23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pada “Peta Kesehatan”, Di Manakah Posisi Anda?

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
September 2, 2019
in Esai
Saat Raga Sakit, Biarkan Pikiran Tetap Sehat –Cerita Tentang Pasien Cuci Darah

Seorang kawan, laki-laki 46 tahun, ditemukan meninggal di suatu pagi dalam apartemen oleh sopir pribadinya. Dokter memperkirakan, ia telah menghembuskan nafas terakhirnya sekitar jam sepuluh malam sebelumnya.

Kami semua kenal betul, ia lelaki sehat yang tak punya penyakit apapun sebelumnya. Tidak darah tinggi, diabetes, epilepsi atau infeksi. Menurut saudara terdekatnya ia pun sudah pernah check up di sebuah laboratorium klinik untuk deteksi dini. Ia pebisnis muda yang sedang bersinar terang, mungkin saja punya beban kerja yang cukup berat.

Pelajaran apa yang kita bisa ambil dari kasus ini? Kita sesungguhnya tak pernah betul-betul dapat mengenali diri sendiri, kendati telah melakukan hal-hal terbaik sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit. Realita ini menuntun kita kembali untuk memahami fenomena yang sedemikian unik. Kita seutuhnya hidup dalam pola statistik alam yang tak pernah absolut.

Sebagai contoh, jika seorang ibu hamil pengidap HIV (baca: Anak-anak Kita dan HIV), meski secara teoritis anak yang dilahirkannya akan tertular, namun bukan 100% hal ini akan terjadi. Atau, meski penyakit leukemia dikenal hampir mustahil sembuh (baca: Leukemia, Yang Belum Kalah), kita mendengar ada beberapa kasus yang dinyatakan sembuh, sel-sel kanker hilang secara total dalam deteksi pemeriksaan sumsum tulang. Namun demikian satu upaya akan tetap memberikan manfaat untuk kita, maka lakukanlah! (baca: Deteksi Dini, Jika Tak Dapat Dicegah Mari Ketahui Lebih Awal). 

Jika bicara tentang penyakit-penyakit metabolik, maka berbagai komplikasi yang serius dan mematikan dapat kita cegah secara signifikan. Penyakit metabolik adalah sekelompok masalah medis yang meliputi penyakit diabetes, darah tinggi dan gangguan kolesterol yang kalau dibiarkan akan dapat bermuara pada komplikasi organ-organ vital yang berakibat fatal. Yaitu stroke jika terjadi pada otak, serangan jantung dan gagal ginjal.

Ketiga komplikasi ini sudah begitu dekat dengan Sang Pencipta dan air mata keluarga. Bersyukur untuk yang gagal ginjal masih ada solusi untuk cuci darah (dialisis) atau transplantasi ginjal yang punya prrospek sangat bagus. Menjadi hal yang sulit jika kita sudah berada pada area diagnosis penyakit-penyakit metabolik ini, apalagi kalau sudah sampai pada “stasiun akhir” komplikasinya. Oleh karenanya, kita perlu menyadari, pada area mana dalam “peta kesehatan” kita berada?

Peta kesehatan adalah satu istilah yang sengaja saya buat untuk memudahkan kita semua dalam memahami apa yang disebut penyakit metabolik dan upaya pencegahannya. Seperti cerita di atas, stroke, serangan jantung dan gagal ginjal, bukanlah peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba. Ia butuh proses perjalanan penyakit (patologi) yang cukup lama, di mana kita dapat menghentikannya sebelum stasiun akhir. Ada empat area dalam peta kesehatan yaitu populasi sehat, populasi dengan faktor risiko, populasi sakit dan papulasi yang sudah dengan komplikasi.

Populasi sehat adalah kita yang tak punya riwayat penyakit diabetes, darah tinggi dan gangguan kolesterol. Juga tak punya faktor risiko seperti faktor genetik penyakit serupa dalam keluarga, merokok, kegemukan, usia di atas 40 tahun, beban mental berlebih dan pola hidup sedentary (kurang gerak). Kesimpulan ini pun harus dilengkapi dengan pemeriksaan general check up, terutama pemeriksaan gula darah, kolesterol dan tes stres jantung atau treadmil. Pada keadaan ini, kita tak butuh pengobatan apapun, cukup diet yang seimbang dan olah raga teratur. General check up tetap disarankan minimal sekali setahun.

Saat kita berada pada area kedua, populasi dengan satu atau lebih faktor risiko seperti disebutkan di atas, maka selain diet dan olah raga, kita perlu lebih sering check up . Sebagai contoh, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sebaiknya dikerjakan setiap bulan atau cek kolesterol darah selambatnya tiap enam bulan. Upaya ini akan dapat mendeteksi secara lebih dini jika pada akhirnya kita bersua dengan penyakit-penyakit metabolik itu. Terapi yang optimal pada area ini tak hanya dapat mencegah komplikasi, namun kita punya peluang dapat kembali pada keadaan sehat tanpa pengobatan atau setidaknya bertahan hanya pada keadaan dengan faktor risiko saja. 

 Jika kita telah didiagnosis mengidap salah satu atau lebih dari penyakit-penyakit ini,  diabetes, darah tinggi atau kolesterol maka tak ada pilihan selain harus berobat rutin, bahkan bisa seumur hidup disamping diet dan olah raga. Ini penting untuk mencegah berbagai komplikasi yang fatal. Pada area inilah ujian paling besar harus dilalui pasien karena harus berobat seumur hidup.

Salah pengertian sering terjadi pada tahap ini. Seringkali mereka menghentikan pengobatan karena rasa jemu atau percaya dengan anggapan orang bahwa berobat terus-menerus dapat merusak ginjal. Padahal sebaliknya pengobatan rutin inilah yang dapat mencegah stroke, serangan jantung atau gagal ginjal. Memang betul ada obat-obat yang pemakaiannya dalam jangka panjang dapat merusak ginjal yaitu sebagian besar obat-obat rematik atau antibiotika tertentu.

 Meski sudah berusaha maksimal, sedikit komplikasi tetap saja terjadi. Namun jauh lebih banyak komplikasi fatal terjadi pada populasi yang tak optimal melakukan upaya pengobatan. Saat pasien sudah mengalami komplikasi maka makin banyak prosedur terapi yang harus dijalaninya.

Selain diet, gerak badan dan obat-obatan, pasien harus menjalani fisioterapi karena stroke atau cuci darah lantaran gagal ginjal. Tak cuma prosedur terapi medis yang mesti lebih banyak, mereka juga dapat mengalami kecacatan bahkan kematian. Lalu kehilangan potensi ekonomi dan sebaliknya biaya pengobatan yang menjadi lebih besar.

Ayo ukur, di area mana posisi kita pada peta kesehatan ini, sikapi dengan baik agar kita tetap sehat! [T]

Tags: dokterkesehatanpenyakit
Share150TweetSendShareSend
Previous Post

Saya Seorang Nasionalis yang Pahit

Next Post

Kukul Bulus

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Swastyastu, Nama Saya Cangak

Kukul Bulus

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co