibuk dan itu urusan sekolah!”

Kalau industri mau enaknya saja, minta SDM siap pakai tapi tidak mau investasi pelatihan, ya, jangan menggerutu ketika harus impor tenaga kerja dari luar.

Semoga tamparan ke muka kita bersama ini tidak membuahkan prilaku saling menyalahkan melainkan saling gisi  (saling berpegang tangan), terutama untuk menemukan Solusi bersama yang menurut hemat saya mungkin bertumpu kepada tiga hal utama ini senbagai kunci:

  • Kurikulum

    Benahi kurikulum melibatkan Kadin dan Asosiasi Industri, termasuk jika buka jurusan atau sekolah kejuruan baru, wajib Kadin dan Asosiasi Industri ikut tanda tangan.

    • Satu Data Satu Komando.

      Ketiga Kementerian: Kemendikbud Ristek, Kemenperin dan Kemnaker plus DPR perlu membentuk Satgas “link & match” secara nasional dengan target pengangguran SMK harus di bawah 1%. Kalau target tidak tercapai, mundur.

      • Insentif Pajak

      Berikan insentif pajak kepada Industri yang bersedia menyelenggarakan semacam “pusat diklat” di SMK, yang bersedia mengangkat guru tamu/bantu dan yang mau merekrut 50% anak magang dari SMK di perusahaannya.

      Anak mau masuk SMK sudah bisa dipastikan karena ingin cepat kerja, cepat bisa bantu orang tua. Mereka “rela” tidak kuliah. Jangan sampai mereka malah mendapat “pelecehan” ganda: pertama, diberi ijazah yang tidak laku pasar, kedua dengan mengatakan sambil lalu, “salah jurusan”

      Pengangguran anak SMK jelas bukan salahnya anak-anak selain salahnya kita bersama: yang bikin kebijakan, yang mengawasai dan yang memberikan anggaran. SMK dibentuk bukan untuk mencetak lulusan tetapi untuk mencetak lulusan yang bekerja. [T]

      Prambanan, 7/5/2026

      Penulis: I Gede Joni Suhartawan
      Editor: Adnyana Ole

      Tags: Pendidikanpengangguransekolah kejuruan
      ShareTweetSendShareSend
      Previous Post

      Trio Brunkow, Ramsdell, dan Sakaguchi: Ketika Kolaborasi Ilmiah Mengubah Masa Depan Kemanusiaan

      Next Post

      Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

      I Gede Joni Suhartawan

      I Gede Joni Suhartawan

      Penulis tinggal di Prambanan Klaten Jawa Tengah. Pernah bekerja di SCTV dan pernah menjadi Head of Production Creative Development Center di Trans Corp (TransTV and Trans|7)

      Related Posts

      Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

      by Tri Nugroho Adi
      September 11, 2026
      0
      Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

      "Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

      Read moreDetails

      DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

      by Petrus Imam Prawoto Jati
      September 10, 2026
      0
      Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

      INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

      Read moreDetails

      Kita Salah Menghitung Kesunyian

      by Angga Wijaya
      September 10, 2026
      0
      Kita Salah Menghitung Kesunyian

      SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

      Read moreDetails

      Tubuh yang Saya Suruh Begadang

      by Angga Wijaya
      September 9, 2026
      0
      Tubuh yang Saya Suruh Begadang

      SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

      Read moreDetails

      Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

      by Chusmeru
      September 9, 2026
      0
      Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

      SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

      Read moreDetails

      Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

      by Jerry Indrawan
      September 8, 2026
      0
      Mungkinkah Korut Serang AS?

      POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

      Read moreDetails

      Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

      by Wayan Gde Yudane
      September 7, 2026
      0
      Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

      SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

      Read moreDetails

      Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

      by Adwan SA
      September 6, 2026
      0
      Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

      JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

      Read moreDetails

      Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

      by Petrus Imam Prawoto Jati
      September 5, 2026
      0
      Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

      BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

      Read moreDetails

      Topi Para Penyintas Kanker

      by Angga Wijaya
      September 5, 2026
      0
      Topi Para Penyintas Kanker

      Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

      Read moreDetails
      Next Post
      Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

      Filla, Unit Rock Tunanetra asal Bali Resmi Bertransformasi Jadi Solo Project Setelah Merilis Tiga Single

      Please login to join discussion

      Ads

      POPULER

      • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

        Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

        0 shares
        Share 0 Tweet 0
      • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

        22 shares
        Share 22 Tweet 0
      • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

        0 shares
        Share 0 Tweet 0
      • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

        5 shares
        Share 5 Tweet 0
      • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

        43 shares
        Share 43 Tweet 0

      ARTIKEL TERKINI

      Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
      Esai

      Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

      "Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

      by Tri Nugroho Adi
      September 11, 2026
      Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
      Panggung

      Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

      Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

      by Nyoman Budarsana
      September 10, 2026
      Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
      Esai

      DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

      INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

      by Petrus Imam Prawoto Jati
      September 10, 2026
      Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
      Khas

      Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

      JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

      by Emi Suy
      September 10, 2026
      Wajah I Made Galung Wiratmaja
      Ulas Rupa

      Wajah I Made Galung Wiratmaja

      PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

      by Hartanto
      September 10, 2026
      “Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
      Pameran

      “Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

      BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

      by Dede Putra Wiguna
      September 10, 2026
      Kita Salah Menghitung Kesunyian
      Esai

      Kita Salah Menghitung Kesunyian

      SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

      by Angga Wijaya
      September 10, 2026
      Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
      Pop

      Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

      ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

      by Dede Putra Wiguna
      September 10, 2026
      Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
      Opini

      Catatan di Tepi Tanah yang Tersisa  —66 Tahun UUPA Bukan Sekadar Angka

      TANAH selalu tampak diam. Ia tidak pernah mengeluh ketika batasnya digeser. Tidak berteriak ketika sawah berubah menjadi kawasan perumahan. Tidak...

      by I Made Pria Dharsana
      September 10, 2026
      490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas
      Pendidikan

      490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

      SEBANYAK 490 mahasiswa baru Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali memulai kehidupan kampus melalui Malam Kreativitas Kampus dan Pembukaan Pengenalan...

      by Dede Putra Wiguna
      September 9, 2026
      Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”
      Pop

      Hadirkan Pop-Punk Berbahasa Bali, Satria N Band Luncurkan Single dan Video Klip “Bukan Pemenang Hatimu”

      BELANTIKA musik Bali kembali mendapat warna baru. Kali ini datang dari Satria N Band, grup musik yang mencoba membawa pop-punk...

      by Dede Putra Wiguna
      September 9, 2026
      Tubuh yang Saya Suruh Begadang
      Esai

      Tubuh yang Saya Suruh Begadang

      SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

      by Angga Wijaya
      September 9, 2026

      TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

      • Penulis
      • Tentang & Redaksi
      • Kirim Naskah
      • Pedoman Media Siber
      • Kebijakan Privasi
      • Desclaimer

      Copyright © 2016-2025, tatkala.co

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In
      No Result
      View All Result
      • Beranda
      • Feature
        • Khas
        • Tualang
        • Persona
        • Historia
        • Milenial
        • Kuliner
        • Pop
        • Gaya
        • Pameran
        • Panggung
      • Berita
        • Ekonomi
        • Pariwisata
        • Pemerintahan
        • Budaya
        • Hiburan
        • Politik
        • Hukum
        • Kesehatan
        • Olahraga
        • Pendidikan
        • Pertanian
        • Lingkungan
        • Liputan Khusus
      • Kritik & Opini
        • Esai
        • Opini
        • Ulas Buku
        • Ulas Film
        • Ulas Rupa
        • Ulas Pentas
        • Kritik Sastra
        • Kritik Seni
        • Bahasa
        • Ulas Musik
      • Fiksi
        • Cerpen
        • Puisi
        • Dongeng
      • English Column
        • Essay
        • Fiction
        • Poetry
        • Features
      • Penulis
      • Buku
        • Buku Mahima
        • Buku Tatkala

      Copyright © 2016-2025, tatkala.co