KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji kopi yang khas, aneka pastry, serta bangunan bernuansa natural dengan dominasi kayu berwarna cokelat dan tiang-tiang hitam menciptakan suasana tropis yang hangat. Lingkungan yang asri membuat pengalaman menikmati kopi terasa lebih santai dan berkesan.
Suasana itulah yang ditawarkan 7.AM 7.PM Sanur, kafe yang berlokasi di Jalan Segara Ayu, Sanur, Denpasar. Tempat ini tidak hanya menyajikan beragam pilihan kopi dan pastry, tetapi juga menghadirkan ruang yang nyaman bagi pengunjung untuk bersantai maupun bekerja. Dengan kapasitas sekitar 100 orang yang terbagi di area indoor dan outdoor, tempat ini cocok bagi pekerja digital, wisatawan, maupun masyarakat lokal yang ingin menikmati suasana Sanur.

General Manager 7.AM 7.PM, Gary Foster, mengatakan outlet Sanur merupakan cabang keempat setelah Pererenan-Canggu, Uma Alas, dan Ubud. Kehadiran outlet terbaru ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, baik wisatawan maupun masyarakat lokal. Selama ini, sekitar 70 hingga 80 persen pelanggan 7.AM 7.PM berasal dari warga lokal Bali.
“7.AM 7.PM Sanur merupakan outlet keempat setelah Pererenan-Canggu, Uma Alas, dan Ubud. Kehadiran di Sanur menjadi destinasi baru bagi wisatawan maupun masyarakat lokal. Selama ini sekitar 70 hingga 80 persen pelanggan kami berasal dari warga lokal Bali,” ujar Gary Foster saat media gathering, Rabu, 22 Juli 2026.
Salah satu daya tarik utama 7.AM 7.PM Sanur adalah konsep open kitchen yang ditampilkan melalui dinding kaca. Pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan makanan dan minuman yang mereka pesan. Konsep ini tidak hanya memberikan pengalaman yang lebih interaktif, tetapi juga mencerminkan transparansi dalam proses penyajian sekaligus menjaga standar kebersihan dan kualitas produk.



Bagi pengunjung yang menyukai suasana terbuka, tersedia pula area dengan atap kaca yang memungkinkan cahaya matahari masuk secara alami. Halaman yang dihiasi kerikil putih, tanaman hijau, bunga-bunga tropis, serta furnitur kayu menghadirkan nuansa yang menyatu dengan karakter Sanur sebagai kawasan pesisir yang tenang.
Menurut Gary, keberadaan taman dan ruang hijau merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan suasana alami sekaligus menjaga karakter Bali.
“Kami ingin tetap menghadirkan nuansa Bali yang lestari melalui taman dan kebun yang kami rawat dengan baik,” ujarnya.
Meski menyajikan menu yang sama dengan outlet lainnya, 7.AM 7.PM Sanur juga menghadirkan beberapa menu khusus yang disesuaikan dengan karakter pasar di kawasan tersebut.

“Melihat potensi dan karakter pelanggan di Sanur, kami ingin menghadirkan outlet yang lebih dekat sehingga mereka bisa lebih mudah menikmati produk kami,” kata Gary.
Dalam mengembangkan bisnisnya, Gary mengaku selalu berpegang pada prinsip memberikan pelayanan terbaik setiap hari. Ia percaya energi positif dan pelayanan yang konsisten akan melahirkan kepercayaan pelanggan.
“Kami percaya jika setiap hari melakukan yang terbaik, terutama dalam pelayanan, maka hal baik juga akan kembali kepada kami. Harapannya, ekonomi dapat tumbuh bersama masyarakat lokal yang berkembang bersama kami,” ujarnya.
Nama 7.AM 7.PM memiliki filosofi yang sederhana. 7.AM melambangkan semangat memulai hari, ketika masyarakat Bali memulai aktivitas, sarapan, dan menikmati kopi. Sementara 7.PM menggambarkan momen menutup hari dengan suasana yang lebih santai.
Selain itu, 7.AM 7.PM juga berkomitmen memaksimalkan penggunaan bahan baku, vendor, dan sumber daya lokal sebagai bentuk apresiasi terhadap produk-produk Bali.


“Kami berusaha semaksimal mungkin menggunakan sumber daya lokal, baik vendor maupun bahan baku, sebagai bentuk penghargaan terhadap produk lokal,” imbuh Gary.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui perekrutan tenaga kerja lokal serta kerja sama dengan petani dan pelaku usaha di Bali. Gary meyakini pertumbuhan bisnis akan lebih bermakna apabila dapat berkembang bersama masyarakat di sekitarnya.
Sementara itu, Assistant Outlet Manager Sanur, Oscar Christi, mengatakan 7.AM 7.PM Sanur tetap mempertahankan menu-menu favorit dari outlet sebelumnya, sembari menghadirkan beberapa pilihan baru yang disesuaikan dengan preferensi pelanggan di kawasan Sanur. Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan akan menjadi prioritas utama.
“Kami akan tetap menjaga standar pelayanan 7.AM 7.PM agar selalu excellent. Target kami adalah menjadikan 7.AM 7.PM sebagai salah satu pelaku hospitality terbaik di Bali,” tegas Oscar.
7.AM 7.PM Sanur dijadwalkan mulai beroperasi untuk umum pada Minggu, 26 Juli 2026.
“Kehadiran outlet keempat ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus memperluas layanan tanpa meninggalkan identitas lokal yang menjadi fondasi pengembangannya,” pungkas Oscar.[T]
Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto































