6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semarak Sanur Village Festival 2024, Pesta Rakyat dan Kreativitas yang Gegap Gempita

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 18, 2024
in Panggung
Semarak Sanur Village Festival 2024, Pesta Rakyat dan Kreativitas yang Gegap Gempita

Tari Selat Segara di Sanur Village Festival. Foto: Dede

SETELAH sungu ditiup dengan lantang oleh para tamu undangan, kembang api yang telah disiapkan mulai dinyalakan. Kembang api melesat tanpa sekat, melesat cepat ke langit menampilkan percikan warna-warni yang indah. Mesin kembang api (fire machine) juga berkilat-kilat di atas panggung, suasananya sungguh meriah, semua pengunjung turut bersorak merayakan dibukanya perhelatan Sanur Village Festival (SVF) pada malam itu.

Setelah upacara pembukaan dan pesta kembang api usai, Jun Bintang (musisi Bali) yang kebetulan pada saat itu menjadi pembawa acara, dengan iseng menceletuk, “Selamat tahun baru semuanya!” ujaran spontannya itu membuat para pengunjung tertawa. Tetapi memang semeriah itu, layaknya seperti perayaan malam pergantian tahun.

Kala itu merupakan malam pembukaan Sanur Village Festival (SVF) 2024, tahun ini merupakan pelaksanaan SVF yang ke-17 dan dilaksanakan di Pantai Mertasari untuk pertama kalinya, setelah tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan di Pantai Matahari Terbit. Perhelatan yang ke-17 ini dibuka pada 16 Oktober 2024, dengan mengusung tema “Asta Brateswarya” yang berarti delapan sifat kepemimpinan.

Pembukaan malam itu diawali dengan pementasan tari Selat Segara yang ditarikan oleh beberapa pemudi desa Sanur. Seusai tari Selat Segara dipentaskan, acara dilanjutkan dengan pertunjukkan Sinar Sunar Sanur yang dirangkaikan dengan Tari Pendet massal.

Pertunjukan Sinar Sunar Sanur merupakan garapan tari yang mencerminkan masyarakat sanur sebagai masyarakat daerah pesisir. Garapan ini merepresentasikan kehidupan masyarakat sanur yang tidak terbelenggu oleh modernitas, tetapi masih tetap bertahan dengan tradisi dan budaya nan adiluhung. Sinar Sunar Sanur merupakan kolaborasi antara Komunitas Manubada bersama Gamelan Pesel.

Pembukaan Sanur Village Festival | Foto: Dede

Pertunjukan Sinar Sunar Sanur | Foto: Dede

Pertunjukan Sinar Sunar Sanur | Foto: Dede

Para penari tampil begitu aktraktif, segala emosi, rasa, dan karsa tumpah ruah. Kalau dalam istilah Bali, disebut metaksu atau memiliki aura yang terpancar. Sinar Sunar Sanur merupakan ungkapan maha cahaya yang bersinar di wilayah pesisir, yaitu wilayah Sanur, yang sampai hari ini masih bersinar dengan beragam misteri.

Setelah menari beberapa menit, para penari diam sejenak di atas panggung, ada juga yang berada di bawah panggung, serta di beberapa sudut. Kemudian, para penabuh gamelan mulai beralih memainkan tabuh iringan Tari Pendet. Para penari pendet kemudian muncul dari segala penjuru, mereka membentuk berbagai formasi memadati areal SVF. Sebanyak 450 perempuan terlibat dalam tari massal tersebut, mereka terdiri dari Ibu-Ibu PKK dan pemudi-pemudi desa Sanur. Mereka berasal dari beberapa banjar di Sanur, setiap banjar akan mengirimkan 10-15 penari untuk turut berpartisipasi.

Tari Pendet massal, di bagian depan panggung SVF | Foto: Dede

Meski dapat giliran tampil malam hari, para penari pendet sudah standby di lokasi sejak sore hari. Mereka terlihat begitu antusias untuk menari, “Dari jam 10 tiang udah berias gus, hari ini Salon di Sanur full semua,” ucap salah satu ibu-ibu penari kepada saya sembari tersenyum, yang kemudian diikuti gelak tawa dari para pemudi dibelakangnya.

Salah satu pemudi dari banjar Penopengan – Desa Sanur Kauh, Ari Witarini mengatakan, tidak ada kendala yang begitu berarti selama proses latihannya. Hanya saja pada bagian mengatur formasi agak sedikit rumit, karena saking banyaknya orang yang berpartisipasi. Pada saat gladi juga ada beberapa perubahan penempatan, karena situasi venue yang sedikit berbeda.

“Senang sih bisa ditunjuk sama banjar, karena kan tidak semua bisa terpilih untuk nari. Jadi rasanya senang sekali bisa berpartisipasi. Dan ini adalah pengalaman pertama Ari mengikuti tari massal,” ujar Ari menyampaikan rasa bangganya.

Beberapa pemudi dari banjar Penopengan, Desa Sanur Kauh | Foto: Dede

Momen saat para penonton menepi, memberikan ruang kepada para penari pendet | Foto: Dede

Sama seperti pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, SVF tahun ini berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 16 – 20 Oktober 2024. Spesialnya, untuk pelaksanaan hari pertama dan kedua, semua masyarakat bebas berkunjung secara free entry alias gratis.

Sedangkan untuk hari ketiga sampai hari kelima, menggunakan sistem ticketing. Adanya ticketing tak sekadar untuk mencari keuntungan atau profit semata. Tetapi, penjualan tiket ditujukan untuk menyeleksi penonton, menghindari aksi anarkis, atau mencegah hal-hal lain yang tidak diinginkan. Harga tiket pun terbilang relatif terjangkau, yaitu Rp 25.000 untuk warga Sanur dan Rp 45.000 untuk warga luar Sanur.

Selama lima hari pelaksanaan, SVF menyajikan berbagai hal, mulai dari Yoga, Festival Musik, Festival Kuliner, Aksi Peduli Lingkungan, Ekshibisi dan Kontes Foto, Ekshibisi Layang-Layang, Bazaar, Kids Ground, Body Painting, Ice Carving, hingga Parade Budaya.

Sanur Village Festival merupakan event tahunan yang selalu dinanti-nanti oleh warga Sanur. Festival dengan ciri khas pesisir yang sudah ada sejak tahun 2006 ini selalu memberikan wadah untuk berkreasi kepada para seniman, penggiat seni, hingga berbagai UMKM Lokal. SVF terhitung hanya sempat absen dua kali karena terhalang pandemi Covid-19.

Ida Bagus Gede Sidharta Putra (Ketua Panitia SVF) menyampaikan laporan | Foto: Dede

Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan | Foto: Dede

Menurut Ketua Panitia SVF 2024, Ida Bagus Gede Sidharta Putra atau akrab disapa Gusde, Sanur Village Festival merupakan upaya branding dari desa Sanur, bahkan sampai menjadi benchmarks atau tolok ukur bagi festival-festival di Bali.

Ketua Yayasan Pembangunan Sanur itu juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh penari pendet yang terlibat. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu-Ibu PKK dan para pemudi yang mungkin dari sore, ataupun dari pagi sudah berias di salon. Begitu semangat dan antusiasnya untuk tampil,” ucap Gusde.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E., M.Si. atau lebih dikenal dengan Bintang Puspayoga, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pembangunan Sanur dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Sanur Village Festival. Menurutnya, Sanur Village Festival bukan hanya sekadar perhelatan budaya dan pariwisata semata. Tetapi juga simbol sinergi masyarakat Sanur, yang dikenal dengan sebutan “matahari terbit bersinar dari Pantai Sanur”.

“Sanur Village Festival merupakan event yang mempunyai arti tersendiri bagi saya. Saya telah menjadi bagian dari Sanur Village Festival sejak pelaksanaan pertama, saat itu masih menjadi istri Wali Kota dan hari ini diundang saat pelaksanaan yang ke-17, di penghujung menjabat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Suatu kebanggaan bagi saya bisa hadir di Sanur Village Festival 2024,” ucap Bintang Puspayoga sebelum mengakhiri sambutannya, yang kemudian membuka SVF secara resmi. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Betapa Gemas Menyaksikan Bocah Peragakan Busana Adat Bali
Drama Tari  “Kesempatan Kedua” ISI Denpasar di Banyuwangi Festival 2024
Tags: festivalkesenian baliSanurSanur Village Festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Seni;  Apresiasi & Kapital – Sambutan untuk Pameran Tunggal I Ketut Jaya di Galeri Maya Sanur

Next Post

Festival Tunas Bahasa Ibu : Bahasa, Aksara  dan Sastra Bali Makin Menyala

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

Sasolahan “I Sigir Jlema Tuah Asibak” bakal menutup perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII yang telah berlangsung selama sebukan penuh, 1-28...

Read moreDetails

Teater Tari ‘Swarga Rohana Parwa’ dari IHDN Mpu Kuturan: Teks-teks Kuno yang Digerakkan, Ditarikan dan Disuarakan

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Teater Tari ‘Swarga Rohana Parwa’ dari IHDN Mpu Kuturan: Teks-teks Kuno yang Digerakkan, Ditarikan dan Disuarakan

LAMPU panggung menyala. Seorang penari perempuan masuk panggung. Ia membaca puisi bahasa Bali. Suaranya menggema dari panggung ke seluruh ruangan....

Read moreDetails

‘Basur’ Garapan Teater Jineng Smasta Tabanan: Tonjolkan Kisah Perempuan yang Dimuliakan

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
‘Basur’ Garapan Teater Jineng Smasta Tabanan: Tonjolkan Kisah Perempuan yang Dimuliakan

MESKI tetap menampilkan suasana magis ala Bali, Drama "Basur" yang dipentaskan Teater Jineng SMA Negeri 1 Tabanan (Smasta) sesungguhnya lebih...

Read moreDetails

‘Mlantjaran ka Sasak’ dari Nong Nong Kling: Gamelan Bungut dan Kekuatan Aktor Tradisional di Panggung Bali Modern

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
‘Mlantjaran ka Sasak’ dari Nong Nong Kling: Gamelan Bungut dan Kekuatan Aktor Tradisional di Panggung Bali Modern

SANGGAR Nong Nong Kling adalah kelompok seni pertunjukan yang lebih sering mementaskan drama gong, misalnya di ajang Pesta Kesenian Bali...

Read moreDetails

Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 21, 2026
0
Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

SELASA pagi, 10 Februari 2026, ruang rapat Gedung A lantai 2 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) mendadak berubah fungsi....

Read moreDetails

Dhanwantari: Ketika Nilai dan Identitas SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Menjelma Tari Kebesaran di Usia Tujuh Belas

by Dede Putra Wiguna
February 19, 2026
0
Dhanwantari: Ketika Nilai dan Identitas SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Menjelma Tari Kebesaran di Usia Tujuh Belas

SORE itu, di atas panggung utama, lima penari perempuan berdiri dalam sikap anggun nan tegas. Jemari mereka lentik, sorot mata...

Read moreDetails

Kreativitas Aransemen dan Penggunaan Alat-alat Musik Baru Masih Minim pada Lomba Musikalisasi Puisi Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 17, 2026
0
Kreativitas Aransemen dan Penggunaan Alat-alat Musik Baru Masih Minim pada Lomba Musikalisasi Puisi Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

PESERTA Wimbakara (Lomba) Musikalisasi Puisi Bali serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 di Gedung Ksirarnbawa, Taman Budaya Bali,...

Read moreDetails

Lomba Baca Puisi se-Bali 2026 di Tegalmengkeb Art Space: Puisi Sebagai Jalan Membangun Desa

by tatkala
February 16, 2026
0
Lomba Baca Puisi se-Bali 2026 di Tegalmengkeb Art Space: Puisi Sebagai Jalan Membangun Desa

DI Bali, seni tumbuh seperti napas: alami, dekat, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Namun tidak semua seni mendapat panggung...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, 10-15 Maret 2026: Kolaborasi Budaya Dunia di Bali Utara

by Radha Dwi Pradnyani
February 15, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, 10-15 Maret 2026: Kolaborasi Budaya Dunia di Bali Utara

DI tengah arus modernisasi dan industri hiburan yang masif, upaya pelestarian kesenian terus dihidupkan melalui berbagai ruang kolaborasi. Salah satunya...

Read moreDetails

‘Tresnané Lebur Ajur Satondén Kembang’, Novel Lama yang Digarap dengan Nuansa Baru dalam Drama Bali Modern Teater Jungut Sari

by Nyoman Budarsana
February 11, 2026
0
‘Tresnané Lebur Ajur Satondén Kembang’, Novel Lama yang Digarap dengan Nuansa Baru dalam Drama Bali Modern Teater Jungut Sari

PANGGUNG gelap, kecuali panggung di sisi kiri. Di situ cahaya jatuh pada bangunan berbentuk pondok beratap alang-alang. Di teras pondok...

Read moreDetails
Next Post
Festival Tunas Bahasa Ibu : Bahasa, Aksara  dan Sastra Bali Makin Menyala

Festival Tunas Bahasa Ibu : Bahasa, Aksara  dan Sastra Bali Makin Menyala

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co