11 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ke Rumah Nan Tumpah #10 : Pameran Silotigo ‘Rukun Paksa/Berakit-rakit ke Hulu Tinggal di Genangan’ dan Gelar Karya Kelana Akhir Pekan

tatkala by tatkala
February 10, 2026
in Budaya
Ke Rumah Nan Tumpah #10 : Pameran Silotigo ‘Rukun Paksa/Berakit-rakit ke Hulu Tinggal di Genangan’ dan  Gelar Karya Kelana Akhir Pekan

Ke Rumah Nan Tumpah

DUA bulan setelah banjir bandang dan galodo melanda 16 kabupaten kota di Sumatera Barat, Komunitas Seni Nan Tumpah menggelar Ke Rumah Nan Tumpah (KRNT) #10. Kegiatan ini diadakan tanggal 7-14 Februari 2026, bertempat di Ruang Temu Nan Tumpah, Korong Kasai Padang Pariaman. KRNT merupakan program rutin Komunitas Seni Nan Tumpah sejak tahun 2017, diharapkan dapat membuka ruang dialogis antara masyarakat di Korong Kasai, Padang Pariaman lewat medium seni.

KNRT kali ini akan diisi dengan sebuah pameran bertajuk Rukun Paksa/Berakit-rakit ke Hulu, Tinggal di Genangan. Pameran ini merupakan presentasi tunggal pertama kolektif Silotigo. Mereka adalah Imam Teguh Sy, Olimsyaf Putra Asmara, dan Boy Nistil. Ketiganya bertemu secara kerja artistik pada program Kaba Rupa Galanggang Arang, kemudian kolaborasi berlanjut hingga hari ini. Pada rentang itu, ketiga seniman asal Sumatera Barat ini giat membangun kerja kolaborasi.

“Tema ini merespon kondisi ekologis di Sumatera Barat. Di mana air yang menggenangi kawasan tak hanya dimaknai sebagai sesuatu yang menghanyutkan material. Banjir juga mengingat sekaligus mencatat dampak alih fungsi lahan, penggundulan hutan, pengerukan, dan tata ruang yang tidak mempertimbangkan kondisi ekologis,” ujar Mahatma Muhammad, kurator pameran. (5/2)

Sekretariat Komunitas Seni Nan Tumpah berada di dalam lanskap ini. Ia terletak di Perumahan Bumi Kasai Permai, sebuah kawasan di Kabupaten Padang Pariaman yang dibangun sejak tahun 1996 dan mulai ramai dihuni pada 1998. Sejak masa awal hunian itulah, banjir telah menjadi bagian dari pengalaman kolektif warga. Dengan kata lain, kawasan ini tidak pernah benar-benar bebas dari air. Genangan bukan peristiwa baru, melainkan kondisi yang menyertai sejarah pemukiman itu sendiri.

Ke Rumah Nan Tumpah

Selama satu bulan, kolektif Silotigo—Imam, Olim, dan Boy—menjalani residensi di lokasi tersebut. Ruang kerja mereka menyatu dengan ruang hidup warga, dengan fasilitas yang terbatas dan kondisi yang kerap berubah. Dalam situasi ini, seni tidak diposisikan sebagai aktivitas terpisah, melainkan sebagai medium perjumpaan dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Karya-karya yang dihasilkan lahir dari material sisa dan limbah yang ditemukan di sekitar lokasi, serta merespon langsung ruang-ruang warga seperti dinding rumah dan gudang.

“Ketiganya tidak datang sebagai pembawa solusi, pendidik atau pemberi nilai. Mereka hadir sebagai tamu yang perlu membaca situasi sosial, memahami batas, dan menyesuaikan diri dengan ritme kehidupan warga,” tambah Mahatma.

Menurutnya, krisis lingkungan hari ini lahir dari cara kita memperlakukan alam sebagai sesuatu yang bisa dipisah-pisah dan diambil manfaatnya. Perencanaan ruang memutus hubungan hulu dan hilir, sementara pengetahuan lokal diabaikan. Alam takambang jadi guru, kadang hanya direnungi ketika bencana datang. Karena itu, ruang pamer hadir di wilayah yang hidup dengan ingatan banjir dan ketidakpastian, tempat seni berjalan berdampingan dengan kondisi lingkungan yang terus berubah.

Anton, ketua RT 4 di lokasi sekretariat Nan Tumpah menyampaikan dukungannya. Kebetulan, rumahnya juga adalah salah satu yang dimural oleh ke-3 seniman residensi.

“Kami dan seluruh tokoh masyarakat mendukung kegiatan ini. Kehadiran kegiatan seni di lingkungan ini harapannya bisa memperkuat kekompakan dan rasa peduli antar warga,” ujarnya.

Boy Nistil, perupa asal Solok sekaligus anggota kolektif Silotigo, menjelaskan bahwa penggunaan material limbah dari sekitar lokasi merupakan pilihan sadar dalam proses berkarya. Baginya, seni dapat mengubah benda-benda yang sebelumnya dianggap tidak bernilai menjadi sesuatu yang bermakna.

Pengalaman bekerja secara kolektif dan berbaur dengan warga bukan hal baru untuknya, mengingat ia mendirikan kolektif seni rupa Kaday Loket di Solok. Tantangan yang paling terasa selama residensi di Padang Pariaman adalah penyesuaian suhu, yang mencapai 30 hingga 32 derajat Celsius setiap hari.

Kondisi serupa juga dialami oleh Imam Teguh Sy, anggota Silotigo yang berdomisili di Padang Panjang. Ia menyebut suhu sebagai salah satu tantangan selama proses residensi. Selebihnya, aktivitas berinteraksi dengan warga telah menjadi bagian dari praktik kerjanya. Proses berkarya berlangsung di ruang hidup masyarakat, di tengah kehadiran anak-anak Kelana yang mengikuti kelas seni, serta percakapan dengan warga lanjut usia yang kerap mempertanyakan aktivitas dan arti nama dari Silotigo.

Olimsyaf Putra Asmara menyampaikan bahwa pameran ini akan menampilkan karya individual masing-masing perupa serta karya kolaborasi yang dihasilkan selama masa residensi. Selama tujuh hari pelaksanaan pameran, ketiga perupa Silotigo juga akan melakukan live painting di atas kanvas berukuran besar yang dipasang di halaman Ruang Temu Nan Tumpah.

Selain itu, Silotigo diminta untuk membuat sampul visual lagu Kelana. “Secara khusus, Nan Tumpah meminta kami bertiga merespons lagu Kelana dalam bentuk visual. Setiap hari lagu itu kami putar berulang-ulang saat bekerja untuk meresapi semangatnya,” ujar Olim.

Ke Rumah Nan Tumpah

Rangkaian Ke Rumah Nan Tumpah #10 juga menghadirkan Zona (Ny)Aman Seni, yakni presentasi hasil belajar semester kedua Kelana Akhir Pekan yang berlangsung pada Oktober 2025 hingga Februari 2026. Sebanyak 56 anak dari sekitar sekretariat Komunitas Seni Nan Tumpah terlibat dalam gelar karya ini. Mereka selama satu semester telah mengikuti berbagai kelas, mulai dari silek, seni rupa, musik, tari, teater, hingga menulis kreatif. Nantinya akan ada pertunjukan siswa Kelana Akhir Pekan, pameran karya siswa Kelana, dan peluncuran buku fiksi siswa Kelana.

7 Hari Bersama Ke Rumah Nan Tumpah #10

Selain pameran dari Silotigo dan Gelar Karya Kelana, juga ada penampil lain yang hadir pada gelaran ini. Diantaranya Bandar Kertas Buram; Sanggar Museum Parang Sintuak; Komunitas Kiraiku Nan Jombang; Obe jo Gogo; Komunitas Laguna Nusantara. Ada juga tur dan diskusi pameran Silotigo, pelatihan kriya berbahan limbah, launching lagu Kelana serta pemutaran film.

Adapun rangkaian kegiatannya; 7 Februari 2026: pembukaan Ke Rumah Nan Tumpah #10, pertunjukan Sanggar Museum Parang Sintuak, pertunjukan Bandar Kertas Buram, serta pembukaan tur pameran Silotigo.

8–12 Februari 2026: live painting Silotigo, tur pameran, pelatihan kriya berbahan limbah, dan pemutaran film. 13 Februari 2026: live painting Silotigo, pembukaan gelar karya Kelana Akhir Pekan, pertunjukan kelas musik, kelas tari anak, dan kelas silek. 14 Februari 2026: live painting Silotigo, pertunjukan Obe jo Gogo, pertunjukan kelas tari remaja, pertunjukan Komunitas Kiraiku Nan Jombang, pertunjukan kelas tari anak, pertunjukan Komunitas Laguna Nusantara, pertunjukan kelas teater, serta penutupan Ke Rumah Nan Tumpah #10. [T]

Tags: festivalkomunitasKomunitas Seni Nan TumpahPadang Pariaman
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pecalang, Sabar atau Harus Diburu-Buru? —Antara Janji, Urgensi dan Bali Hari Ini

Next Post

Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails
Next Post
Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Catatan di Tepi Tanah yang Tersisa  —66 Tahun UUPA Bukan Sekadar Angka

TANAH selalu tampak diam. Ia tidak pernah mengeluh ketika batasnya digeser. Tidak berteriak ketika sawah berubah menjadi kawasan perumahan. Tidak...

by I Made Pria Dharsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co