26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Work from Home”, Antara Harapan dan Kenyataan

Penulis Cerita Katagori Umum by Penulis Cerita Katagori Umum
March 28, 2020
in Esai
“Work from Home”, Antara Harapan dan Kenyataan

Meja kerja penulis di rumah

Oleh: Komang Trisnadewi — Batubulan, Gianyar


Work from home, begitulah kata yang diserukan oleh pemerintah bagi para pekerja setelah merebaknya virus corona di Indonesia. Dilihat dari makna katanya, bekerja yang dulunya dilakukan di kantor sekarang harus berpindah ke rumah. Apakah itu artinya semua peralatan kantor juga dipindahkan ke rumah? Yah, itu sih tergantung. Jika memang dibutuhkan tentu saja hal tersebut dapat dilakukan. Tapi apa iya kita membawa mesin photo copy kantorke rumah, bagaimana kira-kira? Hihihi.

Bagi sebagian orang yang sehari-harinya bekerja di kantor dan tiba-tiba diminta untuk bekerja di rumah, aku pikir bukan hal yang mudah untuk dilakukan terlebih bagi para ibu yang memiliki anak usia balita. Ini merupakan sebuah tantangan besar, tapi ketika tantangan berhasil ditaklukkan, ini menjadi sebuah kebanggaan dan kebahagiaan yang tiada tara, bagaikan mendapatkan hadiah utama sebuah undian berhadiah. Mungkin agak sedikit berlebihan, tapi ya begitulah kira-kira jika diungkapkan dengan kata-kata.

“Apa susahnya sih bekerja di rumah? Kan malah enak bisa dekat dengan keluarga, dekat dengan anak”. Orang-orang mungkin berkata seperti itu atau mungkin kamu yang sedang membaca tulisan ini adalah salah satu dari mereka. Inginku juga begitu. Bekerja didampingi oleh keluarga di rumah dan tidak perlu meninggalkan mereka. Namun, hal tersebut tidak semudah yang dibayangkan orang. Ketika anak sedang bermain kita diharapkan bisa mengerjakan tugas. Atau begini, ketika anak sedang tidur kita mengerjakan tugas kantor. Well, akan kuberitahu kenyataannya. Entah mengapa ketika para ibu sedang berada di rumah, anak-anak mereka yang tadinya anteng dijaga oleh mertua ataupun baby sitter tiba-tiba mengeluarkan level manja tertinggi pada ibunya. Semua yang dilakukannya harus dengan ibunya. Mulai dari makan, mandi, bermain, sampai buang air besar dan kecil pun harus ditemani ibunya.

Di satu sisi, pastinya seorang ibu akan sangat merasa senang karena ada orang yang begitu bergantung kepada dirinya. Tapi ketika mengingat kembali kata work from home, rasa-rasanya jam berjalan sangat cepat bahkan tidak masuk akal. Ketika akhirnya ibu menyerah untuk tidak mengerjakan tugas kantor di saat anak- anak sedang terjaga dan memilih untuk mengerjakan tugas di kala mereka sudah terlelap, maka giliran sang ibu yang mulai kehabisan energi. Bagaimanapun juga ibu memiliki batas energinya masing-masing. Para ibu mulai berkompromi dengan memberikan waktu bagi sang badan untuk beristirahat sejenak dan memintanya bangun setelah rasa lelah terbayarkan. Malangnya, ibu biasanya baru terjaga setelah jam alarm berbunyi keesokan harinya.

Satu cerita tentang pengalamanku yang tidak semulus harapanku saat bekerja di rumah. Kebetulan aku adalah seorang dosen dan tentunya tugas utamaku adalah mengajar. Ketika ada mahasiswa yang tidak mengerti akan materi yang kuberikan, disanalah aku harus mencari cara agar mereka mengerti. Akhirnya aku memutuskan untuk mengadakan kelas online melalui video agar mereka dapat bertanya langsung padaku. Sebelumnya, aku sudah menyampaikan kepada anak-anakku bahwa aku akan bekerja sebentar dan meminta mereka untuk tidak mengganggu dan mereka pun menyanggupinya. Sedikit ragu, tapi ya sudahlah harus dicoba. Sekedar informasi, aku memiliki dua anak, usianya 4,5 tahun dan 2,5 tahun.

Singkat cerita kelas online akhirnya terjadi dan aku pun menjelaskan materi kepada mahasiswaku. Semua berjalan baik-baik saja sampai akhirnya tiba-tiba anakku datang dan berkata “Mama, siapa yang kentut?”. Aku terdiam dan melihat reaksi mahasiswaku. Sesuai dengan dugaanku, mereka tersenyum. Pastinya tertawa terbahak-bahak dalam hatinya. Mereka pasti mengira aku kentut. Oke terserahlah. Kentut itu alamiah. Tapi jujur aku tidak kentut kala itu. Aku curiga anakku yang kentut dan dia ingin aku mengatakan namanya saat dia bertanya. Ya, kami memang sering melakukan permainan itu. Siapa yang melakukan dia yang bertanya. Tapi aku tidak marah pada anakku. Malahan aku tertawa seusai melakukan kelas online dan menganggap itu adalah sebuah joke di tengah-tengah keseriusan bekerja.

Kelucuan serupa mungkin pernah terjadi padamu, istrimu, keluargamu, temanmu atau tetanggmu. Yang pasti itu terjadi pada diriku. Bekerja dari rumah adalah tantangan yang besar, tapi at least, I did it. Kelas online berhasil aku selesaikan dan mahasiswaku pun mengerti. Kamu tahu bagaimana rasanya setelah berhasil melakukannya? Para ibu pasti tahu. Suasana bekerja di rumah memang berbeda dengan suasana bekerja di kantor. Orang-orangnya dan lingkungannya jelas berbeda. Aku menikmatinya walauapun terkadang kenyataan tidak sesuai harapan. Meja kerja adalah tempat favorit bagiku dan anak-anakku saat ini.

Aku bisa bekerja sekaligus bermain dengan anak-anakku. Kini, meja kerjaku bukan hanya milikku saja. Aku berbagi dengan anak-anakku. Aku berbagi tempat untuk meletakkan barang-barang yang menunjang pekerjaanku dengan barang-barang yang tidak kalah berharga bagi mereka. Bagaimanapun juga waktuku adalah milik anak-anakku juga. Aku harus bisa berbagi.

Aku yakin ketika tempat bekerja kembali ke kantor, aku pasti akan merindukan masa-masa ini. When life gives you lemons, make lemonade.  Kita berpacu dengan waktu, maka kita harus bisa berstrategi untuk memanfaatkan waktu. Lakukanlah semuanya dengan pikiran positif, ikhlas, dan bahagia. Niscaya kita akan memperoleh apa yang sepatutnya. Tapi, dari lubuk hatiku yang terdalam aku sungguh ingin keberadaan virus ini segera teratasi. [T]

Tags: Lomba Menulis Cerita Dari Rumah Tentang Rumah
Share10TweetSendShareSend
Previous Post

Lempar “Bom” Benih, Mempraktikkan Cara Hidup Ekologis di Nusa Penida

Next Post

Tiga Puisi Mas Ruscitadewi buat Ayuninghati

Penulis Cerita Katagori Umum

Penulis Cerita Katagori Umum

Cerita-cerita ini ditulis para peserta lomba menulis cerita Dari Rumah Tentang Rumah yang diselenggarakan tatkala.co untuk katagori umum

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Tiga Puisi Mas Ruscitadewi buat Ayuninghati

Tiga Puisi Mas Ruscitadewi buat Ayuninghati

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co