13 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Antara Harapan dan Kenyataan

dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ by dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ
July 2, 2021
in Esai
Ketidakpastian Pandemi: Dukungan Psikososial Vs Teori Konspirasi

Ilustrasi tatkala.co | Nana Partha

Awal Juli sangat dinantikan sebagian besar masyarakat Bali, karena pada bulan ini dijanjikan bahwa pintu pariwisata akan dibuka kembali. Kita sudah berharap dan mempunyai mimpi keadaan Bali akan jauh lebih aman dan nyaman dari pandemi; kita bisa bebas bekerja dan memikirkan berbagai peluang yang ada dari dibukanya kembali pariwisata Bali.

Banyak di antara kita berharap bisa kembali hidup persis sama seperti 1,5 tahun lalu, saat sebelum pandemi terjadi; anak-anak bersekolah dengan baik, tamu atau para wisatawan datang, dan semua yang kita sajikan akan terbeli, ekonomi akan pulih dan meningkat lagi. Dan, tentu saja pikiran was-was tentang hal-hal buruk akan pergi.

Tetapi yang terjadi sungguh di luar dugaan banyak orang, keadaan justru memburuk. Bisa dikatakan, saat ini adalah gelombang kedua Covid-19 di Indonesia. Bahkan per 1 Juli 2021 adalah rekor angka kejadian tertinggi di Indonesia dan juga rekor tertinggi kasus aktif tertinggi di hampir semua provinsi di Pulau Jawa; DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta.

Bali yang berdampingan dengan Pulau Jawa tentu saja potensial untuk ikut mengalami lonjakan, dan benar itu sudah terjadi walaupun bukanlah kejadian tertinggi, dalam artian kita pernah lebih buruk dari apa yang dialami sekarang ini.

Apakah kita kecewa? Tentu saja, karena harapan yang ditunggu oleh semua masyarakat Bali di awal Juli kita bisa membuka kembali pariwisata. Tetapi kenyataannya tidak. Inilah sangat penting me-manage antara harapan dan kenyataan. Bagaimana mengadaptasi harapan yang sesuai kenyataan, dan menerima kenyataan yang tidak sesuai harapan.

Ketika kenyataan tidak sesuai harapan, yang ditakutkan adalah timbulnya masalah-masalah kesehatan jiwa, misalnya depresi, angka keinginan bunuh diri yang meningkat, gangguan cemas dan psikosomatis yang juga mulai meninggi.

Penting sekali untuk mencegah hal-hal tersebut. Langkah awal untuk menyelaraskan harapan dan kenyataan adalah sikap menerima. Menerima bahwa kejadian ini musti terjadi. Jika tidak menerima kejadian ini, menyangkal kejadian ini dan tetap menerima wisatawan domestik dari Pulau Jawa, walaupun dengan pemeriksaan yang ternyata entah karena kurang akuratnya pemeriksaan, atau karena petugas yang ‘tergiur’ memberikan keleluasan tanpa pemeriksaan yang cukup, apa pun itu, tentu adalah “bunuh diri” bagi pariwisata Bali.

Menerima wisatawan yang dari daerah yang positivity rate-nya diatas 35 hingga 40% tentu adalah sebuah “bunuh diri” bagi Bali. Tentu saja, mau tidak mau, kita harus menerimanya. Bagi penulis pribadi, kejadian ini juga merupakan hal yang sulit. Banyak orang berpikir, tenaga kesehatan tidak terkait dengan pariwisata. Namun, teman-teman bisa mengecek, berapa banyak klinik-klinik swasta yang bergantung pada sektor pariwisata, yang mungkin beberapa bulan mendatang akan bangkrut permanen bila ternyata pariwisata tidak dibuka kembali.

Bisa dibilang, keputusan ini bagi masyarakat Bali bukan lagi pahit tetapi puaahittt. Namun, menyalahkan hal ini tidak juga akan membuat keadaan lebih baik. Untuk sementara, mungkin akan membuat kita lega; menyalahkan pembuat kebijakan, menyalahkan pemutus kewenangan, menyalahkan siapa pun yang bisa kita salahkan mungkin akan membuat kelegaan dalam waktu singkat, tetapi tidak untuk selamanya.

Alangkah baiknya kita segera menerima, dan lagi-lagi berfokus pada hal-hal yang ada dalam kendali kita. Keputusan pemerintah terkait pandemi berada di luar kendali kita; bagaimana orang lain menanggapi pandemi itu di luar kendali kita; kapan pintu pariwisata Bali benar-benar dibuka kembali di luar kendali kita; yang ada dalam kendali kita adalah bagaimana respon kita menghadapi pandemi ini.

Betul, kita kini berada dalam keadaan yang sulit. Tetapi, bisa teman-teman bayangkan, keadaan sulit ini juga dialami oleh kawan-kawan penyandang disabilitas, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), kaum terpinggirkan seperti LGBTQ, penyandang disabilitas fisik dan sebagainya yang bahkan ketika sebelum pandemi terjadi, sudah setiap hari mengalami kondisi yang kita alami sekarang.

Sejauh ini mereka bisa bertahan, dan tentu saja kita musti optimis, bahwa kita tidak saja bertahan tetapi juga berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Ibarat minum kopi, rasa pahit kita rasakan dan terima, sekaligus juga manfaatnya kita akan terima nantinya.

Bila teman-teman mempunyai keluarga, sahabat dan kerabat yang mengalami perubahan perilaku, perubahan pola tidur, perubahan perasaan dan aktivitas karena keinginan dan motivasi yang down atau menurun, atau bahkan ada keinginan bunuh diri, silakan menghubungi L.I.S.A Helpline pada nomor: 0811385 5472. L.I.S.A singkatan dari Love Inside Suicide Awarness, hotline kesehatan mental 24 Jam yang akan dihubungkan dengan nomor layanan darurat Pemerintah Kota Denpasar 112 untuk memberikan pertolongan pertama bagi orang yang memiliki pikiran untuk bunuh diri. Ada sukarelawan yang akan menerima dan mendengarkan cerita serta keluhan yang teman-teman rasakan dan alami. Layanan ini tak berbayar alias gratis. [T]

___

Baca artikel lain tentang kesehatan jiwa dari penulis dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ

Tags: covid 19kesehatankesehatan jiwapandemiPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kearifan Lokal Bali dalam Merawat Vitalitas Hidup Sastra Panji

Next Post

Carma Citrawati, Ide Menulis Itu Datang dari Drama Korea

dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ

dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ

Psikiater di Klinik Utama Sudirman Medical Center (SMC) Denpasar, Founder Rumah Berdaya, Pegiat kesehatan jiwa di Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) simpul Bali dan Komunitas Teman Baik

Related Posts

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

by Sugi Lanus
September 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

Read moreDetails

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails
Next Post
Carma Citrawati, Ide Menulis Itu Datang dari Drama Korea

Carma Citrawati, Ide Menulis Itu Datang dari Drama Korea

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co