23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lika-Liku Laku Jomblo di Masa Pandemi, Dari Nonton Drakor Hingga Stalking Mantan

I Kadek Darsika Aryanta by I Kadek Darsika Aryanta
April 24, 2020
in Esai
Lika-Liku Laku Jomblo di Masa Pandemi, Dari Nonton Drakor Hingga Stalking Mantan

Ilustrasi tatkala.co | Nana Partha

Pandemi Covid-19 yang dirasakan oleh seluruh masyarakat di dunia sudah membuat berbagai kreasi dan juga berbagai inovasi yang dilakukan oleh  kaum rebahan seperti sekarang ini. Tak terkecuali para jomblo yang dengan usaha yang sangat keras dan inovatif harus dilakukan para jomblo agar eksistensinya menjadi lebih terangkat. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para jomblo dalam masa pandemi ini adalah sebagai berikut.

Menonton Drama Korea (Drakor)

Bagi para jomblo, menonton drama Korea merupakan hal yang bisa dilakukan untuk membunuh kejenuhan selama terus di dalam rumah. Menonton drama korea semakin ngetrend di kalangan para jomblo karena dipengaruhi oleh ajakan-ajakan menonton drakor dari para drakor radikal garis keras di media sosial. Drama Korea ini biasanya dibagikan melalui link-link yang ada di media sosial seperti Facebook dan juga Instagram. Ajakan untuk menonton drakor ini juga tidak menyasar bagi kaum jomblo, tetapi juga menyasar emak-emak muda dan lanjut usia. Mereka pun ikut tertarik untuk mengklik link drakor yang dibagikan di media sosial.

Mula–mula para netizen  hanya coba-coba atau sekedar iseng mengklik link drama Korea yang dibagikan oleh para kaum drakor mania ini. Lama-kelamaan gelora jiwa mereka menjadi tidak tertahankan untuk untuk terus menonton dan menonton lagi. Episode demi episode ditonton sampai tak sadar waktu mereka sebagian besr habis untuk menonton drama ini.

Link yang dibagikan melalui akun Facebook dan media sosial ini tidak hanya menarik perhatian bagi para kaum jomblo, ibu-ibu junior dan senior,  tetapi juga kaum kaum laki-laki yang terjerembab dalam bius menonton drama korea.  Laki-laki yang dahulunya hanya terbiasa bekerja di tempat kerja bahwa sebagian besar waktu mereka berada di tempat kerja, sekarang waktu mereka kebanyakan di dalam rumah. Awalnya mereka hanya sekedar iseng-iseng klik saja malah langsung keranjingan untuk menunggu serial drama Korea ini.

Bius Drama korea dalam masa pandemi ini sungguh sangat menarik, para penonton drakor mania bahkan ada yang sampai mencak-mencak dan juga sampai terbawa emosi yang mendalam di kehidupan nyata. Hal yang paling kentara adalah dipenuhinya komentar-komentar negatif dari para penonton drakor kepada artis-artis korea di media sosial.Tidak tanggung-tanggung banyak juga yang membagikan meme contoh pemain drama Korea laki-laki yang diandaikan menjadi guru mata pelajaran tertentu. Para pemuja drakor ini bahkan ada yang rela untuk terus pingsan, bolos, dan betah masuk ruang BK agar bisa bertemu dengan guru idaman mereka.

Membuat Video Tik-tok

Hal yang bisa dilakukan para jomblo di sini adalah membuat video Tik tok. Membuat video Tik tok ini bisa memuat hati para jomblo mania menjadi lebih tenang. Para jomblo bisa terus bergoyang menari mengekspresikan kegembiraan mereka dalam ber Tik tok ria. Tik tok  merupakan video lipsing dengan menirukan gaya gaya yang khas sesuai dengan irama lagu yang diperdengarkan. Gaya-gaya yang khas di sini bisa menarik perhatian para penontonnya untuk menirukan juga gaya tersebut.  

Saling tiru ini malah sudah seperti virus corona yang terus dari satu pengguna ke pengguna yang lain. Penyebarannya ini bisa mempengaruhi para jomblowan dan jomblowati untuk membuat video Tik tok yang inovatif mungkin. Para jomblo bisa  menirukan gaya-gaya Tik tok dari para artis yang ada. Fenomena Tik tok sudah mewabah dari anak-anak hingga orang tua. Tidak dapat dipungkiri lagi virus tiktok ini sudah terus menyebar ke seluruh seluruh sendi-sendi perjombloan mereka.

Karaoke dengan menggunakan aplikasi

Biasanya para kaum jomblowan mengekspresikan kreativitas mereka dengan berkaraoke ria dengan aplikasi yang ada. Para jomblowan ini meningkatkan kualitas diri mereka untuk membuat video-video karaoke mereka dengan suara suara yang sangat merdu indah di telinga mereka. Namun belum tentu indah di telinga para pendengar. Dengan menggunakan sentuhan aplikasi maka suara mereka akan tedengar seperti sedang berada di karaoke di ruang terbuka.

Membuat Masakan dari tutorial di Media Sosial

Membuat masakan dari tutorial yang ada di media sosial merupakan salah satu alternatif yang bisa dilakukan oleh jomblo agar bisa meningkatkan kualitas diri dan juga kreativitas. Hal ini biasanya dilakukan bagi mereka yang memang untuk mengisi kegabutan yang ada di rumah. Namun terkadang ekspetasi bisa berbeda dengan kenyataan. Gambar masakan yang menarik di media sosial bisa saja menjadi hal yang berbeda jika para kaum jomblo memasak di rumah sendiri. Bila sudah selesai memasak perlu diingat kan agar para jomblo juga harus mencuci alat masaknya ya.

Olahraga di dalam Rumah

Hal yang dapat dilakukan adalah dengan cara melakukan dance dan juga olahraga di dalam rumah biasanya para jomblowan jomblowati ini biasanya melakukan olahraga kecil yang ada di dalam kamar supaya badan kalian tambah prima. Nah biasanya untuk menambah gairah berolahraga ini maka kalian dapat mengupload hasil olahraga kalian  di media sosial sehingga aura positifmu bisa menyebar ke orang lain.

Stalking Mantan (yang tidak punya mantan skip ke paragraf terakhir saja)

Kegiatan yang dapat dilakukan bagi para jomblo adalah stalking foto-foto mantan di akun media sosial. Kegiatan ini biasanya ini dilakukan oleh para agar bisa melihat aktivitas yang mantan lakukan apakah dia mempunyai pacar yang lebih dari saya atau  kurang dari saya. Kalau misalnya akun mantannya diblok tentu saja yang dilakukan adalah membuat akun yang baru lalu menstalking akun-akun mantan. Mantan ini bisa menjadi suatu motivasi bagi diri sendiri agar bisa lebih baik daripada yang sebelumnya.

Terlepas dari hal tersebut semua memang lika-liku para jomblo ini memang perlu diapresiasi sehingga mereka mampu meningkatkan kualitas diri mereka dan tidak jarang memang mengimbas kepada yang lain. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah tentu saja para jomblo harus tetap menjaga jarak dan menjaga kesehatan diri agar terhindar dari Corona. Jadi walaupun hati masih sendiri usahakan virus korona juga cepat pergi dari dalam diri. Selamat berekspresi!! [T]

Tags: covid 19drama koreajomblopandemi
Share132TweetSendShareSend
Previous Post

Penyesalan Kelelawar

Next Post

Obrolan Mahasiswa Matematika dan Sales Obat: Apa Artinya Dosis 3×1?

I Kadek Darsika Aryanta

I Kadek Darsika Aryanta

Guru Fisika di SMAN Bali Mandara. Sudah menulis artikel yang disiarkan di berbagai media

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Obrolan Mahasiswa Matematika dan Sales Obat: Apa Artinya Dosis 3×1?

Obrolan Mahasiswa Matematika dan Sales Obat: Apa Artinya Dosis 3×1?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co