Santri berdarah Madura, lahir di Surabaya 13 Desember 2000 dan di besarkan di Denpasar. Aktif di Komunitas Sastra Sreseh, Lesbumi, Jatijagat Kehidupan Puisi, Teater Sastra Welang, Jamban Puisi dan Teater Orok Noceng Universitas Udayana, juga Sebagai Pendiri Asrama Teater Bindoro Ponpes. Raudlatul Ulum Arrahmaniyah, Pramian, Sreseh, Sampang. Kini ia sedang melanjutkan pendidikannya di Universitas Udayana, program studi Sastra Indonesia. Facebook: pokoknyareza
Instagram: @pokoknyarezaa
MEMASAK, aktivitas yang sering diidentikkan dengan para ibu, baik yang usianya muda ataupun juga tua. Di kota, saya tidak tahu...
Read moreDetails— Catatan Harian Sugi Lanus, 25 Agustus 2027 Siapa pakar terbaik Bahasa Bali di Jepang? Jika pertanyaan itu ditujukan ke...
Read moreDetailsDI kelas Bahasa Indonesia SMA, siswa bergerak dari laporan hasil observasi, anekdot, hikayat, negosiasi, biografi, dan puisi; lalu berjumpa argumentasi,...
Read moreDetails

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...
ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...
UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co