24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Membaca Film Merangkai Kata Bersama Minikino

Musti Ariantini by Musti Ariantini
May 18, 2023
in Khas
Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Membaca Film Merangkai Kata Bersama Minikino

Ahmad Fauzi, Minikino, saat memandu diskusi | Foto: Dok. Minikino

SUASANA MENJELANG malam Minggu kedua pada bulan Mei 2023, di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Jl. Pantai Indah, No. 46 Singaraja, terasa berbeda dari bulan-bulan sebelumnya.

Ruang yang tak terlalu luas, namun cukup menampung 80-an orang itu tampak ramai. Di sudut ruangan terpasang layar lebar yang digunakan sebagai media pemutaran film dalam acara Tatkala May May May 2023—perayaan ulang tahun ke-7 Tatkala.co.

Pada Sabtu, 13 Mei 2023, bersama Minikino, Tatkala.co menyelenggarakan pemutaran film pendek dan workshop penulisan puisi merspon film dengan tajuk “Membaca Film Merangkai Kata”.

Sejak pukul 18.30 Wita, tim Minikino bersama teknisi Tatkala.co, sudah mempersiapkan semua keperluan acara dengan matang. Kabel-kabel terpasang pada posisinya, kursi-kursi pun sudah penuh oleh penonton.

Tepat pukul 19.10 Wita, MC menyambut penonton dengan ramah dan membuka acara pemutaran dua film pendek berjudul “Jamal” dan “Annah la Javanaise”.

Kadek Sri Widiastuti, MC acara / Foto: Dok. Tatkala.co

Pemutaran dua film pendek

Seluruh lampu di ruangan dipadamkan, suasana benar-benar seperti di bioskop.

Film mulai ditayangkan. Dikejauhan, layar tampak padang pasir dan setitik pohon, dengan iringan suara tangisan yang tersedu-sedu dan tahlil yang mengiringi jenazah yang hendak dikuburkan. Terlihat manusia-manusia dikejauhan membawa keranda jenazah dan akan dikuburkan tepat di bawah pohon.

Suasana pemutaran film / Foto: Dok. Minikino

Jenazah tersebut adalah korban TKI yang bekerja di Negeri Jiran (Malaysia). Orang yang menangis, menjerit dan meraung tersebut adalah istri dari  TKI yang meninggal—yang dikenal dengan istilah “Jamal”: Janda Malaysia.

Suasana menjadi senyap, semua menyelami film dengan berbagai imajinasi yang dimiliki dengan berbagai ekspresi yang terpatri berganti-ganti di setiap menitnya.

Beberapa berbisik dengan teman di sebelahnya terkait apa maksud dari adegan dalam film tersebut, atau pesan apa yang coba untuk sampaikan dengan wajah kebingungan.

Ada yang membuka hp untuk sekedar merekam beberapa cuplikan film—untuk di pamerkan di media sosialnya.

Bahkan, di sudut belakang, di Mini Bar Tatkala, beberapa orang bercumbu dengan kompor dan sebungkus mie sedap, yang disajikan untuk penonton.

Film “Jamal” merupakan karya kedua dari sutradara muda Lombok, Heri. Film dengan durasi 14 menit tersebut menggambarkan bagaimana duka seorang istri yang menerima kabar kedatangan suaminya dalam bentuk jasad, bahkan kemiskinan.

Setelah film pertama usai, disambung dengan film kedua, “Annah la Javanaise”, yang menggunakan perpaduan bahasa Jawa dan bahasa asing. Film ini mengisahkan tentang perbudakan perempuan, dengan setting pertama di keluarga kurang mampu. Sosok perempuan menceritakan kisah hidupnya yang dijual oleh ayahnya untuk melunasi hutang keluarga.

Salah satu scene dalam film Annah la Javanaise / Foto: Dok. Tatkala.co

Setting berganti pada tempat mewah, di mana sosok perempuan tadi dijadikan budak, harus menuruti keinginan laki-laki yang membelinya: membersihkan rumah, memasak dan melakukan banyak hal tanpa mengenal kata lelah dan tentu saja tanpa upah.

Perempuan tersebut hidup layaknya di dalam sangkar, seluruh hak dirampas bahkan diperlakukan seperti bukan manusia. Film tersebut sungguh menggambarkan kehidupan perempuan desa yang dijual oleh keluarganya untuk membayar hutang. Kehidupan yang sangat suram.

Film “Annah la Javanaise” merupakan karya dari Fatimah Tobing Rony, seorang Professor and Chair, Film & Media Studies, School of Humanities, University of California, Irvine. Film tersebut digambarkan dengan animasi.

Menulis puisi merespon film

Seusai pemutaran film, dilanjutkan dengan workshp penulisan puisi merspon film.

Workshop dipandu Ahmad Fauzi, Tim Minikino, dan Made Adnyana Ole, Sastrawa sekaligus Pimred Tatkala.co, sebagai narasumbernya.

Penggunaan media film pendek dalam pembelajaran merupakan alat yang dapat membantu kita agar lebih mudah memahami teknik penulisan puisi. Dengan media film pendek tersebut, kita akan memiliki gambaran yang lebih fokus tentang peristiwa yang telah disaksikan.

Selain itu, media film pendek juga merangsang kecerdasan, membuka wawasan, dan pemikiran kita serta dapat mengingat materi pembelajaran dengan lebih baik. Hal tersebut disebabkan karena film mengandung unsur visual, audio, dan dramatik yang menggugah perasaan sehingga mempermudah kita dalam menuangkan gagasan.

“Film pendek juga memiliki unsur-unsur film pada umumnya, seperti tokoh, suasana, tema dan konflik, dari unsur tersebut pastinya pesan yang ingin disampaikan tersebut akan sampai kepada penonton,” terang Ahmad Fauzi.

Menurut Made Adnyana Ole, dalam kedua film tersebut, semua bisa dijadikan puisi. Kita cukup menangkap pesan, kesan dan rasa yang paling menggugah untuk ditulis. “Lalu hubungkan dengan suasana atau adegan yang digambarkan dalam film tersebut,” jelasnya.

Setelah sesi workshop, penonton diminta untuk merespon film tersebut dengan menuliskannya menjadi puisi dengan waktu 15 menit. Tim Minikino menyebarkan selembaran kertas kosong dan juga sebuah pena.

Peserta workshop sedang serius menulis puisi / Foto: Dok. Tatkala.co

Waktu 15 menit bergulir dengan cepat, semua penonton mengumpulkan torehan penanya—yang mungkin sudah bisa disebut puisi kepada Tim Minikino.

Puisi-puisi tersebut kemudian dibacakan oleh penonton dan selanjutnya dinilai oleh Made Adnyana Ole.

Salah satu peserta membacakan puisinya / Foto: Dok. Minikino

“Sebagian puisi tersebut sudah ada kerangkanya, tahap selanjutnya, hanya tinggal mempercantik dengan pilihan-pilihan kata,” kata sastrawa yang akrab dipanggil Ole itu, saat menilai beberapa puisi yang telah dibacakan.

Wartawan senior itu menambahkan, merespon film menjadi puisi juga tidak terlepas dari latar belakang seseorang, misal orang spiritual, ia akan membawa tulisannya ke arah spiritual, seorang pelukis akan membawa tulisannya layaknya kuas di atas kanvas.

Karya-karya tersebut kemudian diarsipkan oleh pihak Minikino, yang kemudian barangkali akan dijadikan inspirasi untuk karya-karya mereka selanjutnya.

Setelah sesi pembacaan puisi usai, MC kembali mengambil alih acara. Pemutaran film ditutup dengan foto bersama.[T]

Pers Kampus Hari Ini: Wadah Berpikir Kritis, tapi Darurat Perlindungan! | Catatan Tatkala May May May 2023

Seni Foto Jurnalistik Olahraga ala Dicky Bisinglasi | Catatan Tatkala May May May 2023
Yoga Pratama: Mencoba Mendengar Masa Lalu dari Piringan Hitam
Tags: film pendekMinikinoMinikino Film WeekPuisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sebuah Sketsa dalam Karya Buya Hamka

Next Post

Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Musti Ariantini

Musti Ariantini

Admin tatkala.co

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Jokowisme, Strategi Politik PSI Jelang Pemilu 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Karnaval dan Kemacetan Sosial
Esai

Karnaval dan Kemacetan Sosial

ADA sesuatu yang terasa ganjil setiap kali bulan Agustus tiba. Bendera Merah Putih berkibar di depan rumah, umbul-umbul menghiasi gang,...

by Ahmad Fatoni
August 24, 2026
“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup
Ulas Rupa

“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup

PADA tahun 2023, terdapat sebuah pameran seni rupa yang mengangkat tentang laut dan ekosistemnya. Pameran tersebut berjudul “Surya Segara Rupa”...

by Savitri Sastrawan
August 24, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [6]: Algoritma sebagai Kurator yang Tak Pernah Membaca

ADA satu paradoks yang jarang diucapkan dalam diskusi tentang ekosistem sastra digital, bahwa kurator terbesar sastra Indonesia hari ini adalah...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih
Ekonomi

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih

PELAKSANAAN Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan...

by tatkala
August 24, 2026
Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas
Opini

Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas

Masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dulu sering dianggap seperti menembus gerbang prestise akademik. Seleksinya ketat, persaingannya tinggi, dan keberhasilannya sering...

by I Kadek Adhi Dwipayana
August 24, 2026
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah
Ulas Pentas

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

by Yanik Parta
August 24, 2026
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan
Pendidikan

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo
Pop

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma
Esai

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
Telenovela
Esai

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

by Angga Wijaya
August 24, 2026
Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini
Kritik Seni

Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini

“Everybody In Bali Seems to be an artist” Kutipan itu persis terlontar 89 tahun lalu dari Miguel Covarrubias. Seorang seniman...

by Made Chandra
August 24, 2026
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co