6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Media Sosial, Wadah Caring dan Sharing Bukan Bullying

Ayu Cetiya Mahayekti by Ayu Cetiya Mahayekti
November 26, 2019
in Esai
Media Sosial, Wadah Caring dan Sharing Bukan Bullying

Ilustrasi diambli dari Google

Dewasa ini, keadaan media sosial sangatlah mendominasi setiap ruang dan waktu manusia. Sebagian besar orang saat ini menggunakan media sosial baik dalam pekerjaannya maupun dalam kegiatannya sehari-hari. Penggunaan media sosial ini sesungguhnya sangat diminati oleh banyak orang karena cukup mudah untuk digunakan, sangat efektif dan efisien dalam menyaring informasi, dan juga merupakan trend saat kini yang membuat orang-orang berlomba-lomba untuk menggunakannya. Namun, sesungguhnya media sosial seperti facebook, tweeter, instagram, dan lain-lain dapat didefinisikan sebagai pisau yang memiliki dua sisi dimana ketika digunakan dengan benar akan sangat membantu kehidupan kita, akan tetapi ketika digunakan dengan salah mungkin akan dapat membunuh kita.

Penggunaan media sosial dalam kehidupan kita merupakan hal yang wajar. Dengan media sosial kita dapat menunjukkan isi pikiran kita kepada dunia, dengan media sosial pula pikiran kita dapat terbuka dengan hal-hal baru di seluruh dunia. Menggunakan media sosial dapat menjadi suatu kesalahan atau hal yang tidak wajar apabila tidak disertai dengan moral yang baik bagi setiap penggunanya. Karena jika penggunaan media sosial tidak disertai dengan moral yang baik, maka akan banyak sekali terjadi penyimpangan moral yang dapat berakibat sangat fatal.

Beberapa contoh dari adanya penggunaan media sosial yang dapat berakibat sangat fatal dapat kita lihat dari salah satu kejadian yang beberapa waktu lalu yang sangat hangat dibicarakan oleh masyarakat terutama masyarakat yang sangat menyukai K-POP atau Korea. Sebuah berita yang dilansir dari tribunnews.com berbunyi “Mantan personel girl group f(x) yang kemudian menjadi aktris, Sulli, meninggal dunia di usia 25 tahun. Polisi mengungkapkan bahwa artis dengan nama asli Choi Ji-rin itu ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada 14 Oktober 2019 (Tribunnews.com)”

Kabar mengenai meninggalnya Sulli yang merupakan salah satu aktris di dunia music Korea ini terjadi akibat depresi yang menghantuinya, juga diperkuat oleh tanggapan penggemarnya yang ada di dunia sosial. Penggemar Sulli seringkali ramai-ramai memposting tentang tindak tanduk Sulli belakangan ini, dimana salah satunya adalah ketika ia menangis di instagram live dan berkata kepada para dunia bahwa; “Saya bukan orang yang jahat, katakan satu hal saja tentang saya (yang baik) karena saya pantas menerimanya.”

Kasus ini sempat sangat ramai di kalangan masyarakat terutama anak muda. Sebagai seorang aktris mungkin cyber bullying atau suatu kegiatan yang mengintimidasi seseorangpada media sosial kerap terjadi. Hal tersebut tentu dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab dan tidak memiliki moral yang baik. Kasus cyber bullying ini biasanya terjadi karena salah satu pihak merasa tidak suka dengan pihak lain baik secara fisik maupun perilaku orang tersebut.

Melalui adanya berita ini dapat kita lihat bahwa pengguna media sosial belum bijak dalam menempatkan kalimat dan kata-kata yang tepat untuk orang lain. Dalam hal ini juga terkesan bahwa pengguna media sosial hanya memandang orang lain dalam dunia maya dengan sebelah mata dan langsung memberikan komentar buruk tentang orang tersebut. Kasus ini tidak hanya terjadi sekali atua dua kali, kasus ini terjadi berkali-kali. Masih banyak lagi kasus cyber bulliying yang terjadi di dunia, walaupun tidak menyebabkan kematian, namun tetap akan menyakiti perasaan orang lain.

Melalui hal ini kita sebagai generasi penerus bangsa seharusnya memahami dan menerapkan moral yang baik. Moral baik yang dimaksud adalah moral yang sesuai dengan etika dan norma yang ada pada suatu daerah atau Negara. Indonesia merupakan Negara Kesatuan yang memiliki dasar negara yaitu Pancasila. Dalam hal ini Pancasila memiliki peran yang sangat penting untuk mengatasi berbagai masalah di Indonesia dimana salah satunya adalah masalah bullying.

Bullying ini sendiri sesungguhnya telah melanggar nilai ke-2 dari Pancasila yang berbunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” karena pada kenyataanya setiap manusia memiliki hak nya masing-masing yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa sejak lahir. Hak tersebut dinamakan hak asasi manusia. Setiap manusia memiliki haknya masing-masing, terutama hak mendapatkan keadilan dalam setiap perlakuan. Bullying merupakan pencemaran nilai Pancasila sila ke-2 karena ketika kita melakukan bullying maka seseorang yang terkena hal ini akan kehilangan haknya untuk dihargai serta dihormati privasinya.

Kasus bullying biasanya dilakukan dengan mengintimidasi dan menggretak sang korban atas apa yang dilakukannya serta dapat juga memperlakukan privasi sang korban sebagai bahan pembicaraan. Hal ini sungguh tidak etis apabila dari ditinjau dari segi manapun. Walaupun seseorang terkadang merasa tidak apa-apa ketika ter-bully, berbeda hal nya dengan orang lain yang mungkin akan sangat merasa sakit hati bahkan sampai melakukan tindakan bunuh diri atas adanya perilaku bullying tersebut.

Media sosial seharusnya menjadi media untuk menyampaikan rasa empati dan peduli. Media sosial seharusnya menjadi tempat berbagi ilmu yang berguna untuk orang-orang di sekitar kita maupun di seluruh dunia. Dengan adanya media sosial kita dapat mendekatkan yang jauh namun kita tidak boleh menjauhkan yang berada di dekat kita.

Hal itu tergantung dengan bagaimana sikap dari pengguna media sosial tersebut, oleh karena itu sejak saat ini setiap kalangan baik anak-anak sampai dengan orang dewasa harus tetap diberi pengetahuan dan peringatan terkait dengan penggunaan media sosial terutama mengenai bahasa yang dipakai saat berkomunikasi melalui media sosial dan juga mengenai pengertian yang lebih dalam lagi mengenai arti saling mendukung sesama manusia bukannya menjatuhkan sesama.

Pengetahuan mengenai moral dan etika harus mulai saat ini diingatkan kembali kepada siapapun itu, apapun pekerjaanya, bagaimanapun strata sosialnya, semua orang wajib diingatkan mengenai moral dan etika yang sesuai dengan nilai nilai pancasila agar tidak lagi terjadi penyelewengan yang dapat berpengaruh buruk bahkan dapat sangat buruk kepada orang lain.

Setiap individu di dunia ini adalah insan yang unik dan memiliki kehidupannya masing-masing. Kita sebagai mahluk sosial seharusnya dapat memahami hal tersebut bahwa tidak semua hal yang kita anggap buruk akan dianggap buruk pula oleh orang lain. Menggunakan media sosial adalah suatu pilihan. Ketika kita mengaku bahwa kita merupakan orang yang bijak, maka apa yang kita sebarkan di media sosial seharusnya juga merupakan hal yang bijak.

You are responsible for everything you post and everything you post will be a reflection on you – Germany Kent. [T]

Tags: bullyingmedia sosial
Share28TweetSendShareSend
Previous Post

Guru (Masih) dalam Pusaran Hegemoni Kekuasaan

Next Post

Kiri dan Kanan – Catatan Pembacaan Ensiklopedi Kiwa Tengen

Ayu Cetiya Mahayekti

Ayu Cetiya Mahayekti

Mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan Universitas Brawijaya

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Swastyastu, Nama Saya Cangak

Kiri dan Kanan - Catatan Pembacaan Ensiklopedi Kiwa Tengen

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co