26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Negara Konoha Perlu Kartu Pra-Ninja | Nostalgia Generasi 2000

Ananta Kurnia by Ananta Kurnia
March 10, 2022
in Esai
Negara Konoha Perlu Kartu Pra-Ninja | Nostalgia Generasi 2000

Generasi tahun 2000-an, siapa sih yang tidak tahu dengan serial anime Naruto? Serial anime trendy satu ini cukup banyak menyuguhkan hikmah pelajaran berharga yang dapat dipetik dari kisahnya, termasuk juga khayalan tingkat tinggi menjadi Ninja hebat yang dapat mengeluarkan Rasengan, Chidori dan jurus seribu bayangan. Sungguh, karena hipnotis dari anime Naruto membuat saya bercita-cita di masa kecil menjadi Super Hero alias Ninja yang hebat.

Berkaca dari Naruto yang awalnya hanya sebagai Ninja cupu dengan status yatim piatu, setelah 20 dekade kini menjadi orang nomor satu di negaranya yakni Konoha. Pada masa kepemimpinannya saat ini, Naruto mampu membawa negaranya menjadi negara adidaya yang maju berbasis modernisasi. Ciri-ciri kemajuan Konoha dapat diamati dari pembaruan-pembaruan mulai dari bidang teknologi, transportasi, sistem pemerintahan dan bahkan dalam bidang ekonomi.

Dan saat ini, di era Naruto, persaingan antar negara sangatlah ketat, tidak hanya terpaku pada komponen menjadi negara yang kuat, namun juga kemajuan masing-masing rakyatnya untuk menjadi kandidat Ninja yang hebat. Karena dengan adanya teknologi, mereka mampu membuat alat Ninja canggih yang dapat mengeluarkan dan meng-copy kekuatan 4 elemen Bumi (Api, Air, Tanah, Udara) tanpa perlu repot-repot merapalkan mantra no jutsu.

Bisa dikatakan, teknologi sudah menjadi bagian dalam masyarakat Konoha. Transportasi Konoha pun kini didukung dengan kereta listrik, bahkan kendaraan pribadi Hokage menggunakan balon udara canggih. Ditambah pula, di pusat pusat kota, terdapat layar besar yang memungkinkan rakyat Konoha menonton tayangan terkini mengenai informasi seputar negaranya maupun negara lain.

Namun terlepas dari itu semua, Naruto masih sangat perlu kebijakan dan terobosan hebat untuk memberdayakan rakyatnya. Sebagai fans berat Naruto, ijinkan saya mengusulkan satu kebijakan yang sangat maknyus untuk diterapkan di Negara Konoha.

Kebijakan yang saya usulkan adalah Program Kartu PraNinja. Program ini meniru Kartu PraKera yang diterapkan di sebuah Negara, mungkin tak terlalu jauh dari Negara Konoha.

Mengapa kebijakan PraNinja ini sangat urgent bagi Negara Konoha? Berikut beberapa alasannya :

Alasan pertama, untuk menjadi Ninja yang hebat di Konoha bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi saat ini, peminat untuk menjadi Ninja di Konoha sangatlah minim. Dengan kemajuan teknologi, maka sudah sepantasnya Hokage memberi terobosan baru Program Kartu PraNinja.

Karena tidak dapat dipungkiri, masih banyak rakyat Konoha yang berkeinginan untuk menjadi Ninja hebat namun terkendala kemampuannya. Kartu PraNinja ini dimaksudkan untuk memudahkan rakyat Konoha yang kesulitan dalam hal ekonomi tapi mempunyai tekad yang kuat untuk menjadi Ninja.

Nantinya, penerima manfaat Kartu PraNinja dapat mengakses beberapa pelatihan mengenai semua hal seputar Ninja Academy untuk mengasah skill atau kemampuan Ninja-nya serta mendapat bonus Sertifikat Pelatihan Ninja untuk bekal memasuki Dunia Per-Ninja-an. Tak hanya sebatas itu, insentif Kartu PraNinja juga dapat digunakan untuk modal membuka usaha Online Shop Peralatan Ninja atau usaha-usaha produktif lainnya.

Metode pelatihan dalam Kartu PraNinja ini sangat dianjurkan dilaksanakan secara online guna untuk menghemat anggaran jika dibandingkan secara offline (tatap muka), karna tentunya anggaran Konoha mesti rata dalam hal pembagiannya.

Alasan selanjutnya, pelatihan online Kartu PraNinja juga mendukung perusahaan-perusahaan besar yang menyediakan fasilitas pelatihan Ninja Online, yang mana pemilik perusahaan tersebut adalah penyokong kekuasaan Hokage.

Dengan ketiga alasan di atas, sangatlah masuk akal jika program Kartu PraNinja diterapkan di Negara Konoha. Selain rakyat kecil dapat terbantu dengan modal minim untuk memudahkannya menjadi Ninja, perusahaan-perusahaan elite pun mendapat bantuan suntikan cuan deras sebagai mitra dalam Program Kartu PraNinja. Sekali jalan hanya dengan satu program, dapat merangkul sekaligus kalangan bawah maupun kalangan atas.

Namun sebelum itu, saya tetap memikirkan bahwa Kartu PraNinja tidak akan langsung mendapat dukungan 100% dari seluruh warga Konoha, akan banyak MahaNinja ataupun kritikus yang memblokade bahwa Program Kartu PraNinja sangatlah rawan dalam praktik pelaksanaannya, mulai dari joki yang berpura-pura membantu bakal calon Ninja yang gaptek teknologi, penyalahgunaan dana intensif, hingga tidak adanya standar ekonomi yang jelas bagi peserta Kartu PraNinja.

Namun disitulah tantangannya, sebagai Hokage yang berkuasa, Bapak Naruto haruslah bersikap tegas dan bijak dalam menjelaskan bahwa program Kartu PraNinja semata-mata hanya untuk rakyat Konoha yang Bapak cintai. Dan satu kalimat terakhir untuk Hokage, “tetap semangat Bapak Naruto, bagaimanapun, aku akan selalu mendukungmu”.

Kartu PraNinja YES, semua pasti BERES. [T]

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bergerak dari Arsip Demi Mencapai Berbagai Kemungkinan: Melihat Arsip dalam Laku

Next Post

Bun Kekara Langka Selimuti Palinggih | Cerita dan Renungan Keajaiban dari Tabanan

Ananta Kurnia

Ananta Kurnia

Pengangguran. Lahir dan tinggal di Gilimanuk, Jembrana, Bali

Related Posts

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
0
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

Read moreDetails

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

Read moreDetails

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
0
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

Read moreDetails

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails
Next Post
Bun Kekara Langka Selimuti Palinggih | Cerita dan Renungan Keajaiban dari Tabanan

Bun Kekara Langka Selimuti Palinggih | Cerita dan Renungan Keajaiban dari Tabanan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
Esai

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”
Bahasa

Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”

ADA seorang guru sekaligus penulis senior asal Bali yang bernama Nyoman Tingkat. Suatu ketika, dengan permainan kata yang cerdas dan menggelitik, melalui unggahan...

by I Made Sudiana
October 26, 2026
Belajar dari Senat, Menyapa Semeru
Tualang

Belajar dari Senat, Menyapa Semeru

ADA perjalanan yang kita tempuh karena tugas. Ada perjalanan yang kita jalani karena kewajiban. Namun, sering kali justru di balik...

by Ahmad Sihabudin
October 26, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026
Olahraga

Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026

SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026....

by Nyoman Budarsana
October 26, 2026
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan
Esai

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026
Khas

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co