SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING INTERCULTURAL AWARENESS THROUGH BALINESE–THAILAND CULTURAL PRACTICES” secara hybrid pada Senin (15/6/2026).
Diketuai oleh Prof. Dr. IGA Lokita Purnamika Utami, S.Pd., M.Pd., tim yang beranggotakan Dr. Kadek Sonia Piscayanti, Dr. Nyoman Karina Wedhanti, Dr. Luh Diah Surya Adnyani, Dr. I Nyoman Rediasa, dan Dr. Ni Made Rai Wisudariani ini berkolaborasi solid dengan Ubon Ratchathani University (UBU) Thailand untuk memperkuat kesadaran antarbudaya mahasiswa kedua negara.
Pengabdian ini adalah sebuah jembatan edukatif yang menghubungkan Indonesia dan Thailand secara interaktif.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Asst. Prof. Dr. Chalermchai Wongrak Dean of the Faculty of Liberal Arts, Ubon Ratchathani University, yang menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pendidikan tinggi sebagai sarana untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap keberagaman budaya dan perspektif global. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr IGA Lokita Purnamika Utami, Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Ganesha, yang menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian internasional menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan kompetensi antarbudaya mahasiswa.

Acara diawali dengan sesi ice breaking yang interaktif oleh Dr. Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd. Melalui permainan virtual yang edukatif, Karina berhasil membuka kesadaran peserta mengenai persamaan dan perbedaan budaya Bali dan Thailand.
Sesi utama menghadirkan Dr. Jiraporn Smyth dari Ubon Ratchathani University dan Prof. Dr. I Gede Budasi dari Universitas Pendidikan Ganesha dengan materi bertajuk “Understanding Balinese and Thai Cultural Values.” Pada sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai nilai-nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang berkembang di Thailand dan Bali. Materi yang disampaikan juga menyoroti peran budaya dalam membangun harmoni sosial, toleransi, serta penghormatan terhadap keberagaman.
Dr. Jiraporn Smyth (UBU) memperkenalkan budaya Thailand yang familiar dengan budaya Bali. Di antara budaya itu adalah budaya tersenyum dan membuat orang lain bahagia, serta menyembunyikan ketidakharmonisan. Budaya kolektif yang ditonjolkan daripada budaya individu lebih menitikberatkan pada kebersamaan.
Pembicara dari Undiksha, Prof. Dr. I Gede Budasi, M.Ed. (Undiksha) mempresentasikan nilai-nilai budaya Bali dan menjelaskan filosofi manusia Bali. Di antaranya konsep upacara, konsep pura, dan nilai-nilai lainnya. Kedua pembicara membedah komprehensif kemiripan nilai leluhur masyarakat Bali dan Thailand.
Tak hanya teori, kegiatan ini juga diisi dengan demonstrasi praktik budaya yang memukau oleh mahasiswa UBU dan Undiksha. Mahasiswa UBU menyampaikan cara mengucapkan beberapa pernyataan dalam Bahasa Thailand dan ditirukan oleh peserta. Mahasiswa Undiksha juga mempresentasikan budaya Bali seperti menyanyikan lagu popular anak-anak Bali seperti meong-meong, dipresentasikan oleh Eka Setyawati.
Suasana semakin produktif dalam sesi workshop interaktif yang dipandu oleh Prof. Dr. IGA Lokita Purnamika Utami, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus memimpin perumusan rencana tindak lanjut pengembangan intercultural video sebagai luaran utama kegiatan pengabdian ini.
Sebagai penutup, Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd. bersama Dr. Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd., M.Pd memimpin sesi refleksi dimana peserta menyampaikan kesan dan hal yang dipelajari selama workshop. Melalui sinergi internasional ini, Undiksha kembali menegaskan komitmen visi Go Global dan mengukuhkan semangat “Salam Harmoni” di kancah internasional.
Kegiatan ini sepenuhnya didanai dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA BLU) Universitas Pendidikan Ganesha tahun 2026. [T]
Reporter/Penulis: Wahyu/Rilis Pers
Editor: Budarsana





























