6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Duta Kota Denpasar “A Tribute to I Gusti Made Deblog” | Catatan Lomba Seni Lukis Wayang Klasik PKB 2022

Dewa Purwita Sukahet by Dewa Purwita Sukahet
June 25, 2022
in Ulasan
Duta Kota Denpasar “A Tribute to I Gusti Made Deblog”  | Catatan Lomba  Seni Lukis Wayang Klasik PKB 2022

Adinda dan Ari Yoga - Duta Kota Denpasar di tengah-tengah peserta lomba melukis wayang klasik PKB XLIV

Dua orang dari 22 peserta lomba melukis Wayang Klasik di Kalangan Ayodya, areal Taman Werdhi Budaya Art Centre, Bali di Denpasar menyajikan karya yang nampak berbeda. Mereka adalah Ni Made Adinda Gandari Sartika dan I Dewa Gede Ari Yoga, dua orang yang direkrut dan dipercaya oleh Komunitas Gurat Institute dan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar sebagai duta dalam wimbakara melukis wayang klasik dengan tema “Danu Kerthi” pada hari Selasa, 21 Juni 2022.

Sebelumnya, kurang lebih selama tiga bulan mereka mendapatkan pembinaan khusus di posko Gurat Budaya Indonesia, tampil sebagai pembina adalah Vincent Chandra dan I Kadek Wiradinata adalah dua orang anggota muda Gurat Institute yang berbakat dalam seni visual.

Yang berbeda dari karya wimbakara duta Kota Denpasar adalah style yang mereka hadirkan dengan mantap merepresentasikan gaya lukisan I Gusti Made Deblog, master seni lukis dengan capaian teknik realis melalui jalan naturalistik atau yang dikenal dengan Realisme Deblog.

I Gusti Made Deblog 1906-1986 | Arsip Gurat Institute foto atas kebaikan keluarga

Sejak awal, antara koordinator (Gurat Institute), pembina dan peserta bersepakat menyatukan misi untuk menggaungkan warisan budaya tak benda yang lahir di tanah Kota Denpasar, tentu yang dimaksud adalah Realisme Deblog.

Hal ini dilakukan dengan tujuan mengangkat ketokohan Deblog sebagai salah satu kosa bahasa rupa milik Kota Denpasar ke panggung seni rupa global, mengukuhkan kembali ketokohan I Gusti Made Deblog sebagai ikon seniman rupa Kota Denpasar, menekankan ruh capaian kreativitas pengembangan wayang klasik Bali sebagai kekuatan atas keberlanjutan narasi sejarah seni rupa Bali-Indonesia.

Sejalan dengan kisah hidup dan capaian estetiknya, Deblog menunjukkan perbedaan pada era perkumpulan Pitamaha yang sebagian besar karya anggotanya berkutat dalam bahasa tradisi yang kuat melalui pakem ikonografi dan figur yang ketat, dengan logika penyelesaian gambar melalui garis kontur yang mengikat objek,

Saat itu Deblog justru tampil dengan karya yang menekankan lelaku kebebasan penggambaran gerak figur, memainkan dinamika gelap terang secara nyata sehingga tubuh figur dan objek menjadi lebih plastis dan bervolume, memainkan perspektif matematis, mereduksi ikonografi atribut figur sehingga karyanya-karyanya menjadi arus minor yang kuat di tengah-tengah pakem tradisi Ubud yang penuh pengulangan. Deblog dengan demikian menjadi patron perkembangan baru seni lukis Bali.

Foto: Hasil karya Dewa Ari Yoga – Duta Kota Denpasar

Karya-karya awal Deblog memang lebih banyak diciptakan melalui puncak capaian teknik olahan tinta hitam di atas bidang putih yang ia pelajari dari gurunya yang bernama Yap Sin Tin seorang ekspatriat Taiwan, menetap di bilangan Banjar Grenceng pada tahun 1930an.

Pada tahun 1970-an karya Deblog terlihat mulai berubah ketika ia dengan berani beralih dengan medium warna. Hitam putih mengesankan sensasi magis, detail, dan ritmik nan rumit melalui lapisan-lapisan tinta hitam di atas permukaan putih baik itu kertas dan kanvas, karya berwarnanya kemudian menghasilkan sensasi lebih menusuk sisi emosional nan dinamis yang disebabkan oleh ketepatan pengaplikasian warna, keahliannya memaknai ulang narasi klasik wiracerita epos menjadikannya dramatis melalui wujud rupa karya.

Proses Pembinaan Lomba

Pada proses pembinaan lomba oleh dua orang pembina, menekankan pada pengaplikasian warna, metode ini dipergunakan mengingat jangka waktu lomba yang diberikan panitian selama tiga jam, sedangkan jika mengaplikasikan hitam putih akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai kesan volume sebagaimana capaian Deblog.

Warna lebih mudah untuk dipraktikan dalam jangka waktu tiga jam perlombaan dengan teknik Deblog yang dalam pandangan pembina terutama Vincent Chandra bahwa untuk dapat memahami teknik Deblog harus memahami logika realis. Dari capaian dua peserta lomba duta Kota Denpasar maka hal tersebut sekiranya mereka pahami.

Foto: Proses melukis Adinda saat lomba

Ketika sebagian besar peserta melukis dengan teknik mewarnai seperti gaya wayang wayang Kamasan maka duta Kota Denpasar hadir dengan ciri khas Deblog. Tema Dewa Ruci ketika Bima mendapatkan Amretha di samudra digarap oleh Adinda Gandari sedangkan Ari Yoga melukiskan Sang Bima yang berperang dengan naga menyelamatkan Guru Drona di dasar samudra.

Apabila dilihat secara visual maka karya mereka menjadi oposisi atas karya-karya peserta lainnya yang lebih banyak menggambarkan gaya wayang Kamasan. Secara langsung terjadi juga sebentuk pemahaman bahwa rujukan wayang klasik yang digambarkan tidak harus menggambar layaknya wayang Kamasan.

Proses Pembinaan di Gurat InstituteFoto:

Perlombaan bukanlah perihal menang atau kalah, juara atau pecundang, apabila ukuran seni lukis wayang klasik diarahkan hanya kepada gaya wayang Kamasan misalkan, lantas mengapa pementasan gong kebyar oleh kabupaten/kota di Bali tidak bermain layaknya gaya kakebyaran Buleleng yang notabene tanah kelahiran gong kebyar?

Dengan demikian, maka jiwa wimbakara seharusnya lebih dari sekedar kultus gaya sebagai tolok ukur, lebih juga dari pada sebuah kompetensi. Wimbakara adalah bagian dari muara ketika kita berjumpa dengan kawan, teman, atau sahabat, ruang ketika kita mengetengahkan keragaman capaian visual, dan bagaimana misi itu dihadirkan dalam bentuk karya visual di dalam satu momemtum. Seni sebagai sebuah jalan kesadaran dan bagaimana perkembangan peradaban pemikiran visual tersebut telah dicapai. [T]

Pohmamis, 24 Juni 2022

Tags: Pesta Kesenian Bali 2022Seni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mebarung Bersama Tiga Sekaa Gong Kebyar Duta Denpasar Tampilkan Fragmen “Amertaning Wimala Bhuana”

Next Post

Teater Kalangan dan Lain-lain dalam Opening Night Ubud Food Festival

Dewa Purwita Sukahet

Dewa Purwita Sukahet

Perupa, suka ngukur jalan, dan CaLis tanpa Tung

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Teater Kalangan dan Lain-lain dalam Opening Night Ubud Food Festival

Teater Kalangan dan Lain-lain dalam Opening Night Ubud Food Festival

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co