23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Untuk Mahasiswa Akhir – Inilah Tips Super Bikin Skripsi jadi Lancar

Emboeng Arishinta Poetra by Emboeng Arishinta Poetra
February 2, 2018
in Esai

Ilustrasi: Dek Omo

HALO sahabat mahasiswa super di manapun kalian berada, selamat beraktivitas. Semoga semua hidup berbahagia dan dalam lindungan dosen yang maha buasnya. Sangat super sekali kita masih dapat bernapas dan berjumpa dalam kesempatan yang tidak penting ini. Pada kesempatan kali ini ijinkan saya mempresentasikan sebuah pengalaman hidup sewaktu masih menjabat sebagai ketua panitia perkumpulan mahasiswa penjilat dalam rangka mencapai gelar kesarjanaan.

Sebagai seorang yang sudah sangat berpengalaman dalam bidang kutip-mengutip, jilat-menjilat, jiplak-menjiplak, dalam urusan ketatanegaraan yang berdaulat, maka pada kesempatan hari ini saya akan memberikan beberapa tips dan kiat-kiat serta motivasi dalam penyusunan tugas akhir yang sering disebut skripsi.

Sebelum saya mulai presentasi ini, pertama-tama marilah kita berdoa sejenak untuk memohon kepada dosen (maksud saya Tuhan), agar kita selalu disayang pembimbing skripsi, ketua jurusan, rektor, dekan, pegawai TU, tukang sapu, orang tua, orang muda, orang utan, orang gila, pacar, sahabat, teman, tetangga, serikat buruh, MLM, dan lebih dari 200 juta jiwa penduduk Indonesia. Tundukkan kepala sejenak, berdoa menurut agama dan masalah penelitian skripsi masing-masing. Berdoa mulai, …………., berdoa selesai!

Baiklah saya mulai saja membahas mengenai tips super pengerjaan skripsi yang relevan untuk mahasiswa kekinian. Hal pertama yang dilakukan adalah mencari pacar kakak tingkat yang pintar dan dapat diandalkan.  Pencarian pacar ini dilakukan sejak dini, setidaknya sejak semester awal.  Cara ini bukan hanya akan menguntungkan saat proses pengerjaan skripsi, tetapi juga akan membantu proses perkuliahan dan pengerjaan tugas, serta dapat memberi semangat dan gairah hidup yang bergelora.

Kakak tingkat tentu memiliki pengalaman yang lebih dalam hal akademik dan juga dalam hal yang lainnya, tentu akan memuaskan sahabat mahasiswa super. Tetapi ingat, pilih yang pintar dan bukan yang omong doang. Untuk meneliti kakak tingkat yang pintar, lihat baik-baik saat ospek penerimaan mahasiswa baru. Jangan tertipu. (Untuk tips menggaet kakak tingkat akan dibahas dalam pertemuan super berikutnya!).

Jika tak bisa dapat pacar kakak tingkat, setidaknya bergaul baik-baiklah dengan kakak tingkat. Karena intinya adalah melakukan pendekatan dan mendapatkan perhatian dari kakak tingkat, syukur-syukur bisa langsung jadi pacar. (Saya sendiri sih memang langsung jadi pacar, he he he).

Tips kedua, menyakinkan dan menumbuhkan niat serta tekad yang kuat dalam pengerjaan skripsi. Tanpa tekad, niat, dan keyakinan, maka skripsi tidak dapat dikerjakan dengan baik dan benar. Dalam bagian ini, maksud menumbuhkan niat serta tekad itu, adalah upaya menumbuhkan niat serta tekad bapak/ibu dosen untuk membimbing kita dengan baik dan selalu berada di kampus pada saat kita perlu bimbingan. Agar, sebagai mahasiswa semester akhir, kita dengan cepat bisa mengejar gelar kepengangguran (maaf maksud saya kesarjanaan).

Tips ketiga, dalam mengerjakan skripsi pastikan diri bahwa kita dan orang-orang yang berkaitan dengan pengerjaan skripsi sedang dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, serta bersih dari korupsi. Hal ini perlu sahabat mahasiswa super ketahui, karena berkaitan dengan pendekatan yang digunakan dalam pengajuan masalah penelitian dan pembimbingan. Misalkan seorang pembimbing terindikasi suka (sering) korupsi maka bawakanlah saat bimbingan setidaknya buah kesukaan, makanan kesukaan, tanaman kesukaan, peliharaan kesukaan, dan benda/barang kesukaan. Atau jika kejiwaannya agak labil, maka datanglah dengan berpenampilan menarik dan seksi.

Tips keempat, dalam mengerjakan skripsi banyak-banyaklah berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. KepadaNya-lah selalu mengadu tetang apa yang sedang dikerjakan, selalulah memohon agar pacar (kakak tingkat) kita dalam keadaan sehat. Agar dosen pembimbing selalu diberi kesadaran untuk menamatkan mahasiswanya. Dan berdoalah agar harga nasi kuning atau nasi bungkus tetap terjangkau. Berdoalah untuk adanya perluasan area wifi gratis di kampus. Berdoalah juga untuk kelestarian hidup pedagang kantin kampus, pedagang kaki lima, serta tukang fotocopy yang berada di dekat kampus. Karena merekalah sesungguhnya orang-orang terdekat saat kita mengerjakan proses penyelesaian skripsi.

Tips kelima yang juga sebagai kiat terakhir dalam proses pengerjaan skripsi adalah mengerjakan skripsi dengan rajin dan tekun. Jika sudah tidak tekun dan rajin maka segala kemalasan akan datang. Begitu pula dalam proses pengerjaan skripsi, jika malas mengerjakan skripsi berati sahabat mahasiswa super itu kurang rajin dan tekun. Maka kerjakanlah skripsi agar bisa rajin dan tekun. Ingat, yang paling penting adalah rajin dan tekun. Rajinlah membaca dan tekunlah belajar agar bisa dan pandai mengutip teori orang lain. Kemudian mahasiswa super akan menjadi plagiator yang handal. Dahsyat dan super sekali bukan?

Demikian beberapa tips super dalam pengerjaan skripsi untuk sahabat mahasiswa semester akhir yang super, yang kemungkinan sedang berada di ujung tanduk. Silahkan dicoba, semoga sahabat mahasiswa super segera dikeluarkan (maksudnya diwisuda) dari kampus kesayangan. Saya pribadi sebagai seseorang mantan mahasiwa yang sudah sukses dalam birokrasi ketatanegaraan yang berdaulat turut berdoa agar mahasiswa semester akhir segera tamat dengan selamat. Sehingga nantinya dapat ikut berperan secara aktif dalam menjalankan program pemerintah, misalnya dalam program keluarga berencana. Ingat 2 anak cukup, laki perempuan sama saja.

Sekian saja yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan yang tidak penting ini. Jangan lupa buang sampah pada tempatnya. Belilah produk lokal agar mampu berswadaya pangan dan meningkatkan efektivitas ekonomi kerakyatan. Jangan lupa makan nasi kuning yang berbungkus daun untuk kelestarian alam ini. Akhir kata, saya ucapkan terima gaji.

Ingat, skripsi bukanlah akhir hidup Anda, karena akhir hidup adalah kematian. Bernapaslah! (T)

Tags: mahasiswaSarjanaSkripsi
Share205TweetSendShareSend
Previous Post

Buta Paling Buruk adalah Buta Politik

Next Post

Korupsi di Indonesia = Tradisi Buang Sampah?

Emboeng Arishinta Poetra

Emboeng Arishinta Poetra

Mantan mahasiswa yang kini jadi mantan guru. Pernah menulis puisi dan menang di tingkat kampus

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post

Korupsi di Indonesia = Tradisi Buang Sampah?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co