23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung

Nyoman Mariyana by Nyoman Mariyana
November 12, 2023
in Esai
Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung

Semarak Festival Budaya Kabupaten Badung

KABUPATEN Badung merupakan salah satu daerah yang memiliki beragam kesenian khas dan tersebar di berbagai desa. Pertumbuhan seni dan budaya di Kabupaten tentunya juga didukung sepenuhnya oleh pemerintah Kabupaten Badung.

Berbagai bentuk perhatian diberikan tidak saja berupa sarana pengajaran seni, namun juga perhatian lebih ditujukan kepada seniman penggeraknya, yang telah memberikan andil dalam pemajuan seni budaya di daerah.

Hal tersebut tentunya termuat pada undang-undang no.5 tahun 2017 tentang pemajuan seni di daerah. Pasal 5 Undnag Undang Pemajuan Kebudayaan menyebutkan tentang Objek Pemajuan Kebudayaan meliputi: a. tradisi lisan; b. manuskrip; c. adat istiadat; d. ritus; e. pengetahuan tradisional; f. teknologi tradisional; g. seni; h. bahasa; 1. permainan rakyat; dan J. olahraga· tradisional.

Upaya pemajuan kesenian di Kabupaten Badung dilakukan dengan memberikan ruang kreatif pada senimannya untuk menunjukan karyanya. Seniman hebat dan berbakat tidak akan diketahui kalau tidak didukung dengan karya dan apresiasi penikmatnya juga oleh pemerintahnya sebagai pengayom. “Wadah” itu menjadi penting untuk menunjukan eksistensi kekaryaannya.

Sebagai ajang untuk memberikan ruang kreatif itu, pemerintah Kabupaten Badung membuat sebuah kegiatan Festival Budaya Kabupaten Badung. Bila kita menoleh kebelakang, kegiatan ini merupakan transformasi dari kegiatan sebelumnya yang dulu dilaksanakan berkaitan dengan peringatan hari Puputan Badung.

Pemerintah menetapkan tanggal 20 September sebagai Hari Puputan Badun. Adapun Hari Puputan Badung tersebut ditetapkan sebagai peringatan terhadap peristiwa heroik perlawanan rakyat Badung Bali terhadap armada pasukan Belanda yang dikenal dengan nama Perang Puputan.

Dahulu peringatannya dilaksanakan berbagai kegiatan, seperti; Lomba Gerak Jalan Puputan Badung, Lomba Baleganjur Se-Bali (kelompok pelajar dan umum), Lomba Gong Kebyar antar Kecamatan Se-Kabupaten Badung, dan lomba-lomba lainnya.

Saya masih ingat ketika dulu duduk di sekolah menengah pertama, di tahun 1997 mulai mengikuti lomba Baleganjur antar pelajar dan Gong Kebyar Anak-anak dan Gerak Jalan Puputan Badung yang starnya dari Monumen Margarana dan finish di Lapangan Lumintang.

Dalam kegiatan lomba seni tersebut, mereka yang mendapatkan juara, akan mewakili Kabupaten Badung dalam event PKB (Pesta Kesenian Bali). Selanjutnya setiap tahun pun kegiatan ini digelar. Lomba Baleganjur khususnya, merupakan acara yang paling bergengsi dikalangan sekaa yang ada di Bali. Acara ini sangat ditunggu-tunggu. Sebuah ajang untuk menunjukan skill “taringnya” di bidang seni gamelan (juga alat intrumennya).

Setelah Kabupaten Badung resmi pindah ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung di Sempidi, kegiatan tersebut diberi nama baru dan kemudian dikenal dengan “Festival Budaya Kabupaten Badung” yang digelar serangkaian perayaan HUT Ibu kota Kabupaten Badung, Mangupura.

Festival budaya Kabupaten Badung merupakan sebuah ajang pertunjukan seni budaya yang ada di Kabupaten Badung. Festival ini dilaksanakan pertama kalinya tahun 2009, yang terpusat di (Puspem) Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.

Ada sedikit perubahan mata acara dari kegiatan Perayaan Puputan Badung dengan Festival Budaya Kabupaten Badung. Namun, esensinya untuk pemajuan seni budaya di Kabupaten Badung masih menjadi hal terpenting dan tetap menjadi “roh” kegiatannya.

Kegiatan Festival Budaya Kabupaten Badung, sebelumnya rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Namun di tahun, 2018 sempat terhenti hingga tahun 2022 dikarenakan adanya perubahan mata kegiatan dan wabah covid 19 yang melanda.

Kegiatan Festival Budaya Kabupaten Badung, dikembangkan dengan penambahan mata acara, seperti; Lomba Bapang Barong Se-Badung, Lomba Penjor, Lomba Film Dokumenter, Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Lomba Gong Kebyar Dewasa, Lomba Gong Kebyar Wanita antar Kecamatan Se-Kabupaten Badung.

Acara tersebut digelar juga bertujuan untuk mencari penampil terbaik untuk mejadi duta Badung pada perhelatan Pesta Kesenian Bali di tahun berikutnya.

Gambar 1. Lomba Gong Kebyar Anak-Anak |Sumber. Dokumentasi Sekaa Gong Anak-Anak Semara Winangun, Desa Kwanji, Kelurahan Sempidi, Tahun 2023

Di tahun 2023 ini, merupakan perayaan kembali Festival Budaya Kabupaten Badung yang ke 14. Namun, “wajahnya” didegelar dengan format sedikit berubah dari tahun-tahun sebelumnya.

Pada penyajian lomba Gong Kebyar misalnya, dahulu pemainnya dan penggarap seninya merupakan mereka yang dipilih dari kecamatan masing-masing. Namun di tahun ini, skema kegiatan lomba, didisain berbeda.

Sekaa-sekaa yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan sekaa-sekaa yang ada dalam lingkup desa. Peserta dibatasi melalui lingkup desa/kelurahan. Tujuannya yakni menumbuh kembangkan potensi-potensi seni yang ada di desa. Sebuah upaya untuk memberikan kesempatan pada anak-anak muda di desa untuk menunjukan potensi seninya.

Begitu juga para penggarap seni yang ada di masing-masing kecamatan, diberikan ruang kreatif untuk berkarya. Penggarap seni dibatasi berasal dari 1 lingkup kecamatan tertentu.

Gambar 2. Lomba Gong Kebyar Dewasa | Sumber. Dokumentasi Sekaa Gong Pura Rempak Taman Sari, Kelurahan Kapal, Tahun 2023

Mereka yang memperoleh juara pada kegiatan lomba ini, tidak didaulat langsung mewakili kabupaten Badung untuk maju ke perhelatan Pesta Kesenian Bali yang diselenggarakan di tahun berikutnya. Terpenting, Festival Budaya tahun ini merupakan ajang untuk menunjukan keseradaan sekaa di desa masing-masing dan ruang untuk seniman muda menunjukkan kekaryaannya, tegas I Wayan Mulyadi, (salah satu panitia penyelenggara).

Semoga kedepannya makin banyak tumbuh menggeliat seniman-seniman muda yang ada di desa masing-masing, seiring dorongan dan dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Badung baik sarana maupun ruang kreatif ini. Perlu juga menjadi evaluasi kedepannya, pemerintah Kabupaten Badung membangun tempat yang lebih representative untuk hiburan (stage terbuka) untuk pertunjukan seni, yang tentunya juga didukung dengan tata lighting dan sound system yang memadai serta dikendalikan oleh pertugas yang professional.

Menjadi catatan: jangan sampai proses panjang latihan seniman kita dikacaukan sehari oleh pengelolaan pertunjukan yang kurang maksimal (sound dan lighting). Mari kita bersama saling mendukung, memperbaiki kwalitas layanan kita untuk Badung, dan seni budaya Badung yang adi luhung. [T]

Sublim Spirit I Maria dalam Karya Kreasi Baleganjur Komunitas Seni Taksu Agung
Terbaik pada Lomba Musikalisasi Puisi di Unud, Komunitas Budang Bading Badung Makin Kompak
Kabupaten Badung Juara Umum  Utsawa Dharmagita Provinsi Bali
Tags: Badungkabupaten badungkesenian bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sublim Spirit I Maria dalam Karya Kreasi Baleganjur Komunitas Seni Taksu Agung

Next Post

Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Nyoman Mariyana

Nyoman Mariyana

I Nyoman Mariyana, S.Sn., M.Sn. Lahir di Sempidi, 08 Maret 1985. Kini dosen Seni Karawitan di Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar. Penulis buku Gamelan Gender Wayang (Mahima, 2021)

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Tigapagi, Band Bandung dengan Nuansa Gitar Degung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co