23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Program Gelis Diksi Toska, Usaha Merawat Pohon Literasi

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
November 16, 2024
in Khas
Program Gelis Diksi Toska, Usaha Merawat Pohon Literasi

Produk Gelis Diksi SMA Negeri 2 Kuta Selatan | Foto: Dok. Penulis

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska, Two South Kuta) sebagai penyelenggara Program Sekolah Penggerak Angkatan II sejak 2022 terus menggali kearifan lokal Bali untuk membuat program terobosan yang membumi dan memBali tanpa kehilangan gairah nasional dan global.

Seiring dengan itu, pihak sekolah mengabadikan tokoh-tokoh lokal, nasional, dan global dalam penamaan Gedung. Gedung utama unit perkantoran diberikan nama Gedung Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Gedung ruang Kelas diberi nama Gedung Ki Hadjar Dewantara, dan Gedung Laboratorium diberi nama Gedung Einstein.

Penamaan itu terkandung maksud bahwa Toska memuliakan kearifan lokal yang diperjuangkan oleh Prof. Dr. Ida Bagus Mantra dan bergandengan tangan dengan Ki Hadjar Dewantara yang tampil dengan semangat kebangsaan yang menyatukan perbedaan.

Selanjutnya, Toska juga tidak tabu menerima pengaruh asing yang selaras dengan kepribadian bangsa, dengan menamakan Gedung Einstein untuk Laboratoriumnya. Einsten terkenal dengan ucapannya, Ilmu pengetahuan tanpa agama buta, agama tanpa ilmu lumpuh.

Untuk mengeksplorasi nama-nama bertuah yang dilekatkan pada nama Gedung itu, maka foto-foto mereka dipajang di setiap ruangan termasuk di ruang kelas. Seiring dengan itu, Program Literasi pun dilabeli dengan nama Gelis Diksi.

Sebagai sebuah program, Gelis Diksi merupakan hasil perkawinan silang antara kosakata Bali dan Indonesia. Gelis adalah kosakata Bali yang berarti “cepat”, sedangkan diksi adalah kosakata Indonesia yang berarti pilihan kata yang tepat. Dengan demikian, Gelis Diksi bertautan dengan pilihan kata yang cepat dan tepat untuk membangun narasi.

Oleh karena Gelis Diksi sebagai Program Sekolah yang melibatkan dua aktor yang tidak terpisahkan antara guru (pendidik) dan siswa (peserta didik), maka Gelis Diksi diakronimkan dengan Gerakan Literasi Sekolah Bersama Pendidik dan Siswa.

Kata “bersama” diniatkan tidak ada atasan dan bawahan dalam urusan literasi apalagi saat zaman digital kini. Semua informasi melesat tanpa hambatan, asalkan tersedia kuota.

Kebersamaan pendidik dan siswa berliterasi adalah strategi untuk berpacu dalam belajar memanfaatkan panen informasi yang berlimpah untuk digunakan secara kreatif, kritis, dan humanis. Dengan demikian, informasi terkelola untuk meningkatkan kualitas peradaban memanusiakan manusia.

Semangat demikian hendak dicapai oleh Toska dalam Program Gelis Diksi untuk merawat literasi secara bersama-sama. Di sini, guru sebagai pendidik adalah orang tua di sekolah yang mengasuh keberadaan anak-anak.

Hakikat TUA adalah Teladan untuk Anak. Maka, anak adalah cerminan orang tua dalam konteks berliterasi. Sehubungan dengan itulah, Toska senantiasa mendorong para guru untuk menulis meningkatkan kualitas literasi dengan informasi aktual sehingga tidak ketinggalan zaman. Hasil karya para guru didokumentasikan di perpustakaan sekolah dan dicetak dalam bentuk buku.

Diadakan pula perayaan dengan bincang buku karya guru dengan mendatangkan pembedah yang ahli di bidangnya, seperti telah dilakukan menjelang Lustrum Toska, 3 September 2024. Buku Karya guru Toska dibedah oleh IB Pawana Suta, seorang guru dan sastrawan Bali Modern dan IBW Keniten, seorang pengawas berlatar guru yang juga sastrawan Bali Modern.

Di Toska, bukan hanya guru yang digerakkan untuk berliterasi, melainkan juga Kepala Sekolah. Dalam lima tahun, Kepala Sekolah sudah menerbitkan buku Sadhar Nama, Praktik Toleransi Beragama di Sekolah (2020), Literasi Masa Pandemi (2021), Taksu Cinta (2022), Sekolah Penggerak: Sebuah Refleksi (2024). Sementara itu, karya antologi puisi guru juga terbit (2023) dan Guru Merdeka Menulis (2024).          

Begitu pula, karya siswa dikurasi dan dibukukan. Sampai saat ini sudah ada karya antologi siswa: Pandemi: Antara Fakta dan Fiksi (2021), Antologi Puisi Siswa (2023), dan Siswa Merdeka Menulis (2024). Selain itu, Toska juga rutin menerbitkan majalah sekolah Kontemplasi sejak 2022. Pada 2024, majalah Kontemplasi sudah memasuki edisi ketiga. Untuk sekolah baru berusia 5 tahun, capaian ini pantas dicatat agar abadi sepanjang masa.

Walaupun luaran dari Program Gelis Diksi ini secara kualitas belum memadai, paling tidak Toska sudah membentangkan karpet merah untuk menumbuhkan iklim literasi di sekolah. Situasi yang dihadapi dalam membangun iklim literasi ini tidaklah mudah di tengah budaya yang serba instan, tergesa-gesa, materialis, dan hedonis.

Pihak manajemen sekolah perlu menyambut tantangan itu penuh suka cita di tengah berdiferensiasinya komptensi guru dengan kasta baru yang dilahirkan seiring dengan regulasi dan perubahan Kurikulum.

Hari ini di sekolah ada guru PNS, PPPK, Kontrak Pemda, Kontrak Sekolah, Guru Penggerak, Guru non penggerak, Guru bersertifikat Pendidik, dan Guru non bersertifikat Pendidikan yang jumlahnya lebih banyak daripada yang bersertifikat. Kasta guru itu berpengaruh pada besarnya pendapatan yang dibawa pulang padahal tugasnya sama: mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tidak hanya kasta guru yang menjadi tantangan yang dihadapi pihak manajemen sekolah, tetapi juga persoalan keluarga, tempat tinggal, kemacetan di jalan, tradisi, adat, dan budaya yang melingkupi. Semua itu memerlukan kecerdasan para guru menata diri dengan manajemen kalbu dan manajemen waktu untuk memberikan perhatian pada siswa yang juga berdiferensiasi.

Pihak manajemen sekolah memaknai tantangan dengan Gelis Diksi untuk merawat literasi secara berkelanjutan sesuai dengan semangat kurikulum dari zaman ke zaman, yaitu belajar sepanjang hayat.

Makna penting dari Program Gelis Diksi Toska ada sejumlah. Pertama, nama programnya memuliakan kearifan lokal sehingga citra yang dibangun membumi dan memBali dari gumi Delod Ceking. Kawasan inspiratif sumber devisa dari sektor pariwisata yang mendunia, maka wajar pula dari kaki Bali syaraf literasi diinjeksi. Berguru pada kearifan lokal.

Kedua, menunjukkan kebersamaan tanggung jawab antara guru dan siswa dalam membangun budaya literasi sebagai Gerakan bersama sekolah (GLS) untuk menyukseskan Program Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang berujung pada tujuan negara paling fundamental: mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ketiga, membekali guru dan siswa dalam meningkatkan kompetensi mengelola informasi secara cermat agar terhindar hoaks. Bagi guru, Program Gelis Diksi adalah medan pertarungan untuk mengembangkan profesi secara berkelanjutan yang dapat digunakan sebagai prasyarat mengajukan kenaikan pangkat/jabatan.

Bagi siswa, Program Gelis Diksi adalah karpet merah menuju perguruan tinggi idaman. Tuntutan menulis di Perguruan Tinggi adalah sebuah keniscayaan. Banyak kisah mahasiswa gagal di ujung waktu karena rendahnya kemampuan literasi.

Toska sudah membentangkan karpet merah, tinggal siswa melewati dengan belajar bersungguh-sungguh, cerdas berintegritas merawat pohon literasi dari kesadaran diri.[T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Masima Krama Toska: Membangun Kebersamaan
Canang Sari : Budaya Positif Dari Toska     
Bincang Buku Karya Siswa Toska : Menulis Untuk Keabadian    
OSIS SMAN 2 Kuta dan SMAN 2 Kuta Selatan, Dari Diklatpim ke Wisata Spiritual   
Tags: Gelis Diksi ToskaSMA Negeri 2 Kuta SelatanToska
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Toh Langkir dan Perang Itu | Cerpen Mas Ruscitadewi

Next Post

Ikan Bakar Komel Pengambengan: Kelezatan di Balik Kesederhanaan

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Ikan Bakar Komel Pengambengan: Kelezatan di Balik Kesederhanaan

Ikan Bakar Komel Pengambengan: Kelezatan di Balik Kesederhanaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co