7 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Sanur, Belajar Bangkit dari Lansia Bali

Angga Wijaya by Angga Wijaya
April 30, 2023
in Feature
Di Sanur, Belajar Bangkit dari Lansia Bali

Kegiatan lansia yang tergabung dalam “Semeton Segara” di Pantai Sanur, Denpasar. | Foto: Dokumentasi Wayan Sukarma

LELAKI TUA ITU TAMPAK BERSEMANGAT menunjukkan ponsel pintarnya. Di layar terlihat foto dirinya bersama teman-temannya sesama lansia. Mereka tersenyum menghadap kamera, berjemur usai mandi di Pantai Sanur yang terletak di Kota Denpasar, Bali.

Wayan Sukarma, nama lelaki itu, adalah dosen pascasarjana sebuah universitas swasta terkenal di Denpasar. Tahun ini ia berusia 65 dan akan memasuki masa pensiun. Waktu banyak ia habiskan dengan mengunjungi pantai. Berendam, berjemur dan bercengkrama menjadi kebiasaan sejak beberapa bulan terakhir. Di sana, ia bertemu dengan para lansia yang juga punya kegemaran sama. Mereka akhirnya berteman. Dari pertemuan itu, Sukarma mendapatkan banyak cerita tentang kehidupan lansia di Bali.

“Beberapa dari mereka dulunya pejabat. Anak-cucu mereka sudah mandiri. Ada rasa kesepian dalam diri mereka. Perasaan itu berkurang saat kami rutin bertemu di pantai, seperti mendapatkan keluarga baru,” katanya.

Ada 15 lansia setiap pagi datang ke Pantai Sanur. Sukarma enggan menggunakan istilah komunitas. Ia lebih suka jika kegiatan rutin para lansia itu bersifat tidak mengikat dan mengalir. Ia lebih suka menyebutnya “Semeton Segara”, atau saudara yang bertemu di pantai.

“Ada saja yang membawa makanan dari rumah untuk dibagikan kepada lansia lain. Menarik saya lihat, soal kebutuhan lansia untuk berinteraksi dengan lansia lain. Bisa jadi di rumahnya mereka tidak mendapatkan itu,” jelas Sukarma,

Ia mulai rutin ke pantai atas saran dokter ketika setahun lalu ia mengalami cedera saat jatuh dari sepeda motor. Sejak rutin berendam dan berjemur di pantai, Sukarma merasakan perubahan yang signifikan pada kesehatannya.

“Bisa jadi secara psikologis karena saya sering tertawa bersama lansia lain seperti ada beban yang terlepas. Tentu juga karena air laut dan sinar matahari memberi manfaat bagi kesehatan kami,” kata pendidik dan penulis ini.


Pandemi

Apa yang dilakukan Sukarma dan teman-teman lansia-nya sebuah kebangkitan, mengingat selama Pandemi Covid-19 membuat warga tidak bisa keluar rumah. Jangankan ke pantai, untuk jalan di luar rumah saja tidak bisa karena saat itu diberlakukan pembatasan.

Nyoman Wirata (70) punya cerita berbeda. Saat Pandemi berlangsung, ia mencoba untuk tetap aktif berkarya. Wirata adalah pelukis yang juga penyair kenamaan di Bali.

“Walau Pandemi, saya tetap berkarya, baik melukis dan menulis. Perbedaannya, hanya pembatasan kegiatan warga masyarakat. Warga disarankan tidak bepergiaan jika tidak ada urusan mendesak. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bahkan dilakukan beberapa kali,” ujarnya.

Tak boleh keluar dan di rumah saja,  Wirata mengaku takut juga, mengingat ia punya keluarga, jikalau terpapar Covid-19. Upacara adat di kampung halaman juga tak diadakan sementara bahkan hingga dua tahun lamanya.

“Ada kerinduan bertemu kerabat yang syukurnya kini ada telepon pintar sehingga masih bisa berkomunikasi dengan mereka,” kenang Wirata

Protokol kesehatan saat pandemi tak pernah ia langgar. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun tak pernah absen ia lakukan.

 “Istri dan kedua anak saya selalu mengawasi, mereka khawatir jika saya sakit. Syukurlah semua bisa terlewati dengan baik, saya tetap dianugerahi kesehatan,” sebut Wirata.

Masa pensiun yang identik dengan rasa kesepian, post power syndrome dan perasaan hampa yang biasa menghinggapi manula pada umumnya tidak dirasakan Wirata.

Sang istri, Alit S. Rini juga seorang penyair dan mantan wartawati sebuah koran besar di Bali. Mereka menjadi teman diskusi yang intens dan saling melengkapi, juga memahami dunia kreatif masing-masing.

“Kami bersyukur bisa saling mengerti satu sama lain. Mungkin karena sesama pekerja seni, jadi waktu kami gunakan untuk berkarya dan membaca buku. Sesekali kami berjalan-jalan ke pantai untuk melepas penat,” ujar Wirata.

Ia menyarankan para lansia  untuk berkegiatan. Jika tidak di bidang seni bisa di bidang lainnya, semisal berkebun.

Hal tersebut, katanya, akan membuat lansia lebih sehat baik fisik maupun mental. Ia mengaku setiap hari juga menyempatkan waktu untuk berkebun di rumahnya.

“Itu memberi saya kesegaran baru, jika misalnya merasa jenuh dengan rutinitas melukis maupun menulis,” tukas pensiunan guru seni rupa tersebut.

Apa yang dilakukan Wirata dan Sukarma memang berlainan, tetapi sebenarnya punya benang merah yang sama. Lansia butuh wadah untuk aktualisasi diri. Semangat positif ini perlu terus dibangun dan didukung sebagai bentuk kolaborasi lansia dalam mengisi usia senja mereka.

Bangkit Bersama

Lansia di Bali memberi kita pelajaran untuk bangkit dari situasi sulit. Mereka adalah generasi tua yang penuh semangat. Sukarma misalnya, paham betul bahwa laut sesuai falsafah hidup manusia Bali adalah tempat akhir. Saat kematian tiba, jenazah akan di-aben atau dikremasi dan abu jenazah akan dilarung ke laut. Oleh Sukarma, kegiatan lansia di Pantai Sanur itu sering ia dokumentasikan dalam bentuk video pendek dan diunggah ke media sosial. Latar belakang musik yang pilih adalah gamelan, musik tradisional Bali khusus untuk upacara Ngaben atau perabuan.

“Bagi orang yang tidak mengerti akan menganggap aneh, padahal memang begitu adanya, mereka yang hidup pasti akan mati. Bagi kami masyarakat Bali, semua akan berakhir di laut,” tukasnya.

Kesadaran akan kematian, imbuhnya, membuat ia dan teman-temannya justru memberi vitamin jiwa untuk mengisi hari tua dengan hal-hal bermanfaat. Ada yang membuat yayasan sosial atau mengkoordinir kegiatan amal misalnya memberi bantuan pada siswa-siswi kurang mampu di Bali.

“Semua itu membuat kami bisa bersyukur atas rahmat yang diberikan Tuhan selain kesempatan untuk saling berbagi kepada sesama lansia. Kami saling menguatkan satu sama lain,” pungkas Sukarma

Selain rajin ke pantai, ia juga rutin membaca terutama buku-buku filsafat yang ia gandrungi sejak lama, Buku-buku itu ia beli dari toko buku online yang banyak ada di media sosial.

“Teman di media sosial saya banyak pedagang buku. Saat memesan buku, saya minta mereka untuk mengirim memakai JNE karena waktu pengiriman yang cepat dan aman. JNE sudah puluhan tahun beroperasi di Indonesia sehingga saya yakin akan kualitasnya,” ujar Sukarma.

Mandi di pantai, melukis, menulis puisi, dan membaca buku merupakan semangat yang diajarkan Wayan Sukarma, Nyoman Wirata, dan para lansia di Bali. Ini inspirasi bagi banyak orang, tak hanya kaum lansia, untuk bersemangat dan bangkit bersama, berkarya dengan riang-gembira. [T]

Jika Ingin Tahu Kehidupan Orang Bali, Masuklah ke Rumahnya – Dan, Itu Dilakukan Jokowi
Kesehatan Mental, Pandemi, Bunuh Diri
Muda Berbagi: Urun Daya Anak Muda Bali Utara Hadapi Corona
Tags: balilansiaPantai Sanur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pertemuan | Cerpen Sonhaji Abdullah

Next Post

Mbah Klunthung dan Dua Bibit Kelengkeng

Angga Wijaya

Angga Wijaya

Penulis dan jurnalis asal Jembrana, Bali. Aktif menulis esai kebudayaan dan kehidupan urban Bali di berbagai media. Ia juga dikenal sebagai penyair dan telah menulis belasan buku puisi serta buku kumpulan esai.

Related Posts

Edit Foto Profesional dengan CapCut: Hilangkan Latar Belakang Foto dan Ubah Background Foto dengan Mudah

by tatkala
March 6, 2026
0
Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto

Di era digital saat ini, kemampuan mengedit foto telah menjadi kebutuhan penting. Baik untuk keperluan media sosial, konten kreatif, maupun...

Read moreDetails

Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto

by tatkala
March 6, 2026
0
Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto

Di era digital saat ini, kemampuan untuk membuat foto terlihat profesional menjadi sangat penting, terutama bagi pembuat konten dan pebisnis...

Read moreDetails

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

by Wahyu Mahaputra
March 2, 2026
0
Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

SUDAH empat belas tahun Forum Anak Daerah (FAD) Gianyar hadir sebagai salah satu wadah partisipasi anak di Kabupaten Gianyar, dan...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails

Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

by Made Adnyana Ole
February 28, 2026
0
Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

SUDAH sejak lama Wahyu Ardi dikenal sebagai sutradara dan penulis naskah drama modern, baik berbahasa Bali maupun bahasa Indonesia. Lalu,...

Read moreDetails

Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

ANA seorang siswi yang tidak disebutkan secara jelas sekolahanya tidak menyukai bahasa Bali, bahkan tidak pernah memakai Bahasa itu dalam...

Read moreDetails

Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

by Kadek Surya Jayadi
February 28, 2026
0
Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

ADA banyak cara merayakan hari jadi suatu kota. Tak selamanya meski meriah, sebab yang sederhana pun kadang terasa semarak. Sebagaimana...

Read moreDetails

I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

I Made Sunaryana terpilih sebagai Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII. Itu artinya, karya...

Read moreDetails

Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

Sasolahan “I Sigir Jlema Tuah Asibak” bakal menutup perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII yang telah berlangsung selama sebukan penuh, 1-28...

Read moreDetails
Next Post
Mbah Klunthung dan Dua Bibit Kelengkeng

Mbah Klunthung dan Dua Bibit Kelengkeng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rampung Sebelum Penghabisan | Cerpen Kadek Indra Putra
Cerpen

Rampung Sebelum Penghabisan | Cerpen Kadek Indra Putra

SUARA pintu diketuk membangunkanku dari tidur siang. Dengan lemas aku berdiri menuju arah pintu untuk membukakan seseorang yang ada di...

by Kadek Indra Putra
March 6, 2026
Puisi-puisi Syeftyan Afat | Mencatat Dingin, Mengeriap Hangat
Puisi

Puisi-puisi Syeftyan Afat | Mencatat Dingin, Mengeriap Hangat

Mencatat Dingin, Mengeriap Hangat : umbu landu paranggi tubuhku mencatat dingindengan huruf-huruf kaburdi halaman kulit tipis gembur. bubuhkan sepenggal kalimatsebagai...

by Syeftyan Afat
March 6, 2026
Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto
Pop

Edit Foto Profesional dengan CapCut: Hilangkan Latar Belakang Foto dan Ubah Background Foto dengan Mudah

Di era digital saat ini, kemampuan mengedit foto telah menjadi kebutuhan penting. Baik untuk keperluan media sosial, konten kreatif, maupun...

by tatkala
March 6, 2026
‘Earth Song’ di Tengah Deru Mesiu
Ulas Musik

‘Earth Song’ di Tengah Deru Mesiu

Dunia seakan berhenti sejenak, bukan karena damai, tetapi karena ngeri oleh ledakan mesiu yang tiba-tiba memekakkan dan menyengat. Saat itu,...

by Nyoman Sukaya Sukawati
March 6, 2026
Etika Universal: Menembus Batas Agama, Merajut Persahabatan Global
Esai

Etika Universal: Menembus Batas Agama, Merajut Persahabatan Global

“I am not a man of religion, but religion alone cannot solve all our problem.” (Beyond Religion: Ethics for a...

by Agung Sudarsa
March 6, 2026
Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto
Pop

Hilangkan Background Foto dengan Hasil Profesional: Panduan Lengkap Menghilangkan Latar Belakang Foto

Di era digital saat ini, kemampuan untuk membuat foto terlihat profesional menjadi sangat penting, terutama bagi pembuat konten dan pebisnis...

by tatkala
March 6, 2026
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co