3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Purnama, Pengetahuan, Profesor dan Pendeta

Mas Ruscitadewi by Mas Ruscitadewi
August 8, 2025
in Esai
Purnama, Pengetahuan, Profesor dan Pendeta

Ilustrasi tatkala.co

PURNAMA adalah kondisi saat bulan terlihat bulat sempurna. Leluhur Bali meyakini bulan dan cahayanya adalah pantulan dari matahari cahayanya. Disebut cahaya karena bisa dilihat, diketahui dan dipahami dari pandangan mata biasa. Bentuk cahaya bulan yang berubah-ubah setiap hari, memberi pengetahuan dan pemahaman tentang bentuk utuh bulan yang bulat, seperti halnya bumi dan planet-planet.

Selain bentuk yang bulat, leluhur Bali juga memberi pengetahuan tentang kondisi situasi bulan dalam hubungannya dengan bumi, matahari dan benda-benda angkasa lainnya, yang terlihat lebih kecil, sedang besar, sangat besar, redup, terang dan sangat terang, seperti yang dituliskan dalam lontar dalam bentuk karya-karya sastra . Pengetahuan tentang bulan Purnama ini dengan sangat detail dituliskan oleh sastrawan Bali asal Klungkung, almarhum I Dewa Raka Kusuma dalam cerpennya yang berjudul “Ngambar Bulan” (Menggambar Bulan).

Bulan

Sinar bulan yang lembut, terasa sejuk membuat kita betah berlama-lama memandang dan mengaguminya. Lewat pandangan mata, sinar bulan terserap dan masuk ke dalam jiwa. Menjadi inspirasi bagi manusia dalam mengembangkan pengetahuan lahir maupun batin.

Bulan seperti halnya bumi, matahari, planet-planet, manusia, binatang dan tumbuhan bersifat material dan spiritual.

Manusia modern, terutama para profesor (ilmuan yang sudah profesional di bidangnya) berusaha menggali pengetahuan tentang bulan sebagai material dengan berusaha menyentuh material dan unsur-unsurnya secara langsung, menelitinya untuk mendapatkan pengetahuan tentang benda-benda langit, bumi, manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan sebagai bagian dari alam semesta.

Manusia tradisional, para spiritual (Pendeta di Bali misalnya) berusaha menggali pengetahuan tentang bulan sebagai spiritual, dengan berusaha merasakan, meresapi menikmati sinarnya, untuk mendapatkan pengetahuan tentang sinar bulan, matahari, planet-planet, bumi, manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan sebagai bagian dari alam semesta.

Profesor dan Pendeta

Untuk menjadi seorang Profesor, seorang intelektual /orang yang memiliki kecerdasan tinggi dan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta kreatif, terutama dalam memahami dan memecahkan masalah yang kompleks, harus melalui pendidikan formal, melakukan penelitian-penelitian, menemukan dan menyebarkan hasil penelitiannya melalui seminar-seminar, jurnal-jurnal ilmiah, buku dan lain-lain.

Istilah brahmana disebutkan berasal dari akar kata brahman yang berarti realitas tertinggi, sumber segala sesuatu, dan prinsip kosmik yang kekal dan tidak terbatas (Tuhan dengan segala aspeknya material maupun spiritual). Yang menjalani pembelajaran tentang segala aspek brahman disebut brahmana. Dalam kontek agama Hindu di Bali, brahmana kemudian dipergunakan sebagai istilah untuk menyebut seseorang atau sekelompok orang dengan bernama depan ida, yang puncak pencapaian tertingginya disebut Pendeta.

Intelektual dan Brahmana

Manusia adalah pelaku, subyek dari pengetahuan modern maupun tradisionil. Seorang Intelektual umumnya menjadikan bulan, matahari, planet, bumi, manusia binatang, tumbuh-tumbuhan dan semua aspek yang ada dan terkait dengannya obyek penelitian. Seorang “brahmana” konon menjadikan dirinya sendiri sebagai obyek penelitian.

Diri sebagai obyek penelitian untuk mendapatkan pengetahuan didasari oleh keyakinan bahwa Brahman (percikan Brahman) ada dalam diri manusia dan mahluk hidup lainnya, umat Hindu di Bali menyebutnya Atman, umat beragama lain menyebut Roh Kudus, Nur Muhammad Nur Illahi dan lain-lain.

Penelitian ke luar dan ke dalam bertujuan untuk mencapai kebahagian lahir dan batin.

Tantangan bagi Intelektual dan Brahmana adalah bagaimana mempergunakan pengetahuannya untuk memberikan dampak positif bagi dunia, manusia, binatang, pohon, alam sekitar, bumi dan alam semesta. Penggunaan pengetahuan yang hanya untuk menguntungkan diri sendiri dan kelompok, hanya mengakibatkan penderitaan lahir dan batin.

Ajiwera

Mungkin itu sebabnya, pengajaran tentang pengetahuan oleh “brahmana”/ Pendeta, tidak diberikan secara sembarangan (ajiwera), hanya diberikan oleh guru kepada murid melalui tahapan pengujian yang disebut diksa pariksa (pengujian mental spiritual).
Dalam ujian mental-spiritual biasanya yang paling krusial adalah ketulusiklasan yang bersangkutan untuk menjalankan pengetahuan Brahman/Tuhan /Spiritual. Guru biasanya akan mengingatkan agar murid yang telah menguasai pengetahuan agar tidak tergoda menjadi Balian, penyembuh pribadi yang menerima upah.

Tetapi hanya sebagai pengantar/penyampai doa yang hanya menerima sari (seirup nafas yang wangi), bukan menerima pajak sebagai prosentase dari pengelolaan sumber daya (fee), bukan menerima nilai tukar dari kerajinan tubuh, atau bahkan menerima bati (keuntungan dari prosentase penjualan dan pembelian).

Bersyukur

Kita mesti bersyukur beberapa orang di Bali, Nusantara, Asia dan dunia, masih menjaga, memelihara dan mengembangkan adat, tradisi dan budaya dalam sistem belajar untuk mendapatkan, menerapkan dan mengembangkan pengetahuan demi kebaikan manusia alam dan sekitar.

Semoga Perayaan Purnama kali ini bisa menjadi sinar yang memantulkan diri kita sebagai manusia, alam dan semesta, untuk menerima dan memaafkan kesalahan diri, orang lain, bangsa, negara dan alam semesta, agar bisa memperbaiki diri, alam dan semesta untuk menjadi lebih baik, aman, nyaman dan damai. [T]

Denpasar, 08.08.2025

Penulis: Mas Ruscitadewi
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Tri Hita Karana, Kemalasan Tubuh, dan Kebebasan Pikiran
Uang Bolong dan Kecongkakan Manusia
Tumpek Kandang, Manusia dan Alam Semesta
Bali, Pemimpin, Sampah dan “Campah”
Kelapa, Kepala, Warna dan Permainan Makelar
Tags: bulan purnamapendetaPendidikanPengetahuanProfesor
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ngakan Made Kasub Sidan, Peraih Bali Jani Nugraha 2025, Penjaga Sastra  Inspiratif dari Klungkung

Next Post

Membangun Kedamaian dan Konsentrasi Belajar melalui Transcendental Meditation di SMKN 1 Petang

Mas Ruscitadewi

Mas Ruscitadewi

Sastrawan, dramawan, pecinta anak-anak. Penggagas berbagai acara seni-budaya di Denpasar termasuk Bali Mandara Nawanatya yang digelar pada setiap akhir pecan selama setahun.

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
Membangun Kedamaian dan Konsentrasi Belajar melalui Transcendental Meditation di SMKN 1 Petang

Membangun Kedamaian dan Konsentrasi Belajar melalui Transcendental Meditation di SMKN 1 Petang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co