6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi I Made Pria Dharsana | Menjaga Harapan Indonesia Emas

I Made Pria Dharsana by I Made Pria Dharsana
October 5, 2024
in Puisi
Puisi-puisi I Made Pria Dharsana | Menjaga Harapan Indonesia Emas

KUNINGAN

Dalam puja ada cinta,
Pada Sang Hyang Widhi Wasa
Dzat yang menjadikanmu ada,
Sebagai hamba yang gemar berdèrma
Pasti ada damai dan bahagia

Sesiapa pun jiwa yang menyembah
Tangan yang terkatup pasrah
Atau menengadah
Hati yang berserah
Nafsu duniawinya akan melemah

Jika ketulusan dan rasa syukur pada berkah karuniaNya
Akan selalu ada jalan yang diterangi cahaya Ilahi,
Terang pada pikiran.
Kejernihan ucapan
Kebijakan laku
Yang memberi damai
harmoni pada jiwa-jiwa di kegelapan
menuju terang di ujung jalanNya

Jika saja semua manusia membangun dan memiliki
kuil, masjid,
vihara, gereja,
di dalam dirinya selaku insan menghamba
yang sungguh menjalankan keelokan agamanya
Tentu angkara tak akan menang membakar dunia dengan
keserakahan, kebencian, kecurangan

Bening and Deprie
Rahajeng Tumpek Kuningan
Gerimis yang jatuh di Braga. 15.05…05.10.24

BRAGA

Laki-laki yang bersemangat,
Theotila Braga dengan anggun
memimpin perkumpulan dramanya
Wajah- wajah khas Belanda
mencurahkan diri untuk seni peran yang mereka cintai

1882 saat itu bermula
membawa napas seni ke kota dingin di barat Jawa
Jalan becek
yang dahulu tempat lalu lalang pedati pembawa kopi
Menjelma menjadi panggung pertunjukan
yang menarik
dan toko- toko menjual elegannya gaya hidup Eropa
termasuk gaun Paris
yang menjadi kiblat keelokan busana pada masa itu

2 tahun kemudian rel kereta api mulai dibangun
Bandung menggeliat manis, tak hanya manja
Meninggalkan kesan dusun lugu
yang namanya diambil dari kata Bendung,
sungai Citarum yang dibendung oleh lava Tangkuban Perahu
menjadi danau

Bandung memesat, melesat
Ke langit, terdengar kekejauhan

Bandung dengan geliat eksotisnya
Gedung-gedung, mode, kesenian, rel kereta api
bak gadis molek yang mengundang pendatang
Dan mulai datang para lelaki
untuk kembang di tepi jalan
Membuatnya dijuluki Kota Kembang.

Kini Bandung, terutama Braga didatangi entah untuk apa
Bagiku, bagi kami, suara di tepian pun kedalaman laut
dan angin gunung jauh lebih memikat

Bragaku adalah “berjalan di tepi sungai”,
yang seperti di tepi laut,
mendengarkan suara aliran air
yang tak pernah gagal mengirimkan ketenangan membuai,
melambungkan imajinasi dan harapan
Bagai janji nelayan pada kekasihnya untuk pulang

Laut adalah cerita yang tiada habis dituliskan
karena mirip lakon kehidupan

Braga yang kembali riuh
Kala pejalan kaki
Pemusik jalanan
Diberi ruang mengisi panggung
Kehidupan
Akankah bergema jauh
Ke benua harapan
Berganti hari dan generasi
Entah

Debur debar di malam minggu
Braga yang tak lagi sama

Bening and Deprie
5.10.24

MENJAGA HARAPAN INDONESIA KEEMASAN 2045

Sepagi ini saya mendapat pesan:

Pagi beranjak pergi
Terik menggantikan
Sebuah pengingat
Bahwa tak ada yang abadi
Di bawah langit ini

Duka dan bahagia
Cinta dan lara
Ambisi dan kontemplasi
Kekaguman yang hangat
dan gema diam yang menyegat
Bersisian datang
Seperti ombak yang tak selamanya menetap

Selamat bekerja
Untuk kebaikan penghuni dunia
Atas perintah Dzat Pencipta-nya

Apa yang dapat diambil dari pesan itu,
di era sekarang
saat siang dan malam datang silih berganti?

Masa terus berjalan seiring waktu
tak ada seorang pun mampu menghentikannya
kecuali beradaptasi
atau biarkan diri dilindas jaman

bekerja keras dan berdoa pada kuasaNya
perkembangan teknologi transportasi
dan informasi berkelindan
Tak sempat dikaji betul era 4.0
sekarang harus menghadapi era 5.0

Akankah kebisingan dan volusi berita,
pengetahuan yang tak mudah disaring
di mana kebanyakan kita bisanya sharing?

Kecermatan dan kesadaran
Terus menerus harus diteguhkan
Di jaman demokrasi yang diperjuangkan,
bukan datang tanpa upaya mempertahankan
Jika tidak
Akan musnah kembali
ke jaman kuasa tangan besi tanpa hukum
Tak cukup berucap
Tanpa kedalaman literasi
Yang semakin menjauh
Kita semua belajar bahwa demokrasi yang diperjuangkan
yang dicita-citakan bagi kesejahreraan bersama
bukan untuk kepentingan kelompok
apalagi hanya untuk keluarga

Kecepatan media sosial
Masuk dalam relung
Paling dalam sendi kehidupan
Bisa disaring sebelum sharing
Namun seberapa banyak yang punya kemampuan itu?
Bahwa negara harus hadir,
kehadiran yang memberi makna perlindungan,
rasa aman, nyaman bagi semua
Bukan memberangus kala ada suara mendengung
berisik dan tak pernah akan mengusik

Jaman semakin berkembang maju,
bukan pada tempatnya perbedaan pendapat
dijadikan alasan untuk membungkam
apalagi mengintimidasi kebebasan berbicara
dan berserikat
Kita bersama harus merawat
memberi energi bagi tumbuh kembangnya nilai kemanusiaan
di Indonesia

Siapapun yang dipercaya sebagai pemimpin
harus menjamin hak-hak rakyat tanpa pandang bulu..

Suatu otopis kita mendapatkan generasi cerdas
jika budaya baca kita lemah
kita tidak perduli dengan jalan pemerintahan yang baik .
Jika demokrasi tidak dihidangkan
dalam bingkai kebebasan yang dijamin konstitusi

Jika tidak
Arah menuju Indonesia Emas akan menjadi tidak jelas

Bali, 1 Oktober 2024

  • BACA puisi-puisi lainnya
Puisi Raudal Tanjung Banua | Nyanyian Panjang Talang Sungai Parit

Puisi-puisi GM Sukawidana | Di Atas Meja Pelukis Made Budhiana
Puisi-puisi Fathurrozi Nuril Furqon | Kelahiran Joko Tole
Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan

Next Post

Timedoor Academy Singaraja, Tempat Anak-anak Bersenang Ria Belajar “Coding”

I Made Pria Dharsana

I Made Pria Dharsana

Praktisi, akademisi dan penggiat Prabu Capung Mas

Related Posts

Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

by Pitrus Puspito
March 1, 2026
0
Puisi-puisi Pitrus Puspito | Jarak Mencuri Kau Dariku

JARAK MENCURI KAU DARIKU Ketika cinta mulai terjelaskanjarak telah mencuri kau dariku. Sementara pagi tak menjanjikanbahwa kau akan datang,setiap detik...

Read moreDetails

Puisi-puisi Aura Syfa Muliasari  |  Mampir di Nakarempe

by Aura Syfa Muliasari
February 28, 2026
0
Puisi-puisi Aura Syfa Muliasari  |  Mampir di Nakarempe

MAMPIR DI NAKAREMPE angin berlalu liarmenelisik dan menjelma lalim yang jemawamembawa perkarabersoal tentang pendapa di ujung desa tapi atap ijuknya...

Read moreDetails

Puisi-puisi Vito Prasetyo | Hidup Bagai Galeri Ponsel

by Vito Prasetyo
February 27, 2026
0
Puisi-puisi Vito Prasetyo | Hidup Bagai Galeri Ponsel

Hidup Bagai Galeri Ponsel Tatapanmu seperti sinar yang tersasardi antara bantal-bantal bau peluhkita bicara soal hidup sambil mengunyah gorengantapi hening...

Read moreDetails

Puisi- Puisi Ida Ayu Made Dwi Antari | Resonansi Jiwa

by Ida Ayu Made Dwi Antari
February 22, 2026
0
Puisi- Puisi Ida Ayu Made Dwi Antari | Resonansi Jiwa

LENTERA DI AMBANG PINTU Penghujung tahun ini dinginTangis seperti membendung waktuMenyesakkan batin Ada seseorang pernah jadi muara harapKini pupusKecewa mendekapkuHarapan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Wayan Esa Bhaskara | Hikayat Begadang

by Wayan Esa Bhaskara
February 21, 2026
0
Puisi-puisi Wayan Esa Bhaskara | Hikayat Begadang

Hikayat Begadang satu peringatan, bayangkanada tangga menuju surga, dan aku siap-siap menaridi bawahnya, malam kliwon baru saja usai tak ada...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Aku Tanpa-Mu

by Chusmeru
February 20, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Aku Tanpa-Mu

Aku Tanpa-Mu Ramadan hari iniSama seperti saat lalu ya RabbMenghitung pinta yang tak habis di sela doaMenagih nyata yang tak...

Read moreDetails

Puisi-puisi I Wayan Kuntara | Aku Benci Politik

by I Wayan Kuntara
February 15, 2026
0
Puisi-puisi I Wayan Kuntara | Aku Benci Politik

Aku Benci Politik aku benci politikdatang dengan senyum licikmanis kata-kata penuh retoriknamun di baliknya tersimpan taktik aku benci politikJanji-janji menggema...

Read moreDetails

Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Hipokrit

by Made Bryan Mahararta
February 14, 2026
0
Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Hipokrit

Sepintas Kita pernah berjumpa meski sesaatdari pagi yang masih terasa beratsampai langit semakin gemerlapdan lampu jalan redup perlahan, padam Ku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Maria Utami | Dongeng Robusta Nusantara

by Maria Utami
February 13, 2026
0
Puisi-puisi Maria Utami | Dongeng Robusta Nusantara

Pengakuan Si Pahit dari Sumatra Aku tidak punya waktu untuk urusan asmaradi ketinggian yang manja.Lahir dari tanah Lampung yang keras...

Read moreDetails

Puisi-puisi Karst Mawardi | Aktual, Residu, Multiple Exposure

by Karst Mawardi
February 8, 2026
0
Puisi-puisi Karst Mawardi | Aktual, Residu, Multiple Exposure

AKTUAL preseden dan prediksijadi 2 sisi koin logammereka lemparkan itubukan buat ditangkap peristiwa jadi gentingtatkala koin mendaratmemaksa kita berpikirmelulu soal...

Read moreDetails
Next Post
Timedoor Academy Singaraja, Tempat Anak-anak Bersenang Ria Belajar “Coding”

Timedoor Academy Singaraja, Tempat Anak-anak Bersenang Ria Belajar "Coding"

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co