22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Purnama, Pengetahuan, Profesor dan Pendeta

Mas Ruscitadewi by Mas Ruscitadewi
August 8, 2025
in Esai
Purnama, Pengetahuan, Profesor dan Pendeta

Ilustrasi tatkala.co

PURNAMA adalah kondisi saat bulan terlihat bulat sempurna. Leluhur Bali meyakini bulan dan cahayanya adalah pantulan dari matahari cahayanya. Disebut cahaya karena bisa dilihat, diketahui dan dipahami dari pandangan mata biasa. Bentuk cahaya bulan yang berubah-ubah setiap hari, memberi pengetahuan dan pemahaman tentang bentuk utuh bulan yang bulat, seperti halnya bumi dan planet-planet.

Selain bentuk yang bulat, leluhur Bali juga memberi pengetahuan tentang kondisi situasi bulan dalam hubungannya dengan bumi, matahari dan benda-benda angkasa lainnya, yang terlihat lebih kecil, sedang besar, sangat besar, redup, terang dan sangat terang, seperti yang dituliskan dalam lontar dalam bentuk karya-karya sastra . Pengetahuan tentang bulan Purnama ini dengan sangat detail dituliskan oleh sastrawan Bali asal Klungkung, almarhum I Dewa Raka Kusuma dalam cerpennya yang berjudul “Ngambar Bulan” (Menggambar Bulan).

Bulan

Sinar bulan yang lembut, terasa sejuk membuat kita betah berlama-lama memandang dan mengaguminya. Lewat pandangan mata, sinar bulan terserap dan masuk ke dalam jiwa. Menjadi inspirasi bagi manusia dalam mengembangkan pengetahuan lahir maupun batin.

Bulan seperti halnya bumi, matahari, planet-planet, manusia, binatang dan tumbuhan bersifat material dan spiritual.

Manusia modern, terutama para profesor (ilmuan yang sudah profesional di bidangnya) berusaha menggali pengetahuan tentang bulan sebagai material dengan berusaha menyentuh material dan unsur-unsurnya secara langsung, menelitinya untuk mendapatkan pengetahuan tentang benda-benda langit, bumi, manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan sebagai bagian dari alam semesta.

Manusia tradisional, para spiritual (Pendeta di Bali misalnya) berusaha menggali pengetahuan tentang bulan sebagai spiritual, dengan berusaha merasakan, meresapi menikmati sinarnya, untuk mendapatkan pengetahuan tentang sinar bulan, matahari, planet-planet, bumi, manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan sebagai bagian dari alam semesta.

Profesor dan Pendeta

Untuk menjadi seorang Profesor, seorang intelektual /orang yang memiliki kecerdasan tinggi dan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta kreatif, terutama dalam memahami dan memecahkan masalah yang kompleks, harus melalui pendidikan formal, melakukan penelitian-penelitian, menemukan dan menyebarkan hasil penelitiannya melalui seminar-seminar, jurnal-jurnal ilmiah, buku dan lain-lain.

Istilah brahmana disebutkan berasal dari akar kata brahman yang berarti realitas tertinggi, sumber segala sesuatu, dan prinsip kosmik yang kekal dan tidak terbatas (Tuhan dengan segala aspeknya material maupun spiritual). Yang menjalani pembelajaran tentang segala aspek brahman disebut brahmana. Dalam kontek agama Hindu di Bali, brahmana kemudian dipergunakan sebagai istilah untuk menyebut seseorang atau sekelompok orang dengan bernama depan ida, yang puncak pencapaian tertingginya disebut Pendeta.

Intelektual dan Brahmana

Manusia adalah pelaku, subyek dari pengetahuan modern maupun tradisionil. Seorang Intelektual umumnya menjadikan bulan, matahari, planet, bumi, manusia binatang, tumbuh-tumbuhan dan semua aspek yang ada dan terkait dengannya obyek penelitian. Seorang “brahmana” konon menjadikan dirinya sendiri sebagai obyek penelitian.

Diri sebagai obyek penelitian untuk mendapatkan pengetahuan didasari oleh keyakinan bahwa Brahman (percikan Brahman) ada dalam diri manusia dan mahluk hidup lainnya, umat Hindu di Bali menyebutnya Atman, umat beragama lain menyebut Roh Kudus, Nur Muhammad Nur Illahi dan lain-lain.

Penelitian ke luar dan ke dalam bertujuan untuk mencapai kebahagian lahir dan batin.

Tantangan bagi Intelektual dan Brahmana adalah bagaimana mempergunakan pengetahuannya untuk memberikan dampak positif bagi dunia, manusia, binatang, pohon, alam sekitar, bumi dan alam semesta. Penggunaan pengetahuan yang hanya untuk menguntungkan diri sendiri dan kelompok, hanya mengakibatkan penderitaan lahir dan batin.

Ajiwera

Mungkin itu sebabnya, pengajaran tentang pengetahuan oleh “brahmana”/ Pendeta, tidak diberikan secara sembarangan (ajiwera), hanya diberikan oleh guru kepada murid melalui tahapan pengujian yang disebut diksa pariksa (pengujian mental spiritual).
Dalam ujian mental-spiritual biasanya yang paling krusial adalah ketulusiklasan yang bersangkutan untuk menjalankan pengetahuan Brahman/Tuhan /Spiritual. Guru biasanya akan mengingatkan agar murid yang telah menguasai pengetahuan agar tidak tergoda menjadi Balian, penyembuh pribadi yang menerima upah.

Tetapi hanya sebagai pengantar/penyampai doa yang hanya menerima sari (seirup nafas yang wangi), bukan menerima pajak sebagai prosentase dari pengelolaan sumber daya (fee), bukan menerima nilai tukar dari kerajinan tubuh, atau bahkan menerima bati (keuntungan dari prosentase penjualan dan pembelian).

Bersyukur

Kita mesti bersyukur beberapa orang di Bali, Nusantara, Asia dan dunia, masih menjaga, memelihara dan mengembangkan adat, tradisi dan budaya dalam sistem belajar untuk mendapatkan, menerapkan dan mengembangkan pengetahuan demi kebaikan manusia alam dan sekitar.

Semoga Perayaan Purnama kali ini bisa menjadi sinar yang memantulkan diri kita sebagai manusia, alam dan semesta, untuk menerima dan memaafkan kesalahan diri, orang lain, bangsa, negara dan alam semesta, agar bisa memperbaiki diri, alam dan semesta untuk menjadi lebih baik, aman, nyaman dan damai. [T]

Denpasar, 08.08.2025

Penulis: Mas Ruscitadewi
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Tri Hita Karana, Kemalasan Tubuh, dan Kebebasan Pikiran
Uang Bolong dan Kecongkakan Manusia
Tumpek Kandang, Manusia dan Alam Semesta
Bali, Pemimpin, Sampah dan “Campah”
Kelapa, Kepala, Warna dan Permainan Makelar
Tags: bulan purnamapendetaPendidikanPengetahuanProfesor
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ngakan Made Kasub Sidan, Peraih Bali Jani Nugraha 2025, Penjaga Sastra  Inspiratif dari Klungkung

Next Post

Membangun Kedamaian dan Konsentrasi Belajar melalui Transcendental Meditation di SMKN 1 Petang

Mas Ruscitadewi

Mas Ruscitadewi

Sastrawan, dramawan, pecinta anak-anak. Penggagas berbagai acara seni-budaya di Denpasar termasuk Bali Mandara Nawanatya yang digelar pada setiap akhir pecan selama setahun.

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Membangun Kedamaian dan Konsentrasi Belajar melalui Transcendental Meditation di SMKN 1 Petang

Membangun Kedamaian dan Konsentrasi Belajar melalui Transcendental Meditation di SMKN 1 Petang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co