Faqod Faaz merupakan nama pena dari Dinda Fatimah Zahra Syam Alfauzan. Seorang perempuan yang lahir di Jakarta pada penghujung tahun 2001. Kini ia tengah menempuh pendidikan jurusan Sosiologi di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Pencinta sastra dan seni ini mulai aktif menulis sejak masa pandemi 2020. Puisinya telah termuat dalam sejumlah antologi nasional, dan sejak itu ia terus menulis serta mengikuti berbagai lomba sastra, seni, hingga akademik (olimpiade Bahasa Indonesia dan Biologi). Selain itu, ia juga mulai menjelajahi berbagai ruang menulis daring sebagai cara untuk mengasah diri dan memperluas pengalaman. Beberapa tulisannya bahkan telah terbit dalam jurnal berindeks Sinta 3. Jejak digitalnya dapat dijumpai di akun Instagram: @difaatimah_13.
SIANG hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...
Read moreDetailsRAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...
Read moreDetailsDALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...
Read moreDetails

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...
GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...
MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur. Mereka meletakkan tas,...

PERAYAAN Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja tahun 2026 berlangsung sepanjang Maret dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat luas....
“SAYA belum pernah merasakan Nyepi di Bali; tapi sering diberitahu orang-orang kalau Nyepi di Bali itu kebanyakan tidak diisi dengan...
HINGGA saat ini, di daerah Tejakula, sebut saja seperti Sembiran, Pacung, Julah, dan Bondalem, masih banyak perajin tenun. Tentu saja...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co