24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kombinasi Menu Makan untuk Pekerja Kantor yang Selalu Sibuk di Depan Laptop

Gede Eka Subiarta by Gede Eka Subiarta
September 23, 2025
in Esai
Puasa Sehat Ramadan: Menu Apa yang Sebaiknya Dipilih Saat Sahur dan Berbuka?

Eka Subiarta

BAGI sebagian besar orang yang bekerja kantoran atau yang bekerja dengan jadwal kerja yang padat, duduk berjam-jam di depan komputer sepertinya sudah menjadi kebiasaan, dan juga waktu istirahat pun boleh dibilang sedikit terbatas. Seringkali, dalam keadaan seperti itu, menu makanan siap saji atau camilan-camilan yang berkalori tinggi, dijadikan sebagai mengganjal perut, terutama pada jam makan.

Padahal, makanan atau camilan seperti itu bisa membuat energi kita menjadi cepat terkuras habis, membuat kosentrasi kita di tempat kerja menjadi kurang fokus dan berat badan pun menjadi tidak terkontrol.

Maka tidak jarang banyak pegawai-pegawai kantoran rajin mengikuti kelas olahraga zumba, yoga, maupun lari yang sedang tren, tetapi berat badannya tetap saja tidak ada perubahan yang signifikan.

Salah satu hal yang bisa kita lakukan apabila aktivitas kita kebanyakan duduk di depan laptop adalah dengan mencukupi kebutuhan protein harian kita. Protein berperan penting dalam membangun  dan memperbaiki jaringan otot, menjaga massa otot kita untuk mencegah penurunan massa otot akibat aktivitas yang rendah atau minimal.  

Kecukupan protein itu bisa kita kombinasikan dengan latihan ringan atau rutin berolahraga, dengan begitu hasilnya akan menjadi lebih cepat dan sehat. Selain itu, protein juga bisa berperan menjaga kadar gula darah kita, karena protein dicerna lebih lama dibanding dengan karbohidrat sederhana. Dengan begitu, energi dan konsentrasi kita tetap terjaga sampai pulang kantor.

Halm itu penting dicatat, apalagi kerjaan kantor menuntut kinerja kognitif tinggi, sehingga dengan tercukupinya kebutuhan protein kita, maka kita juga akan mengurangi keinginan untuk makan camilan di sore hari saat pulang kerja.

Sumber protein yang baik kita konsumsi seperti daging tanpa lemak, ikan, telur maupun jenis olahan susu, atau bisa juga dari sumber protein nabati seperti kacang kacangan dan biji-bijian kedelei.

Pada saat rapat, kita biasa mendapat hidangan menu-menu snack camilan yang terdiri dari kue-kue yang manis dan padat kalori dan gula. Semua itu bisa diganti dengan camilan sehat seperti edamame rebus, singkong, ubi, ataupun pisang rebus. Camilan sehat itu, di samping menggunakan bahan pangan lokal di sekitar kita, juga kebutuhan protein kita menjadi terpenuhi.

Sebagai patokan, kebutuhan protein kita rata rata adalah 0.8 – 1.2 gram per kilogram berat badan kita. Misalnya berat badan kita 60 kilogram berarti kebutuhan protein kita sebesar 48 – 72 gram setiap hari. Ini bisa kita cukupi kebutuhan protein kita dengan cara mengkombinasikan sumber protein dengan karbohidrat kompleks, sumber sayur dan buah dalam menu makan kita, terutama di saat sarapan dan makan siang.

Telur rebus, buah atau kacang-kacangan bisa kita jadikan sebagai sumber energi dan hindari makanan manis yang dapat menurunkan produktivitas kita. Jangan lupa tetap kita utamakan variasi dari makanan yang akan kita makan.

Memenuhi kebutuhan protein harian kita tidak harus rumit atau mahal. Kita bisa memanfaatkan menu sumber bahan pangan lokal di sekitar kita. Sebagai contoh di Buleleng yang terdiri dari pesisir dari ujung timur sampai ujung barat tentunya ada bahan pangan lokal yaitu ikan yang bisa kita manfaatkan sebagai sumber protein, tidak mesti ikan impor seperti salmon, tuna dan lain-lain

Selalu sempatkan sarapan sebelum berangkat ke kantor. Ini hal kecil yang saya yakin banyak orang yang menyepelekan karena alasan waktu tak cukup atau tidak terbiasa sarapan pagi. Berangkat terlalu pagi ke kantor membuat kita seringkali melewatkan sarapan. Padahal, sarapan amat penting untuk membuat tubuh tetap berenergi.

Tak hanya itu, sarapan juga membuat pikiran lebih fokus, sehingga rasa kantuk tidak mudah menyerang sebelum waktu makin siang. Telur orak-arik dengan sayuran bisa menjadi alternatif sarapan pagi. Dan kalaupun tidak sempat sarapan di rumah, tidak ada salahnya untuk membeli di area sekitar kantor. Tak perlu nasi, sepotong roti dan susu pun sudah cukup untuk membuat tubuh tetap berenergi dan produktif untuk menjaga energi kita sampai jam makan selanjutnya.

Kelaparan sebelum jam makan siang tentu merupakan hal yang wajar, bisa kita siapkan camilan sehat seperti buah, atau edamame rebus yang diberi sedikit garam, tentunya hal itu bisa menjadi alternatif sebagai menu camilan sebelum makan siang. Tetap jaga pola makan yang teratur. Usahakan jangan sampai terlambat atau pun melewatkan jam makan siang.

Tubuh kita juga perlu istirahat dan mengisi kembali energi yang sudah habis. Kalau jam makan siang sering terlewat atau bahkan tidak makan siang, tentu akan beresiko. Kita akan makan dalam jumlah yang lebih banyak pada saat jam makan berikutnya.

Saat tubuh kita tiba-tiba berasa lapar saat sedang bekerja jangan langsung makan ataupun ngemil. Alangkah bagusnya kita minum dulu segelas air, karena banyak sekarang yang sulit membedakan antara lapar mata dan lapar perut.

Menerapkan atau memulai sesuatu kebiasaan yang baru justru lebih sulit dibandingkan dengan menyediakan menu sehat. Kita bisa memulai secara perlahan, misal dengan menambahkan satu porsi protein di piring kita setiap kali makan.

Konsistensi sebenarnya adalah kunci dari semua yang kita lakukan. Dengan langkah kecil yang kita lakukan secara rutin tentu akan lebih baik daripada langkah besar yang tidak bisa kita pertahankan dengan konsisten. [T]

Penulis: Gede Eka Subiarta
Editor: Adnyana Ole

  • BACA artikel lain dari penulis GEDE EKA SUBIARTA
Selain Perut Kembung, Telat Makan Bisa Menyebabkan Obesitas — Lho, Kok?
Pada Waktu Seperti Apa Sebaiknya Kita Makan Rujak?
Makan Malam Tidak Dilarang, Tapi…
Tags: gizimakanan bergizi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Festival Literasi 2025, Buleleng Mantapkan Komitmen Membangun Budaya Literasi

Next Post

The Pianist Berlangsung Meriah di Antida Soundgarden

Gede Eka Subiarta

Gede Eka Subiarta

Ahli Gizi. Bekerja di RSUD Buleleng dan Klinik Sahabat, Singaraja

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
The Pianist Berlangsung Meriah di Antida Soundgarden

The Pianist Berlangsung Meriah di Antida Soundgarden

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co