23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Festival Cerita Rasa 2023: Bercerita Bersama, Mendokumentasikan Cita Rasa dan Peristiwa

I Komang Sutirtayasa by I Komang Sutirtayasa
July 31, 2023
in Budaya
Festival Cerita Rasa 2023: Bercerita Bersama, Mendokumentasikan Cita Rasa dan Peristiwa

Ilustrasi Festival Rasa 2023

SIAP-SIAP, Festival Cerita Rasa akan kembali berlangsung tahun ini di desa kami yang cantik bernama Tukadaya di Kabupaten Jembrana, Bali, pada tanggal 5 dan 6 Agustus 2023. Cerita Rasa hadir sebagai upaya mempromosikan literasi, kepedulian lingkungan, dan kemanusiaan.

Kamu pasti penasaran dengan apa yang ditawarkan di Festival Cerita Rasa 2023. Nah, persiapkan diri buat bercerita, berpetualang, dan menikmati suasana alam yang menyegarkan, karena festival ini punya banyak kegiatan menarik.

Berikut ini mata acara Festival Cerita Rasa 2023:

Pameran Foto Suryagrafi

Di Festival Cerita Rasa 2023, kamu akan dibuat terpesona oleh Pameran Foto Suryagrafi yang menampilkan rekaman lintasan matahari yang menakjubkan dari waktu ke waktu.

Ada sepuluh foto yang menampilkan objek khas cagar budaya dari beberapa wilayah di Indonesia. Sepuluh foto tersebut karya Nur Hasanah Sawil, Irman Ariadi, Syafiudin Vifick, Stanis Obeth Hollyfield, Ivy Sudjana & Adyatma dan Made Suarbawa. Foto-foto tersebut diambil di bawah program #RekamMatahari oleh Indonesian Pinhole.

Apa itu Suryagrafi? Suryagrafi atau solargraphy adalah teknik fotografi eksperimental yang mengabadikan pergerakan matahari selama periode tertentu.

Berbeda dengan fotografi biasa, suryagrafi menggunakan kamera lubang jarum yang dipasang di tempat terbuka dan dibiarkan menangkap cahaya selama berhari-hari hingga berbulan-bulan. Hasilnya adalah gambar artistik yang memperlihatkan lintasan matahari di langit, mencerminkan perubahan posisi matahari seiring berjalannya waktu.

Pemutaran Film Pendek

Suka nonton film? Kamu akan dimanjakan dengan pemutaran film pendek yang menginspirasi dan menyentuh hati di Festival Cerita Rasa 2023.

Selama dua malam, acara ini akan memutar film-film pendek dari program Indonesia Raja 2023 yang berasal dari dua wilayah, yaitu Yogyakarta-Jawa Tengah dan Bali.

Karya-karya sinematik dalam pemutaran ini menyajikan cerita-cerita singkat yang sarat dengan pesan lingkungan dan kemanusiaan.

Para sineas lokal dengan kreativitas mereka telah menghadirkan perspektif yang unik tentang isu-isu penting dalam masyarakat kita. Film-film pendek ini akan membuka mata dan menggerakkan hati kita.

Presentasi Kuliner

Tidak ada festival yang lengkap tanpa menggoyangkan lidah dengan hidangan kuliner khas. Dan di Festival Cerita Rasa 2023, kamu akan diperkenalkan dengan dua kuliner unik yang masih dibuat dan dinikmati di Jembrana, khususnya di desa kami, Tukadaya.

Pertama adalah “Lawar Nyawan”, hidangan berani—ekstrem—yang menggunakan larva lebah sebagai bahan utamanya. Kedengarannya mungkin tidak biasa, tapi siap-siap untuk merasakan sensasi kuliner yang berbeda dari yang pernah kamu rasakan sebelumnya.

Jangan kaget, karena dalam tradisi lokal, larva lebah dianggap sebagai makanan yang bernutrisi tinggi dan dipercaya memberikan energi bagi yang mengkonsumsinya.

Selain Lawar Nyawan, kamu juga akan menemukan “Jaja Lebura” dalam presentasi kuliner Festival Cerita Rasa 2023. Makanan ini merupakan jajanan daur ulang yang terbuat dari “lungsuran” atau makanan yang telah dipersembahan saat perayaan Hari Raya Galungan – Kuningan atau perayaan Hindu Bali lainnya.

Jaja Lebura menunjukkan kearifan masyarakat dalam menghargai sumber daya dan menjaga keselarasan dengan alam. Selain cita rasa yang lezat, makanan ini juga mengandung makna budaya yang mendalam.

Pentas Cerita

Di Festival Cerita Rasa 2023, setiap orang diberikan kesempatan untuk tampil di Pentas Cerita dengan penuh semangat dan keberanian. Tidak ada batasan usia atau latar belakang, siapapun boleh mendaftar untuk pentas cerita dan berbagi kisah yang mereka cintai.

Apakah kamu memiliki dongeng kesukaan dari masa kecil yang ingin kamu bawakan dengan gayamu sendiri? Atau mungkin kamu punya kisah inspiratif yang ingin kamu bagikan kepada orang banyak?

Tapi tidak hanya dongeng, di Pentas Cerita, kamu juga dapat membacakan puisi yang menggetarkan hati atau bercerita tentang pengalaman hidup yang berarti bagi dirimu. Apapun bentuk cerita yang ingin kamu bawakan, semuanya didengar dengan hati terbuka.

Tak perlu merasa canggung atau takut, karena di sini kita semua adalah keluarga besar yang menyambut dengan kehangatan dan dukungan. Apa pun tingkat pengalamanmu dalam bercerita, jangan ragu untuk mendaftar dan menunjukkan bakatmu di teras Pentas Cerita.

Belajar Seni dan Fotografi

Ruang Belajar Seni dan Fotografi adalah wahana bagi anak-anak kami mengasah imajinasi. Bagi yang ingin mengeksplorasi bakat seni visual atau fotografi, ruang ini menjadi tempat yang tepat untuk belajar bersama.

Untuk peserta anak-anak, diadakan sesi menggambar bersama yang mendorong mereka untuk menggunakan imajinasi dan kreativitas mereka secara bebas. Sangat penting bagi anak-anak untuk belajar mengekspresikan ide-ide mereka melalui seni visual dan bermain dengan warna-warni ceria.

Para peserta akan diajak untuk berani mencoba eksplorasi visual, termasuk teknik melukis, menggambar, atau menciptakan karya seni lainnya.

Di sisi fotografi, ruang belajar ini menawarkan kesempatan untuk memahami teknologi foto, termasuk kamera analog dan klasik seperti kamera lubang jarum.

Bertemu, Mendengar, dan Bercerita Bersama

Di Festival Cerita Rasa 2023, kita tidak hanya saling menghibur semata, tetapi juga membangun ruang untuk saling mendengar dan bercerita. Kisah-kisah unik dari berbagai pengunjung dan penduduk desa akan disambut dengan hangat. Setiap orang memiliki cerita yang berharga, dan festival ini mengajak kita untuk saling menghargai dan belajar dari satu sama lain.

Jadi, tunggu apa lagi? Catat tanggalnya, ajak teman dan keluarga, dan ayo ramaikan Festival Cerita Rasa 2023 di Rumah Baca Bali Tersenyum, Banjar Berawantangi Taman, Desa Tukadaya, Jembrana, pada tanggal 5 dan 6 Agustus 2023.

Yuk, bersama-sama kita berbagi kisah, merangkai cinta untuk alam, dan menunjukkan kepedulian pada sesama.[T]

Memantik Kesadaran Visual Dalam Pelatihan Fotografi Cerita Rasa Festival 2022
Cerita Rasa Festival Jembrana: Storytelling, Film, Art and Culture
Tags: festivaljembranakesenian bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sanggar Santhi Budaya Singaraja Tampil di Korea

Next Post

Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat

I Komang Sutirtayasa

I Komang Sutirtayasa

Mantan pekerja pariwisata yang belajar kembali hidup di desa. Aktif di LPHD, KIM dan Pokdarwis West Desa Tukadaya, Jembrana

Related Posts

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails
Next Post
Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat

Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co