21 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Meracik Masa Lalu untuk Masa Kini: Pengobatan Tradisi dalam Sorotan Festival Sastra di Singaraja 2025

Putu Gangga Pradipta by Putu Gangga Pradipta
May 16, 2026
in Khas
Meracik Masa Lalu untuk Masa Kini: Pengobatan Tradisi dalam Sorotan Festival Sastra di Singaraja 2025

Dari kiri ke kanan: Ghis Nggar dr. Putu Arya Nugraha, dan Ari Dwijayanthi |Foto: Dok. SLF 2025

SORE itu, Museum Buleleng terasa seperti ruang perjumpaan dua dunia. Di satu sisi, kotak-kotak keropak berisi manuskrip lontar tersusun rapi, menyimpan ratusan tahun pengetahuan tradisional. Di sisi lain, stetoskop, catatan medis modern, dan para akademisi duduk berdampingan dengan filolog.

Panel diskusi “Pengobatan dalam Teks Lama dan Baru” menjadi salah satu sesi paling menyedot perhatian dalam Festival Sastra di Singaraja — Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 25 Juli 2025. Tema ini mengajak publik melihat bagaimana warisan naskah pengobatan dari Bali dan Jawa bisa berdialog dengan ilmu medis masa kini.

Festival yang digelar di kota yang menjadi rumah Gedong Kirtya tahun ini mengangkat Buda Kecapi sebagai tema besar. Lontar pengobatan tersebut tidak hanya memuat ramuan herbal, tetapi juga filosofi penyembuhan yang berakar pada relasi manusia dengan alam. Panel ini menyoroti dimensi yang lebih luas: bisakah pengetahuan kuno itu menjadi inspirasi bagi dunia medis modern?

Diskusi ini menghadirkan Direktur RSUD Buleleng dr. Putu Arya Nugraha, filolog Ghis Nggar, akademisi Ari Dwijayanthi, dan dimoderatori oleh filolog Putu Eka Guna Yasa.

Dalam paparannya, dr. Arya menegaskan pentingnya membuka ruang dialog antara teks kuno dan praktik medis kontemporer.

“Kita tidak bisa memandang pengobatan tradisional hanya sebagai warisan budaya. Banyak prinsip di dalamnya relevan dengan kedokteran preventif dan konsep holistik yang sekarang sedang kita kembangkan,” ujarnya.

Dari kiri ke kanan: Ghis Nggar, dr. Putu Arya Nugraha, dan Ari Dwijayanthi pada diskusi “Pengobatan dalam Teks Lama dan Baru” | Foto: Dok. SLF 2025

Ghis Nggar, yang telah bertahun-tahun meneliti naskah pengobatan dari skriptorium Merapi-Merbabu hingga lontar Bali, menekankan tantangan utama, yakni: bahasa dan sistem aksara kuno.

“Naskah-naskah ini ibarat laboratorium pengetahuan yang terkunci. Butuh kerja filologis serius untuk menerjemahkan tidak hanya kata, tapi konteks pengetahuan di baliknya,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa sistem klasifikasi pengobatan dalam lontar Bali, seperti Usadha, menunjukkan pemahaman mendalam leluhur terhadap keseimbangan tubuh dan alam.

Sementara itu, Ari Dwijayanthi mengangkat aspek filsafat penyembuhan dalam teks lama. “Lontar tidak sekadar mencatat ramuan. Ia juga memuat pandangan kosmologis: sakit bukan hanya fisik, tetapi gangguan harmoni antara manusia, lingkungan, dan dimensi spiritual,” ungkapnya. Perspektif ini, menurutnya, bisa menjadi refleksi bagi dunia medis modern yang kerap terlalu fokus pada aspek biologis semata.

Suasana panel menjadi bukti mengapa SLF bukan sekadar festival sastra. Ia adalah ruang pertemuan lintas disiplin, tempat teks kuno tidak hanya dibaca, tetapi dihidupkan kembali dalam konteks hari ini.

Suasana peserta diskusi “Pengobatan dalam Teks Lama dan Baru” | Foto: Dok. SLF 2025

Diskusi mengalir ke isu lebih luas: bagaimana kita memanfaatkan pengetahuan tradisional tanpa terjebak romantisme, dan sebaliknya, bagaimana ilmu modern bisa lebih terbuka pada kearifan lokal.

Festival ini sekaligus mengingatkan pada posisi Singaraja sebagai simpul sejarah intelektual Bali. Gedong Kirtya, perpustakaan manuskrip lontar terbesar di Bali, menjadi sumber utama alih wahana pengetahuan.

Dari Usadha Buda Kecapi hingga naskah Merapi-Merbabu, SLF membuka kembali halaman-halaman yang nyaris terlupakan dan menawarkannya sebagai jawaban atas krisis kesehatan dan lingkungan hari ini.

Ketika sesi panel berakhir, tepuk tangan penonton terasa bukan hanya apresiasi, tetapi juga kesadaran baru: masa depan pengobatan mungkin saja lahir dari pertemuan antara lontar yang ditulis berabad-abad lalu dan laboratorium modern.

Seperti air yang mengalir dari masa lalu ke masa depan, pengetahuan ini menyejukkan, menyembuhkan, dan menghubungkan manusia dengan alamnya kembali.[T]

Penulis: Putu Gangga Pradipta
Editor: Jaswanto

Dari Halaman Buku ke Denyut Kota: Percakapan Patjarmerah, SLF, dan UWRF di Singaraja Literary Festival 2025
Tanpa Rencana, Marah-Marah Melulu, dan Seni Menerima Diri di Singaraja Literary Festival 2025
Ketika Pohon-Pohon Tumbang Berbicara: Puisi Aan Mansyur dan Suara Penyembuhan di Singaraja Literary Festival 2025
Tags: buda kecapiIlmu pengobatanlontar usadaSingaraja Literary FestivalSingaraja Literary Festival 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dari Halaman Buku ke Denyut Kota: Percakapan Patjarmerah, SLF, dan UWRF di Singaraja Literary Festival 2025

Next Post

Mempertunjukan Seni Rupa: Catatan dari Event Avidya di TAT Art Space

Putu Gangga Pradipta

Putu Gangga Pradipta

Lahir di Surabaya, kini sedang menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Singaraja.

Related Posts

Sastra Masuk Kurikulum: Guru Menjadi Kunci Penguatan Literasi di Sekolah

by Nyoman Budarsana
July 21, 2026
0
Sastra Masuk Kurikulum: Guru Menjadi Kunci Penguatan Literasi di Sekolah

PROGRAM Sastra Masuk Kurikulum menjadi salah satu isu penting yang mengemuka dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun...

Read moreDetails

Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

by Dede Putra Wiguna
July 20, 2026
0
Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

KALA itu, pada hari keempat Ignite Fest, Kamis, 16 Juli 2026, kawasan di depan aula hingga halaman SMKS Kesehatan Bali...

Read moreDetails

Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

by Nyoman Budarsana
July 20, 2026
0
Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

DI Beranda Pustaka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII tahun 2026 yang dipenuhi percakapan hangat pada Sabtu (18/7), para penyair...

Read moreDetails

Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”

by Nyoman Budarsana
July 20, 2026
0
Lomba Lagu Pop Bali Festival Seni Bali Jani VIII 2026 Bak “Perang Bintang”

LOMBA Menyanyi Lagu Pop Bali dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 berlangsung bak "perang bintang". Hampir seluruh...

Read moreDetails

BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
BNN Kota Denpasar Ajak Murid Baru Tangkal Ancaman Narkoba di Ignite Fest Kesbam 2026

 “Hari ini kalian mungkin berpikir narkoba itu urusan orang lain. Padahal, yang dibutuhkan pengedar hanya satu celah, yaitu rasa penasaran.”...

Read moreDetails

Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Ignite Fest 2026, Wajah Baru MPLS di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SORAK-sorai ratusan murid baru memenuhi Aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sesekali tepuk tangan bergemuruh tatkala acara diselingi penampilan...

Read moreDetails

Lomba Cerpen Festival Seni Bali Jani 2026 Diikuti 172 Peserta, Juri Soroti Orisinalitas Karya di Era AI

by Nyoman Budarsana
July 18, 2026
0
Lomba Cerpen Festival Seni Bali Jani 2026 Diikuti 172 Peserta, Juri Soroti Orisinalitas Karya di Era AI

MINAT masyarakat terhadap dunia sastra kembali menunjukkan geliat yang menggembirakan. Lomba Menulis Cerpen dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ)...

Read moreDetails

Tetap Harus Ada Pembaruan pada Pesta Kesenian Bali, Lewat Rekonstruksi dan Penciptaan Karya Baru

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Tetap Harus Ada Pembaruan pada Pesta Kesenian Bali, Lewat Rekonstruksi dan Penciptaan Karya Baru

MEMASUKI penyelenggaraan ke-48, Pesta Kesenian Bali (PKB) telah menempuh perjalanan panjang sebagai festival seni budaya terbesar di Pulau Dewata. Selama...

Read moreDetails

Merawat Masa Depan Pesta Kesenian Bali Lewat Dialog Antargenerasi

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Merawat Masa Depan Pesta Kesenian Bali Lewat Dialog Antargenerasi

MENJELANG usianya yang mengarah pada setengah abad, Pesta Kesenian Bali (PKB) dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan. Festival seni terbesar...

Read moreDetails

Menjernihkan Informasi dan Mendokumentasikan Pesta Kesenian Bali Lewat Jurnalisme

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Menjernihkan Informasi dan Mendokumentasikan Pesta Kesenian Bali Lewat Jurnalisme

DI tengah riuh tepuk tangan yang mengiringi setiap pementasan Pesta Kesenian Bali (PKB), ada pekerjaan lain yang berlangsung tanpa sorot...

Read moreDetails
Next Post
Mempertunjukan Seni Rupa: Catatan dari Event Avidya di TAT Art Space

Mempertunjukan Seni Rupa: Catatan dari Event Avidya di TAT Art Space

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Praticaya, Ketika Sang Dasamuka Berbalik Menatap Kita  —Catatan Baleganjur Duta Karangasem di Pesta Kesenian Bali 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sastra Masuk Kurikulum: Guru Menjadi Kunci Penguatan Literasi di Sekolah
Khas

Sastra Masuk Kurikulum: Guru Menjadi Kunci Penguatan Literasi di Sekolah

PROGRAM Sastra Masuk Kurikulum menjadi salah satu isu penting yang mengemuka dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun...

by Nyoman Budarsana
July 21, 2026
“Di Bawah Pohon Sukun”, Teater Selem Putih Menghidupkan Kembali Pergulatan Lahirnya Pancasila
Panggung

“Di Bawah Pohon Sukun”, Teater Selem Putih Menghidupkan Kembali Pergulatan Lahirnya Pancasila

TEATER Selem Putih kembali menunjukkan kekuatan estetikanya dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026. Melalui pementasan Di Bawah...

by Nyoman Budarsana
July 21, 2026
Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Berikan Catatan Penting Mengenai Postur APBD serta Fenomena Pencatatan SiLPA
Pemerintahan

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Berikan Catatan Penting Mengenai Postur APBD serta Fenomena Pencatatan SiLPA

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan penting mengenai postur APBD serta fenomena pencatatan...

by tatkala
July 20, 2026
Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026
Ulas Pentas

Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

PARADE Monolog dalam Festival Seni Bali Jani 2016 yang digelar pada 14 Juli  di Gedung Ksirarnawa, dibuka pukul 17.00 Wita,...

by Satria Aditya
July 20, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

Siapa yang Berhak Menentukan Kebebasan Tubuh Perempuan? —-[Menanggapi Tulisan Surfian Rahmat AP]

SEJAK dulu, tubuh perempuan selalu menjadi objek analisis dan justifikasi orang lain. Kita sering mendengar komentar terhadap cara seorang perempuan...

by Early NHS
July 20, 2026
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja
Opini

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

PADA awal tahun 2026, sebuah proyek bernilai fantastis menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Buleleng. Nama proyek itu sebenarnya...

by I Gede Sena Putrawan
July 20, 2026
Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026
Khas

Ketika Barang Bekas Menjelma Produk Bernilai Guna di Pameran Kreativitas Ignite Fest Kesbam 2026

KALA itu, pada hari keempat Ignite Fest, Kamis, 16 Juli 2026, kawasan di depan aula hingga halaman SMKS Kesehatan Bali...

by Dede Putra Wiguna
July 20, 2026
Genesis: Rahim Bumi, Rahim Kehidupan —[Membaca Karya Keramik Ida Ayu Gede Artayani]
Ulas Rupa

Genesis: Rahim Bumi, Rahim Kehidupan —[Membaca Karya Keramik Ida Ayu Gede Artayani]

"Kita tidak mewarisi bumi dari leluhur. Kita meminjamnya dari anak cucu." Kalimat yang sering dikutip dalam berbagai diskusi lingkungan itu...

by Angga Wijaya
July 20, 2026
Anak Sang Zaman —[Tafsir ‘Child in Time’ dari Deep Purple]
Ulas Musik

Anak Sang Zaman —[Tafsir ‘Child in Time’ dari Deep Purple]

DALAM musik rock, ada lagu-lagu yang tidak hanya didengar, tetapi direnungkan. Salah satunya adalah Child in Time dari band legendaris...

by Ahmad Sihabudin
July 20, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Trauma KUD dan Hasrat Politik 2029 Lewat KDMP

POLEMIK seputar Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hingga kini belum juga surut. Namun the show must go on. Program andalan...

by Chusmeru
July 20, 2026
Nasib Antek-Antek Ronaldo dan Real Madrid di Piala Dunia 2026
Esai

Nasib Antek-Antek Ronaldo dan Real Madrid di Piala Dunia 2026

ISTILAH antek-antek Ronaldo bukan saya yang bikin. Saya mencurinya dari unggahan akun virdian_aurellio di media sosial. Waktu Argentina comeback melawan...

by Rusdy Ulu
July 20, 2026
Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman
Khas

Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

DI Beranda Pustaka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII tahun 2026 yang dipenuhi percakapan hangat pada Sabtu (18/7), para penyair...

by Nyoman Budarsana
July 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co