25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gong Kebyar dari Tabanan Bawa “Wangsuh Peneduh”, “Hujan Kesanga”, dan Lain-lain

tatkala by tatkala
November 13, 2022
in Budaya
Gong Kebyar dari Tabanan Bawa “Wangsuh Peneduh”, “Hujan Kesanga”, dan Lain-lain

Foto: Penampilan tari dari sekaa gong kebyar Kabupaten Tabanan

Dua sekaa gong kebyar dari Kabupaten Tabanan mebarung bersama pada ajang Pesta Kesenian Bali 2022 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu (2/7/2022) malam. Keduanya mendapat sambutan meriah dari penonton yang memenuhi tribun Ardha Candra.

Dua seka gong kebyar yang tampil itu adalah Gong Kebyar Dewasa diwakili oleh Sanggar Seni Gurnita Kusuma, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, dan Sekaa Gong Kebyar Anak-anak dari Sanggar Haridwipa Gamelan Grup, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan.

Penampilan mereka tak hentinya mendapat tepuk tangan penonton. Bahkan penampilan Duta Tabanan juga mengundang tawa penonton lantaran pelawak Sengap hadir di awal penampilan. Pelawak Sengap tentu saja penuh guyon sambil mengecek kesiapan dari kedua gong kebyar ini.

Gong Kebyar Dewasa Sanggar Seni Gurnita Kusuma menampilkan beberapa garapan malam itu. Seperti Tabuh Pat Lelambatan Kreasi “Anglelana Lamuk” yang menggambarkan Tukad Yeh Lamuk menopang kehidupan agraris masyarakat di tujuh banjar di Desa Tangguntiti.

Foto: Dua sekaa gong kebyar duta Kabupaten Buleleng di Pesta Kesenian Bali, Taman Budaya Bali

Fenomena tersebut menjadi landasan ide dalam pengorganisasian elemen musikal berdasarkan intuisi komponis, tanpa mengesampingkan gegulak lelambatan yang telah mengakar pada ansambel Gong Kebyar. Kemudian tari kreasi berjudul “Campuh” yang menggambarkan tempat pertemuan muara sungai atau pertemuan air tawar dengan air laut. Kata campuhan juga memiliki arti campuran, perpaduan, persatuan unsur-unsur yang berbeda.

“Penampilan kami kali ini mengangkat kearifan lokal yang ada di Desa Tangguntiti, di mana ada campuhan yakni pertemuan beberapa sungai yang dijadikan sumber inspirasi dalam membuat karya. Air sebagai huluning amreta, sumber kehidupan. Seperti itu pula, campuhan ini yang banyak berfungsi untuk pengairan sawah yang bermuara pada kelangsungan kehidupan pertanian, sumber kehidupan kita,” ungkap I Ketut Arya Suartika, Ketua Panitia Gong Kebyar Dewasa Sanggar Seni Gurnita Kusuma.

Garapan selanjutnya di tampilan karya tari bebarisan “Balaning Amreta” yang bermakna pemaknaan ritual sebagai dasar wujud syukur kesucian Tuhan dengan berlandaskan air sebagai saksi pengabdian dan cinta kasih.

Karya ini terinspirasi dari tradisi mendak toya sebagai wujud syukur masyarakat pertanian atau subak atas karunia yang dilimpahkan oleh Tuhan. Penata merepresentasikankan ide tersebut ke dalam wujud karya tari bebarisan yang memiliki karakter gagah, sigap dan cekatan dengan judul “Bala Amreta”.

Arya Suartika mengungkapkan, untuk proses kreatif penggarapan karya sudah dimulai sejak akhir Januari 2022. Sanggar Seni Gurnita Kusuma ini sejatinya akan mewakili Tabanan ke PKB tahun 2020. Namun hal itu tertunda karena covid-19 dan baru tahun ini bisa tampil.

Vakum selama dua tahun lebih tak membuat para pembina kesulitan dalam melatih ulang. “Proses kreatifnya tidak terlalu menemui kendala. Kebetulan ini sudah diregenerasi dan mereka sudah punya basicnya. Sehingga para pembina tinggal mematangkan saja,” tuturnya.

Foto: Penampilan tari dari sekaa gong kebyar duta Kabupaten Tabanan

Sementara itu, Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Haridwipa Gamelan Grup juga melakukan persiapan sudah cukup lama. Koordinator Sanggar Haridwipa Gamelan Group, I Gusti Nengah Hari Mahardika S.Sn M.Sn mengatakan, seleksi para seniman anak-anak sudah berlangsung sejak akhir Desember 2021. Untuk menyeleksi pun, pihaknya mendatangkan komposer dan seniman karawitan yang sudah mumpuni di bidangnya.

“Jadi yang tampil ini adalah anak-anak pilihan semuanya. Proses seleksinya kami datangkan teman-teman komposer dan seniman-seniman yang sudah berpengalaman di bidang karawitan. Kita memberikan kebebasan kepada komposer dan seniman itu tanpa campur tangan kita. Sehingga lebih banyak ada yang manganalisa. Jadi lebih jelas konseptual yang akan diutarakan,” jelasnya.

Setelah anak-anak ini terpilih, selanjutnya mereka diajarkan dari nol. Menurutnya tidak ada kendala yang berarti lantaran anak-anak tersebut sudah diberikan pemahaman tentang analisa, proses kreatif, dan berkomposisi.

Sebagai sajian pertama, mereka menampilkan Tabuh Lima Gambur Anglayang di mana musikalitas teknik kekaryaan mengalir seperti air yang mengisi setiap sudut ruang renggang. Gambur Anglayang sebagai analogi ruang renggang yang ornamentasi musikalnya adalah interpretasi hiasan ruang yang memanipulasi renggang tersebut.

Foto: Penampilan tari dari sekaa gong kebyar duta Kabupaten Tabanan

Dilanjutkan dengan Tari Kreasi “Wangsuh Peneduh” yang mengangkat mitologi kepercayaan masyarakat Desa Sanggulan Tabanan tentang Goa Sanggulan. Diceritakan, Tongkin merupakan penghuni pertama di Bali, hidup di goa-goa dengan realita nyata jejak kehidupan masyarakat Sanggulan Tabanan.

Stigma Raksasa Sanggulan melarikan penari rejang yang terakhir ditemukan di Gua Sanggulan menjadi aktualisasi nyata antara fiksi dan kenyataan. Tafsir realita merujuk pada terbunuhnya raksasa terakhir dengan membakar serta membunuhnya dengan pohon timbul. Namun saat itu disertai dengan terciptanya wabah. Muncul kemudian Pura Peneduh dengan “Wangsuhpada” atau air suci penetralisir wabah dan mara bahaya menjadi penyeimbang dan mengharmonisasi kehidupan.

Sementara garapan terakhir ditampilkan Tabuh Kreasi Hujan Kesanga yang menggambarkan transformasi konsepsi turunnya hujan ketika sasih Kesanga mengantarkan pada tafsir karya dengan interpretasi jatuhnya air tidak beraturan, berbentur, beriak penuh kekuatan. Hujan memberi anugerah tak terduga mengalir memenuhi ruang, membentuk imaginasi dari sebuah situasi air yang terjatuh ke bumi. [T][Ado/*]

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung
Mebarung Gong Kebyar Buleleng, Ajang Mempertunjukkan Tabuh-Tari Khas Bali Utara
Tags: gong kebyarPesta Kesenian Bali 2022
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tari Rejang Dipentaskan Untuk Mendapatkan Rekor MURI | Nah, Fenomena Apa Ini?

Next Post

Bersama Dread Team, Mencari Leak dan Teman-Temannya di Tabanan

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Bersama Dread Team, Mencari Leak dan Teman-Temannya di Tabanan

Bersama Dread Team, Mencari Leak dan Teman-Temannya di Tabanan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co