24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sawitri, Aditya, dan Trianjani Sajikan “Ratna Mukha”, Tafsir Jiwa dalam Tata Rias Pengantin Bali ─Dari Gelar Karya Kreativitas Mahasiswa UPMI Bali 2026

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
January 29, 2026
in Gaya
Sawitri, Aditya, dan Trianjani Sajikan “Ratna Mukha”, Tafsir Jiwa dalam Tata Rias Pengantin Bali ─Dari Gelar Karya Kreativitas Mahasiswa UPMI Bali 2026

Sawitri, Aditya, Trianjani dalam Gelar Karya Kreativitas Mahasiwa UPMI Bali 2026 │Foto: tatkala.co/Dede

LANGKAH para model menyusuri panggung Gedung Ksirarnawa berlangsung berurutan dengan elegan. Sorot lampu jatuh pada kain Bali yang berkilau, mahkota yang berpendar, serta wajah-wajah yang ditata dengan indah. Malam itu, di hadapan penonton, tata rias pengantin Bali tidak sekadar dipertontonkan, tetapi dikisahkan.

Peragaan busana ini menjadi bagian dari Gelar Karya Kreativitas Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni, Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Denpasar, Sabtu, 24 Januari 2026. Mengusung tema ‘Citta Nirbhana’, acara ini menampilkan karya pertunjukan musik, tari, serta penyajian peragaan busana tata rias Bali. Salah satu karya yang menyita perhatian adalah “Ratna Mukha” ─ peragaan busana tata rias pengantin Bali.

Ketua Program Studi Pendidikan Sendratasik, I Gede Gusman Adhi Gunawan, S.Sn., M.Sn., menjelaskan bahwa gelar karya ini merupakan hasil kolaborasi lintas mata kuliah, yakni Teknik Tata Pentas di semester tiga, magang di semester lima, serta Tari Nusantara di semester tujuh. Sebanyak 136 mahasiswa terlibat, didukung Himpunan Mahasiswa Program Studi dan mahasiswa semester satu sebagai wujud solidaritas.

Gusman menambahkan, mata kuliah magang di semester lima merupakan implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diterapkan di UPMI Bali, dengan muara utama berbasis produk. Program ini menggandeng sejumlah mitra, antara lain Sanggar Cahyaart Baliqui, Praba Royal Bali Wedding, Sanggar Seni Jayatra Bali, Sanggar Dadong Rerod, Sanggar Dhanan Jaya, LKP Dewi Salon & Spa, serta Salon Aryan Mang. Hasil proses kreatif mahasiswa selama magang itulah yang kemudian dipresentasikan kepada publik.

Payas Mandalaatau RiasAgung Modifikasi│Foto: tatkala.co/Dede

Karya “Ratna Mukha” merupakan kolaborasi dengan Salon Aryan Mang dan disajikan oleh tiga mahasiswa, yakni Ni Komang Ayu Sawitri Dewi (22), I Kadek Aditya Adi Pramana (21), dan Ida Ayu Trianjani (21). ‘Ratna Mukha’ dimaknai sebagai wajah permata, sebuah gagasan bahwa riasan pengantin tidak hanya memperindah tampilan luar, tetapi juga merefleksikan keindahan batin.

Konsep tersebut diterjemahkan melalui tiga tingkatan tata rias Bali yang ditampilkan secara berurutan, yaitu payas Nista, payas Madya, dan payas Mandala. Payas Nista merupakan tingkatan paling dasar, biasanya digunakan dalam situasi sederhana dan kini kerap dimodifikasi mengikuti perkembangan zaman. Payas Madya berada di posisi tengah dan lazim digunakan dalam tradisi mungkah lawang ─ prosesi pinangan, khususnya di kalangan Brahmana, Ksatria, maupun keluarga puri, sebagai simbol keseimbangan dan harmoni. Sementara payas Mandala merupakan tingkatan tertinggi yang bersifat suci dan utama, ditandai riasan serta busana yang lebih mewah dan kompleks, umumnya dikenakan pada hari utama pernikahan. Secara tidak langsung, ketiga riasan ini mencerminkan konsep hierarki dalam tradisi Bali.

Adegan mungkah lawang dalam sajian karya‘Ratna Mukha’│Foto: tatkala.co/Dede

 

I Kadek Aditya Adi Pramana menuturkan, pemilihan konsep ‘Ratna Mukha’ dilandasi keinginan untuk menyampaikan pesan bahwa riasan bukan hanya tentang wajah yang bersinar oleh kosmetik dan perhiasan. “Kami ingin menunjukkan bahwa kecantikan juga datang dari jiwa yang dihiasi kebijaksanaan, cinta, dan keberanian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mereka memilih tiga jenis riasan yang paling dekat dengan praktik masyarakat Bali, yakni rias agung modifikasi, rias pinangan, dan rias resepsi. Ketiganya dinilai relevan karena paling sering digunakan dalam rangkaian pernikahan adat Bali.

Payas Madya atau Rias Pinangan│Foto: tatkala.co/Dede

Bagi Ni Komang Ayu Sawitri Dewi, ‘Ratna Mukha’ menyimpan harapan yang lebih personal. Ia menekankan bahwa kecantikan sejati tidak berhenti pada tampilan luar, tetapi berakar pada perilaku dan sifat seseorang. Melalui karya ini, ia ingin menyampaikan doa agar seorang pengantin kelak mampu menjadi ‘perhiasan’ yang dijaga dengan baik oleh pasangan dan keluarga barunya.

“Karena seperti judulnya yang berarti keindahan pada jiwa pengantin, di sini kami ingin menyampaikan bahwa riasan tidak hanya semata-mata untuk mempercantik tampilan luar saja. Kecantikan yang sesungguhnya ada dalam diri, perilaku, dan sifatnya sendiri,” ujar Sawitri.

“Saya sangat beruntung mendapatkan banyak ilmu baru selama magang. Tata rias ini bisa dibilang baru saya pelajari, jadi rasanya sangat menyenangkan bisa berproses sampai akhirnya tampil di gelar karya. Berkat dukungan teman-teman di tempat magang yang selalu meyakinkan saya pasti bisa, akhirnya saya mulai percaya diri untuk belajar tata rias,” tuturnya.

Payas Nista atau Rias Resepsi│Foto: tatkala.co/Dede

Hal senada disampaikan Ida Ayu Trianjani. Ia menjelaskan bahwa ketiga jenis tata rias yang mereka tampilkan memang digunakan dalam tahapan pernikahan Bali. Payas agung (mandala) dikenakan pada hari pernikahan, payas madya saat mempelai perempuan dijemput oleh pihak laki-laki, sedangkan payas modifikasi (nista) biasanya digunakan pada resepsi.

“Di sini kami bertiga mengambil konsep ‘Ratna Mukha’ yang berarti wajah permata atau perhiasan pengantin. Riasan ini tidak hanya memperindah fisik, tetapi juga memperindah jiwa,” kata Trianjani. Ia menegaskan bahwa pemilihan tiga jenis rias tersebut didasari kedekatannya dengan praktik masyarakat Bali dalam upacara pernikahan.

Trianjani mengungkapkan bahwa pada masa magang mereka, bertepatan dengan dewasa ayu (hari baik) pernikahan di Bali, sehingga salon tempat mereka belajar cukup padat pekerjaan. “Biasanya kami harus mengambil hari lain di luar jadwal magang karena salon sedang banyak job merias,” ungkapnya.

Ratna Mukha’pada Gelar Karya Kreativitas Mahasiswa UPMI Bali 2026│Foto: tatkala.co/Dede

’

Ketika seluruh model berdiri sejajar di akhir pertunjukan, tepuk tangan penonton mengalir panjang. Di balik gemerlap busana dan ketelitian riasan, ‘Ratna Mukha’ menyimpan kisah tentang proses, keberanian belajar, dan kerja bersama. Bagi Aditya, Sawitri, dan Trianjani, karya ini bukan sekadar tugas akademik, melainkan perjalanan menemukan makna di balik profesi perias pengantin. Dari ruang kelas, tempat magang, hingga panggung Ksirarnawa, mereka belajar bahwa keindahan lahir dari ketekunan dan kebersamaan.

Tiga mahasiswa ini telah menafsirkan ulang tata rias pengantin Bali sebagai bahasa jiwa. Mereka tidak hanya menghadirkan wajah yang berkilau, tetapi juga menanamkan nilai tentang cinta, harmoni, dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga. Di dalam bingkai ‘Citta Nirbhana’, ‘Ratna Mukha’ menjadi penanda bahwa pendidikan seni sejatinya menumbuhkan kepekaan, membentuk karakter, dan merawat tradisi. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: balifashiontata riasUniversitas PGRI Mahadewa IndonesiaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ujian Terbuka Disertasi Cokorda Alit Artawan: Kosmologi Topeng Singapadu Menemui Ruang Baru dalam Narasi Visual Digital

Next Post

Cinta Biologis (Istri) dan Cinta Ideologis (Buku)

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

by tatkala
September 16, 2026
0
Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

SAAT ini, banyak pemilik rumah mewah di Indonesia memilih menggunakan lift rumah mewah Indonesia dari Kalea karena lift ini dapat...

Read moreDetails

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

by tatkala
September 11, 2026
0
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

Read moreDetails

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

by tatkala
July 24, 2026
0
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat...

Read moreDetails

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails
Next Post
Cinta Biologis (Istri) dan Cinta Ideologis (Buku)

Cinta Biologis (Istri) dan Cinta Ideologis (Buku)

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co