22 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Anak Muda Bisa Buat Petisi Agar Politikus Tinggalkan Gaya Kampanye dengan Baliho

Gede Agus Eka Pratama by Gede Agus Eka Pratama
June 10, 2024
in Politik
Anak Muda Bisa Buat Petisi Agar Politikus Tinggalkan Gaya Kampanye dengan Baliho

Lidartawan, Ketua KPU Bali

BULELENG | TATKALA.CO — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan menantang anak muda agar mau membuat sebuah petisi supaya kampanye yang dilakukan berubah cara, dari menggunakan baliho ke cara-cara yang lebih digital.

Lidartawan menjelaskan bahwa para calon agar bisa memanfaatkan era digital saat ini dengan baik. Jangan sampai terus menggunakan cara-cara lama dalam berkampanye seperti masang baliho misalnya.

“Saya paling tidak suka dengan calon pemimpin yang masang baliho dalam berkampanye,” kata Lidartawan.

Kenapa begitu? Lidartawan menjelaskan, orang sekarang ini udah malas melihat baliho. Selain itu juga akan menambahkan sampah, sisa balihonya.

“Lebih baik buat video dan diunggah ke media sosial kan bagus kampanye seperti itu,” ujar Lidartawan dengan berapi-api, yang disambut oleh riuh tepuk tangan.

Lidartawan menyampaikan hal itu pada seminar politik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng, Senin (10/06/2024) di Gedung Pusat Layanan Terpadu (PLUT) KUMKM, Jalan A. Yani Singaraja.  

 Dalam acara tersebut Kesbangpol mengundang dua narasumber. Selain I Dewa Agung Gede Lidartawan, S.TP., M.P selaku Ketua Komisi Pelihan Umum (KPU) Provinsi Bali, juga mengundang Dr. I Nengah Muliarta S.Si., M.Si  yang merupakan seorang akademisi sekaligus sebagai Tim Pemeriksa Daerah DKPP RI.

Seminar dipandu oleh moderator Dr. Gede Sandiasa, S.Sos., M.Si dari Dosen Universitan Panji Sakti.

Selain itu, pihak kesbangpol juga mengundang siswa sebanyak satu orang per SMA/SMK serta tiga mahasiswa dari perguruan tinggi yang ada di wilayah kota dengan julukannya sebagai Kota Pendidikan itu.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjadikan warga negara yang terampil dan berpengetahuan tentang sistem politik. Dan mengetahui hak dan kewajiban dalam masyarakat serta cara-cara berpartisipasi dalam berproses politik, sehingga dapat bekontribusi dalam pemerintahan,” ujar Kepala Kesbangpol Buleleng Komang Kappa Tri Aryandono, S.IP., M.M,  saat memberikan sambutan.

Selain untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai dunia politik, seperti yang disampaikan oleh kepala kesbangpol dalam sambutannya. Kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Kabupaten Buleleng dalam pemilihan calon Bupati yang akan terselenggara pada nanti tanggal 27 November 2024.

Ketua KPU Bali Lidartawan dalam seminar itu juga menyampaikan rasa bahagia dan sangat bangga dengan kinerja dari jajaran KPU yang ada di masing-masing kabupaten di Bali pada saat pasta demokrasi 14 Februari yang telah lewat. Hal karena mampu menorehkan sejarah yang membanggakan. dimana hanya di Provinsi Bali yang tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait perselisihan hasil pemilu dan menjadi Provinsi yang paling pertama menetapkan seluruh calon legislatif terpilih dibandingkan provinsi lain di Indonesia yang sampai saat ini masih berperkara di MK.

Dalam pemaparan materinya, Lidartawan menjelaskan bahwa agar masyarakat lebih peduli tentang dunia politik.

“Kalian yang muda-muda, jangan biarkan orang-orang jahat ada di dalam dunia politik. kalau kalian mengkritik politik itu kotor, maka masuk dan bersihkanlah kekotoran jangan hanya demo saja bilang kotor, tapi tidak mau membenahi,” ujar Lidartawan yang juga mantan ketua KPU Kabupaten Bangli itu dengan penuh semangat.

Sementara itu, Dr. I Nengah Muliarta S.Si., M.Si  menyampaikan terkait materi mitigasi hoaks di pilkada Bali. Sebagai awalan ia memaparkan penjelasan mengenai perbedaan antara informasi dengan berita. Yang dimana informasi adalah sebuah kebenaran yang belum terverifikasi sedangkan berita adalah informasi yang sudah terverifikasi.

Kemudian ia juga menambahkan bawa media sosial dan media online itu juga berbeda. Yang termasuk kedalam media sosial adalah facebook, instragram, tiktok, youtube, sedangkan yang termasuk media online adalah portal-portal berita seperti Kompas, detik.com, radar dan lainnya.

Menurut Muliarta, yang bertanggung jawab atas informasi yang dibagikan juga berbeda, dimana jika media sosial yang bertanggung jawab adalah pemilik akun dan kalau media online yang bertanggung jawab adalah redaktur serta ada dewan pers yang akan melindungi.

Dalam kesempatan itu juga ia memaparkan bahwa 80% orang akan percaya dengan informasikan yang diberikan oleh orang terdekat. Hal ini jika masyarakat tidak paham akan pola-pola informasi hoax, maka akan otomatis terjebak.

Ada beberapa hal yang bisa diterapkan dalam mencegah berita hoaks

Pertama, fokus pada fakta dan data. Pastikan objek yang dilihat benar adanya.

Kedua, kejelasan informasi. Segala sesuatu yang diberitakan harus jelas tanpa ada yang ditutupi.

Ketiga, melakukan verifikasi. Jangan pernah menerima informasi itu secara mentah-mentah, harus di cek kebenarannya.

“Lihat asal usualnya, lihat kebenarannya jangan diterima begitu saja atau langsung share ke orang lain hal ini akan membuat informasi semakin terpelintir,” katanya.

Di akhir Muliarta mengingkatkan agar hati-hati dengan kecanggihan teknologi sekarang ini seperti kecerdasan buatan atau bahasa kerennya Artificial Intelligence.

“Kita sekarang harus hati-hati, karena sekarang ada teknologi yang mampu mengubah suara kita seperti orang lain misalnya saja seperti suara dan wajah Presiden Jokowi. Kalau ini kita tidak jeli bisa saja kita terjebak dengan hal ini,” ujarnya sambil melihat ke peserta.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar menggunakan kecanggihan teknologi ke hal yang positif seperti membatu KPU dalam mensosialisasikan tentang dunia politik.

Tiba dipengujung acara, banyak perserta yang mengutarakan pendapatnya terkait ide pelarangan pemasangan baliho yang digagas oleh ketua KPU Bali. hampir semua peserta setuju terkait ide tersebut.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat oleh kesbangpol kepada para narsumber dan moderator serta diakhiri dengan berfoto bersama dengan para peserta. [T][Eka]

Reporter/Penulis: Gede Agus Eka Pratama
Editor; Adnyana Ole

Penulis adalah mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di tatkala.co.

Para Calon Wajib Tahu, Ini Dia Kunci Sukses Memenangkan Pilkada
Beragam Sentuhan Cinta pada Pemilu 2024
Berebut Rekomendasi Menuju Pilgub Bali: Bagaimana Peluang Koster-Giri?
Tags: Komisi Pemilihan UmumPilkadaPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

Next Post

Serahkan Bantuan CPP di Dapdap Putih, Pj. Bupati Buleleng Minta Tak Ada Warga Miskin yang Tercecer

Gede Agus Eka Pratama

Gede Agus Eka Pratama

Mahasiswa Jurusan Dharma Duta, Ilmu Komunikasi, STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Dua Belas Manifesto Aliansi Cipayung Plus untuk Dewan Perwakilan Rakyat

by Jaswanto
July 1, 2026
0
Dua Belas Manifesto Aliansi Cipayung Plus untuk Dewan Perwakilan Rakyat

DERU puluhan sepeda motor bergema dari arah utara Kota Singaraja pada Senin, 29 Juni 2026. Satu per satu kendaraan itu...

Read moreDetails

Dialog Publik HMI Cabang Singaraja: Revisi UU Pilkada Dinilai Dapat Geser Mandat Rakyat ke Elit

by Rusdy Ulu
February 1, 2026
0
Dialog Publik HMI Cabang Singaraja: Revisi UU Pilkada Dinilai Dapat Geser Mandat Rakyat ke Elit

Wacana revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) kembali mengemuka di tengah publik. Isu ini menjadi perbincangan hangat dalam Dialog...

Read moreDetails

Malam Manis Galungan di Desa Alasangker, Hiburan Rakyat dan Aspirasi untuk Sang Calon Bupati

by Son Lomri
September 27, 2024
0
Malam Manis Galungan di Desa Alasangker, Hiburan Rakyat dan Aspirasi untuk Sang Calon Bupati

TIRAI merah itu dibuka oleh orang-orang. Anak muda, anak-anak, bahkan sampai orang tua sambil gendong anak. Konser mini, hiburan rakyat....

Read moreDetails

Tokoh-tokoh Buleleng Bertemu, Apa yang Mereka Bicarakan?

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 16, 2024
0
Tokoh-tokoh Buleleng Bertemu, Apa yang Mereka Bicarakan?

SEJUMLAH tokoh yang beberapa namanya disebut-sebut sebagai kandidat kuat calon Bupati Buleleng bertemu di  Sekretariat Kantor SMA Taruna Mandara, Kaliasem,...

Read moreDetails

Pilkada Buleleng 2024: Relawan Bilang Joss, Sutjidra Bilang Siap

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 8, 2024
0
Pilkada Buleleng 2024: Relawan Bilang Joss, Sutjidra Bilang Siap

NYOMAN Sutjidra, kader PDI Perjuangan, akhirnya mengatakan diri siap untuk bertarung dalam perebutan kursi Bupati Buleleng pada Pemilihan Kepala Daerah...

Read moreDetails

Pengamat: Golkar Memiliki Kualitas SDM Paling Baik

by tatkala
July 19, 2023
0
Pengamat: Golkar Memiliki Kualitas SDM Paling Baik

JAKARTA  | Citra Nasional  Network (CNN)  membeberkan hasil penelitian terkait latar belakang tokoh politik yang paling disukai masyarakat untuk menjadi...

Read moreDetails

Kurangi Sampah Baliho Pemilu Serentak 2024 di Bali

by Redaksi Tatkala Denpasar
May 9, 2023
0
Kurangi Sampah Baliho Pemilu Serentak 2024 di Bali

DENPASAR | TATKALA.CO -- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali sebagai salah satu asosiasi media online di Bali berkontribusi dalam...

Read moreDetails

Diunggulkan Pemilih Muda, Pengamat: Airlangga dan Partai Golkar Harus Percaya Diri

by tatkala
May 9, 2023
0
Diunggulkan Pemilih Muda, Pengamat: Airlangga dan Partai Golkar Harus Percaya Diri

Ketua Umum dan Partai Golkar akah lebih percaya diri karena dukungan pemilih milenial  yang tercermin dalam survei Lembaga Penelitian Masyarakat...

Read moreDetails

Sejak Awal Harus Dilakukan Mitigasi Potensi Hoaks Pemilu 2024

by Redaksi Tatkala Buleleng
April 24, 2023
0
Sejak Awal Harus Dilakukan Mitigasi Potensi Hoaks Pemilu 2024

BULELENG | TATKALA.CO -- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali menyerukan kepada penyelenggara pemilu dan komponen masyarakat di Bali untuk...

Read moreDetails

Anggaran Pemilukada 2024: KPU Buleleng Minta 56 M, Bawaslu Minta 10 M

by Redaksi Tatkala Buleleng
March 8, 2023
0
Anggaran Pemilukada 2024: KPU Buleleng Minta 56 M, Bawaslu Minta 10 M

BULELENG | TATKALA.CO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng mengajukan usulan anggaran sebesar Rp 56 miliar untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum...

Read moreDetails
Next Post
Serahkan Bantuan CPP di Dapdap Putih, Pj. Bupati Buleleng Minta Tak Ada Warga Miskin yang Tercecer

Serahkan Bantuan CPP di Dapdap Putih, Pj. Bupati Buleleng Minta Tak Ada Warga Miskin yang Tercecer

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co