23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Postingan Galau di Media Sosial Bisa Merusak Personal Branding?

Dewa Ayu Yuliarini by Dewa Ayu Yuliarini
April 19, 2023
in Esai
Postingan Galau di Media Sosial Bisa Merusak Personal Branding?

Ilustrasi tatkala.co

HAMPIR SEBAGIAN dari kita sudah pasti pernah berada dalam situasi yang sering disebut dengan istilah galau.

Perasaan galau ini biasanya muncul dikarenakan kita memikirkan banyak hal—atau sekarang lebih sering dikenal dengan sebutan overthinking—baik tentang percintaan, pertemanan, pendidikan, karier, keluarga, hingga masa depan.

Menurut Frederick Dermawan Purba, psikolog dari Universitas Padjajaran (Unpad), perasaan galau berawal ketika seseorang memiliki banyak pikiran. Dan kondisi psikologi seseorang sendiri dibagi menjadi tiga area utama, yaitu pikiran, perasaan, dan perilaku.

Ketiga area tersebut akan mempengaruhi satu dengan yang lainnya, sehingga dapat dikatakan bahwa banyak pikiran menjadi faktor penyebab galau paling besar.

Banyak pikiran berpengaruh langsung ke perasaan dan perilaku yang bercampur jadi satu, dan menciptakan perasaan tidak menentu yang cenderung negatif (perasan-perasaan inilah sering disebut galau).

Orang galau biasanya menganggap semua masalah tidak ada jalan keluarnya. Seolah ketika kita curhat tidak ada yang mendengarkan, merasa sendiri, dan banyak pikiran-pikiran negatif yang muncul setelahnya.

Perasaan galau, sepi, sendiri dan tidak memiliki orang yang diajak bercerita, tak jarangn membuat kita mencurahkan seluruh isi hati kita ke media sosial, dengan harapan, setelahnya kita akan merasa sedikit lega.

***

Pernahkah kalian memperhatikan teman-teman kalian di medsos? Baik WhatsApp, Instagram, Facebook, atau di Twitter, sudah pasti ada banyak sekali orang yang membuat postingan galau setiap harinya—atau justru kalian nih, yang sering update story galau? Haha.

Keinginan memosting hal-hal galau di media sosial itu seperti candu, saya sendiri sampai saat ini masih sering update-update postingan galau. Membuat postingan galau seperti dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi saya. Namun, sekarang sudah jarang saya lakukan semenjak, belakangan ini, saya memahamami pentingnya personal branding.

Dikutip dari salah satu artikel Forbes yang ditulis oleh seorang President & CEO perusahaan Marketing Communication, Susan Gunelius, personal branding merupakan persepsi atau pandangan seseorang yang kita bentuk terhadap diri kita sendiri dan apa yang bisa kita tawarkan secara profesional saat ini serta di masa depan.

Saat ini personal branding mempengaruhi bagaimana nilai kita di mata orang-orang yang memperhatikan media sosial kita, sehingga kita sendiri yang bisa menentukan seperti apa citra diri kita dipandangan orang lain.

Tidak dapat dimungkiri, saat ini, ketika melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan besar, pihak mereka akan mengecek media sosial kita terlebih dahulu—ya, sepertinya media sosial membuat orang-orang jujur tentang pikiran dan isi hatinya.

Personal branding ini tentu sangat penting bagi kita, karena akan mempengaruhi kehidupan kita hari ini dan ke depannya.

Untuk itu, saya ada beberapa tips buat kalian, agar kalian tidak lagi update story galau di media sosial secara terus-menerus. Baca sampai akhir ya, biar nggak ada lagi yang ngejudge kalian alay karena sering update story galau di media sosial.

Menyibukkan diri atau buat diri menjadi produktif

Kebiasan membuka dan menutup media sosial tanpa kita sadari ikut berperan membuat kita merasa galau. Sadar atau tidak, ketika menemukan postingan galau, kita akan ikut galau dan merasa postingan itu relate dengan kita. Padahal belum tentu.

Untuk itu, hal yang harus kita lakukan adalah menyibukkan diri, agar tidak merasa gabut, dan berujung update postingan-postingan galau—yang kalian anggap relate, padahal belum tentu.

Hanya simpan kontak yang sering dihibungi dan ikuti akun orang-orang penting

Dengan menyimpan banyak kontak atau menerima pengikut (atau mengikuti) orang yang tidak terlalu penting, tentu akan merusak citra kita. Ya, bisa dibilang orang-orang yang tidak mengenal kita akan menilai dari postingan yang kita unggah. Ini tentu  berbeda dengan orang yang sudah mengenal kita di kehidupan nyata.

Selain itu, hindari kontak atau akun orang yang membuat kalian galau, ya. Kalau kontak doi (mantan) masih ada, sudah pasti kalian terus ingin update story galau biar dilihat doi.

Tidak semua momen dalam hidupmu harus dibagikan

Yap, perlu kita sadari bahwa tidak semua hal yang ada di hidup kita harus kita abadikan di sosial media, khususnya yang galau-galau. Kalo postingan-postingan motivasi atau pencapaian mungkin lebih baik, karena dapat memberikan kita citra positif di kalangan teman-teman media sosial kita.

Nah, itu yang dapat saya bagikan.

Bagi yang sudah terbiasa update postingan galau, beberapa tips di atas mungkin sulit untuk diterapkan—seperti saya yang dulu contohny. Hahaha. Tapi, beberapa tips di atas cukup membantu lho, agar kalian tidak sering post yang galau-galau lagi.

Jadi, yuk kurangi galau, mari lebih produktif. Bisa  mulai dari olahraga, baca buku, belajar desain, dan hal-hal baru yang belum pernah dipelajari.

Kalau saya sekarang, daripada update story galau, mending nulis. Hehe.[T]

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Good Looking!
Ayah, Sosok yang Saya Kagumi
Usia 20-an, Masa Paling Melelahkan dalam Hidup dan Cara Memaknainya
Tags: brandingesaimedia sosial
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Usia 20-an, Masa Paling Melelahkan dalam Hidup dan Cara Memaknainya

Next Post

Sehari 10-20 Pasien Stroke dan Jantung Periksa Diri, RSUD Buleleng Siapkan Cath Lab

Dewa Ayu Yuliarini

Dewa Ayu Yuliarini

Lahir di Singaraja, tahun 2001. Saat ini sedang menempuh pendidikan di STAH N Mpu Kuturan Singaraja, Program Studi Ilmu Komunikasi

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
Sehari 10-20 Pasien Stroke dan Jantung Periksa Diri, RSUD Buleleng Siapkan Cath Lab

Sehari 10-20 Pasien Stroke dan Jantung Periksa Diri, RSUD Buleleng Siapkan Cath Lab

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co