6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mala Menuju Nirmala

Komang Berata by Komang Berata
December 18, 2023
in Esai
Mala Menuju Nirmala

Foto ilustrasi: Komang berata

KEBERADAAN makhluk tidak bisa lepas dari mala atau menjadi penyebab adanya mala. Mala tidak selalu ngaletehin. Tempat yang tepat untuk mala menyebabkan mala tidak ngaletehin. Bayi lahir mabekel mala yang tumbuh, melekat, dan melekati tubuhnya. Mala yang melekati tubuh adalah yèh nyom (air ketuban), getih (darah), dan lamas (lendir).

Mala yang melekat pada tubuh adalah plasenta. Sementara mala yang tumbuh pada tubuh adalah rambut, dan geligi di kemudian hari. Agar tubuh yang mabekel mala menjadi nirmala ditempuh dengan dilepas pada saat yang tepat, terlepas pada saat yang tepat, dan dilepaskan pada saat yang tepat. Yèh nyom, getih, dan lamas dilepas dengan cara memandikan bayi. Tali plasenta terlepas tiga sampai tujuh hari setelah bayi lahir.

Lebih dari tujuh hari tali plasenta masih melekat di pusar bayi dianggap bayi terlalu lama membawa mala. Beragam upaya dilakukan agar tali plasenta segera terlepas dari pusar bayi seperti dengan mengoleskan obat medis, sarang laba-laba, dan abu kelopak bunga kelapa (kloping) di pangkal tali plasenta bayi. Sementara mala yang tumbuh berupa rambut dilepaskan dengan cara makuris (digundul) setelah bayi natab banten oton untuk kali pertama pada umur 210 hari.

Lepas dari mala yèh nyom, getih, lamas, tali plasenta, dan rambut, bayi mendapatkan mala baru dengan tumbuhnya geligi bayi. Walaupun mendapatkan mala baru, kanak-kanak yang belum tanggal geligi dianggap sebagai usia taksu kanak-kanak, diterima segala kelakuannya, sekalipun menyimpang. Tanggal geligi kanak-kanak usia enam sampai tujuh tahun sebagai akhir penerimaan usia taksu, sudah layak menerima sanksi atas penyimpangan yang dilakukannya.

Tanggal geligi adalah tanggal usia taksu, akan tetapi tidak tanggal mala atas geliginya. Tanggal mala setelah menginjak usia remaja jika sudah diupacarai dalam ritual matatah (mapandes). Sudah meninggal sekalipun, belum juga mendapatkan ritual matatah (mapandes), mala geligi masih melekat.

Bagian dari tubuh manusia dan sesuatu yang dilekatkan pada tubuh manusia akan menjadi mala jika terlepas dari tubuh manusia. Seseorang yang sedang majajaitan pantang menyelipkan pisau atau semat (biting) di rambutnya, pantang menggigit semat sekalipun untuk mengecilkan ukuran atau mematahkan semat atau untuk tujuan lainnya, karena ketombe atau air liur yang melekat pada pisau atau biting adalah mala, dan mala bukan bagian persembahan.

Rambut yang terlepas adalah mala juga. Menghindarkan diri menjatuhkan mala di areal yang disucikan, laki-laki menutup kepalanya dengan destar dan perempuan menyanggulkan rambutnya dan atau melingkarkan secarik kain putih mengikat rambutnya. Borèh atau lulur semacam borèh beras kencur untuk menghangatkan tubuh yang meriang menjadi mala ketika terlepas di areal yang disucikan.

Borèh miyik tidak termasuk mala, sekalipun dioleskan pada tubuh pemuka desa dan penari untuk kepentingan ritual. Krama desa telulikur di Desa Adat Basangalas, Abang Karangasem, sebelum memulai pasangkepan desa, penari rejang dewa, dan penari rejang kapwak mesti diolesi borèh miyik sebagai kelengkapan rias menari.

Keringat yang berjatuhan ketika pamedek mundut pralinggan Beliau manda (mabyasa), tidak pernah dianggap menjadi bagian mala. Demikian juga air mata yang berjatuhan ketika keharuan tidak tuntas diekspresikan dalam pertemuan dengan Beliau di areal pura atau atau ketika mundut pralinggan

Beliau beranjangsana di luar areal pura, tidak juga dianggap sebagai mala yang ngaletehin areal atau pralinggan Beliau yang disucikan. Ini menjadi pengecualian seperti buah rambutan dengan “bulu lebat” yang tidak mesti dipangkas seperti duri buah durian. Selalu ada pengecualian dalam setiap kaidah.

Pusuh (bunga jantung pisang) bukan mala, menyebabkan mala ketika masih ngatut (melekat) pada tandan buah pisang | Foto: Komang Berata

Tumbuh-tumbuhan juga membawa mala. Sepanjang tepi janur yang biasanya melekat serbuk halus di seberang lidi adalah mala. Sebelum soha (tuèsa, tuasa) dibentuk jajaitan, tepi janur itu disingkirkan dengan cara soha (diiris).

Buah lokal seperti pisang, mangga, wani (mangga putih), jerungga atau jeruti (jeruk bali), dan durian juga membawa mala maka mesti dicuci bersih dan mategesin (dipotong bagian ujung buah) sebelum tandinga (dirangkai), sementara buah seperti manggis, rambutan, sumaga, salak, apel, dan anggur cukup dicuci bersih dan tidak mategesin, dianggap tidak membawa mala. Buah mategesin adalah cara mudah membedakan buah sudah menjadi lungsuran dan buah masih sukla. Adakah yang tidak negesin buah sebelum tandinga, cukup mencuci bersih saja?

Pusuh (bunga jantung pisang) bukan mala, menyebabkan mala ketika masih ngatut (melekat) pada tandan buah pisang, hanya mala untuk buah pisang yang setandan itu. Tetua kami mewanti-wanti agar kami selalu musuhin (menyingkirkan bunga jantung pisang dari tandannya) begitu sudah saatnya kami pusuhin, selambat-lambatnya sesaat sebelum buah pisang dipanen.

Sangat dihindari memanen buah pisang ketika bunga jantung pisang masih ngatut pada tandannya. Pusuh sangat nikmat dibuat sayur disantan atau diurap, dan tidak menyebabkan mala bagi yang menikmatinya.

Tubuh manusia dan bagian tumbuh-tumbuhan yang tumbuh sempurna dianggap membawa mala maka mesti ada yang dibuang agar nirmala. Tidak demikian dengan hewan yang biasa dijadikan daging untuk melengkapi upakara. Tubuh hewan yang tumbuh dengan sempurna dan tubuh hewan yang masih utuhlah yang nirmala, sementara tubuh hewan yang tidak tumbuh sempurna atau ada yang dikurangi adalah mala.

Ayam sangkur (tanpa daging ekor/kibul) tidak diperkenankan dijadikan daging untuk melengkapi upakara. Ayam sangkur soyok (daging ekor tidak tumbuh sempurna) pun tidak diperkenankan menjadi bagian upakara.

Demikian juga ayam masatsat (jengger dipotong), dan hal ini memberikan ruang ketika belum mengikhlaskan ayamnya disembelih sekalipun untuk banten, jengger ayamnya digigit putus. Carikan tidak layak menjadi bagian sajian. [T]

Menuliskan /E/ Pepet dan /E/Taleng — Tinjauan Kecil Terhadap Sejumlah Cerpen Bali Modern
Menebak Karakteristik dari Penampilan Fisik: Catatan dari Lontar Pawetuan Jadma
Hari Lahir dan Pantangan Makanannya dalam Lontar Pawetuan Jadma Ala Ayu
Tags: balifilsafat balinirmala
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

B-PART: Ragam Raga, Ruang, dan Kemungkinan

Next Post

Soegianto Sastrodiwiryo, Dokter yang Sejarawan Itu Berpulang

Komang Berata

Komang Berata

Pemerhati Bahasa Bali, tinggal di Karangasem

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Soegianto Sastrodiwiryo, Dokter yang Sejarawan Itu Berpulang

Soegianto Sastrodiwiryo, Dokter yang Sejarawan Itu Berpulang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co