6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Skripsi itu Cinta dan Dendam, Kami itu Manusia

Putu Nata Kusuma by Putu Nata Kusuma
October 14, 2019
in Esai
Skripsi itu Cinta dan Dendam, Kami itu Manusia

Pemulis bersama teman yang baru diwisuda

Aku baru saja selesai melaksanakan sidang skripsiku bulan lalu. Bahagia rasanya. Apa yang kunanti selama hampir 7 bulan, kini sudah berhasil aku raih. Perjalananku tentunya tak mudah dan setiap orang punya kualitas perjalanan dan standarnya masing-masing.

Pasca sidang skripsi tempo waktu, aku mengilhami satu hal. Skripsi mampu melahirkan sebuah jenis emosi pada mahasiswa; cinta atau dendam. Dalam kisah perjalananku, aku bersyukur dengan segala kerumitan yang aku temui, aku masih bisa terlahir sebagai orang dengan perspektif cinta di dalamnya.

Amanat positif dari dosen pembimbing yang kerap menghujaniku membuatku subur akan pandangan-pandangan baru. Puluhan kata-kata bijak terangkai begitu rapi dalam benak. Siap rasanya bagiku untuk membagikannya kepada teman-teman agar setidaknya mereka bisa memiliki emosi yang sama sepertiku.

Namun tak semua bisa diangankan senaif itu. Nyatanya, apa yang kupikirkan hanya mampu menyentuh mereka yang sefrekuensi dengan emosiku. Orang-orang yang terlahir dengan emosi cinta di dalamnya. Iya, hanya merekalah yang bisa kugapai dengan kata-kata bijakku. Selebihnya, ialah mereka yang terlahir dengan perspektif dendam dalam dirinya.

Memang, sejauh perjalanan skripsiku hingga ke titik ini, telah banyak cerita yang aku dengarkan. Cerita-cerita dengan banyak varian perjuangan di dalamnya. Ketika aku mendengar beberapa di antara semua itu aku merefleksi diriku “ternyata ada juga ya yang seperti ini”.

Seketika aku ingin berdalih mendengar cerita lain dan mengabaikannya. Namun telinga ini sudah terlanjur mendengar apa yang aku rasa itu memang layak didengar tak hanya olehku, namun oleh mereka yang kini juga sedang dalam fase berjuang.  Pahit, getir, murka rasanya mendengar cerita-cerita itu. Aku tahu, sebuah cerita memang harus didengarkan dari 2 sudut pandang agar teruji kebenarannya. Akan tetapi, melihat bagaimana raut wajah mereka ketika bercerita, nada bicara yang berapi-api diikuti tawa kecut yang terselip diantara tutur mereka, aku percaya bahwa yang mereka lisankan adalah apa yang kata hati mereka ingin sampaikan.

Sebut saja Ucup, salah 1 teman yang terlahir dengan emosi dendam di dalamnya dikarenakan skripsi. Skripsi yang ditelantarkan oleh dosen, janjian yang kerap dibatalkan dan atau diundur yang tetap saja berujung pada dibatalkan, pesan yang tak kunjung diberi kepastian kapan sekiranya ia bisa melakukan bimbingan dan metode bimbingan yang justru semakin membuat dirinya merasa disulitkan.

Tentu ini sangatlah subjektif, namun Ucup tidaklah sendirian. Ucup bersama beberapa temannya pun merasakan hal yang sama. Beberapa kali Ucup sempat berpikir untuk meninggalkan tanggung jawabnya dan lebih memilih untuk bekerja saja. “Kebih baik mengerjakan hal yang pasti daripada yang tak pasti,” katanya.

Kemudian aku berpikir, apakah kata “semangat” dariku mampu mengubah pilihannya? Tentu saja sulit bahkan tidak mungkin. Seperti yang tlah kukatakan diawal bahwasannya setiap orang punya kualitas perjalanan dan standar nya masing-masing. Terlalu mudah rasanya jika semua bisa diselesaikan dengan kata “semangat” dari orang-orang yang mungkin bagi mereka, kita tak memiliki peran penting dalam penulisan skripsi mereka.

Sekuat-kuatnya kita sebagai “supporting system” seseorang, nyatanya kita tetaplah “supporter”. Sedangkan mereka, orang-orang yang sedang memelihara bibit-bibit dendam itu, mereka butuh bantuan dari “main system” mereka yakni diri mereka dan tentu dosen pembimbing mereka. Ketika “main system” malah membuat mereka down, lantas kepada siapa lagi mereka harus mengadu?.

Ucok, teman lain yang ceritanya sudah kudengarkan. Setiap hari Ucok bolak balik dari rumahnya menuju kampus yang jarak tempuhnya sekitar 2 jam. Iya, hanya untuk menyelesaikan urusan skripsi pasca ia sidang. Maklum, masa kostnya sudah habis dan ia sungkan untuk menginap di kost temannya yang lain.

Alhasil, bolak-balik tiap hari tanpa kepastian adalah pilihan terbaik yang bisa ia jalani saat ini. Lantas, apakah kata “jalanin aja” dariku mampu menopang optimisnya? Kurasa tidak.

Lelah fisik dan mentalnya tak sanggup aku pahami. Aku yang berlimpah dengan rasa cinta tak akan bisa menyentuk teman-temanku yang lahir bersama dendam dalam dada mereka. Mungkin benar apa yang dikatakan Arthur dalam film Joker, “penjahat adalah orang baik yang disakiti”.

Aku dan teman-temanku datang ibarat kertas putih yang siap untuk diisi dengan jutaan pengetahuan serta perasaan dari dosen kami tentang bagaimana cara mereka mendidik, membimbing kami dalam menuntaskan skripsi ini. Namun kami tak bisa terlahir sebagai kertas yang sama, kertas yang dipenuhi cinta. Beberapa harus rela dirinya memiliki dendam yang berkecamuk tentang skripsi dan dosen mereka sendiri.

Jikalau sudah begini, entah kita terlahir dengan cinta ataupun dendam, tetap menjadi manusia adalah apa yang bisa kita lakukan. Iya, manusia. Menangis dikala sedih, marah dikala kecewa, tertawa dikala bahagia. Manusia yang tetap bangkit dikala sulit, menolong dikala melihat ada yang kesulitan, berterimakasih kepada yang menolong dan memaafkan mereka yang salah.

Terlepas dari perlakuan orang lain kepada kita, tentang betapa berpengaruh nya mereka dalam jalan hidup kita, hidup yang kita jalani tetaplah tanggung jawab pribadi kita. Kita lah yang menentukan kemana kaki ini akan melangkah, baik atau buruk kedepannya. Teruntuk teman-teman yang sudah terlanjur bergelut dengan dendam di hati kalian, tak apa.

Lepaskanlah dendam itu kini. Marah dan menangislah kalian sekarang. Tak usah dipendam lagi, agar tak bahaya bagi tubuhmu. Diantara isak tangis kalian, selipkanlah kata-kata ini “Aku adalah manusia biasa yang sering berbuat salah. Aku adalah manusia biasa yang sudah sewajarnya belajar dari kesalahan”. Tetaplah jadi manusia, tetaplah berperasaan. Kalian layak bahagia! [T]

Tags: kampusmahasiswaSkripsi
Share67TweetSendShareSend
Previous Post

Kenapa Setiap Keluar Bali Disebut ke Jawa? – Catatan Harian Sugi Lanus

Next Post

Pameran Ngawiwit, Spirit Gunung Batukau dan Perupa Tabanan

Putu Nata Kusuma

Putu Nata Kusuma

Putu Nata Kusuma, S.Pd., Mahasiswa S2 Pascasarjana Program Ilmu Manajemen Undiksha. Hobi: menulis, menyanyi, membuat video, dan mencintai diam-diam.

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Pameran Ngawiwit, Spirit Gunung Batukau dan Perupa Tabanan

Pameran Ngawiwit, Spirit Gunung Batukau dan Perupa Tabanan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co