6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sawitri, Aditya, dan Trianjani Sajikan “Ratna Mukha”, Tafsir Jiwa dalam Tata Rias Pengantin Bali ─Dari Gelar Karya Kreativitas Mahasiswa UPMI Bali 2026

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
January 29, 2026
in Gaya
Sawitri, Aditya, dan Trianjani Sajikan “Ratna Mukha”, Tafsir Jiwa dalam Tata Rias Pengantin Bali ─Dari Gelar Karya Kreativitas Mahasiswa UPMI Bali 2026

Sawitri, Aditya, Trianjani dalam Gelar Karya Kreativitas Mahasiwa UPMI Bali 2026 │Foto: tatkala.co/Dede

LANGKAH para model menyusuri panggung Gedung Ksirarnawa berlangsung berurutan dengan elegan. Sorot lampu jatuh pada kain Bali yang berkilau, mahkota yang berpendar, serta wajah-wajah yang ditata dengan indah. Malam itu, di hadapan penonton, tata rias pengantin Bali tidak sekadar dipertontonkan, tetapi dikisahkan.

Peragaan busana ini menjadi bagian dari Gelar Karya Kreativitas Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni, Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Denpasar, Sabtu, 24 Januari 2026. Mengusung tema ‘Citta Nirbhana’, acara ini menampilkan karya pertunjukan musik, tari, serta penyajian peragaan busana tata rias Bali. Salah satu karya yang menyita perhatian adalah “Ratna Mukha” ─ peragaan busana tata rias pengantin Bali.

Ketua Program Studi Pendidikan Sendratasik, I Gede Gusman Adhi Gunawan, S.Sn., M.Sn., menjelaskan bahwa gelar karya ini merupakan hasil kolaborasi lintas mata kuliah, yakni Teknik Tata Pentas di semester tiga, magang di semester lima, serta Tari Nusantara di semester tujuh. Sebanyak 136 mahasiswa terlibat, didukung Himpunan Mahasiswa Program Studi dan mahasiswa semester satu sebagai wujud solidaritas.

Gusman menambahkan, mata kuliah magang di semester lima merupakan implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diterapkan di UPMI Bali, dengan muara utama berbasis produk. Program ini menggandeng sejumlah mitra, antara lain Sanggar Cahyaart Baliqui, Praba Royal Bali Wedding, Sanggar Seni Jayatra Bali, Sanggar Dadong Rerod, Sanggar Dhanan Jaya, LKP Dewi Salon & Spa, serta Salon Aryan Mang. Hasil proses kreatif mahasiswa selama magang itulah yang kemudian dipresentasikan kepada publik.

Payas Mandalaatau RiasAgung Modifikasi│Foto: tatkala.co/Dede

Karya “Ratna Mukha” merupakan kolaborasi dengan Salon Aryan Mang dan disajikan oleh tiga mahasiswa, yakni Ni Komang Ayu Sawitri Dewi (22), I Kadek Aditya Adi Pramana (21), dan Ida Ayu Trianjani (21). ‘Ratna Mukha’ dimaknai sebagai wajah permata, sebuah gagasan bahwa riasan pengantin tidak hanya memperindah tampilan luar, tetapi juga merefleksikan keindahan batin.

Konsep tersebut diterjemahkan melalui tiga tingkatan tata rias Bali yang ditampilkan secara berurutan, yaitu payas Nista, payas Madya, dan payas Mandala. Payas Nista merupakan tingkatan paling dasar, biasanya digunakan dalam situasi sederhana dan kini kerap dimodifikasi mengikuti perkembangan zaman. Payas Madya berada di posisi tengah dan lazim digunakan dalam tradisi mungkah lawang ─ prosesi pinangan, khususnya di kalangan Brahmana, Ksatria, maupun keluarga puri, sebagai simbol keseimbangan dan harmoni. Sementara payas Mandala merupakan tingkatan tertinggi yang bersifat suci dan utama, ditandai riasan serta busana yang lebih mewah dan kompleks, umumnya dikenakan pada hari utama pernikahan. Secara tidak langsung, ketiga riasan ini mencerminkan konsep hierarki dalam tradisi Bali.

Adegan mungkah lawang dalam sajian karya‘Ratna Mukha’│Foto: tatkala.co/Dede

 

I Kadek Aditya Adi Pramana menuturkan, pemilihan konsep ‘Ratna Mukha’ dilandasi keinginan untuk menyampaikan pesan bahwa riasan bukan hanya tentang wajah yang bersinar oleh kosmetik dan perhiasan. “Kami ingin menunjukkan bahwa kecantikan juga datang dari jiwa yang dihiasi kebijaksanaan, cinta, dan keberanian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mereka memilih tiga jenis riasan yang paling dekat dengan praktik masyarakat Bali, yakni rias agung modifikasi, rias pinangan, dan rias resepsi. Ketiganya dinilai relevan karena paling sering digunakan dalam rangkaian pernikahan adat Bali.

Payas Madya atau Rias Pinangan│Foto: tatkala.co/Dede

Bagi Ni Komang Ayu Sawitri Dewi, ‘Ratna Mukha’ menyimpan harapan yang lebih personal. Ia menekankan bahwa kecantikan sejati tidak berhenti pada tampilan luar, tetapi berakar pada perilaku dan sifat seseorang. Melalui karya ini, ia ingin menyampaikan doa agar seorang pengantin kelak mampu menjadi ‘perhiasan’ yang dijaga dengan baik oleh pasangan dan keluarga barunya.

“Karena seperti judulnya yang berarti keindahan pada jiwa pengantin, di sini kami ingin menyampaikan bahwa riasan tidak hanya semata-mata untuk mempercantik tampilan luar saja. Kecantikan yang sesungguhnya ada dalam diri, perilaku, dan sifatnya sendiri,” ujar Sawitri.

“Saya sangat beruntung mendapatkan banyak ilmu baru selama magang. Tata rias ini bisa dibilang baru saya pelajari, jadi rasanya sangat menyenangkan bisa berproses sampai akhirnya tampil di gelar karya. Berkat dukungan teman-teman di tempat magang yang selalu meyakinkan saya pasti bisa, akhirnya saya mulai percaya diri untuk belajar tata rias,” tuturnya.

Payas Nista atau Rias Resepsi│Foto: tatkala.co/Dede

Hal senada disampaikan Ida Ayu Trianjani. Ia menjelaskan bahwa ketiga jenis tata rias yang mereka tampilkan memang digunakan dalam tahapan pernikahan Bali. Payas agung (mandala) dikenakan pada hari pernikahan, payas madya saat mempelai perempuan dijemput oleh pihak laki-laki, sedangkan payas modifikasi (nista) biasanya digunakan pada resepsi.

“Di sini kami bertiga mengambil konsep ‘Ratna Mukha’ yang berarti wajah permata atau perhiasan pengantin. Riasan ini tidak hanya memperindah fisik, tetapi juga memperindah jiwa,” kata Trianjani. Ia menegaskan bahwa pemilihan tiga jenis rias tersebut didasari kedekatannya dengan praktik masyarakat Bali dalam upacara pernikahan.

Trianjani mengungkapkan bahwa pada masa magang mereka, bertepatan dengan dewasa ayu (hari baik) pernikahan di Bali, sehingga salon tempat mereka belajar cukup padat pekerjaan. “Biasanya kami harus mengambil hari lain di luar jadwal magang karena salon sedang banyak job merias,” ungkapnya.

Ratna Mukha’pada Gelar Karya Kreativitas Mahasiswa UPMI Bali 2026│Foto: tatkala.co/Dede

’

Ketika seluruh model berdiri sejajar di akhir pertunjukan, tepuk tangan penonton mengalir panjang. Di balik gemerlap busana dan ketelitian riasan, ‘Ratna Mukha’ menyimpan kisah tentang proses, keberanian belajar, dan kerja bersama. Bagi Aditya, Sawitri, dan Trianjani, karya ini bukan sekadar tugas akademik, melainkan perjalanan menemukan makna di balik profesi perias pengantin. Dari ruang kelas, tempat magang, hingga panggung Ksirarnawa, mereka belajar bahwa keindahan lahir dari ketekunan dan kebersamaan.

Tiga mahasiswa ini telah menafsirkan ulang tata rias pengantin Bali sebagai bahasa jiwa. Mereka tidak hanya menghadirkan wajah yang berkilau, tetapi juga menanamkan nilai tentang cinta, harmoni, dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga. Di dalam bingkai ‘Citta Nirbhana’, ‘Ratna Mukha’ menjadi penanda bahwa pendidikan seni sejatinya menumbuhkan kepekaan, membentuk karakter, dan merawat tradisi. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: balifashiontata riasUniversitas PGRI Mahadewa IndonesiaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ujian Terbuka Disertasi Cokorda Alit Artawan: Kosmologi Topeng Singapadu Menemui Ruang Baru dalam Narasi Visual Digital

Next Post

Cinta Biologis (Istri) dan Cinta Ideologis (Buku)

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

by Wahyu Mahaputra
March 2, 2026
0
Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

SUDAH empat belas tahun Forum Anak Daerah (FAD) Gianyar hadir sebagai salah satu wadah partisipasi anak di Kabupaten Gianyar, dan...

Read moreDetails

Rintik Hujan di Living World Denpasar Saksi Lahirnya Duta GenRe UNHI 2026

by Dede Putra Wiguna
February 26, 2026
0
Rintik Hujan di Living World Denpasar Saksi Lahirnya Duta GenRe UNHI 2026

MINGGU sore, 21 Februari 2026, langit Denpasar sempat berawan. Namun di Amphitheater Living World Denpasar, semangat justru menyala terang. Di...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Instiki 2026: Regenerasi Teladan, Siap Berdampak dan Menginspirasi

by Dede Putra Wiguna
February 26, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Instiki 2026: Regenerasi Teladan, Siap Berdampak dan Menginspirasi

SORAK sorai pendukung memenuhi Gedung LLDIKTI Wilayah VIII Kota Denpasar, Bali, Sabtu, 31 Januari 2026. Nama-nama finalis dipanggil satu per...

Read moreDetails

Ketika Mereka Terpilih, Amanah Disematkan –-Dari Grand Final Pemilihan Duta GenRe UPMI Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
February 25, 2026
0
Ketika Mereka Terpilih, Amanah Disematkan –-Dari Grand Final Pemilihan Duta GenRe UPMI Bali 2026

TEPUK tangan menggema panjang di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Jumat, 20 Februari 2026. Jarum jam...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Poltekkes Denpasar 2026: Menyemai Teladan, Meneguhkan Komitmen

by Dede Putra Wiguna
February 25, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Poltekkes Denpasar 2026: Menyemai Teladan, Meneguhkan Komitmen

MINGGU pagi, 15 Februari 2026, menjadi momentum penting di Auditorium Kampus A Poltekkes Kemenkes Denpasar. Kala itu, Grand Final Pemilihan...

Read moreDetails

‘Swasthi Yuva Naya’: Cerita Tentang Grand Final Pemilihan Duta Kesehatan Kesbam 2026

by Dede Putra Wiguna
February 22, 2026
0
‘Swasthi Yuva Naya’: Cerita Tentang Grand Final Pemilihan Duta Kesehatan Kesbam 2026

HUJAN sempat mengguyur pagi itu. Saya berdiri di sisi panggung halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, memandangi kursi-kursi yang sudah...

Read moreDetails

Ketika Remaja SMP Bicara Kesehatan: Lahirnya Duta Remaja Sehat Provinsi Bali 2026 di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Ketika Remaja SMP Bicara Kesehatan: Lahirnya Duta Remaja Sehat Provinsi Bali 2026 di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

SEPULUH finalis tampil bergantian dengan penuh percaya diri. Selempang terpasang di dada, sikap tegap, dan tatapan fokus mengarah ke hadapan...

Read moreDetails

Menyaksikan Bocah SD Peragakan Busana Adat ke Pura di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 16, 2026
0
Menyaksikan Bocah SD Peragakan Busana Adat ke Pura di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

HARI itu, Senin pagi, 9 Februari 2026, sepuluh pasang bocah SD tampil penuh percaya diri di aula SMK Kesehatan Bali...

Read moreDetails

Putra Pradyana, Winner Pro Bali Ambassador: Siap ‘Berkarya, Berbagi, dan Menginspirasi’

by Dede Putra Wiguna
January 1, 2026
0
Putra Pradyana, Winner Pro Bali Ambassador: Siap ‘Berkarya, Berbagi, dan Menginspirasi’

PUTRA tidak pernah membayangkan namanya akan disebut sebagai pemenang. Ketika pembawa acara mengucapkan “I Kadek Putra Pradyana”, pemuda asal Klungkung...

Read moreDetails

Grand Final Duta GenRe SMANDA 2025/2026: Dari Degup Jantung hingga Selempang Kemenangan

by Dede Putra Wiguna
December 23, 2025
0
Grand Final Duta GenRe SMANDA 2025/2026: Dari Degup Jantung hingga Selempang Kemenangan

SABTU pagi, 20 Desember 2025, SMA Negeri 10 Denpasar (SMANDA) tampak berbeda dari biasanya. Sedari pukul 09.00 Wita, ruang rapat...

Read moreDetails
Next Post
Cinta Biologis (Istri) dan Cinta Ideologis (Buku)

Cinta Biologis (Istri) dan Cinta Ideologis (Buku)

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co