26 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

CHARCOAL FOR CHILDREN 2019: HANDS ON! – Mengasah Kreativitas Anak dan Gaya Hidup Peka Lingkungan

tatkala by tatkala
April 8, 2019
in Lingkungan
CHARCOAL FOR CHILDREN 2019: HANDS ON! – Mengasah Kreativitas Anak dan Gaya Hidup Peka Lingkungan

Teduhnya Gang Rajawali yang tersisip di jalan besar Teuku Umar melatarbelakangi beragam celotehan, kerutan dahi, dan tangan-tangan terampil yang terlibat dalam lokakarya CHARCOAL FOR CHILDREN (CFC).

Setelah keberhasilan edisi-edisi sebelumnya yang bertema DRAWING FUTURE (2016/17) dan PLAYPLAY (2017/18), lokakarya tahunan ini kembali mengasah kreativitas pesertanya dengan tema HANDS ON!, di mana empat orang arsitek dan desainer Venty Vergianty, Maria Yohana Raharjo, Benson Saw dan Design Stream, dan Budiman Ong akan berkolaborasi dengan anak-anak untuk membuat karya berupa struktur atau instalasi dari bahan-bahan yang tidak terpakai.

Diselenggarakan oleh CushCush Gallery sejak dua tahun silam, lokakarya ini merupakan bagian dari program LagiLagi, sebuah inisiatif untuk menanamkan apresiasi terhadap gaya hidup yang dekat dengan lingkungan melalui pemahaman akan sumber daya lokal dan pengolahannya.

Ditujukan bagi anak-anak dan melibatkan partisipasi langsung, CFC juga bertujuan untuk memfasilitasi aktivitas serta pendidikan kreatif sejak dini, yang dikemas dalam bentuk permainan dan suasana yang menyenangkan, dan diakhiri dengan sebuah pameran yang dapat dinikmati bersama. 

Setiap sesi lokakarya bersifat gratis, terbatas untuk 30 anak berusia 8-16 tahun. Pada setiap sesi, anak-anak akan bekerja baik sendiri maupun berkelompok untuk merespons benda-benda yang ada di sekitarnya serta berkolaborasi dengan keempat arsitek dan desainer yang terlibat. Masing-masing sesi yang berlangsung menggunakan metode kreativitas yang berbeda dan unik terhadap kolaborasinya dengan masing-masing arsitek dan desainer.

Venty Vegianti merupakan seorang arsitek dan pematung yang tinggal dan bekerja di Bali. Ia mengenyam pendidikan S-1 Arsitektur di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan S-2 Design for Interaction di TU Delft, Belanda. Kini, ia bekerja sebagai arsitek sembari mengekspresikan keseniannya melalui tanah liat. Di bawah bimbingan seniman keramik tersohor Keng Sien Liem, ia mengembangkan karyanya sehingga terkesan jenaka dan spontan.

Sedangkan Maria Yohana Raharjo merupakan arsitek yang tinggal dan bekerja di Bali dan Yogyakarta. Ia mengenyam pendidikan S-1 dan S-2 Arsitektur di University of New South Wales (UNSW), dan bekerja di Australia selama beberapa tahun sebelum kembali ke Indonesia untuk mengembangkan hunian yang lebih baik melalui pengolahan sumber daya dan bahan-bahan lokal.

Bersama, Venty Vergianti dan Maria Yohana Raharjo telah bermain dan bekerja dengan anak-anak untuk mengolah potongan-potongan kayu serta sumpit bambu yang sudah tidak terpakai, dan membuat beragam bentuk struktur maupun instalasi yang menawan di sesi pertama CFC2019: Hands On!.

DesignStream didirikan di Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 2004 oleh Benson Saw dengan semangat untuk menyajikan solusi desain yang anggun, tanggap, dan relevan terhadap tantangan ruang yang ada. Seiring berjalannya waktu, tim ini pun telah membuktikan kecakapannya melalui pembangunan beragam rumah, restoran, dan hotel di Asia dan Eropa.

Filosofinya untuk senantiasa meningkatkan interaksi dan dialog berjalan selaras dengan lokakarya CFC tahun ini, yang membuka pengalaman baru bagi anak-anak di Bali. Bersama-sama, Benson dan timnya akan menjelajahi beragam teknik kreatif membuat bangunan modular menggunakan blok-blok yang dibentuk dari potongan-potongan kayu.

Budiman Ong merupakan pendiri dari Ong Cen Kuang, sebuah perusahaan desain pencahayaan. Setelah menuntaskan pendidikannya di Gray’s School of Art dan Robert Gordon University di Skotlandia, Budiman kembali ke Indonesia untuk mendesain perhiasan, sebelum mendirikan perusahaannya di Bali. Perusahaannya yang menyajikan lighting design dan furnitur senantiasa dikukuhkan dengan prinsip berlandas material, dan bekerja sama dengan para pengerajin local, sehingga menghasilkan produk-produk yang orisinil dengan khas buatan tangan. 

Pada sesi terakhir lokakarya bersama Budiman Ong, anak-anak tidak lagi akan belajar untuk membangun sebuah konstruksi, namun melatih keterampilan tangan mereka untuk membuat anyaman-anyaman yang dapat digabungkan hingga membentuk sebuah pola.

Walaupun tergolong acara yang masih baru, keberhasilan rangkaian CFC telah terwujud melalui edisi-edisi sebelumnya dengan keterlibatan 10 seniman, 63 relawan, 195 anak-anak dalam 6 lokakarya, dan 735 penonton pertunjukan dan pengunjung pameran.

Pada tahun ini, program CFC terdiri dari serangkaian 5 lokakarya yang akan mencapai puncaknya di Pameran CFC2019: Hands-On!, yang merayakan kreativitas anak-anak dan kolaborasi kreatif mereka dengan seniman dan sukarelawan yang diundang. CFC telah mengadakan lokakarya sejak Februari dengan Venty Vergianty & Maria Yohana Raharjo (Sabtu 23 Februari), dan Benson Saw & DesignStream (Sabtu 30 Maret dan Minggu 31 Maret).

Akan ada 2 sesi lokakarya yang akan datang pada bulan April dengan Budiman Ong, diikuti oleh pameran dengan jadwal sebagai berikut:

  1. Sesi 4: Sabtu, 20 April 2019, 09.00-12.00 dengan Budiman Ong.
  2. Sesi 5: Minggu, 21 April, 2019, 09.00-12.00 dengan Budiman Ong.
  3. Pameran CFC2019 : HANDS ON! yang dibuka pada hari Jumat, 31 Mei 2019, dan berlangsung selama 2 bulan.

Tentang CushCush Gallery:

CushCush Gallery (CCG) merupakan sebuah ruang alternatif di kota Denpasar, yang merangkul kolaborasi multidisipliner di bidang seni dan desain melalui eksplorasi materialitas, teknik, dan kerajinan. Didirikan oleh arsitek Jindee Chua dan desainer Suriawati Qiu, CCG menyajikan sebuah oase kecil di antara kesibukan kota Denpasar, menempati bangunan yang tadinya bekas sebuah pabrik garment. CCG terdiri dari ruang pameran utama untuk menampilkan karya seni dan desain, serta 3 ruang studio kecil yang dapat mendukung beragam program kreatif.

Program CHARCOAL FOR CHILDREN (CFC) diprakarsai oleh CCG dan LagiLagi sebagai kelanjutan dari hasil pengolahan potongan kayu menjadi arang untuk menggambar. Program ini sejalan dengan visi CCG, dan sebagai salah satu cara untuk mengikutsertakan dan berbagi dengan masyarakat, sekaligus mewujudkan misi LagiLagi dalam mendorong kreativitas anak-anak.

CCG akan menjadi tuan rumah CFC sebagai salah satu program tahunannya. Selain program CFC, CCG juga akan bekerja sama dengan para seniman dan desainer lokal serta internasional, baik yang baru maupun yang tersohor, untuk menyajikan program-program yang kontemporer dan berkualitas, untuk memperkaya pengalaman di Bali. Melalui program pameran, residensi, dan kolaborasi tahunannya, CCG senantiasa memfasilitasi pertukaran antara komunitas kreatif di Bali dan internasional. 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

E-mail             : balilagilagi@gmail.com

Telepon           : +62361242034

HP                   : +6281289152130 (Merlins)

Facebook        : LagiLagi

Instagram       : lagilagi_bali

E-mail             : sagung@cushcushgallery.com

Telepon           : +62361242034

HP                   : +6281805542430 (Sagung)

Facebook        : CushCush Gallery   

Instagram       : @cushcushgallery

Share9TweetSendShareSend
Previous Post

Cerita Tentang Bintang: Memahami Pedagogi sebagai Konsep Kritis, Berpihak, dan Kontekstual

Next Post

Cita-cita Toya Bungkah, Cita-cita Kebudayaan Bangsa Indonesia

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails

12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

by tatkala
September 3, 2024
0
12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

PERUBAHAN iklim semakin mendesak perhatian global, didorong oleh emisi karbon yang kian meningkat. Hal ini tak hanya mengancam lingkungan, tetapi...

Read moreDetails

Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

by tatkala
July 27, 2024
0
Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

“Adopt Nest Technology (ANT), sebuah program ekoeduwisata pionir berbasis sains dan Internet of Things (IOT), diluncurkan untuk memantau dan memitigasi...

Read moreDetails
Next Post
Cita-cita Toya Bungkah, Cita-cita Kebudayaan Bangsa Indonesia

Cita-cita Toya Bungkah, Cita-cita Kebudayaan Bangsa Indonesia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Praticaya, Ketika Sang Dasamuka Berbalik Menatap Kita  —Catatan Baleganjur Duta Karangasem di Pesta Kesenian Bali 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SNERAYUZA: Ketika Studio Menjadi Sajak, Ketika Lukisan Menjadi Puisi
Ulas Buku

SNERAYUZA: Ketika Studio Menjadi Sajak, Ketika Lukisan Menjadi Puisi

SEBUAH buku yang selesai dibaca ketika halaman terakhir ditutup. Ada pula buku yang baru mulai dibaca justru setelah kita menutupnya....

by I Wayan Sujana Suklu
July 26, 2026
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan
Khas

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

by Angga Wijaya
July 26, 2026
Merasa Bebas, Padahal Diperbudak Ego
Esai

Merasa Bebas, Padahal Diperbudak Ego

ADA sebuah kalimat yang telah bertahan melewati pergantian zaman, melintasi peradaban, dan terus dikutip hingga hari ini: “Dan kamu akan...

by T.H. Hari Sucahyo
July 26, 2026
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan
Khas

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris
Khas

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

“Kapan Nikah?”: Ketika Usia Jadi Alat untuk Menghakimi Perempuan

"Kapan Nikah?" Dua kata yang terdengar ringan di telinga yang menanyakannya, tapi menjadi beban yang dibawa pulang bagi perempuan yang...

by Fitria Hani Aprina
July 25, 2026
Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi
Ulas Pentas

Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi

  Tubuh berjalan pelandi antara bukit, rumah, dan laut yang tidak selesai. Angin membawa nama-namayang pernah singgah di pelabuhan,lalu hilang...

by I Wayan Sujana Suklu
July 25, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Tidak semua orang membatik untuk menghasilkan kain. Ada yang membatik agar hatinya tetap utuh." Di ruang terbuka lantai atas rumahnya,...

by Tri Nugroho Adi
July 25, 2026
‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan
Panggung

‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

RUANGAN Gedung Ksirarnawa mendadak sunyi. Lampu panggung meredup, hanya menyisakan seberkas cahaya yang jatuh pada seorang lelaki yang duduk di...

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

KETIKA Bagus Diarsa tampak sibuk menatap layar telepon genggamnya, di sampingnya berdiri sosok berwajah penuh riasan, berbusana merah menyala. Dialah...

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur
Budaya

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

by tatkala
July 25, 2026
Orkestra Warna Kun Adnyana
Ulas Rupa

Orkestra Warna Kun Adnyana

YOGYA Annual Art ke-11 tahun 2026 dengan tema Direction (Arah) ini, menurut saya, dibuka dengan sebuah kesadaran yang tajam: bahwa...

by Hartanto
July 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co