7 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
October 7, 2026
in Pameran
10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud

Karya-karya dalam Pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali | Foto: tatkala.co/Budarsana

SUDAH mengunjungi pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali? Jumlah karya yang disajikan tidak terlalu banyak memang, namun setiap karya menampilkan cerita mendalam tentang budaya Bali. Sebanyak 10 perupa asli Bali menampilkan beragam karya lukisan serta seni grafis yang mengambil inspirasi dari budaya Bali, alam, kisah manusia, serta pengalaman personal masing-masing seniman. Beragam bentuk, warna dan cerita menarik.

Karya para seniman yang tumbuh dari lingkungan kreatif Ubud itu dipamernakan di Mezzanine, lantai 6 Sthala Ubud Bali sebagai cara untuk merayakan satu dekade perjalanan Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali. Perayaan tersebut dihadirkan melalui seni dan karya para seniman melalui pameran seni. Pameran berlangsung selama sepuluh hari mulai 30 September hingga 10 Oktober 2026. Karya dari 10 seniman itu memiliki keterkaitan dengan Ubud dan komunitas seninya.

Sepuluh seniman yang berpartisipasi adalah I Wayan Dastra, I Made Suasta, I Dewa Putu Putrayasa, Desak Desira, Kurniati Andika, Atmi Kristiadewi, Oka Armini, Putu Eni, Tika Sudibia, dan Lystia Wahyuni. Karya yang ditampilkan mencakup lukisan acrylic on canvas, lino cut print, hingga karya mixed media.

“Bagi Sthala yang berada di kawasan Lodtunduh, Ubud, pameran ini sangat dekat dengan karakter hotel dan lingkungan sekitarnya. Berada di tepian Sungai Wos, Sthala menghadirkan unsur seni dan budaya Bali dalam berbagai bagian dari pengalaman para tamu. Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan 10 tahun Sthala di Ubud,” kata Multi-property General Manager Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, Lasta Arimbawa, Selasa 6 Oktober 2026.

Suasana Pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali | Foto: tatkala.co/Budarsana

Ketika keluar dari lift, pandangan pengunjung langsung tertuju pada karya-karya yang memenuhi ruang pamer. Sebagian lukisan dipasang di dinding, sementara karya lainnya ditampilkan pada panel kayu yang ditata secara rapi. Suasana tersebut membuat pameran terasa seperti ruang untuk melihat Bali dari berbagai sudut pandang. Setiap seniman memiliki cara berbeda dalam menerjemahkan budaya, alam, kehidupan sehari-hari, maupun pengalaman personal ke dalam karya.

I Wayan Dastra, misalnya, menghadirkan karya berjudul “Harmony Alam” yang menampilkan sosok perempuan di tengah bunga teratai dan angsa. Karya lainnya, “Ulundanu Beratan”, mengambil lanskap Danau Beratan dengan pura, perairan, dan pegunungan sebagai bagian dari komposisinya. Kedua karya tersebut dibuat pada 2026 menggunakan media acrylic on canvas.

Sementara itu, I Made Suasta menghadirkan “Teguh dalam Ujian & Godaan” dan “Keagungan yang Abadi”. Kedua karya berukuran besar tersebut menampilkan figur Bali, alam, serta arsitektur pura sebagai elemen utama.

Karya Desak Desira, “Traces of Flowers and Wigs” dan “A Symphony of Fragrance and Freedom”, juga sarat dengan makna. Bunga dan bentuk-bentuk dekoratif menjadi bagian utama komposisi, menciptakan visual yang kaya dan ekspresif.

Tema perempuan dan kehidupan personal hadir melalui karya Kurniati Andika, “Hi Cantik” dan “Pesona Wanita”. Goresan serta perpaduan warna dalam kedua karya tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung.

Karya-karya dalam Pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali | Foto: tatkala.co/Budarsana

Berbeda dengan itu, Atmi Kristiadewi menghadirkan “Celebrating Life” dan “Love Yourself”. Kedua karya tersebut menggunakan warna-warna ekspresif untuk menggambarkan kehidupan serta hubungan manusia dengan lingkungan di sekitarnya.

Pameran ini juga memperlihatkan keberagaman teknik yang digunakan para seniman. Salah satunya terlihat dalam karya Oka Armini yang menghadirkan dua karya lino cut print, “Vas Bunga” dan “Dipelukan Ibu”. Teknik yang digunakan memberikan pengalaman visual berbeda dibandingkan lukisan pada umumnya. Permainan garis, bidang, dan tekstur menjadi kekuatan utama kedua karya tersebut.

Sementara itu, Putu Eni membawa “Promise to Always Protect” dan “The Most Comfortable Place”. Kedua karya tersebut turut memperkaya cerita yang ditampilkan dalam ruang pamer.

Di salah satu sudut ruangan, karya Tika Sudibia berjudul “A Woman with Many Stories” menjadi salah satu karya yang menarik perhatian. Menggunakan kombinasi acrylic, beads, dan feather, karya tersebut tidak hanya menjadi objek apresiasi, tetapi juga kerap menjadi latar pengunjung untuk berfoto.

Karya Lystia Wahyuni, “Saling Terhubung” dan “Happiness on Mother Earth”, juga mendapat perhatian pengunjung, khususnya wisatawan asing. Kedua karya tersebut mengangkat hubungan manusia dengan lingkungan dan kehidupan di sekitarnya sebagai sebuah kesatuan yang harmonis.

Rangkaian karya tersebut pada akhirnya memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat beragam perspektif seniman yang berkarya di dan sekitar Ubud. Interpretasi terhadap budaya dan alam Bali hadir berdampingan dengan kisah-kisah yang lebih personal.

Membawa Pesan Sosial

Selain menghadirkan karya seni, pameran Ten Ubud Local Artists juga membawa unsur sosial. Lasta Arimbawa mengatakan, 100 persen hasil dari setiap pembelian karya akan didonasikan, sebagaimana tercantum dalam materi resmi pameran. Pameran tersebut tidak hanya ditujukan bagi tamu hotel. Sejumlah kolektor seni dan wisatawan yang sedang berada di Ubud juga dapat mengunjungi ruang pamer untuk melihat karya secara langsung sekaligus memperoleh informasi mengenai pembelian karya.

Foto para perupa didampingi pihak hotel di Pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Bagi Sthala, kehadiran 10 seniman lokal dalam rangkaian ulang tahun ke-10 menjadi bagian dari perjalanan hotel dalam membangun pengalaman yang lebih mendalam terhadap seni dan budaya di Ubud. Para tamu dapat menikmati karya-karya tersebut selama berada di hotel, sekaligus mengenal lebih dekat perspektif seniman yang berkarya di Bali,” ujar Lasta.

Pameran Ten Ubud Local Artists menjadi salah satu rangkaian perayaan satu dekade Sthala Ubud Bali. Rangkaian tersebut akan ditutup melalui acara puncak bertajuk A Decade of Memories: An Unforgettable Evening with Shanty. Acara tersebut akan digelar dalam suasana makan malam intim di tepi sungai, bertempat di Wantilan, rooftop lantai 8, mulai pukul 18.00 WITA.

“Malam tersebut akan menghadirkan jamuan makan malam prasmanan BBQ premium, minuman beralkohol free-flow, hiburan musik langsung, serta penampilan spesial dari Shanty. Para tamu juga dapat menikmati pameran Ten Ubud Local Artists, mengikuti berbagai aktivitas berhadiah, serta bergabung dalam seremoni kapsul waktu,” lanjut Lasta.

Acara akan diawali dengan pertunjukan tari Bali, kemudian dilanjutkan penampilan opening band dan pembawa acara sebelum Shanty tampil di atas panggung. “Acara ini juga menawarkan kesempatan untuk memenangkan menginap satu malam di Sthala Ubud Bali, beserta hadiah lainnya dan cendera mata perpisahan spesial ulang tahun ke-10 bagi tamu berbayar,” pungkas Lasta.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Pameran Ten Ubud Local ArtistsSthala Ubud Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi

Next Post

Gen Alpha sebagai Penentu Destinasi Wisata

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

Read moreDetails

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

by tatkala
September 17, 2026
0
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Gen Alpha sebagai Penentu Destinasi Wisata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa
Opini

Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa

BALI dikenal dunia bukan hanya karena keindahan alam, kekayaan budaya, dan keunikan tradisinya. Ada satu kekuatan lain yang selama puluhan...

by I Ketut Suar Adnyana
October 7, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Gen Alpha sebagai Penentu Destinasi Wisata

MEMBINCANG pariwisata, nyaris tak pernah dibahas keberadaan generasi Alpha atau Gen Alpha. Padahal secara statistik Gen Alpha di Indonesia memiliki...

by Chusmeru
October 7, 2026
10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud
Pameran

10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud

SUDAH mengunjungi pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali? Jumlah karya yang disajikan tidak terlalu banyak memang, namun...

by Nyoman Budarsana
October 7, 2026
Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi
Esai

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi

PERNIKAHAN dalam kosmologi Hindu bukan sekadar sebuah legitimasi hukum sipil atau konsensus sosial sekuler antara dua individu. Lebih jauh, pernikahan...

by I Gede Yuni Eka Primawata
October 6, 2026
Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co