4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Usaha Penguatan Karakter Bahasa dan Budaya Lamaholot NTT dalam Tarian Sole Oha

tatkala by tatkala
September 4, 2023
in Budaya
Usaha Penguatan Karakter Bahasa dan Budaya Lamaholot NTT dalam Tarian Sole Oha

Tarian adat Sole Oha di Adonara, Flores Timur, NTT | Foto: Ist

TIM RISET dari Pusat Riset Preservasi Bahasa dan Sastra; Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan peneliti dari Universitas Citra Bangsa Kupang, meneliti bahasa dan budaya Lamaholot di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam bukunya Ensiklopedia Suku Bangsa di Indonesia (2015) Zulyani Hidayah menyampaikan bahwa Lamaholot (disebut juga Lamkolot, Lamholot, Solor, atau Larantuka) adalah salah satu suku bangsa yang berdiam di wilayah Kabupaten Flores Timur serta Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Sedangkan menurut M. Junus Melalatoa dalam Ensiklopedia Suku Bangsa di Indonesia (1995), Suku Lamaholot mendiami sebagian besar wilayah kabupaten tersebut, yang meliputi bagian timur Pulau Flores, Pulau Adonara, Pulau Solor, dan Pulau Lomblen.

Dalam kabupaten ini, mereka hidup berdampingan dengan kelompok-kelompok lain, seperti orang Kedang, bersama dengan kelompok pendatang seperti Bugis, Makassar, Buton, serta keturunan Cina.

Pengambilan data bahasa dan budaya Lamaholot di NTT / Foto: Ist

Masih dalam sumber yang sama, Suku Lamaholot memiliki bahasa sendiri, yaitu Bahasa Lamaholot (meliputi bahasa Adonara) yang digolongkan oleh para ahli ke dalam rumpun bahasa Ambon Timur. Bahasa ini terdiri atas bahasa Lamaholot Barat, Lamaholot Tengah, dan Lamaholot Timur.

Bahasa Lamaholot Barat adalah bahasa yang paling besar jumlah penuturnya, yaitu terdiri atas beberapa dialek, seperti Pukaunu, Lewotobi, Lewolaga, Barna, Lewolema, Waibulan, Baipito, Tanjung Bunga, Buton, Horowura, Waiwadan, Watan, Kiwang Ona, Dulhi, Wua Kerong, Belang, Lamalera, Mulan, Lamahora, Merdeka, Ile Ape, Ritaebang, dan Lemakera.

Sementara itu, Bahasa Lamaholot Tengah terdiri atas dialek Mingar, Lewo Penutu, Lewotala, Lewokukun, Imaldo, Lewuka, Kalikara, dan Painara. Sedangkan Bahasa Lamaholot Timur yang paling sedikit jumlah penuturnya terdiri atas dialek Lewowlong dan Lamatuka.

Tim riset yang dikoordinatori oleh I Made Sudiana, dengan anggota tim Ni Luh Komang Candrawati, I Wayan Tama, I Wayan Sudiartha, Ida Ayu Putu Aridawati, Aditya Wardhani, dan Lanny Isabela Dwisyahri Koroh itu, meneliti bentuk lingual penyepasangan yang dituturkan dalam tarian Sole Oha di Kabupaten Fores Timur dan Kabupaten Lembata.

Pengambilan data lapangan riset kolaborasi yang bertajuk “Penyepasangan Bentuk Lingual Bahasa Lamaholot di NTT sebagai Penyumbang Penguatan Karakter Keindonesiaan” itu, berlangsung dari tanggal 25 Agustus sampai dengan 7 September 2023 mendatang.

Koordinator tim riset, I Made Sudiana mengatakan bahwa bahasa Lamaholot yang dituturkan di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata memiliki bentuk penyepasangan atau paralelisme berupa pengulangan semantik.

Bentuk lingual penyepasangan ini merupakan ragam tinggi yang sarat makna dan nilai. Dikatakan, fenomena ini sangat menarik untuk diteliti dalam usaha penguatan karakter pada guyup budaya Lamaholot.

“Penguatan karakter kelamaholotan dapat berkontribusi bagi penguatan karakter keindonesiaan dalam bingkai pilar kebangsaan,” ujar Sudiana.

Menurut Lanny Isabela Dwisyahri Koroh, Sole Oha adalah tarian adat masyarakat Lamaholot, NTT, yang mencirikan kekuatan kesatuan yang erat. Simbol kesatuan ini ditunjukkan dalam gerak tari penari yang saling menyatukan eratan tangan antarpenari.

Pengambilan data diaspora Lamaholot di Bali / Foto: Ist

Ditambahkan pula, tarian ini juga menjelaskan kuatnya tali persaudaraan antarmasyarakat Lamaholot yang tersebar di beberapa pulau. Tarian ini berisi tuturan dalam bahasa Lamaholot yang sarat dengan nasihat.

“Walau tarian ini mulai ditinggalkan anak cucu generasi muda Lamaholot, belakangan ada upaya dari generasi tua yang perlahan kembali merangsang generasi muda untuk kembali mencintai tarian Sole Oha ini,” tambah Isabela.

Pengambilan data lapangan dibagi menjadi dua. Kelompok pertama (lima orang peneliti) mengambil data di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata, sedangkan kelompok kedua (dua orang) mengambil data diaspora etnik Lamaholot di Bali.

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini, yakni (1) ciri bentuk lingual penyepasangan dalam bahasa Lamaholot, (2) fungsi dan makna bentuk lingual penyepasangan dalam bahasa Lamaholot.

(3) nilai-nilai yang tersirat di dalam bentuk lingual penyepasangan dalam bahasa Lamaholot sebagai penyumbang penguatan karakter keindonesiaan, dan (4) perilaku hidup masyarakat sebagai representasi dari pemahaman tentang makna dan nilai yang tersirat di dalam bentuk lingual penyepasangan dalam bahasa Lamaholot.

Sumber data penelitian ini adalah penutur pada upacara tradisi, pelatun nyanyian pengiring tarian massal Sole Oha, dan pembicara pada pertemuan-pertemuan yang bersifat profan. Data penelitian ini berupa tuturan dan nyanyian yang dipilah bentuk lingual penyepasangannya dan ditranskripsikan.

Analisis data menggunakan metode deskriptif-kualitatif, sesuai dengan hakikat penelitian bahasa dalam konteks kebudayaan. Interpretasi makna dan nilai menggunakan pendekatan yang memadukan antara etik (menurut peneliti) dan emik (menurut pemilik budaya Lamaholot).

Berdasarkan kerangka teori semantik, semantik budaya (semiotik), dan linguistik kebudayaan, permasalahan penelitian ini akan terjawab secara holistik sehingga berkontribusi bagi penguatan karakter kelamaholotan dalam bingkai keindonesiaan, dan sebaliknya penguatan karakter keindonesiaan berbasis budaya kelamaholotan; karakter keindonesiaan yang mengakar dan “membumi”.

Sementara itu, luaran penelitian ini berupa makalah seminar internasional dan artikel publikasi pada jurnal internasional bereputasi.[T][Jas/*]

Tags: BahasaBudayaIndonesiaNTT
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Keajaiban Dalang Wayang Bali : Keterampilan Yang Tersembunyi dan Multidimensional

Next Post

Ragam Cara Mahasiswa Undiksha Menutup Biaya Hidup: Jadi Tukang Las, Ojol, Hingga Petugas Survei

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Ragam Cara Mahasiswa Undiksha Menutup Biaya Hidup: Jadi Tukang Las, Ojol, Hingga Petugas Survei

Ragam Cara Mahasiswa Undiksha Menutup Biaya Hidup: Jadi Tukang Las, Ojol, Hingga Petugas Survei

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co