13 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pendidikan adalah Ibu dari Ilmu Pengetahuan

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
January 19, 2025
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

MASIH melekat dalam ingatan apa yang disampaikan oleh Kaprodi Ilmu Pendidikan Pascasarjana Undiksha Singaraja, Prof Dr Putu Kerti Nitiasih,MA.,saat perayaan HUT ke-9 Prodi Ilmu Pendidikan Pascasarjana di Gedung Pascassarjana. Ia menyampaikan bahwa pendidikan itu adalah ibu dari ilmu pengetahuan.

Apa yang disampaikan itu jelas sangat tepat karena pendidikan adalah fondasi utama yang membentuk individu, masyarakat, dan peradaban. Ia bagaikan seorang ibu yang melahirkan dan merawat ilmu pengetahuan hingga tumbuh menjadi kekuatan yang mampu mengubah dunia. Dalam pendidikan, seseorang diajarkan tidak hanya untuk memahami fakta, tetapi juga untuk memupuk kemampuan berpikir kritis, mencari solusi, dan menciptakan inovasi.

Pendidikan membuka jalan bagi berkembangnya ilmu pengetahuan. Tanpa pendidikan, ilmu pengetahuan tidak akan menemukan wadah untuk tumbuh dan berkembang. Pendidikan formal di sekolah, misalnya, memberikan dasar-dasar ilmu seperti matematika, sains, sejarah, dan bahasa yang menjadi pijakan bagi kemajuan di berbagai bidang. Namun, pendidikan tidak hanya terbatas pada ruang kelas; pengalaman hidup, pembelajaran mandiri, dan diskusi juga merupakan bagian dari proses pendidikan yang memperkaya wawasan seseorang.

Sebagai “ibu,” pendidikan memiliki tugas yang mulia: membimbing manusia untuk mengembangkan potensi terbaiknya. Ia mengajarkan nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab sosial yang menjadi pedoman dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan. Tanpa bimbingan pendidikan, ilmu pengetahuan bisa saja disalahgunakan dan membawa dampak negatif bagi kehidupan.

Sejarah menunjukkan betapa pentingnya pendidikan dalam melahirkan penemuan-penemuan besar. Para ilmuwan seperti Albert Einstein, Marie Curie, dan Ibnu Sina adalah bukti nyata bahwa pendidikan menjadi akar dari kemajuan di bidang ilmu pengetahuan. Mereka tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari pengalaman, bimbingan guru, dan rasa ingin tahu yang terus diasah melalui pendidikan.

Pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan perjalanan panjang yang melibatkan pembentukan karakter, pengasahan keterampilan, dan penanaman semangat belajar sepanjang hayat. Dengan pendidikan yang baik, ilmu pengetahuan akan terus berkembang, membawa manfaat bagi seluruh umat manusia, dan menciptakan masa depan yang lebih cerah.

Sebagai ibu, pendidikan memiliki tanggung jawab yang besar sekaligus merupakan kunci untuk menciptakan perubahan positif dalam sikap dan perilaku manusia. Dengan pendidikan, seseorang tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga kemampuan untuk menilai, bertindak, dan berinteraksi dengan cara yang lebih bijak. Oleh karena itu, pengetahuan yang dihasilkan dari proses pendidikan tersebut adalah investasi dalam masa depan yang lebih baik, baik bagi individu maupun masyarakat

Namun, tidak dapat disangkal bahwa pendidikan menghadapi tantangan di era modern ini. Ketimpangan akses pendidikan, kurikulum yang kurang relevan, dan minimnya dorongan untuk berpikir kreatif sering kali menjadi penghambat. Disamping itu saat ini yang menjadi tantangan sangat besar dan sering menjadi pembicaraan di masyarakat adalah masalah disiplin.

Kita menyadari dalam hal merubah sikap dan prilaku ke arah positif dan baik maka faktor disiplin mutlak diperlukan. Sering kita melihat penegakan disiplin yang dilakukan oleh pendidik sering di salah artikan oleh masyarakat sebagai bentuk kekerasan atau pembulyan , karena hal tersebutlah sering  membuat seorang pendidik menjadi apatis dan tidak peduli karena takut disalahkan dan dikenakan sangsi, apalagi saat ini dalam dunia pendidikan yang selalu disalahkan adalah pendidik tersebut.

Akibat dari hal tersebut bisa kita nilai out put pendidikan saat ini kayak bagaimana? Sebagai seorang yang mengalami proses pendidikan era 80-an, penegakan disiplin dari pendidik dan sekolah yang ketat, dan hasilnya bisa kita rasakan sampai saat ini .

Semua orang pasti setuju bahwa disiplin adalah kunci keberhasilan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam proses pendidikan. Sebagai fondasi utama, disiplin membantu individu untuk membangun karakter, mencapai tujuan, dan meraih hasil maksimal dari pembelajaran. Dalam konteks pendidikan, disiplin bukan sekadar tentang kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga mencakup kemampuan mengelola waktu, tanggung jawab, dan fokus pada tujuan.

Pendidikan adalah perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi. Tanpa disiplin, siswa akan kesulitan mengembangkan kebiasaan belajar yang baik, menghadapi tantangan akademik, atau menyelesaikan tugas dengan tepat waktu. Sebaliknya, dengan disiplin, seseorang dapat belajar untuk mengatur prioritas, menghargai proses, dan tetap termotivasi meskipun menghadapi hambatan.

Disiplin adalah elemen krusial dalam proses pendidikan yang tidak hanya membantu siswa meraih prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter yang kuat dan tangguh. Dengan disiplin, pendidikan menjadi lebih efektif, terarah, dan bermakna. Oleh karena itu, menanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini adalah investasi berharga untuk masa depan yang lebih baik.

Dalam penegakan disiplin didalamnya terdapat sanksi yang sering dikatakan sebagai hukuman. Tanpa sanksi maka sudah pasti disiplin itu tidak akan berarti, dan tujuan pendidikan tersebut tidak tercapai.

Disiplin akan memiliki nilai yang tepat ketika dilakukan saat yang tepat, ditempat yang tepat dan oleh orang dan pada orang yang tepat, dan akan menjadi bias ketika itu dilihat dan dinilai oleh orang yang tidak tepat, dan disinilah yang menjadi masalahnya sehingga sering terjadi mis interpretasi dari sebuah sangsi dalam penegakan disiplin tersebut.

Kita menyadari disiplin tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Guru ,orang tua dan masyarakat memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai disiplin kepada anak-anak. Guru dapat memberikan teladan melalui konsistensi dan pendekatan yang tegas namun adil, sementara orang tua dapat memperkuat kebiasaan baik di rumah, sedangkan masyarakat dituntut bijak menilai hal tersebut.

Pada akhirnya, pendidikan adalah ibu dari ilmu pengetahuan karena darinya lahir pemahaman, inovasi, dan kebijaksanaan. Dan untuk mencapai hal tersebut faktor disiplin memiliki peran sangat besar, sebagai ibu, maka pendidikan itu harus dipelihara, dijaga dan dirawat agar mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dan memiliki sikap yang baik dalam menggunakan ilmunya untuk kebaikan bersama, dan ini adalah tugas kita bersama.[T]

Penulis: Dr. dr. Ketut Putra Sedfana, Sp.OG
Editor: Adnyana Ole

  • BACA artikel lain dari penulis DOKTER CAPUT atau DR. DR. KETUT PUTRA SEDANA, SP.OG
Tubuh Ini adalah Badan Usaha Ciptaan Tuhan, Pengelolanya adalah Pikiran
Perjalanan di Tahun 2024: Pelajaran Sebagai Pondasi untuk Melangkah di Tahun 2025
Harapan Kedamaian di Hari Ibu, Natal dan Tahun Baru
Kita Kerap Lupa 1 Guru, Di Luar 4 Guru yang Kita Hormati
Bersatu Kita Lahir, Bersatu Kita Hidup
Tags: Dokter Caputilmu pengetahuanPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kawasan Bali Selatan Kini Berkembang Menjadi Perkotaan Tanpa Pusat dan Aksis

Next Post

“Matirtayatra” ke Kawasan Pariwisata Religius Agraris: Pura Batukaru dan  Jatiluwih  

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails

Terbang di Atas Sepi

by Angga Wijaya
May 8, 2026
0
Terbang di Atas Sepi

“Kalau gak sabar, silakan terbang di atas sepi.” Tulisan di bak truk itu mungkin lahir dari kemacetan. Dari jalan yang...

Read moreDetails
Next Post
“Matirtayatra” ke Kawasan Pariwisata Religius Agraris: Pura Batukaru dan  Jatiluwih  

"Matirtayatra" ke Kawasan Pariwisata Religius Agraris: Pura Batukaru dan  Jatiluwih  

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co