23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Postingan Galau di Media Sosial Bisa Merusak Personal Branding?

Dewa Ayu Yuliarini by Dewa Ayu Yuliarini
April 19, 2023
in Esai
Postingan Galau di Media Sosial Bisa Merusak Personal Branding?

Ilustrasi tatkala.co

HAMPIR SEBAGIAN dari kita sudah pasti pernah berada dalam situasi yang sering disebut dengan istilah galau.

Perasaan galau ini biasanya muncul dikarenakan kita memikirkan banyak hal—atau sekarang lebih sering dikenal dengan sebutan overthinking—baik tentang percintaan, pertemanan, pendidikan, karier, keluarga, hingga masa depan.

Menurut Frederick Dermawan Purba, psikolog dari Universitas Padjajaran (Unpad), perasaan galau berawal ketika seseorang memiliki banyak pikiran. Dan kondisi psikologi seseorang sendiri dibagi menjadi tiga area utama, yaitu pikiran, perasaan, dan perilaku.

Ketiga area tersebut akan mempengaruhi satu dengan yang lainnya, sehingga dapat dikatakan bahwa banyak pikiran menjadi faktor penyebab galau paling besar.

Banyak pikiran berpengaruh langsung ke perasaan dan perilaku yang bercampur jadi satu, dan menciptakan perasaan tidak menentu yang cenderung negatif (perasan-perasaan inilah sering disebut galau).

Orang galau biasanya menganggap semua masalah tidak ada jalan keluarnya. Seolah ketika kita curhat tidak ada yang mendengarkan, merasa sendiri, dan banyak pikiran-pikiran negatif yang muncul setelahnya.

Perasaan galau, sepi, sendiri dan tidak memiliki orang yang diajak bercerita, tak jarangn membuat kita mencurahkan seluruh isi hati kita ke media sosial, dengan harapan, setelahnya kita akan merasa sedikit lega.

***

Pernahkah kalian memperhatikan teman-teman kalian di medsos? Baik WhatsApp, Instagram, Facebook, atau di Twitter, sudah pasti ada banyak sekali orang yang membuat postingan galau setiap harinya—atau justru kalian nih, yang sering update story galau? Haha.

Keinginan memosting hal-hal galau di media sosial itu seperti candu, saya sendiri sampai saat ini masih sering update-update postingan galau. Membuat postingan galau seperti dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi saya. Namun, sekarang sudah jarang saya lakukan semenjak, belakangan ini, saya memahamami pentingnya personal branding.

Dikutip dari salah satu artikel Forbes yang ditulis oleh seorang President & CEO perusahaan Marketing Communication, Susan Gunelius, personal branding merupakan persepsi atau pandangan seseorang yang kita bentuk terhadap diri kita sendiri dan apa yang bisa kita tawarkan secara profesional saat ini serta di masa depan.

Saat ini personal branding mempengaruhi bagaimana nilai kita di mata orang-orang yang memperhatikan media sosial kita, sehingga kita sendiri yang bisa menentukan seperti apa citra diri kita dipandangan orang lain.

Tidak dapat dimungkiri, saat ini, ketika melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan besar, pihak mereka akan mengecek media sosial kita terlebih dahulu—ya, sepertinya media sosial membuat orang-orang jujur tentang pikiran dan isi hatinya.

Personal branding ini tentu sangat penting bagi kita, karena akan mempengaruhi kehidupan kita hari ini dan ke depannya.

Untuk itu, saya ada beberapa tips buat kalian, agar kalian tidak lagi update story galau di media sosial secara terus-menerus. Baca sampai akhir ya, biar nggak ada lagi yang ngejudge kalian alay karena sering update story galau di media sosial.

Menyibukkan diri atau buat diri menjadi produktif

Kebiasan membuka dan menutup media sosial tanpa kita sadari ikut berperan membuat kita merasa galau. Sadar atau tidak, ketika menemukan postingan galau, kita akan ikut galau dan merasa postingan itu relate dengan kita. Padahal belum tentu.

Untuk itu, hal yang harus kita lakukan adalah menyibukkan diri, agar tidak merasa gabut, dan berujung update postingan-postingan galau—yang kalian anggap relate, padahal belum tentu.

Hanya simpan kontak yang sering dihibungi dan ikuti akun orang-orang penting

Dengan menyimpan banyak kontak atau menerima pengikut (atau mengikuti) orang yang tidak terlalu penting, tentu akan merusak citra kita. Ya, bisa dibilang orang-orang yang tidak mengenal kita akan menilai dari postingan yang kita unggah. Ini tentu  berbeda dengan orang yang sudah mengenal kita di kehidupan nyata.

Selain itu, hindari kontak atau akun orang yang membuat kalian galau, ya. Kalau kontak doi (mantan) masih ada, sudah pasti kalian terus ingin update story galau biar dilihat doi.

Tidak semua momen dalam hidupmu harus dibagikan

Yap, perlu kita sadari bahwa tidak semua hal yang ada di hidup kita harus kita abadikan di sosial media, khususnya yang galau-galau. Kalo postingan-postingan motivasi atau pencapaian mungkin lebih baik, karena dapat memberikan kita citra positif di kalangan teman-teman media sosial kita.

Nah, itu yang dapat saya bagikan.

Bagi yang sudah terbiasa update postingan galau, beberapa tips di atas mungkin sulit untuk diterapkan—seperti saya yang dulu contohny. Hahaha. Tapi, beberapa tips di atas cukup membantu lho, agar kalian tidak sering post yang galau-galau lagi.

Jadi, yuk kurangi galau, mari lebih produktif. Bisa  mulai dari olahraga, baca buku, belajar desain, dan hal-hal baru yang belum pernah dipelajari.

Kalau saya sekarang, daripada update story galau, mending nulis. Hehe.[T]

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Good Looking!
Ayah, Sosok yang Saya Kagumi
Usia 20-an, Masa Paling Melelahkan dalam Hidup dan Cara Memaknainya
Tags: brandingesaimedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Usia 20-an, Masa Paling Melelahkan dalam Hidup dan Cara Memaknainya

Next Post

Sehari 10-20 Pasien Stroke dan Jantung Periksa Diri, RSUD Buleleng Siapkan Cath Lab

Dewa Ayu Yuliarini

Dewa Ayu Yuliarini

Lahir di Singaraja, tahun 2001. Saat ini sedang menempuh pendidikan di STAH N Mpu Kuturan Singaraja, Program Studi Ilmu Komunikasi

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Sehari 10-20 Pasien Stroke dan Jantung Periksa Diri, RSUD Buleleng Siapkan Cath Lab

Sehari 10-20 Pasien Stroke dan Jantung Periksa Diri, RSUD Buleleng Siapkan Cath Lab

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co