14 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Prof Dibia dengan Buku Puisi “Kali Sengara” Raih Hadiah Sastra Rancagé 2023

tatkala by tatkala
February 1, 2023
in Budaya, Pilihan Editor
Prof Dibia dengan Buku Puisi “Kali Sengara” Raih Hadiah Sastra Rancagé 2023

Buku Kali Sengara dan Prof Dibia

I Wayan Dibia dengan buku kumpulan puisi Kali Sengara (Masa Anomali) ditetapkan meraih Hadiah Sastra Rancagé tahun 2023 dari Yayasan Kebudayaan Rancagé.  I Wayan Dibia adalah seorang guru besar éméritus Institut Seni Indonésia (ISI) Dénpasar dan terkenal sebagai penari dan pencipta tari.

Kenapa “Kali Sengara” bisa menang?

Dikutip dari keterangan Keputusan Hadiah Sastra Rancagé tahun 2023 di rancage.id, jumlah buku sastera Bali yang terbit pada tahun 2022 adalah 10 judul, turun dua judul dibandingkan jumlah terbitan tahun sebelumnya, 2021, yang berjumlah 12 judul. Sebagain besar buku ini diterbitkan oléh penerbit Pustaka Ekspresi, Tabanan, Bali.

Selain léwat buku, karya sastera Bali juga muncul pada média massa (cetak dan daring), seperti rubrik Media Swari (koran Pos Bali), Ajeg Bali (koran Média Bali), dan Suara Saking Bali, majalah daring berbahasa Bali. Ini menunjukkan bahwa kehidupan sastera Bali modérn didukung penerbitan buku dan media massa.

Dari 10 buku yang terbit sepanjang tahun 2022, empat adalah kumpulan cerpén dan enam adalah buku kumpulan puisi. Kali ini bentuk karya drama dan novél tidak ada. Jenis drama mémang tergolong paling jarang hadir dalam sejarah sastera Bali modérn dalam 50 tahun terakhir.

Keempat buku kumpulan cerpén tersebut adalah: Macan Gading (Macan Kuning) karya I Made Suarsa, Luh Dulang Ngiring Désak Made Ngalih Bulan (Luh Dulang Mengiringi Désak Made Mencari Bulan) karya IBW Widiasa Keniten, Ngutgut Jeriji di Umah Padidi (Menggigit Jari di Rumah Sendiri), dan Gelang Tridatu (Gelang Tridatu [tiga warna merah putih hitam]) karya Ketut Sugiartha. Tiap-tiap buku memuat rata-rata 10 judul cerpén.

Dari enam buku antologi puisi, tiga di antaranya karya I Wayan Dibia. Ketiga karyanya itu adalah: Guna Gina Pragina (Guna Seniman Pertunjukan), Kali Sengara (Masa Anomali), dan Geguritan Dharmaning Pragnina (Puisi Kebajikan Seniman Pertunjukan).

Tiga antologi puisi lainnya masing-masing Nguber Lawat ring Kalangan Wayah (Memburu Bayangan di Panggung Tua) karya Ngakan Made Kasub Sidan dan Madhurya Rasa Kama Rupini (Rasa Manis Ilmu Pengetahuan) karya Ida Idewa Nyoman Merta Semara Bawa, dan Ngiring Sayang-Manyayangin (Marilah Sayang-menyayangi) karya I Made Suarsa. Tiap-tiap antologi puisi memuat rata-rata 50 judul puisi.

Dilihat dari pengarang yang menerbitkan karyanya tahun 2022, tampak seimbang antara penulis lama dan baru. Penulis lama yang sudah lama dan terus berkarya adalah I Made Suarsa, IBW Widiasa Keniten, Ngakan Made Kasub Sidan, dan Ketut Sugiartha.

Penulis baru adalah I Wayan Dibia, usianya sudah di atas 70 tahun, banyak berkarya di bidang seni pertunjukan, namun baru hadir dalam dunia sastera, ditunjukkan dengan menulis puisi berbahasa Bali, bahasa Indonésia, dan novél berbahasa Indonésia.

Seperti bisa ditebak, karya-karya Wayan Dibia banyak berlatar belakang atau tentang seni pertunjukan, tari, seniman seni pertunjukan (pragina), dan tentu saja fénoména kebudayaan Bali. Penulis pendatang baru dalam penerbitan buku adalah Ida Idewa Nyoman Merta Semara Bawa yang sebelumnya sudah mempublikasikan ciptaan di média massa lokal seperti Suara Saking Bali dan Pos Bali.

Téma-téma bencana Covid-19 muncul hampir di semua buku yang terbit 2022, tentu saja dengan beragam pérspéktif dari tiap-tiap pengarang. Ada penulis yang menggambarkan covid sebagai wabah yang ganas yang menghilang tetapi muncul lagi seperti dalam buku puisi “I Covid Buin Ia Ngenah, Buin Ia Lakar Ngendah” (Covid muncul lagi, lagi akan Bikin Masalah) karya Semara Bawa.

Ada juga yang menulis bagaimana wabah covid yang membuat mata pencaharian masyarakat lenyap namun muncul usaha baru jualan online bagi meréka yang kréatif, seperti dalam cerpén “Rikala Gering Agung” (Ketika Wabah Besar) karya Sugiharta. Ada penulis yang menggarap téma dari segi pesimistik, ada juga yang dari sisi optimistik.

Topik-topik isu sosial di Bali atau di daérah lain di Indonésia juga menjadi perhatian sasterawan Bali. Meréka mengangkat isu sebagai sasterawan untuk mengingatkan persoalan yang terjadi yang barangkali bisa memberikan inspirasi bagi pembaca untuk menyadari dan kalau mungkin melakukan perubahan. Selain itu, tentu juga banyak karya sastera yang diungkapkan penulisnya sebagai éksprési personal untuk melukiskan masalah demi keindahan bahasa. Dalam jenis ini, keindahan menjadi hal utama sedangkan amanat cerita ditutupi keindahan bahasa.

Apa pun, kesemua karya yang terbit tahun ini memperkaya khasanah karya sastera Bali modérn. Kehadirannya juga menyambung kehidupan sastera Bali modérn dengan karya dan penulis yang bertambah jumlah dan kréasinya.

Keunggulan “Kali Sangara”

Puisi “Kali Sengara” yang menjadi judul antologi melukiskan suasana zaman yang paradoks atau anomali dan meresahkan, ditandai dengan perilaku manusia yang anéh-anéh tetapi seolah itu dianggap baik (solah sane nungkalik/ puniki sane kabaos becik) seperti konsumsi narkoba, mabuk, dan berjudi.

Kelebihan antologi ini secara keseluruhan setidaknya terlihat pada tiga hal berikut.

Pertama, téma yang disajikan beragam mulai dari réaktualisasi nilai mitos (puisi “Mayadenawa“), tentang daya tarik wisata yang hening dan unik (Wengi ring Lembongan dan Meong-meong Lembongan), tentang tradisi yang kian populér di zaman modérn, kearifan lokal, cerita wayang, dan tentu saja juga kritik sosial dalam kontéks Bali. Téma beragam membuat antologi ini bébas dari kesan monoton.

Kedua, bahasa yang digunakan dalam puisi ini terasa oténtik dari seorang penyair yang mencoba menemukan gaya ucap sendiri tanpa meniru gaya penyair lain. Rima dan répétisi dimanfaatkan secara memadai sehingga bébas dari kesan bermain kata-kata.

Puisi berhasil mengungkapkan amanat atau kritik sosial secara terbungkus, seperti puisi “Lingsir Kenjir” (Dituakan tapi Perilaku Muda) dan “Surya Siu” (Sorak Seribu), keduanya menyampaikan kritik tentang kebiasaan yang tak perlu diteruskan.

Ketiga, secara keseluruhan puisi ringan dibaca namun untuk memahami maknanya tetap diperlukan kemampuan untuk mengupas arti yang ditampilkan ungkapan makulit (berkulit atau terbungkus) atau mencerna perumpamaan yang menyembunyikan makna.

Tidak perlu mengerutkan kening untuk membacanya namun pembaca tetap akan dapat menikmati amanat, nasehat, asosiasi, sisnisme, dan kritik melalui penghayatan dan pengalaman puitik.

Hadiah Sastra Rancage dari Daerah Lain

Selain hadiah Sastra Rancage untuk karya sastra bahasa Bali, juga diumumkan keputusan juri untuk peraih hadiah sastra untuk bahasa daerah lainnya.

Peraih Hadiah Sastera Rancagé 2023 untuk sastera Sunda adalah buku kumpulan cerita pendek berjudul Surat ti Palmira karya Hadi AKS yang diterbitkan Dunia Pustaka Jaya, Bandung, 2022.

Peraih Hadiah Sastera Rancagé 2023 untuk sastera Jawa adalah buku kumpulan cerita pendek Suro Agul-Agul karya Narko Sodrun Budiman yang diterbitkan Sanggar Sastera Triwida, 2022.

Sementara itu, karya yang berhak mendapatkan Hadiah Sastera Rancagé 2023 untuk sastera Batak adalah Boan Ahu Mulak (Bawalah Aku Pulang) karya Saut Poltak Tambunan yang diterbitkan CV Selasar Pena Talenta, 2022.

Karya yang berhak mendapatkan Hadiah Rancagé 2023 untuk sastera Lampung adalah Singkapan karya Zabidi Yakub, Penerbit Pustaka Labrak, 2022.

Juri-juri yang menentukan Hadiah Sastra Rancage adalah Dr. Hawe Setiawan (Sastera Sunda), Dr. Tedi Muhtadin (Sastera Sunda), Sri Widati Pradopo (Sastera Jawa), Dhanu Priyo Prabowo (Sastera Jawa), Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra (Sastera Bali), Dr. Farida Aryani, M.Pd (Sastera Lampung), Rita Sihite (Sastera Batak), Hairus Salim (Sastera Banjar) dan D. Zawawi Imron (Sastera Madura).

Hadiah Sastera “Rancagé” tahun 2023 dari Yayasan Kebudayaan Rancagé adalah hadiah yang ke-35 kalinya untuk sastera Sunda, ke-29 kalinya untuk sastera Jawa, ke-25 kalinya untuk sastera Bali, ketujuh kalinya untuk sastera Lampung, dan ketujuh kalinya untuk sastera Batak.

Tahun ini panitia tidak memberikan hadiah untuk sastera Banjar dan Madura karena jumlah buku yang terbit dalam bahasa tersebut tidak memenuhi persyaratan Hadiah Sastera “Rancagé”. Tahun ini ada lima daérah yang memenuhi kritéria untuk dinilai dalam Hadiah Sastera Rancagé 2023, yaitu sastera Sunda, Jawa, Bali, Batak, dan Lampung.

Pada tahun 2022, hanya ada dua buku yang terbit dalam bahasa Madura, sehingga belum bisa kami nilai. Sementara itu, tidak ada satu pun buku yang terbit dalam bahasa Banjar, sama halnya dengan buku cerita anak-anak berbahasa Sunda untuk Hadiah Samsudi.

Hadiah Sastera “Rancagé” diberikan setiap tahun kepada penulis yang menerbitkan buku sastera dalam bahasa daérah dan terbit pada tahun sebelumnya. Buku tersebut mencakup prosa dan puisi seperti cerita péndék, novél, sajak, geguritan, dan sebagainya.

Pengurus Yayasan Kebudayaan Rancagé menyerahkan sepenuhnya kepada para juri untuk menilai dan memutuskan pemenang sesuai dengan pertimbangan dan kriteria kesasteraan serta kebahasaan. Berikut kami sampaikan kembali ketentuan Hadiah Sastera Rancagé. [T][*/Ole]

Tags: Bahasa BaliHadiah Rancagesastra bali modern
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tinggi Kasus Rabies di Buleleng, Desa Adat Atur Tata Cara Pelihara Anjing Lewat Pararem

Next Post

Screening Film “Expect the Unexpected” di Tabanan: Mengupas Rasa Penasaran Manusia

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails
Next Post
Screening Film “Expect the Unexpected” di Tabanan: Mengupas Rasa Penasaran Manusia

Screening Film “Expect the Unexpected” di Tabanan: Mengupas Rasa Penasaran Manusia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana
Ulas Rupa

Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

MASIH berlanjut soal pameran The Power of Colours , perhelatan ini berlangsung 25 hingga 31 Agustus mendatang. Pameran digelar  di...

by Hartanto
August 13, 2026
Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   
Esai

Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

PROGRAM Duta SMA pada 2026 telah memasuki Angkatan ke-5 sejak dimulai pada 2022. Program ini menjadi program prioritas Kemendikdasmen  yang...

by I Nyoman Tingkat
August 13, 2026
Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih
Ulas Musik

Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih

“Mitos tentang Jogja, hantui orang tua lepas anaknya jadi mahasiswa.” PERKENALAN pertamaku dengan Umar Haen adalah pada lagu “Di Jogja...

by Mahesa Putra
August 13, 2026
Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’
Panggung

Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

MALAM di Subak Stage, Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026, berjalan dalam suasana tenang ketika Dodot Trio mulai memainkan...

by Dede Putra Wiguna
August 13, 2026
Sekali Lagi tentang Dirgahayu
Bahasa

Sekali Lagi tentang Dirgahayu

SETIAP menjelang bulan Agustus, ruang publik kita dipenuhi oleh baliho, spanduk, dan ucapan digital dengan berbagai variasi kalimat selamat hari...

by I Made Sudiana
August 13, 2026
Nak Badung, Nak Desa, Nak Dimel   
Esai

Nak Badung, Nak Desa, Nak Dimel   

PEMERINTAH Kabupaten Badung resmi meluncurkan beasiswa motivasi Nak Badung mulai Tahun 2026. Beasiswa ini diniatkan untuk meringankan biaya bagi siswa...

by I Nyoman Tingkat
August 12, 2026
International Youth Day, Menemukan Potensi dan Menjadi Orisinal
Esai

International Youth Day, Menemukan Potensi dan Menjadi Orisinal

Dari Gagasan Perdamaian Menuju International Youth Day Setiap 12 Agustus dunia memperingati International Youth Day. Hari ini mungkin tampak seperti...

by Agung Sudarsa
August 12, 2026
“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”
Opini

“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”

ADA hasil percakapan yang masih mengusik ingatan penulis sampai saat ini, ketika 5 tahun yang lalu bercakap dalam suatu wawancara...

by Luh Putu Sendratari
August 12, 2026
Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar
Kesehatan

Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar

Saat Pendukung Sebaya Juga Butuh Didukung DI sebuah ruangan sederhana di Kota Denpasar, lima belas orang duduk melingkar. Mereka bukan...

by tatkala
August 12, 2026
Dari Rarud Batur Menuju Rena: Merawat Ingatan, Merayakan Kebangkitan
Panggung

Dari Rarud Batur Menuju Rena: Merawat Ingatan, Merayakan Kebangkitan

"Seratus tahun setelah Rarud Batur, sebuah karya intermedium membawa kembali ingatan tentang kehidupan, bencana, pengungsian, dan kebangkitan masyarakat Batur ke...

by AA Ayu Mayun Artati
August 12, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Larangan Alih Fungsi Sawah: Tegas di Atas Kertas, Longgar di Lapangan?

PEMERINTAH sedang berada di persimpangan yang tidak sederhana. Pembangunan tanpa merusak alam. Di satu sisi, negara harus menjaga lahan sawah...

by I Made Pria Dharsana
August 12, 2026
Dari Bahasa Bali ke Personal Branding: Fungsi Bahasa Bali dalam Konstruksi Identitas Konten Kreator Bali Di Ruang Digital
Esai

Dari Bahasa Bali ke Personal Branding: Fungsi Bahasa Bali dalam Konstruksi Identitas Konten Kreator Bali Di Ruang Digital

PERKEMBANGAN media sosial telah mengubah cara bahasa digunakan, diproduksi, dan diberi makna dalam kehidupan sosial. Bahasa tidak lagi hanya digunakan...

by I Ketut Suar Adnyana
August 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co