13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Inilah Film Peraih Nominasi Kompetisi Begadang Nasional 2019

tatkala by tatkala
September 17, 2019
in Lingkungan
Inilah Film Peraih Nominasi Kompetisi Begadang Nasional 2019

Foto diolah dari dok Miniikino

Begadang Filmmaking Competition, sebuah kompetisi pembuatan film pendek berskala nasional yang unik, tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-3. Kompetisi ini dirancang oleh organisasi film pendek Minikino, untuk menantang para pesertanya membuat sebuah film pendek fiksi dalam waktu 34 jam saja. Pendaftarannya hanya dibuka untuk pemegang KTP atau Paspor Indonesia, alias harus berkewarganegaraan Indonesia.

Begadang 2019 telah berlangsung pada tanggal 7 dan 8 September lalu. Kegiatan utama kompetisi ini adalah pembuatan film pendek yang dilakukan para peserta di lokasi yang tesebar di berbagai tempat di seluruh Indonesia, dan tahun ini, filmmaker Indonesia yang sedang tinggal di New York juga mendaftar untuk menjajal tantangan Begadang 2019.

Tahun ini, terdaftar 22 peserta yang berasal dari berbagai daerah, di antaranya; Medan, Gresik, Tangerang, Ponorogo, Banjarmasin, Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Bali serta yang paling jauh adalah dari Williamsville, New York.

Setiap tahun, sebuah divisi yang disebut Posko Begadang dibentuk oleh Minikino. Posko Begadang khusus dibentuk untuk menjaga jalur komunikasi antar peserta dan panitia. Seluruh komunikasi dilakukan melalui surel dan media on-line lainnya termasuk media sosial yang dapat diikuti oleh masyarakat umum melalui akun IG @minikinoevents, dan tagar #begadang2019.

Selain persyaratan memiliki tanda bukti kewarganegaraan, panitia juga menekankan kemampuan para peserta untuk fasih mengunakan internet dan berkomunikasi melalui surel, yang menjadi jalur komunikasi utama.

I Made Suarbawa selaku koordinator Posko Begadang menyatakan bahwa, tuntutan kemampuan berkomunikasi melalui email ini sengaja ditekankan, agar informasi bisa tersampaikan lengkap dan semuanya tersimpan sebagai arsip komunikasi.

“Banyak jalur komunikasi yang tersedia, termasuk SMS dan pesan teks dengan mobile apps serta sosial media, namun kami yakin, komunikasi email ini yang mendorong kita semua untuk menggunakan bahasa surat yang lebih formal dan bertanggung jawab. Kemampuan ini suatu hal yang penting bagi filmmaker kita dalam merambah jaringan film dunia,” terang Made Suarbawa.



Tantangan Manajemen Produksi Film

Bagaikan lomba lari, tepat pada tanggal 7 September jam 8 pagi WITA, Posko Begadang memberi aba-aba mulai dengan cara memberitakan persyaratan elemen audio visual, yang sebelumnya dirahasiakan. Persyaratan rahasia inilah yang menjaga agar seluruh peserta baru bisa mulai berkarya pada saat yang bersamaan.

Selanjutnya, selama 34 jam, dengan menggunakan elemen-elemen yang diumumkan semua peserta berlomba melakukan seluruh rangkaian produksi film. Ini benar-benar memulai dari pembuatan cerita, menuangkannya dalam perencanaan produksi, shooting, dan kemudian tentu saja editing, sampai proses mengirimkan film pendek yang sudah selesai kepada Posko Begadang melalui layanan on-line. Semua peserta berusaha menyelesaikannya dalam batas waktu yang ditentukan, karena tepat pada jam 6 sore WITA, film dari peserta harus sudah diterima di Posko Begadang agar masuk dalam penilaian dewan juri.

Selain tuntutan kreatifitas, kompetisi Begadang dirancang untuk menguji kemampuan manajemen produksi. Para peserta juga dituntut memperhatikan pembagian waktu kerjanya secara seksama, termasuk bersiap untuk kemungkinan-kemungkinan di luar rencana, yang hampir pasti terjadi dalam produksi film. Tidak sekedar prencanaan yang matang, namum juga tim kerja yang solid dan tahan banting. Ketika semua dalam keadaan lelah, kurang tidur karena menyelesaikan produksi dalam batas waktu yang sempit, emosi harus tetap dijaga.



Inilah Elemen Rahasia Begadang 2019

Edo Wulia yang ikut menjaga komunikasi di posko begadang menyatakan, tahun ini, seperti biasa pihaknya mengeluarkan elemen-elemen rahasia. Semuanya ada 4 poin, pertama, film harus memiliki karakter yang mendongak atau memandang ke atas, kemudian secara audio, penonton harus mendengar suara langkah kaki. Lalu dalam adegan harus terlihat angka 17. “Dan terakhir, penonton harus melihat gerakan panning kamera, berputar sejauh 360 derajat,” kata Edo.

Menurutnya lagi, ”Proses rancangan poin-poin rahasia ini memang sudah dibicarakan lebih awal, namun untuk menjaga keamanan kerahasiaannya, kami memutuskannya sampai 1 jam terakhir, saat elemen ini akan diberitakan kepada peserta. Jadi, saat jam 6 pagi, komite di posko baru mulai berdiskusi kembali dan segera memutuskannya, dan kemudian mengumumkannya. Perubahan keputusan poin-poin rahasia ini terjadi di menit-menit terakhir sebelum diumumkan, sehingga kita di posko Begadang sebetulnya sama-sama tegangnya dengan peserta. Tidak ada yang mengetahui elemen rahasia ini, bahkan panitia pun tidak tahu, dan hal ini menciptakan keseruannya sendiri untuk kami di posko.”

FILM NOMINASI THE BEST BEGADANG 2019

Dari seluruh peserta, dipilih 4 (empat) karya finalis Begadang Filmmaking Competition. Barikut adalah daftar finalis tahun ini;


“SAPA”, pimpinan produksi; Dea Novita Anggraeni, Viertaint Creative Bali (Bali), dengan durasi film 4 menit 52 detik.


“PENDEKAR TAFSIR MIMPI”, pimpinan produksi; Jibran Alfandi Rachman, Small Time Pictures (Yogyakarta), durasi 4 menit 34 detik


“RAYUAN JIN DALAM BOTOL”, pimpinan produksi; I Gde Yudhi Hendrawan, BlackBox Movies (Bali), durasi 4 menit 38 detik


“THE SALUBRIOUS MONOTONY OF A LIVING DREAM”, pimpinan produksi; Azalia Muchransyah, CATastrophe Productions (New York), durasi 5 menit 5 detik.

Seluruh film hasil Begadang 2019, termasuk yang semuanya yang belum berhasil memenuhi target 34 jam produksi akan ditayangkan dalam pemutaran yang terbuka untuk umum, dalam rangkaian festival Minikino Film Week mendatang.

Para finalis tentu saja akan berlanjut ke meja penjurian, dan pengumuman pemenang utama akan dilakukan saat Closing Event Awarding Night MINIKINO FILM WEEK 5 – Bali, 12 Oktober 2019.

Tags: Begadang Filmmaking Competitionfilmfilm pendekMinikino Film Week
Share15TweetSendShareSend
Previous Post

Sabana Bunga di Rejeng Anyar, Toya Bungkah

Next Post

Legenda Pasih Uug (Broken Beach), Alarm Leluhur yang Tak Pernah Tidur

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails

12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

by tatkala
September 3, 2024
0
12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

PERUBAHAN iklim semakin mendesak perhatian global, didorong oleh emisi karbon yang kian meningkat. Hal ini tak hanya mengancam lingkungan, tetapi...

Read moreDetails

Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

by tatkala
July 27, 2024
0
Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

“Adopt Nest Technology (ANT), sebuah program ekoeduwisata pionir berbasis sains dan Internet of Things (IOT), diluncurkan untuk memantau dan memitigasi...

Read moreDetails
Next Post
Legenda Pasih Uug (Broken Beach), Alarm Leluhur yang Tak Pernah Tidur

Legenda Pasih Uug (Broken Beach), Alarm Leluhur yang Tak Pernah Tidur

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co