29 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
in Khas
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

Pembukaan Tanah Lot Art & Food Festival VII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!”

SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah Lot Art & Food Festival VII 2026, Jumat, 28 Agustus 2026. Alunan alat musik kayu khas Tabanan itu terdengar dinamis, menghadirkan resonansi alamiah yang kuat sekaligus nuansa magis di kawasan Tanah Lot.

Ketika tabuhan kendang mulai memimpin, sejumlah okokan dimainkan secara bersamaan. Tiga penari wenara atau kera dengan balutan warna putih, merah, dan hitam bergerak lincah. Mereka menari sambil melompat-lompat, menyerupai gerak kera di atas pepohonan, sebelum menyambut Wakil Bupati (Wabup) Tabanan I Made Dirga, S.Sos. Kehadiran rombongan kemudian disambut Jegeg-Bagus Tabanan yang mengalungkan bunga.

Tabuh okokan tetap terdengar dengan ritme yang lebih rendah ketika rombongan berjalan menuju areal Wantilan Pura Tanah Lot. Sepanjang perjalanan, suasana semakin meriah dengan sambutan warga yang berdiri di sepanjang jalur. Barisan ibu-ibu mengenakan busana bernuansa merah dan putih sambil mengumbar senyum. Wakil Bupati pun membalas sambutan tersebut dengan melambaikan tangan kepada masyarakat.

Wakil Bupati (Wabup) Tabanan I Made Dirga, S.Sos disambut suara kendang dan okokan juga penampilan tiga penari wenara dalam rangka pembukaan Tanah Lot Art & Food Festival VII 2026, Jumat, 28 Agustus 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Prosesi tersebut menjadi bagian dari pembukaan Tanah Lot Art & Food Festival VII Tahun 2026, sebuah ajang yang kembali menghadirkan semangat pelestarian seni dan budaya sekaligus pengembangan pariwisata Tabanan.

Setibanya di Wantilan Pura Tanah Lot, rombongan disambut Tari Singgasana, tari kebesaran Tabanan. Wabup Dirga yang hadir mewakili Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., kemudian secara resmi membuka Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 dengan membunyikan okokan.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Ketua beserta anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda Tabanan, Asisten Setda Kabupaten Tabanan, kepala perangkat daerah terkait, Manajer DTW Tanah Lot, Ketua Forum Perbekel dan Perbekel Desa Beraban, Bendesa Adat Beraban, serta tokoh masyarakat setempat.

Merawat Budaya, Menggerakkan Pariwisata

Setelah prosesi pembukaan, perhatian beralih pada gagasan yang menjadi dasar penyelenggaraan festival. Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan sekaligus mengangkat potensi seni, budaya, dan pariwisata Kabupaten Tabanan. Tahun ini, festival mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, yang bermakna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta.

Salah satu kuliner yang dipamerkan di Tanah Lot Art & Food Festival VII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Festival seni budaya yang berpusat di kawasan Tanah Lot, salah satu destinasi wisata dunia, ini menjadi ruang pertemuan antara kreativitas masyarakat, seni tradisi, kuliner lokal, dan wisatawan.

Wabup Dirga mengapresiasi penyelenggaraan Tanah Lot Art and Food Festival VII Tahun 2026. Menurutnya, festival tidak semata menjadi agenda pariwisata dan hiburan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga seni dan budaya lokal agar tetap tumbuh di tengah masyarakat.

“Festival seperti ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga seni, budaya dan tradisi yang kita miliki. Tanah Lot memiliki daya tarik yang luar biasa, sehingga keberadaan festival ini harus kita manfaatkan untuk memperkenalkan potensi Tabanan kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Dirga.

Salah satu kuliner yang dipamerkan di Tanah Lot Art & Food Festival VII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Pengembangan pariwisata di Tabanan, menurut Dirga, perlu berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat. Destinasi wisata tidak hanya diharapkan mendatangkan kunjungan, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku seni, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta masyarakat lokal untuk berkembang.

“Pariwisata harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketika wisatawan datang, tentu yang kita harapkan bukan hanya menikmati keindahan alam dan budaya, tetapi juga ada pergerakan ekonomi masyarakat, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Ini yang harus terus kita dorong bersama,” imbuh Dirga.

Karena itu, festival tersebut juga diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan potensi seni budaya yang dimiliki. Kemasan acara yang beragam diharapkan memberikan pengalaman lebih berkesan bagi wisatawan sekaligus memperkuat citra Tanah Lot sebagai salah satu ikon pariwisata Tabanan.

Salah satu kuliner yang dipamerkan di Tanah Lot Art & Food Festival VII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Saya berharap Tanah Lot Festival ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda yang memberikan manfaat bagi semua. Mari kita jaga bersama kebersihan, keamanan, kenyamanan dan tentunya kesakralan kawasan Tanah Lot. Dengan kebersamaan, kita bisa menjadikan pariwisata Tabanan semakin maju tanpa meninggalkan akar budaya yang kita miliki,” pungkasnya.

Dari Kuliner hingga Panggung Seni

Usai menyampaikan arahan dari Bupati Tabanan, Wabup Dirga bersama rombongan meninjau berbagai pameran kerajinan dan kuliner yang menjadi bagian dari festival. Deretan stan ditata menarik dengan sentuhan arsitektur tradisional. Para penjaga stan pun menyambut pengunjung dengan ramah.

Aneka kuliner khas Bali menjadi salah satu daya tarik. Nasi be gulung, tipat blayag, serta beragam jajanan Bali turut memenuhi area pameran. Di klinik kuliner, pengunjung dapat mengenal dan mencicipi sejumlah sajian tradisional, seperti ulam carik, pesan tes, kuah kakul, kakul suna cekuh, rujak biir, jaja uli tape, dan rujak tibah. Pengunjung juga berkesempatan menikmati rujak tibah dan es biir secara gratis.

Salah satu kuliner yang dipamerkan di Tanah Lot Art & Food Festival VII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Tak jauh dari area kuliner, panggung budaya menghadirkan berbagai pertunjukan seni tradisional dari sejumlah desa adat. Desa Adat Jadi dan Desa Adat Cepaka membuka rangkaian pertunjukan dengan Tari Kembang Girang, Oleg Tamulilingan, Tenun, Merak Angelo, dan Tari Condong.

Gerak tari yang atraktif menjadi perhatian tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang tengah menikmati suasana Tanah Lot.

Memasuki siang hari, Desa Adat Mundeh tampil dengan Tari Cendrawasih dan Tari Margapati. Pertunjukan berlanjut dengan penampilan Desa Adat Batan Pole dan Desa Adat Pandak Bandung yang membawakan Legong Maha Widya, Truna Jaya, serta sejumlah tari tradisional lainnya.

Menjelang sore, suasana panggung semakin semarak dengan penampilan Barong Bangkung dari Desa Adat Abiantuwung. Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan Barong Macan dari Desa Adat Kelaci Kelod.

Kerajinan tangan yang dipamerkan di Tanah Lot Art & Food Festival VII Tahun 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Ketika malam tiba, rangkaian hiburan bergeser ke panggung utama. Mulai pukul 19.00 Wita, penonton disuguhkan penampilan Beni & Band, Lepas Landas, dan Vexer. Di sela-sela pertunjukan musik, Joged Bumbung dari Desa Adat Dalem Yangapi turut menghidupkan suasana.

Panggung utama kemudian berlanjut dengan musik koplo Gek Rai Koplo, disusul Nongcret Dewata yang menghadirkan Kartono dan kawan-kawan, YS Bali, hingga penampilan Jun Bintang sebagai penutup. Kehadiran para musisi tersebut mendapat sambutan meriah dari para penggemar.

Bunyi okokan yang mengawali prosesi pembukaan hingga musik yang menutup malam memperlihatkan satu rangkaian perayaan yang mempertemukan tradisi, seni pertunjukan, kuliner, dan kreativitas masyarakat. Di tengah arus pariwisata yang terus berkembang, Tanah Lot Art & Food Festival VII 2026 menghadirkan ruang bagi kekayaan budaya Tabanan untuk tetap dipertunjukkan, dinikmati, dan hadir dekat dengan kehidupan masyarakat.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Tanah Lot Art & Food FestivalTanah Lot Art & Food Festival 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Bawah Lampu Kerlap-Kerlip: Membaca Fenomena “Coffee Shop” sebagai Teks Budaya

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka
Khas

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Di Bawah Lampu Kerlap-Kerlip: Membaca Fenomena “Coffee Shop” sebagai Teks Budaya

"Segelas kopi tidak pernah hanya berisi kopi. Di dalamnya terseduh sejarah, identitas, percakapan, bahkan cara manusia memahami dirinya sendiri." MENJELANG...

by Tri Nugroho Adi
August 28, 2026
Kemarau di Kalianget
Buku Tatkala

Kemarau di Kalianget

Judul: Kemarau di Kalianget Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Luh Arik Sariadi ISBN: Masih dalam proses Tebal: 145 halaman...

by Buku Tatkala
August 28, 2026
Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru
Pendidikan

Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

SEMUA berawal dari kesungguhan, keteguhan, disiplin dan upaya kreatif dalam menggapai sebuah kemuliaan. Tidak mudah melewati dan menghadapi  tantangan dalam...

by Nyoman Budarsana
August 27, 2026
BARONG BRUTUK: Dari Tarian Sakral ke Cerita Bergambar
Esai

BARONG BRUTUK: Dari Tarian Sakral ke Cerita Bergambar

Kebudayaan tidak pernah benar-benar hidup hanya karena diwariskan. Sebuah tradisi akan tetap hidup apabila pengetahuan, nilai, simbol, dan ingatan yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 27, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Destinasi “Detour”: Tren Wisata Alternatif Menyimpang Rute Utama

BERWISATA kadang berjalan tidak sesuai dengan yang direncanakan. Di awal perjalanan sudah ditentukan destinasi wisata mana yang akan dikunjungi. Namun...

by Chusmeru
August 27, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [7]: Rezim Algoritma dan Pembubaran Standar Sastra

Semua tekanan yang sudah diuraikan dalam bagian-bagian sebelumnya bisa dibaca sebagai masalah-masalah yang terpisah. Namun semuanya adalah gejala dari satu...

by Andre Syahreza
August 26, 2026
Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede
Esai

Melampaui Ingatan di Batas-batas Desa ——Catatan dari Karya Agung Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini Desa Sibanggede

RANGKAIAN Karya Pedudusan Agung, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini yang berpusat di Pura Puseh Sibanggede sudah mencapai akhir melalui upacara...

by Dharma Yuda
August 26, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Kalau Rakyat Harus Naik Bus ke Jakarta Agar Didengar, Ada Apa dengan Telinga Kekuasaan?

ADA yang menarik dari perjalanan sejumlah warga Pati menuju Jakarta menjelang aksi 27 Agustus 2026.  Mereka tidak sedang piknik. Empat...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 26, 2026
Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya
Ulas Rupa

Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya

DI penghujung bulan Agustus, tepatnya pada tanggal 25 hingga 31 agustus mendatang – akan digelar Pameran senirupa yang bertajuk “The...

by Hartanto
August 26, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Penyelundupan Hukum dalam Transaksi Jual Beli Gantung : Antara Syarat dan Tipu Daya

DALAM hukum perdata Indonesia, jual beli merupakan bentuk perikatan yang sangat sering dilakukan dalam masyarakat. Pasal 1457 Kitab Undang-Undang Hukum...

by I Made Pria Dharsana
August 26, 2026
Ibu Memasak di Kota
Esai

Ibu Memasak di Kota

MEMASAK, aktivitas yang sering diidentikkan dengan para ibu, baik yang usianya muda ataupun juga tua. Di kota, saya tidak tahu...

by Angga Wijaya
August 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co