Faqod Faaz merupakan nama pena dari Dinda Fatimah Zahra Syam Alfauzan. Seorang perempuan yang lahir di Jakarta pada penghujung tahun 2001. Kini ia tengah menempuh pendidikan jurusan Sosiologi di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Pencinta sastra dan seni ini mulai aktif menulis sejak masa pandemi 2020. Puisinya telah termuat dalam sejumlah antologi nasional, dan sejak itu ia terus menulis serta mengikuti berbagai lomba sastra, seni, hingga akademik (olimpiade Bahasa Indonesia dan Biologi). Selain itu, ia juga mulai menjelajahi berbagai ruang menulis daring sebagai cara untuk mengasah diri dan memperluas pengalaman. Beberapa tulisannya bahkan telah terbit dalam jurnal berindeks Sinta 3. Jejak digitalnya dapat dijumpai di akun Instagram: @difaatimah_13.
BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...
Read moreDetailsSUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...
Read moreDetailsRIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...
Read moreDetails

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...
PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini...
SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) pada Selasa, 23 Juni 2026...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co