6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pentingnya Kolaborasi dalam Menumbuhkan Sikap Positif Bahasa : Catatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah di SMPN 2 Sawan

Komang Sujana by Komang Sujana
August 23, 2023
in Khas
Pentingnya Kolaborasi dalam Menumbuhkan Sikap Positif Bahasa : Catatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah di SMPN 2 Sawan

Berdiri dari kiri-kanan: Putu Ayu Krisna Dewi staf Balai Bahasa Provinsi Bali, Ketut Suwara Guru SMPN Negeri 2 Sawan, dan Evi Noviani staf Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

BAHASA DAERAH adalah aset kebudayaan nasional yang keberadaanya semakin terdesak oleh kemajuan zaman dan teknologi. Di Indonesia terdapat sekitar 718 bahasa daerah. Berdasarkan Laporan Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019, dari sekian bahasa daerah tersebut, 11 bahasa daerah dinyatakan sudah punah, sedangkan 25 lainnya terancam punah.

Pemerintah melalui Kemdikbudristek meluncurkan Merdeka Belajar Edisi ke-17, yaitu Revitalisasi Bahasa Daerah sebagai respons terhadap kondisi di atas. Program ini menyasar komunitas tutur, guru, kepala sekolah, pengawas, dan siswa. Fokus sasarannya adalah guru dan siswa. Tujuan akhirnya adalah agar penutur muda menjadi penutur aktif bahasa daerah.

Menjadikan generasi muda untuk menjadi penutur aktif bahasa daerah di tengah gempuran kemajuan zaman dan teknologi tentu tidak mudah. Globalisasi memang membawa peluang kemudahan dan kecepatan dalam berbagai hal. Tetapi di balik itu juga membawa ancaman.

Salah satu dampaknya adalah penggunaan bahasa daerah yang tampaknya semakin ditinggalkan oleh generasi muda. Ini dibuktikan dengan laporan BPS sesuai hasil long form Sensus Penduduk (SP) 2020 yang diterbitkan tanggal 31 Januari 2023 bahwa kemampuan berbahasa daerah generasi Z sebesar 69,9%. Temuan ini menimbulkan kekhawatiran akan sikap positif bahasa penutur muda semakin menurun.

Merujuk pada pendapat Garvin dan Mathiot, sikap positif bahasa ditunjukkan dengan tiga ciri. Pertama, kesetiaan bahasa (language loyalty), yaitu sikap setia, teguh, dalam mempertahankan bahasa. Kedua, kebanggaan bahasa (language pride), yaitu rasa bangga dalam menggunakan bahasa sebagai identitas diri. Ketiga, kesadaran adanya norma bahasa (awareness of the norm), yaitu kesadaran yang mendorong seseorang untuk menggunakan bahasa dengan baik dan benar.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menumbuhkan sikap positif bahasa generasi muda. Kebijakan Revitalisasi Bahasa Daerah adalah salah satunya. Melalui program ini langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah adalah peningkatan kompetensi guru. Seperti pelatihan guru master tanggal 10-13 Mei 2023 di Singaraja yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Bali menyasar guru-guru bahasa Bali SMP dan SD di Buleleng.

Salah satu guru bahasa Bali SMP Negeri 2 Sawan menjadi peserta pelatihan ini. Sebagai tindak lanjut kegiatan kemudian para guru master atau guru utama melakukan pengimbasan kepada guru sejawat dan siswa. Guru bahasa Bali SMP Negeri 2 Sawan pun telah melakukan pengimbasan kepada siswa. Pengimbasan ini dipantau langsung oleh staf Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Balai Bahasa Provinsi Bali pada Senin, 21 Agustus 2023.

Selain bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogi dan profesional guru bahasa daerah, pelatihan guru master tentunya juga bertujuan untuk penguatan sikap positif guru terhadap bahasa daerah. Artinya, sebelum menumbuhkan sikap positif berbahasa kepada siswa maka seyogianya guru sendiri harus memiliki sikap positif berbahasa itu.

Sikap positif guru terhadap bahasa daerah tentu bisa saja menurun atau melemah. Sebagaimana Putu Supartika -Penulis, Sastrawan- pernah menyampaikan kritik pedas pelestarian bahasa Bali yang hanya sebates munyi (hanya sebatas pada perkataan saja). Salah satunya mengkritik guru bahasa Bali yang dikatakan kurang kreatif dan inovatif dalam mengelola pembelajaran di kelas. Dampaknya pembelajaran bahasa Bali membosankan, dinomorduakan oleh peserta didik sebagaimana disampaikan oleh akademisi Undiksha I Wayan Artika.

Anak-anak sedang belajar mapidarta bahasa Bali | Foto: Komang Sujana

Pelatihan guru master telah memberikan manfaat besar bagi guru-guru bahasa daerah untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya. Berbagai strategi pembelajaran yang diperoleh saat pelatihan berdampak pada pembelajaran yang lebih bermakna di kelas. Anak-anak lebih banyak diberikan kesempatan untuk mengonstruksi sendiri pengetahuan, mencoba hal-hal baru seperti belajar mengetik aksara Bali di komputer, berlatih membaca teks pidarta, menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk tulisan, seperti menulis puisi dan cerpen, membaca satua Bali dan mendiskusikan isinya.

Menumbuhkan sikap positif berbahasa dalam rangka menjaga kelestarian bahasa daerah adalah usaha kolaboratif. Selain guru, diperlukan peran lingkungan keluarga, masyarakat, dan Pemerintah. Saya sangat mengapresiasi berbagai program pemerintah pusat seperti pelatihan guru master, monitoring dan evaluasi pengimbasan dari guru ke siswa, dan selanjutnya pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Sebagai informasi, FTBI tingkat Provinsi Bali akan dilaksanakan pada bulan November tahun 2023. Bentuk kegiatannya terdiri atas beragam lomba lomba antarsiswa SD dan SMP se-Bali, seperti lomba masatua Bali, matembang sekar alit, nyurat aksara Bali di kertas dan komputer, cipta dan baca puisi Bali anyar, menulis cerpen, mapidarta, dan bebanyolan tungal.

Sementara itu, menurut Evi Noviani, Analis Revitalisasi Bahasa dan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, FTBI nasional direncanakan akan kembali dilaksanakan tahun depan dengan mengundang lebih banyak peserta. Bahkan dikatakan bahwa Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sedang berdiskusi dengan Pusat Prestasi Nasional agar agenda Tunas Bahasa Ibu bisa masuk dan setara dengan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Jika ini terealisasi tentu akan menambah semangat guru dan siswa dalam gerakan pelestarian bahasa daerah. Pada khususnya siswa akan menjadi semakin termotivasi karena semakin diapresiasi oleh pemerintah.

FTBI diharapkan bisa terlaksana dari tingkat kabupaten sampai nasional. Hanya saja tahun ini Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali tidak menggelar FTBI. Siswa yang akan mewakili Buleleng pada FTBI tingkat provinsi nanti ditentukan melalui penunjukan. Mekanisme ini sama seperti tahun lalu. Ke depan mekanisme penunjukkan seperti ini sangat perlu dikaji kembali. Sebagaimana diketahui bahwa Pemerintah daerah wajib melakukan pengembangan dan pelindungan bahasa daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.

Namun, kondisi ini tidak mengurangi semangat guru-guru bahasa daerah di Buleleng untuk melakukan pengimbasan revitalisasi bahasa daerah di sekolah dan pembinaan siswa yang akan mengikuti FTBI tingkat provinsi. Apakah ini akan berdampak pada peningkatan sikap bahasa generasi muda menjadi semakin positif terhadap bahasa daerah? Semoga dan semoga. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis KOMANG SUJANA
Pembelajaran Sastra Inovatif Berbasis Teknologi Pendidikan Sebagai Strategi Revitalisasi Bahasa Daerah, Penguatan Literasi dan Karakter
Gara-gara Sesi Obsesi Saya Jadi Ikut MPLS Bersama Calon Siswa Baru SMPN 2 Sawan
Diseminasi Revitalisasi Bahasa Daerah: Mulai Dari Diri Agar Tidak “Sebates Munyi”
Tags: Bahasabahasa daerahSMPN 2 Sawan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pesan Ridwan Kamil kepada Pemilih Muda: Anda harus ikut memilih!

Next Post

Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Hindu Bali: Om, Ong atau Wong?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co