— Catatan Harian Sugi Lanus, 22 Sept 2025
Dewa Indra merupakan salah satu dewa utama dalam kepercayaan Hindu di India dan di Bali.
Dalam teks-teks seperti lontar Usana Bali dan Tutur Mayadanawa, serta Kakawin Usana Bali Mayantaka Carita, Dewa Indra digambarkan sebagai dewa perang pembela kebenaran, dewa yang memberkati hujan, memiliki kekuatan dan kebijaksanaan maha besar.
Dalam legenda masyarakat Tampak Siring, Gianyar, Dewa Indra dikenal sebagai ‘pahlawan penegak kebenaran’. Mayadanawa merasa dirinya yang wajib disembah. Masyarakat dipaksa menuruti perintahnya. Dilarang mengungkapkan kebenaran. Dilarang ke Besakih. Dewa Indra turun menegakkan kebenaran, menumpas Mayadanawa. Kisah ini terkait dengan budaya melukat di Tirta Empul dan Mengening, dan Pura-Pura penyimpang prasasti Bali kuno di wilayah sekitar, terkait dengan cikal bakal perayaan Hari Suci Galungan di Bali.
Di Tenganan Dewa Indra dimuliakan sebagai “dewa pelindung utama” yang memiliki peran yang sangat spesial. Di desa ini terdapat upacara adat yang dikenal sebagai ‘Mekare-kare’ (Perang Pandan). Upacara ini dirayakan sebagai bentuk pemuliaan dan penghormatan kepada Dewa Indra, dengan upakara khusus yang melibatkan berbagai rangkaian ritus dan sesaji, wujud syukur masyarakat kepada Dewa Indra atas karunia yang diberikan, hujan yang menyuburkan tanah dan pemberian keamanan dari ancaman adharma.
Lewat pemuliaan Dewa Indra, masyarakat Tenganan berkomitmen untuk menjaga keseimbangan alam dan spiritualitas. Mekare-kare lebih dari sekedar ritus dan pertunjukan budaya, tetapi juga sebagai salah satu pondasi identitas budaya Tenganan yang memuliakan keberanian untuk menegakkan kebenaran — pemuliaan Dewa Indra.
Dalam tradisi Veda, khususnya Rigveda, seperempat dari 1.028 himne menyebutkan Dewa Indra, menjadi dewa yang paling sering dirujuk dalam Rigveda. Dari semua himne ini, tema yang paling umum adalah ketika Dewa Indra diasosiasikan dengan dewa perang (keberanian) dan memberkahi bumi dengan melepaskan hujan membuat sungai-sungai mengalir menyuburkan tanah pertanian. [T]


























