17 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Putra Pradyana, Winner Pro Bali Ambassador: Siap ‘Berkarya, Berbagi, dan Menginspirasi’

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
January 1, 2026
in Gaya
Putra Pradyana, Winner Pro Bali Ambassador: Siap ‘Berkarya, Berbagi, dan Menginspirasi’

Winner Pro Bali Ambassador 2025│Foto: Dok. Putra

PUTRA tidak pernah membayangkan namanya akan disebut sebagai pemenang. Ketika pembawa acara mengucapkan “I Kadek Putra Pradyana”, pemuda asal Klungkung itu sempat terdiam sepersekian detik, memastikan apa yang ia dengar benar adanya. Sabtu siang, 27 Desember 2025, di Wantilan Pura Desa Padang Luwih, Badung, Putra dinobatkan sebagai Winner Pro Bali Ambassador 2025 sekaligus peraih Best Fan Vote. Di balik senyum yang ia tampilkan di atas panggung, ada rasa syukur, lega, dan kesadaran bahwa sejak hari itu, perjalanannya baru dimulai.

I Kadek Putra Pradyana lahir di Satra, Klungkung pada 26 September 2005. Usianya kini 20 tahun dan tengah menempuh pendidikan di Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, semester tiga. Dalam kesehariannya, Putra dikenal aktif dan terbiasa membagi waktu antara perkuliahan, organisasi, serta berbagai kegiatan pengembangan diri. Namun hari itu, ia berdiri di hadapan publik dengan peran baru sebagai representasi generasi muda.

Pro Bali Ambassador sendiri bukanlah ajang biasa. Ajang ini telah diselenggarakan secara konsisten setiap tahun sejak 2016. Pro Bali Ambassador dibentuk atas inisiasi Yayasan Ria Asteria Mahawidia dengan tujuan memilih putra-putri terbaik Bali untuk melanjutkan perjuangan ‘berkarya, berbagi, dan menginspirasi’. Seluruh nilai tersebut dirancang sejalan dengan visi dan misi Provinsi Bali.

Pada perhelatan tahun 2025, Pro Bali Ambassador mengusung tema “Connecting The Sparks of Creativity to Endless Inspiration”. Tema ini menegaskan pentingnya kreativitas sebagai percikan awal yang mampu melahirkan inspirasi berkelanjutan.

Sesi Foto Pemilihan Pro Bali Ambassador 2025│Foto: Dok. Putra

Sebelum mencapai hari puncak, seluruh finalis telah melewati tujuh tahapan seleksi. Proses dimulai dari tes pengetahuan umum, wawancara, pra-karantina, outbound, karantina, hingga akhirnya grand final. Setiap tahap dirancang untuk menguji pengetahuan, karakter, kepemimpinan, serta kepekaan sosial para peserta.

Bagi Putra Pradyana sendiri, keberhasilan ini bahkan tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Hari kemenangan itu terasa seperti kejutan yang datang bersama tanggung jawab besar. Rasa syukur menjadi emosi pertama yang ia rasakan. “Saya sangat bersyukur bisa diberikan kepercayaan dan tanggung jawab sebagai winner Pro Bali Ambassador,” ujarnya. Kalimat itu ia ucapkan dengan kesadaran bahwa pencapaian tersebut lahir dari proses panjang, bukan kebetulan.

Putra mengakui bahwa jalan menuju titik ini tidak mudah. Setiap tahapan seleksi menghadirkan tantangan yang menguras energi dan fokus. Namun dari situ pula ia belajar memaknai proses. “Sebuah pedang yang tajam tidak akan tercipta jika tidak ditempa berkali-kali,” katanya. Prinsip itu menjadi pegangan Putra sejak awal, bahkan ketika kelelahan dan keraguan datang.

Putra Pradyana│Foto: Dok. Putra

Ketertarikan Putra mengikuti ajang Pro Bali Ambassador bermula dari melihat unggahan media sosial tentang berbagai social project yang dijalankan para duta sebelumnya. Dari sana, ia melihat ruang yang sesuai dengan nilai yang ia yakini. “Saya memang menyukai aksi sosial dan terjun langsung ke lapangan,” tuturnya. Keinginan bergabung pun lahir bukan karena ambisi personal semata, melainkan dorongan untuk terlibat dalam kerja nyata.

Pilihan tersebut merupakan kelanjutan dari perjalanan yang telah ia mulai sejak SMA. Putra pernah mengikuti ajang Duta GenRe (Generasi Berencana) di tingkat kabupaten dan provinsi. Pengalaman itu mempertemukannya dengan isu-isu remaja, kependudukan, dan sosial, sekaligus melatihnya untuk berbicara di ruang publik. Baru-baru ini, ia juga mengikuti ajang Jegeg Bagus Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, yang semakin mengasah keterampilan dan kepercayaan dirinya.

Selama mengikuti rangkaian pemilihan Pro Bali Ambassador, Putra mengatakan banyak menyimpan momen berkesan. Menurutnya, setiap tahap membawa dinamika tersendiri, mulai dari kelelahan fisik hingga pembelajaran tentang empati dan kerja sama. Namun satu momen paling membekas baginya terjadi saat tes bakat. “Puisi ‘Seda ning Taru Poleng’ yang saya bawakan adalah bentuk aspirasi dan respon saya terhadap berbagai problematika yang terjadi sekarang ini,” jelasnya.

Melalui puisi tersebut, Putra menyuarakan tragedi banjir di Sumatra akibat penebangan hutan liar. Ia menjadikan panggung sebagai ruang refleksi atas persoalan lingkungan yang dampaknya melampaui batas wilayah. Pesan yang disampaikan bukan sekadar artistik, tetapi juga politis dan ekologis, mencerminkan pandangan Putra tentang peran duta sebagai penyambung suara masyarakat.

Putra Pradyana (kiri)│Foto: Dok. Putra

Ketika grand final usai dan namanya resmi diumumkan sebagai pemenang, Putra tidak memaknainya sebagai akhir. Baginya, justru di situlah perjalanan dimulai. “Grand final ini adalah langkah awal bagi saya untuk memulai kisah di Pro Bali Ambassador,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Putra telah menyiapkan social project yang akan direalisasikan langsung ke lapangan. Program tersebut dirancang agar menyentuh masyarakat secara langsung dan berkelanjutan. “Kami ingin benar-benar turun dan bekerja,” ucapnya. Bagi Putra, gelar duta hanya akan bermakna jika diiringi aksi nyata.

Di luar perannya sebagai winner, Putra tetap menjalani keseharian sebagai mahasiswa semester tiga Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Ia aktif di organisasi BEM FK Unud, terlibat dalam berbagai kepanitiaan, serta mengikuti sejumlah ajang perlombaan. Ritme tersebut menuntut kedisiplinan tinggi dan kemampuan mengelola waktu yang baik.

Ketika ditanya mengenai rencana mengikuti ajang lain, Putra memilih tidak terburu-buru. Ia merasa perlu memberi ruang bagi dirinya sendiri setelah melalui proses panjang. “Untuk saat ini saya ingin rehat sejenak,” katanya. Keputusan itu ia ambil dengan kesadaran bahwa jeda juga bagian dari perjalanan.

Pemilihan Pro Bali Ambassador 2025│Foto: Dok. Putra

Dalam menjalani prosesnya, Putra memegang satu lirik lagu dari Hindia sebagai pengingat. “Hidup bukan saling mendahului, bermimpilah sendiri-sendiri”. Penggalan lirik tersebut merangkum cara pandangnya tentang mimpi dan kegagalan, bahwa hidup bukan soal siapa yang paling cepat, melainkan siapa yang terus berjalan.

Kini, sebagai Winner Pro Bali Ambassador 2025, I Kadek Putra Pradyana memikul peran sebagai wajah muda Bali yang diharapkan mampu menginspirasi. Dari Klungkung, dari bangku kuliah keperawatan, hingga panggung pageant, Putra melangkah dengan kesadaran bahwa gelar hanyalah awal. Yang terpenting adalah bagaimana menjaga komitmen, menghadirkan dampak, dan terus mengubah percikan kreativitas menjadi inspirasi berkelanjutan. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: fashiongaya hidupPro Bali Ambassador
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

TAWUR KESANGA PADA TILEM

Next Post

Reinkarnasi dan Transmigrasi Jiwa

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

by tatkala
September 16, 2026
0
Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

SAAT ini, banyak pemilik rumah mewah di Indonesia memilih menggunakan lift rumah mewah Indonesia dari Kalea karena lift ini dapat...

Read moreDetails

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

by tatkala
September 11, 2026
0
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

Read moreDetails

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

by tatkala
July 24, 2026
0
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat...

Read moreDetails

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails
Next Post
Reinkarnasi dan Transmigrasi Jiwa

Reinkarnasi dan Transmigrasi Jiwa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar
Khas

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan
Panggung

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium
Gaya

Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

SAAT ini, banyak pemilik rumah mewah di Indonesia memilih menggunakan lift rumah mewah Indonesia dari Kalea karena lift ini dapat...

by tatkala
September 16, 2026
Membaca Naga Agus Kama Loedin
Ulas Rupa

Membaca Naga Agus Kama Loedin

---Venue Art, Batu & Studio, Batubulan, Gianyar, Bali | 12 September 2026 * Pameran "Jaga Raga Bara Jiwa" dibuka  Rektor...

by I Wayan Westa
September 16, 2026
Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan
Ulas Rupa

Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan

Di Agung Rai Museum of Art atau ARMA, Ubud, Bali, pada Juli 2026, sebuah pohon penuh kuda hadir di antara...

by Angga Wijaya
September 16, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa, Saatnya Berkarya Tanpa Pamrih di Luar Sistem
Esai

Purbaya Yudhi Sadewa, Saatnya Berkarya Tanpa Pamrih di Luar Sistem

SENIN, 14 September 2026, tidak ada suara petir yang menggelegar. Namun, masyarakat cukup dikejutkan oleh sebuah kabar yang sesungguhnya sudah...

by Agung Sudarsa
September 16, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

BANK TANAH DAN KITA —Antara Reforma Agraria, Kepentingan Investasi, dan Masa Depan Ruang Hidup Rakyat

TANAH yang dikuasai negara bukan sekadar benda tidak bergerak yang dapat dipindahkan dari satu tangan ke tangan lain. Di atasnya...

by I Made Pria Dharsana
September 16, 2026
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026
Panggung

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
Suka-Duka di Rumah Sakit
Esai

Suka-Duka di Rumah Sakit

BEBERAPA minggu lalu, saya mengaitkan rumah sakit dengan konsep dukkha. Dalam Buddhisme, dukkha sering diterjemahkan sebagai penderitaan, tetapi maknanya jauh...

by Angga Wijaya
September 15, 2026
Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co