23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Halal, untuk Siapa?

Chusmeru by Chusmeru
October 30, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

TREN wisata halal (halal tourism) kembali mencuat dalam industri pariwisata dunia, termasuk di Indonesia. Hal ini didorong dengan capaian Indonesia sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia tahun 2023.

Laporan Global Muslim Travel Index (GMTI) menempatkan Indonesia sebagai peringkat pertama destinasi wisata halal terbaik dunia, mengalahkan 140 negara lainnya. Keberhasilan itu atas dasar penilaian empat kategori, yaitu akses, komunikasi, lingkungan, dan pelayanan.

Respons terhadap tren wisata halal atau wisata ramah muslim (muslim friendly tourism) di Indonesia cukup beragam. Beberapa daerah menyambut baik tren ini, seperti Jakarta, Lombok, maupun Aceh, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau. Namun ada pula daerah yang masih pro dan kontra, seperti Bali, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Ada juga daerah yang responsif dengan membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Wisata Ramah Muslim. Lantas apa dan untuk siapa wisata halal? Halal tourism atau wisata halal adalah sebuah model  atau paket layanan tambahan atau extended services amenitas yang ditunjukkan dan diberikan untuk memenuhi pengalaman dan keinginan wisatawan muslim.

 Menurut Alexander Reyaan, Direktur Wisata Minat Khusus Kemenparekraf, layanan tambahan meliputi need to have, seperti makanan halal dan fasilitas untuk salat, dan good to have, seperti toilet yang ramah bagi muslim (Kemenparekraf/Baparekraf RI, 1 Maret 2022). Wisata halal lebih memfokuskan pada layanan tambahan  yang disediakan oleh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif agar bisa sesuai dengan kategori halal.

 Sebuah hotel yang menyediakan apa pun kebutuhan wisatawan muslim, maka hotel tersebut sudah menjalankan wisata halal. Sedangkan wisata ramah muslim artinya ketika destinasi wisata bisa menyediakan rute atau tempat-tempat yang membuat wisatawan muslim merasa aman dan nyaman, seperti saat beribadah atau makan selama berlibur

Halal Apanya?

Keberhasilan Indonesia sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia tak terlepas dari keunggulan 4 kriteria yang ditetapkan GMTI, yaitu access, communication, environment, services (ACES). Skor penilaian untuk keempat kategori itu Indonesia cukup tinggi.

Akses berkaitan dengan moda dan sistem transportasi yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi wisatawan muslim. Sejak berada di atas pesawat, kapal laut, bus, atau kereta api, wisatawan sudah diberikan akses yang ramah muslim. Misalnya saja, pemisahan tempat duduk untuk wisatawan pria dan wanita.

Komunikasi dalam wisata halal bukan hanya tentang ketersediaan jaringan komunikasi, namun juga berkaitan dengan promosi maupun publikasi destinasi wisata yang mengedepankan nilai-nilai kepatutan. Promosi tidak dilakukan dengan mempertontonkan tulisan maupun gambar yang mengandung unsur pornografi. Untuk kategori komunikasi ini Indonesia mendapat skor yang tinggi.

Kategori lingkungan berhubungan dengan kondisi yang islami bagi wisatawan ketika berada di bandara maupun di objek wisata. Misalnya saja, tersedianya tempat wudu dan mushola bagi wisatawan di bandara dan objek wisata. Begitu pun dengan jaminan keamanan bagi wisatawan muslim ketika berada di lingkungan destinasi wisata.

Skor tertinggi juga diperoleh Indonesia dari kategori pelayanan yang ramah wisatawan muslim. Pelayanan berkaitan dengan tersedianya hotel maupun restoran yang bersertifikasi halal. Mulai dari makanan dan minuman yang halal, sampai pada ketersediaan dapur restoran yang bersertifikasi halal.

Termasuk dalam kategori layanan ramah wisatawan muslim adalah atraksi wisata yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Wisatawan disuguhi daya tarik wisata, baik berupa wahana maupun pertunjukan seni budaya yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Untuk Siapa?

Sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim, potensi wisata halal cukup menjanjikan. Beberapa negara yang saat ini menyumbangkan wisatawan muslim ke Indonesia adalah Malaysia dan Singapura. Tentunya juga negara-negara muslim di Timur Tengah.

Selain faktor demografis tersebut, Indonesia juga memiliki alam yang layak dikunjungi wisatawan muslim. Sumber daya manusia di sektor pariwisata Indonesia banyak yang sudah terlatih dalam mendukung wisata halal.

Sektor akomodasi maupun restoran juga memiliki potensi mendukung wisata halal. Beberapa hotel misalnya, sudah memberikan arah kiblat untuk salat di dalam kamar wisatawan. Begitu pula restoran yang menyajikan makanan halal juga cukup banyak.

Mengingat potensi yang dimilikinya, Indonesia perlu mengembangkan pasar wisata halal bukan hanya pada negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. China adalah negara non muslim yang memiliki 17 juta penduduk yang beragama Islam. Jumlah yang menarik jika ditawarkan wisata halal, mengingat Indonesia menjadi salah satu destinasi wisata pilihan bagi wisatawan China.

Tantangan

Memasarkan dan mempromosikan wisata halal tidaklah mudah. Banyak tantangan yang bakal dihadapi, baik berkaitan dengan kompetisi pasar wisata, sosialisasi wisata halal, maupun sensitivitas isu wisata halal yang memiliki kerentanan.

Wisata halal bukan hanya dikembangkan di Indonesia. Kompetitor destinasi wisata halal cukup banyak. Beberapa negara, termasuk negara-negara non muslim juga menyiapkan wisata halal. Sebut saja Jepang, Thailand, Australia, Korea Selatan, Spanyol, dan Filipina. Negara-negara tersebut siap menyambut wisatawan muslim dengan menyediakan masjid, mushola, dan restoran yang menyediakan menu halal.

Sosialisasi wisata halal perlu dilakukan di semua destinasi. Persoalannya, wisata halal masih dipersepsikan secara berbeda di masing-masing daerah. Seolah, pariwisata Indonesia harus semua menerapkan kategori halal di semua sektor.

Tantangan lain datang dari kesiapan destinasi yang mendukung wisata halal. Belum semua destinasi yang mendukung telah memiliki sertifikasi halal dalam produk wisatanya. Padahal ketika satu destinasi mendeklarasikan wisata halal, maka seluruh komponen harus tersertifikasi halal, seperti hotel, restoran, dan produk-produk kerajinan.

Wisata halal sangat rentan terhadap isu eksklusivitas. Indonesia akan mendapat citra sebagai destinasi yang muslim oriented. Sementara destinasi wisata di dunia menuntut adanya inklusivitas, dapat dinikmati oleh semua wisatawan tanpa embel-embel agama.

Isu ekslusivitas juga menimbulkan kerentanan dan isu yang sensitif bagi wisatawan non muslim. Wisatawan akan merasa tidak nyaman, misalnya ketika berada di dalam kamar hotel terdapat sajadah dan perlengkapan salat.

Wisata ramah muslim atau wisata halal memang sedang menjadi tren. Potensi ekonomisnya cukup menggiurkan. Namun kenyamanan wisatawan tetap harus menjadi pertimbangan. Sebab, prinsip pariwisata adalah bukan semata halal dan non halal, tetapi keadilan dalam berwisata. [T]

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Harapan Pariwisata Indonesia di Tangan Prabowo-Gibran
Lakalantas di Bali: Warisan Tata Kelola Pariwisata yang Salah Arah
Wisata Massal: Godaan Mengundang Kesal
“Beach Club”: Wisata Elit bagi yang Berduit
Wisata Sejarah: Merekonstruksi Masa Lalu
Moratorium Hotel di Bali: Seberapa Penting?
Tags: Pariwisatawisata halal
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika Cinta Seni Bersemi di Jakarta Design Center

Next Post

Menaklukkan Bali: Memoar Perjalanan Tanpa Peta

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails

‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

by Pande Susan
June 18, 2026
0
‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

SAAT matahari mulai menuju satu garis lurus di atas kepala, derau ritmis mengisi ruang di bawah atap Bale Daja rumahku...

Read moreDetails
Next Post
Menaklukkan Bali: Memoar Perjalanan Tanpa Peta

Menaklukkan Bali: Memoar Perjalanan Tanpa Peta

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026
Lubang | Cerpen Asmaran Dani
Cerpen

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

by Asmaran Dani
June 21, 2026
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi
Puisi

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

by Mahesa Putra
June 21, 2026
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045
Esai

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

by Dewa Rhadea
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co